Sabtu, 03 Oktober 2026
17:31 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Kardinalitas

Bagikan:

Dalam matematika, kardinalitas suatu himpunan dapat dipandang sebagai ukuran banyaknya anggota yang ada dalam himpunan tersebut. Untuk himpunan hingga, yakni apabila anggota-anggotanya dapat disusun dalam barisan hingga, maka kardinalitasnya adalah panjang barisan tersebut. Dengan kata lain, kardinalitasnya adalah banyak anggota himpunan tersebut. Banyak anggota dari himpunan kosong adalah nol.

Perumuman konsep ini pada himpunan takhingga didasari pada relasi kesepadanan: dua himpunan dikatakan sepadan apabila ada pemadanan atau korespondensi satu-satu dari satu himpunan ke himpunan lainnya. Sebagai contoh, suatu himpunan takhingga dikatakan himpunan terhitung apabila ada bijeksi dari himpunan tersebut ke himpunan bilangan bulat.

Kardinalitas himpunan hingga

Kardinalitas suatu himpunan hingga adalah banyak anggota dari himpunan tersebut. Kardinalitas dapat dilambangkan dengan | X | {\displaystyle |X|} {\displaystyle |X|},[1][2] # X {\displaystyle \#X} {\displaystyle \#X},[3] atau n ( X ) {\displaystyle n(X)} {\displaystyle n(X)}.[4] Sebagai contoh, untuk himpunan A = { 1 , 22 , 333 , 444 } {\displaystyle A=\{1,22,333,444\}} {\displaystyle A=\{1,22,333,444\}} dapat kita tulis | A | = 4 {\displaystyle |A|=4} {\displaystyle |A|=4}.

Kardinalitas himpunan kuasa dari suatu himpunan hingga dengan kardinalitas n {\displaystyle n} {\displaystyle n} adalah 2 n {\displaystyle 2^{n}} {\displaystyle 2^{n}}.

Himpunan singelton adalah himpunan yang kardinalitasnya sama dengan satu.

Kardinalitas himpunan terbilang

Himpunan semua bilangan genap positif merupakan himpunan terbilang, karena memiliki korespondensi satu-satu antara himpunan tersebut dengan himpunan bilangan asli, yang dinyatakan oleh 2 n {\displaystyle 2n\,} {\displaystyle 2n\,}.

A = { 2 , 4 , 6 , 8 , . . . } {\displaystyle A=\{2,\,4,\,6,\,8,\,...\}} {\displaystyle A=\{2,\,4,\,6,\,8,\,...\}}

Himpunan sepadan

Misalkan A {\displaystyle A} {\displaystyle A} himpunan buah-buahan A = { a p e l , j e r u k , m a n g g a , p i s a n g } {\displaystyle A=\{apel,jeruk,mangga,pisang\}} {\displaystyle A=\{apel,jeruk,mangga,pisang\}}, banyak anggota anggota A {\displaystyle A} {\displaystyle A} adalah 4. Misalkan juga B {\displaystyle B} {\displaystyle B} Himpunan huruf B = { p , q , r , s } {\displaystyle B=\{p,q,r,s\}} {\displaystyle B=\{p,q,r,s\}}, himpunan B {\displaystyle B} {\displaystyle B} juga memiliki anggota sebanyak 4. Kedua himpunan mempunyai banyak anggota yang sama, artinya kedua himpunan tersebut sepadan atau ekivalen satu sama lain; atau memiliki kardinalitas yang sama.

Secara formal, dua himpunan dikatakan sepadan apabila ada fungsi satu-satu pada yang memetakan A pada B. Karena terdapat fungsi satu-satu dan pada yang memetakan A {\displaystyle A} {\displaystyle A} pada B {\displaystyle B} {\displaystyle B}, seperti { ( a p e l , p ) , ( j e r u k , q ) , ( m a n g g a , r ) , ( p i s a n g , s ) } {\displaystyle \{(apel,\,p),\,(jeruk,\,q),\,(mangga,\,r),\,(pisang,\,s)\}} {\displaystyle \{(apel,\,p),\,(jeruk,\,q),\,(mangga,\,r),\,(pisang,\,s)\}}, maka kedua himpunan tersebut memiliki kardinalitas yang sama.

Rujukan

  1. ↑ Marsudi (2010). Logika dan Teori Himpunan. Malang: Universitas Brawijaya Press. ISBN 978-979-8074-51-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Richard., Hammack,. Book of Proof. ISBN 978-0-9894721-0-4. OCLC 1090382616.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  3. ↑ Witte., Morris, Dave. Proofs and concepts : the fundamentals of abstract mathematics. OCLC 961479228.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ Hakim., Nasoetion, Andi (1982). Landasan matematika. Bhratara Karya Aksara. OCLC 974924773.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Umum
Diagram Venn irisan himpunan
Aksioma
Operasi
  • Konsep
  • Metode
Jenis himpunan
Teori
Teoretisi himpunan


Ikon rintisan

Artikel bertopik matematika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan