Jumat, 30 Oktober 2026
12:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kadar air

Kadar air

banyaknya air yang terkandung dalam suatu materi

Bagikan:
330px-Soil-phase-diagram.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komposisi tanah berdasarkan fase: s = soil (tanah), (komponen kering); v = void (kosong atau rongga) (pori-pori tanah yang terisi oleh air dan/atau udara); w = water (air); a = air (udara). V adalah volume dan M adalah massa.

Kadar air adalah sejumlah air yang terkandung di dalam suatu benda, seperti tanah (yang disebut juga kelembapan tanah), bebatuan, bahan pertanian, dan sebagainya. Kadar air digunakan secara luas dalam bidang ilmiah dan teknik dan diekspresikan dalam rasio, dari 0 (kering total) hingga nilai jenuh air di mana semua pori terisi air. Nilainya bisa secara volumetrik ataupun gravimetrik (massa), basis basah maupun basis kering.

Definisi

Kadar air volumetrik, θ, didefinisikan dengan:

θ = V w V T {\displaystyle \theta ={\frac {V_{w}}{V_{T}}}} {\displaystyle \theta ={\frac {V_{w}}{V_{T}}}}

di mana V w {\displaystyle V_{w}} {\displaystyle V_{w}} adalah volume air dan V T = V s + V v = V s + V w + V a {\displaystyle V_{T}=V_{s}+V_{v}=V_{s}+V_{w}+V_{a}} {\displaystyle V_{T}=V_{s}+V_{v}=V_{s}+V_{w}+V_{a}} yaitu total volume yang mencakup volume tanah, volume air, dan volume udara.

Kadar air gravimetrik[1] diekspresikan dengan massa:

u = m w m t {\displaystyle u={\frac {m_{w}}{m_{t}}}} {\displaystyle u={\frac {m_{w}}{m_{t}}}}

di mana m w {\displaystyle m_{w}} {\displaystyle m_{w}} adalah massa air dan m t {\displaystyle m_{t}} {\displaystyle m_{t}} adalah massa curah. Massa curah dapat dianggap sebagai massa total, kecuali pada ilmu geoteknik dan ilmu tanah di mana tanah kering oven ( m s {\displaystyle m_{s}} {\displaystyle m_{s}}) dilambangkan dengan m t {\displaystyle m_{t}} {\displaystyle m_{t}}.

Untuk mengubah kadar air gravimetrik menjadi volumetrik, cukup kalikan kadar air gravimetrik dengan berat jenis dari bahan.

Dalam mekanika tanah dan teknik perminyakan, istilah kejenuhan air atau derajat kejenuhan, simbol S w {\displaystyle S_{w}} {\displaystyle S_{w}} digunakan, dan didefinisikan sebagai:

S w = V w V v = V w V T ϕ = θ ϕ {\displaystyle S_{w}={\frac {V_{w}}{V_{v}}}={\frac {V_{w}}{V_{T}\phi }}={\frac {\theta }{\phi }}} {\displaystyle S_{w}={\frac {V_{w}}{V_{v}}}={\frac {V_{w}}{V_{T}\phi }}={\frac {\theta }{\phi }}}

di mana ϕ = V v / V T {\displaystyle \phi =V_{v}/V_{T}} {\displaystyle \phi =V_{v}/V_{T}} adalah porositas dan V v {\displaystyle V_{v}} {\displaystyle V_{v}} adalah volume ruang kosong atau pori. Nilai dari Sw dapat bervariasi dari 0 (sangat kering) hingga 1 (jenuh air). Dalam kenyataannya, Sw tidak pernah menyentuh nilai 0 atau 1, karena nilai ini hanyalah idealisasi.

Kadar air normalisasi, Θ {\displaystyle \Theta } {\displaystyle \Theta }, (disebut juga kejenuhan efektif atau S e {\displaystyle S_{e}} {\displaystyle S_{e}}) adalah nilai tak berdimensi yang didefinisikan oleh van Genuchten[2] sebagai:

Θ = θ − θ r θ s − θ r {\displaystyle \Theta ={\frac {\theta -\theta _{r}}{\theta _{s}-\theta _{r}}}} {\displaystyle \Theta ={\frac {\theta -\theta _{r}}{\theta _{s}-\theta _{r}}}}

di mana θ {\displaystyle \theta } {\displaystyle \theta } adalah kadar air volumetrik; θ r {\displaystyle \theta _{r}} {\displaystyle \theta _{r}} adalah kadar air sisa, yaitu kadar air ketika gradien d θ / d h {\displaystyle d\theta /dh} {\displaystyle d\theta /dh} menjadi nol; dan, θ s {\displaystyle \theta _{s}} {\displaystyle \theta _{s}} adalah kadar air jenuh, yang ekuivalen dengan porositas, ϕ {\displaystyle \phi } {\displaystyle \phi }.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ T. William Lambe & Robert V. Whitman (1969). "Chapter 3: Description of an Assemblage of Particles". Soil Mechanics (Edisi First). John Wiley & Sons, Inc. hlm. 553. ISBN 0-471-51192-7.
  2. ↑ van Genuchten, M.Th. (1980). "A closed-form equation for predicting the hydraulic conductivity of unsaturated soils" (PDF). Soil Science Society of America Journal. 44 (5): 892–898. doi:10.2136/sssaj1980.03615995004400050002x. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-06-18. Diakses tanggal 2013-09-21.

Bahan bacaan terkait

Penyelidikan dan
instrumentasi
Lapangan (in situ)
Pengujian laboratorium
Tanah
Jenis
Sifat
Struktur (Interaksi)
Fitur alami
Pengerjaan tanah
Fondasi
Mekanika
Gaya
Fenomena/masalah
Perangkat lunak analisis numerik
Bidang terkait
Ikon rintisan

Artikel bertopik teknik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan