Minggu, 20 September 2026
19:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kayu lunak

Kayu lunak

kayu dari pohon konifera

250px-Pinus_sylvestris_wood_ray_section_1_beentree.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tusam Skotlandia, kayu lunak yang umum dan terkenal

Kayu lunak adalah kayu dari pohon gymnospermae seperti konifer. Istilah ini berlawanan dengan kayu keras, yang merupakan kayu dari pohon angiospermae. Perbedaan utama antara kayu keras dan kayu lunak adalah bahwa kayu lunak sama sekali tidak memiliki pembuluh (pori-pori).[1] Spesies kayu lunak utama (pinus, cemara, larch, tsuga palsu) juga memiliki kanal resin (atau saluran) dalam strukturnya.[2]

Karakteristik

250px-Hard_Soft_Wood.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar SEM yang menunjukkan keberadaan pori-pori pada kayu keras (oak, atas) dan tidak adanya pori-pori pada kayu lunak (pinus, bawah)

Kayu lunak adalah kayu yang berasal dari pohon gymnospermae seperti pinus dan cemara. Kayu lunak belum tentu lebih lunak daripada kayu keras.[3] Kayu keras yang paling keras jauh lebih keras daripada kayu lunak lainnya,[4] tetapi pada kedua kelompok terdapat variasi yang sangat besar dengan kisaran kekerasan kayu dari kedua kelompok yang tumpang tindih. Misalnya, kayu balsa, yang merupakan kayu keras, lebih lunak daripada kebanyakan kayu lunak, sedangkan kayu lunak tusam daun-panjang, cemara Douglas, dan yew jauh lebih keras daripada beberapa kayu keras.[butuh rujukan]

Beberapa fitur alami, makroskopis dan mikroskopis kayu yang spesifik digunakan dalam proses identifikasi spesies kayu lunak.[5]

Kayu lunak umumnya paling banyak digunakan oleh industri konstruksi dan juga digunakan untuk menghasilkan bubur kertas, dan produk kartu.[6] Dalam banyak aplikasi ini, ada kebutuhan konstan untuk pemantauan kepadatan dan ketebalan dan sensor sinar gamma telah menunjukkan kinerja yang baik dalam kasus ini.[7]

Spesies kayu lunak tertentu lebih tahan terhadap serangan serangga cacing kayu, karena serangga tertentu lebih menyukai kayu keras yang lembap.

Referensi

  1. "Softwood Anatomy". The Wood Database. 2012-11-15. Diakses tanggal 2024-09-11.
  2. Bond, Brian; Hamner, Peter, Wood Identification for Hardwood and Softwood Species Native to Tennessee
  3. Buckley, Michael (2005). "A basic guide to softwoods and hardwoods" (PDF). worldhardwoods.com. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 19 Agustus 2019. Diakses tanggal 1 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Top Ten Hardest Woods | The Wood Database" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-03-27.
  5. "Softwood Identification Criteria" (PDF). Diakses tanggal 2024-12-16. Presentation by Dr. George I. Mantanis (Univ. of Thessaly, 2024)
  6. Ryan, V. (2012). "REVISION CARDS - SOFTWOODS". technologystudent.com. Diakses tanggal 1 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Beigzadeh, A.M. (2019). "Design, modelling and construction of a continuous nuclear gauge for measuring the fluid levels". Measurement. 138: 157–161. doi:10.1016/j.measurement.2019.02.017. S2CID 115945689.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan