Rabu, 30 September 2026
09:41 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Jembatan EMAS

Jembatan EMAS

salah satu jembatan di perbatasan antara Kabupaten Bangka dengan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung yang menghubungkan antara Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka dan Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpi...

Bagikan:
Jembatan Emas
250px-Jembatan_Emas_Pangkal_Balam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jembatan Emas dilihat dari Pantai Kuala
Koordinat2°05′12″S 106°09′23″E / 2.086800°S 106.156294°E / -2.086800; 106.156294
Moda transportasi
  • Kendaraan bermotor
  • pedestarian
  • sepeda
MelintasiMuara Sungai Baturusa dan Laut Tiongkok Selatan
LokalDesa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka dan Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia
Ujung awalKelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang
Ujung akhirDesa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka
Nama resmiJembatan Emas
Dinamai berdasarkanGubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali (2007-2013)
Karakteristik
DesainJembatan Cable Stayed dengan Bascule Bridge
Panjang total784,5 m (2.573 ft 10 in)
Lebar23,2 meter (76 ft)
Bisa dilalui pejalan kaki?Ya
Sejarah
Dibangun olehJoint Operation antara PT Hutama Karya dan PT Pembangunan Perumahan[1]
Mulai dibangun2009
Dibuka2017
Diresmikan29 Desember 2017 (2017-December-29)[2]
Lokasi
osm-intl,13,-2.0868,106.156294,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Jembatan_EMAS&revid=28977120&groups=_a84bf94e9c940923987413651904a26e00e84324&parser=parsoid
Peta interaktif Jembatan Emas

Jembatan EMAS atau Jembatan Baturusa 2 adalah salah satu jembatan di perbatasan antara Kabupaten Bangka dengan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung yang menghubungkan antara Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka dan Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Jembatan EMAS ini melintas muara Sungai Baturusa yang bertemu dengan Selat Karimata yang dialuri kapal laut yang hendak sandar di Pelabuhan Pangkal Balam.

Penamaan

Jembatan EMAS dinamakan demikian mengambil nama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung periode 2007-2013 yaitu Eko Maulana Ali Suroso yang disingkat EMAS.[3]

Pembangunan Jembatan ini dimulai pada masa pemerintahan Eko Maulana Ali di tahun 2009. Ketika baru menjabat satu tahun di masa kepemimpinannya yang kedua pada tahun 2013, Eko Maulana Ali meninggal dunia. Penamaan jembatan ini dilakukan untuk menghormati dan mengenang beliau.

Lokasi

Lokasi Jembatan EMAS ini adalah tepat diatas aliran Muara Sungai Baturusa yang bertemu dengan Laut Tiongkok Selatan, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Bangka dengan Kota Pangkal Pinang.

Jembatan ini menjadi alternatif jalan baru yang menghubungkan antara Kota Pangkal Pinang dan Bandara Depati Amir dengan wilayah Sungai Liat (ibukota Kabupaten Bangka) melalui jalan lintas timur.[4]

Sejarah

Pembangunan jembatan EMAS ini diinisiasi pada masa pemerintahan Gubernur Eko Maulana Ali dengan melibatkan konsultan perencana asal Inggris, pembangunannya kemudian dimulai pada tahun 2009.[5]

Pembangunan jembatan ini ditaksir menghabiskan dana mencapai kurang lebih 400 miliar yang berasal dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyelesaiannya sempat terhambat oleh lamanya perizinan pemindahan alur kapal dari Kementerian Perhubungan.[6]

Pembangunan jembatan ini rampung pada tahun 2017, dan kemudian diresmikan pada 29 Desember 2017 oleh Presiden Joko Widodo bersama dengan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan.[7]

Desain

Jembatan Emas ini merupakan jembatan cable stayed dengan sistem bascule, sehingga jembatan dapat diangkat atau diungkit ketika ada kapal tinggi lewat dibawah jembatan dari dan menuju Pelabuhan Pangkal Balam.[8]

Jembatan sistem bascule ini merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia, pasca Jembatan Ampera di Palembang yang bertipe gerak elevasi tidak dapat dinaik turunkan lagi untuk kelancaran arus kapal dibawahnya sejak tahun 1970.[9]

Jembatan ini bisa dibuka dan ditutup dengan posisi ketika dibuka dengan kemiringan hingga mencapai 70 derajat. Pada saat jembatan terbuka terdapat ruang bebas bagi kapal untuk melintas hingga ketinggian 70 meter.[10]

Pariwisata

Selesainya pembangunan jembatan EMAS, membuat lokasi ini menjadi ikon landmark baru wilayah Pangkalpinang dan Bangka Belitung. Hal ini menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati keindahan jembatan dari atas ataupun dari pesisir sekitarnya.[11]

Dari atas jembatan, wisatawan dapat menikmati panorama pesisir Laut Tiongkok Selatan, Pantai Kuala, Pelabuhan Pangkal Balam, PLTU Air Anyir dan TPI Ketapang.[12]

Referensi

  1. ↑ Munzi, Alna. "Jembatan EMAS senilai Rp 400 miliar jadi tempat warga berfose ria". bangka.tribunnews.com.
  2. ↑ Fikri, Chairul (19 Desember 2017). "Jembatan EMAS jadi ikon baru pariwisata Bangka Belitung". beritasatu.com.
  3. ↑ "Jembatan EMAS Bangka". discoverasr.com.
  4. ↑ Panduwinata, Andika (1 Januari 2018). "Sensasi melintasi jembatan emas stengah triliun di Bangka Belitung". wartakota.tribunnews.com.
  5. ↑ Buddyku, Travel (4 Agustus 2023). "Keunikan jembatan emas Bangka Belitung bisa naik turun saat kapal melintas". rctiplus.com.
  6. ↑ "Jembatan EMAS ditargetkan selesai Mei". mediaindonesia.com. 19 April 2016.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Danu, Aris (19 Desember 2017). "Inilah jembatan emas ikon baru Bangka Belitung". inilah.com.
  8. ↑ -, Sentosa (3 Februari 2022). "Buka tutup jembatan emas alternatif dalam mengurai kemacetan lalulintas Pangkalpinang". dishub.babelprov.go.id.{{cite web}}: |last= memiliki nama numerik
  9. ↑ Rizal, Rahmi (4 Agustus 2023). "Keunikan Jembatan Emas Bangka Belitung bisa naik turun saat kapal melintas". babel.inews.id.
  10. ↑ Rachmawati Nurdin, Dinda (31 Juli 2024). "Jembatan senilai Rp 400 miliar ini jadi satu satunya yang pakai sistem buka tutup di Indonesia konsultannya dari luar negeri". ayobandung.com.
  11. ↑ Kurniawan, Hasan (1 Januari 2018). "Jembatan EMAS ikon baru pariwisata Bangka Belitung". sindonews.com.
  12. ↑ "Jembatan Emas Pangkal Pinang". tripadvisor.co.id.

Lihat pula

Jembatan pejalan kaki
Jembatan jalan raya
Jembatan jalan tol
Jembatan laut
Jembatan kereta api
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan