Minggu, 04 Oktober 2026
18:08 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Jean Todt

Jean Todt

Eksekutif balap motor Prancis (lahir 1946)

Bagikan:
French motor racing executive (born 1946)Templat:SHORTDESC:French motor racing executive (born 1946)
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Jean Todt" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(March 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Jean Todt
250px-Jean_Todt_%282023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Todt pada tahun 2023
Presiden Fédération Internationale de l'Automobile
Masa jabatan
23 Oktober 2009 –17 Desember 2021
PendahuluMax Mosley
PenggantiMohammed Ben Sulayem
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Keselamatan Jalan Raya Perserikatan Bangsa-Bangsa
Informasi pribadi
Lahir25 Februari 1946 (umur 80)
Pierrefort, Prancis
Suami/istri
​
(m. 2023)​
AnakNicolas Todt
PendidikanÉcole des Cadres, Paris, France
PekerjaanPresiden FIA, Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Keselamatan Jalan Raya
Penghargaan sipil
Grand Croix de la Légion d'honneur

Jean Henri Todt[1] (Prancis:[ʒɑ̃tɔd]; lahir 25 Februari 1946) adalah seorang eksekutif balap motor Prancis dan mantan co-driver reli. Sebelumnya ia menjabat sebagai direktur Peugeot Talbot Sport dan kemudian kepala tim Formula 1 Scuderia Ferrari, sebelum diangkat menjadi kepala eksekutif Ferrari dari tahun 2004 hingga 2008. Dari tahun 2009 hingga 2021 ia menjabat sebagai presiden kesembilan Fédération Internationale de l'Automobile (FIA).

Pada tahun 1966, Todt memulai kariernya sebagai co-driver reli dan berpartisipasi dalam reli Kejuaraan Dunia hingga tahun 1981 ketika, dengan Guy Fréquelin, ia memenangkan Kejuaraan Reli Dunia Konstruktor dengan Talbot Lotus. Di bawah kepemimpinan Todt, Peugeot memenangkan empat gelar Kejuaraan Reli Dunia (pembalap dan pabrikan), memenangkan Reli Paris-Dakar empat kali, dan dua kali memenangkan Le Mans 24 Hours. Selama masa jabatannya di Ferrari, tim mereka memenangkan 13 gelar Kejuaraan Dunia Formula Satu (pembalap dan pabrikan). Juga di bawah kepemimpinan Todt, Michael Schumacher memenangkan lima Kejuaraan Pembalap Dunia berturut-turut, dari tahun 2000 hingga 2004, dan 72 dari 91 kemenangannya.

Pada bulan Oktober 2009, Todt terpilih sebagai Presiden Fédération Internationale de l'Automobile (FIA);[2] ia terpilih kembali pada bulan Desember 2013 dan Desember 2017. Masa jabatan terakhir Todt sebagai Presiden FIA berakhir pada bulan Desember 2021. Pada tanggal 29 April 2015, Todt ditunjuk sebagai Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Keselamatan Jalan Raya.[3]

Profil

Jean Todt adalah putra seorang Polandia-Yahudi yang mengungsi ke Prancis ketika usia ayahnya baru 17 tahun. Ayah Todt kemudian beralih menjadi seorang Protestan. Todt lahir tanggal 25 Februari 1946.

Masa kecil Todt dihabiskan dengan bersekolah di Paris. Sejak kecil ia menyukai pelajaran matematika. Saking senangnya, ia sudah pandai berhitung sejak usia 12 tahun. Seluruh teori matematika yang rumit ia lahap, dan hingga kini ia paham segala jenis rumus matematika. Todt juga tidak pernah memakai alat bantu hitung sejak kecil hingga sekarang.

Karier

Amatir

Tahun 1965, Todt memulai karier sebagai co-driver reli amatir. Ia memakai mobil milik ayahnya, Mini Cooper S. Temannya yang mengemudi adalah Jean-Claude Lafebvre, yang kini dikenal orang sebagai PR dari Peugeot.

Tahun berikutnya, Todt menjadi mitra bagi Guy Chasseuil di NSU. Awalnya Todt sempat berpikir bahwa ia lebih baik menjadi pembalap saja, tetapi ia menyadari kecerdasannya di bidang matematika akan lebih berguna bila digunakan sebagai co-driver dalam ajang reli.

Reli profesional

Setelah bertahan di level amatir dari 1966-1968, Todt mulai melangkah ke ajang profesional tahun 1969. Ia kali ini berpasangan dengan Jean-Prancois Piot di mobil Ford-Capri. Tahun 1970, Todt berhasil mengantar pasangannya, Patrick Depailler dan Jean-Pierre Beltoise menjuarai reli Tour de France. Kemudian pada tahun 1971 ia berpasangan dengan Jean-Pierre Nicolas, dan memenangi reli Portugal setelah bersaing dengan Rauno Alltonen dan Ove Andersson.

Tahun 1973, Todt finish kedua di reli Monte Carlo dengan mobil Renault Alpine, dan bermitra bersama Ove Andersson. Kemudian di reli Safari Kenya, Todt finish ketiga bersama Andersson, kali ini dengan mobil Peugeot 504. Tahun 1975 Todt masuk ke FISA dan menjadi juru bicara bagi para pereli.

Pada musim 1980 ia turun kembali sebagai co-driver bagi Guy Frequelin dengan mobil Sunbeam Lotus. Musim terbaiknya adalah di musim 1981 kala ia mengantar rekan setimnya tersebut menjadi runner-up WRC di bawah Ari Vatanen/David Richards. Musim 1981 merupakan musim terakhir Todt sebagai navigator reli.

Peugeot Sport

Setelah berhasil mengantarkan Frequelin sebagai runner-up WRC, Todt lantas diminta oleh Jean Boillot (pimpinan Peugeot Automobiles) untuk mendirikan sebuah departemen balap baru. Todt lantas mengusulkan agar Peugeot turun di F1, tetapi pada tahun 1983, akhirnya diputuskan bahwa Peugeot tidak akan turun di F1. Todt akhirnya mengusulkan agar Peugeot tetap eksis di reli WRC, dan hal ini disetujui oleh Boillot.

WRC

Musim 1984, dengan mobil Peugeot 205, Ari Vatanen memenangi reli Finlandia. Sukses tersebut kemudian disusul dengan kemenangan beruntun Peugeot di ajang WRC dari musim 1985-86 dengan total 16 kemenangan selama dua musim melalui pereli Timo Salonen dan Juha Kankkunen. Todt lantas dinobatkan sebagai Chevalier de la Legion d’Honneur, yang setara dengan gelar ksatria Prancis.

Sayangnya, nasib Peugeot berubah di 1987. Diawali kecelakaan tragis Henri Toivonen di atas Lancia Delta pada ajang Tour de Corse 1986, FIA memutuskan bahwa reli Grup B di coret dari agenda WRC 1987. Todt tidak terima, dan ia membawa masalah itu ke meja hijau, sayang ia kalah, dan akhirnya diputuskan oleh Todt bahwa Peugeot akan keluar dari WRC jauh sebelum musim 1987 dimulai.

Non-WRC

Musim 1988, Todt memulai petualangan Peugeot di ajang reli non-WRC yaitu Paris-Dakar Rally. Di sisi lain, ia tampaknya masih keki kepada presiden FIA Jean-Marie Balestre. Todt dan Balestre saling ejek. Todt menyebut Balestre sebagai Emperor Bokassa from Place de la Concorde (penguasa Afrika yang didukung Prancis). Balestre balik membalas bahwa Todt adalah Napoleon Sands (Pasir Napoleon).

Tahun 1989 Todt kembali terlibat kontroversi besar saat memerintahkan dua perelinya untuk berhenti berlomba, padahal kedua pembalapnya tersebut sedang memimpin di reli Paris-Dakar. Todt mengambil langkah mudah, dengan menentukan kemenangan Ari Vatanen dan Jacky Ickx lewat lemparan koin.

Sports Car

Tahun 1990, Todt memimpin Peugeot masuk ke ajang Sports Car dalam Grup C. Dan di musim 1992 Peugeot 905 menjuarai ajang Le Mans 24 Hours dan World Sportscar Championship. Todt dianugerahi Lion d Honneur atas prestasinya membawa tim Peugeot finish 1-2-3 di ajang Le Mans.

Saat bersamaan, musuh bebuyutan Todt, Jean-Marie Balestre dikhianati oleh Bernie Ecclestone. Balestre secara mengejutkan tersingkir dari kursi presiden FIA. Todt sempat masuk nominasi sebagai presiden FIA, tetapi akhirnya yang muncul adalah Max Mosley.

Scuderia Ferrari

1 Juli 1993, dengan pengaruh Bernie Ecclestone, akhirnya Todt berlabuh ke tim Scuderia Ferrari yang saat itu sedang terpuruk.[4] Pindahnya Todt ke Ferrari disebabkan karena lobinya agar Peugeot masuk F1 sebagai konstruktor penuh ditolak. Peugeot lebih memilih untuk menjadi pemasok mesin saja di F1.

Sukses pertama Todt di Ferrari adalah saat Gerhard Berger menjuarai GP Jerman 1994. Tahun 1996 Todt secara mengejutkan menarik Michael Schumacher dan Eddie Irvine sebagai pembalap Ferrari menggantikan Berger dan Jean Alesi. Kemudian di musim 1997 Todt menarik Ross Brawn dan Rory Byrne sebagai pimpinan teknik dan desain tim.

Sukses Todt di Ferrari mencapai puncak saat Schumi berhasil menjadi juara dunia F1 di musim 2000, dan kemudian berlanjut hingga 2004. Walaupun dalam beberapa kesempatan, Todt juga sering dikritik media karena tindakannya yang terlalu sembrono, seperti saat team order di GP Austria 2002.

Musim 2005, Todt membawa masuk putranya, Nicolas Todt untuk berkiprah sebagai manajer pembalap. Pembalap yang dimanajeri Todt junior adalah Felipe Massa dan Sebastien Bourdais. Akhir 2006, Todt kembali membuat kejutan saat berhasil menarik Kimi Räikkönen ke tim Ferrari. Sebenarnya Raikkonen telah lama diincar Ferrari, tepatnya sejak 2001. Namun, karena pengaruh besar Schumi, Todt tidak kuasa menahannya.

Awal 2007, Todt memutuskan untuk mundur sebagai Team Principal Ferrari. Posisinya digantikan oleh Stefano Domenicalli.[5] Meski begitu, Todt masih tetap dipertahankan oleh Luca Montezemolo dengan mengangkatnya sebagai Team Director Ferrari untuk road car, dan masih bertahan hingga akhir 2008 saat Todt terpilih menjadi Presiden FIA.

Lain-lain

Jean Todt pernah masuk daftar kandidat pengganti Max Mosley pada 2004 lalu. Namun, baik Todt ataupun Mosley menolak kabar tersebut. Rumor itu memang masih berkembang hingga saat ini, dengan Ron Dennis sebagai kunci untuk menjadi pengganti Bernie Ecclestone. Jika memang nantinya akan benar terjadi, tampaknya F1 akan berada di bawah kendali mantan dua bos tim F1 terbesar, Ron Dennis dari McLaren sebagai Supremo F1, dan Jean Todt dari Ferrari sebagai Presiden FIA. Namun hingga saat ini, baik Todt, Dennis, Mosley, dan Mr. E menolak rumor tersebut.

Catatan kaki

  1. ↑ "Décret du 13 juillet 2011 portant élévation aux dignités de grand'croix et de grand officier" (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 15 Juni 2023.
  2. ↑ "Motor racing-Todt elected FIA president". Reuters. 23 Oktober 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Oktober 2009. Diakses tanggal 23 Oktober 2009.
  3. ↑ "Secretary-General Appoints Jean Todt of France as Special Envoy for Road Safety | Meetings Coverage and Press Releases". www.un.org. Diakses tanggal 25 Januari 2016.
  4. ↑ Zapelloni, Umberto. Formula Ferrari. Hodder & Stoughton. hlm. 18. ISBN 0-340-83471-4.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |origmonth= diabaikan
  5. ↑ "Todt replaced as F1 boss". BBC Sport Online. BBC. 12 November 2007. Diakses tanggal 21 November 2007.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jean Todt.
Pembalap
Pembalap F1 sekarang
Pembalap F1 lainnya
Ferrari Driver Academy
Juara Dunia F1
Juara balap F1
Personel
Sekarang
Mantan
Mobil
Formula Satu
Formula Dua
IndyCar/CART
Mobil sport
Gelar Formula Satu
Gelar pembalap
Gelar konstruktor
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan