Sabtu, 26 September 2026
18:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Kalender Sunda

salah satu metode penentuan tanggal

Penanggalan Sunda atau kalender Sunda (bahasa Sunda:ᮊᮜ ᮄᮓᮨᮁ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ, translit. Kala Ider Sunda) adalah sistem penanggalan atau kalender yang digunakan oleh masyarakat tradisional Sunda di Nusantara (kini Indonesia).[1] Kalender ini pertama kali dimulai perhitungannya bertepatan dengan tanggal 23 Desember 78 Masehi.[2] Kalender Sunda sendiri hampir memiliki jumlah bulan, minggu, dan hari yang sama dengan kalender Masehi, yang membedakannya ialah penamaan nama bulan, minggu, dan harinya. Sistem penanggalannya terdiri dari tiga sistem yaitu berdasarkan perhitungan terhadap peredaran Bulan atau disebut Kala Candra Caka Sunda, sistem perhitungan terhadap peredaran Matahari atau Kala Surya Saka Sunda, dan Kala Cakra Caka Sunda.[3]

Nama-nama bulan

Awal bulan atau bulan pertama pada kalender Sunda ialah Kartika dan bulan ke-12-nya disebut Asuji. Penyebutan nama bulan berikut jumlah hari untuk tiap bulan, mirip dengan yang digunakan dengan sistem kalender Hijriah. Sehingga sistem kalender Sunda yang ini cocok dengan sistem kalender Kala Sunda Candra, yang memiliki jumlah hari per tahun sejumlah 354/355 hari. Untuk sistem Kala Sunda Surya, atau sistem kalender Sunda yang berdasar matahari, mirip dengan kalender Masehi, atau kalender Gregorius, yang memiliki jumlah hari per tahun sejumlah 365/366 hari.

No Penanggalan Sunda Lama Hari
1 Kartika 30
2 Margasira 29
3 Posya 30
4 Maga 29
5 Palguna 30
6 Setra 29
7 Wesaka 30
8 Yesta 29
9 Asada 30
10 Srawana 29
11 Badra 30
12 Asuji 29/(30)
Total 354/(355)

Nama-nama hari

Penamaan hari dalam kalender Sunda ialah[4]

  1. Radite (Minggu)
  2. Soma (Senin)
  3. Anggara (Selasa)
  4. Buda (Rabu)
  5. Respati (Kamis)
  6. Sukra (Jumat)
  7. Tumpek (Sabtu)

Dalam satu bulan, jumlah hari dalam kalender Sunda ada yang berjumlah 29 hari dan 30 hari seperti halnya kalender Masehi.[5][4]

Nama-nama Tahun

Nama-nama tahun dalam kalender Sunda adalah:[1]

# Nama tahun Hari
Bahasa Sunda Bahasa Indonesia
1 Kebo Kerbau 354
2 Monyét Monyet 355
3 Hurang Tembey Udang Pertama 354
4 Kalabang Kelabang 354
5 Embé Kambing 355
6 Keuyeup Kepiting 354
7 Cacing Cacing 354
8 Hurang Tutug Udang Kedua 355
Total 2.835

NB:

  • 354 hari disebut (wastu) dan 355 hari disebut wuntu

Referensi

  1. 1 2 Pangerang, Andi (27 Juli 2020). "Mengenal Kalender Sunda". lapan.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-09. Diakses tanggal 09 Juli 2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ Firdaus, Janatun (2013). Analisis Penanggalan Sunda dalam Tinjauan Astronomi (PDF) (Tesis). Semarang: Universitas Islam Negeri Walisongo.
  3. ↑ AFIFAH NURHAMIMAH, SYIFA (2017). "STUDI ANALISIS PEMIKIRAN ALI SASTRAMIDJAJA TENTANG SISTEM CAKA DALAM PENANGGALAN SUNDA" (PDF). PROGRAM STUDI ILMU FALAK FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG: x.
  4. 1 2 Bogor-Kita (30 Agustus 2018). "Ini Nama-Nama Bulan dan Hari Dalam Kalender Sunda". bogor-kita.com. Diakses tanggal 09 Juli 2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. ↑ Kalender Sunda Diakui Oleh Kerajaan Kelantan Malaysia Diarsipkan 2011-11-03 di Wayback Machine. Kompas.com 3 November 2011, diakses 3 November 2011.
Penanggalan
Sistem
Penggunaan umum
Penggunaan
terbatas
Jenis
Varian Kristen
Historis
Penggunaan khusus
Usulan reformasi
Fiksi
Tampilan dan
aplikasi
Penamaan dan
penomoran tahun
Istilah
Sistem
Ikon rintisan

Artikel bertopik waktu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan