Selasa, 03 November 2026
13:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Jembatan Sadu

Jembatan Sadu

Bagikan:

Jembatan Sadu, adalah jembatan kereta api non-aktif yang terletak di Sadu, Soreang, Bandung. Jembatan ini menghubungkan Jalur kereta api Bandung–Ciwidey, letaknya persis dipinggir Jalan Raya Soreang–Ciwidey dan membentang diatas aliran sungai Ciwidey.

Jembatan Sadu
Kategori bangunan hikmat: Jembatan
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Bruggen_over_de_rivier_bij_Tjiwidej_TMnr_60016781.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret jembatan dari kejauhan
Letak
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBandung
KecamatanSoreang
Sejarah
Tahun dibuka1924
Informasi bangunan
OperatorPT Kereta Api (Pemilik Aset)
Panjang Jembatan60 meter
Layanan-

Jembatan Sadu memiliki panjang 60 meter dengan karakteristik tanpa pilar ditengah. Jembatan ini dibangun pada tahun 1922 dan selesai pada tahun 1923, bersamaan dengan dibangunnya segmen jalur kereta api Kopo-Ciwidey.[1]

Jembatan Sadu dibangun menggunakan teknologi paling mutakhir pada zamannya. Jembatan ini dibangun dengan kokoh dimana rangkanya terbuat dari baja yang diambil dari bekas rangka jembatan kereta yang melintasi Sungai Citarum di Karawang.[2]

Kini, jembatannya sendiri masih berdiri kokoh, dan dimanfaatkan oleh warga sebagai jalan biasa.

Referensi

  1. ↑ "SEJARAH DAN ARSIP JALUR KA BANDUNG CIWIDEY". SEJARAH DAN ARSIP JALUR KA BANDUNG CIWIDEY. Diakses tanggal 2025-01-27.
  2. ↑ Rezeki, Evi Sri. "Susur Jejak Spoorwegen, Rel Kereta Api yang Membelah Bandung Hingga Ciwidey Bagian 1". My Fairytale My Tale. Diakses tanggal 2025-01-27.
Jembatan pejalan kaki
Jembatan jalan raya
Jembatan jalan tol
Jembatan laut
Jembatan kereta api
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan