SF-25, yang dikendarai oleh Charles Leclerc pada Grand Prix Austria 2025 | |||||||||||
| Kategori | Formula Satu | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Konstruktor | Scuderia Ferrari | ||||||||||
| Perancang |
| ||||||||||
| Pendahulu | Ferrari SF-24 | ||||||||||
| Penerus | Ferrari SF-26 | ||||||||||
| Spesifikasi teknis | |||||||||||
| Sasis | Komposit serat karbon dengan sel kelangsungan hidup (survival cell) dan struktur sarang lebah (honeycomb) | ||||||||||
| Suspensi (depan) | Double wishbone pull-rod | ||||||||||
| Suspensi (belakang) | Double wishbone pull-rod | ||||||||||
| Mesin | Ferrari 066/15Mesin V6 ber-turbocharger injeksi langsung 16 L (976 cu in) yang dibatasi hingga 15.000 RPM dalam tata letak mesin tengah belakang, penggerak roda belakang 16 L (980 cu in) Turbo Tengah-belakang | ||||||||||
| Transmisi | 8 maju + 1 mundur | ||||||||||
| Berat | 800 kg (termasuk pembalap, tidak termasuk bahan bakar) | ||||||||||
| Bahan bakar | Shell V-Power | ||||||||||
| Pelumas | Shell Helix Ultra | ||||||||||
| Ban | |||||||||||
| Sejarah kompetisi | |||||||||||
| Tim pemakai | Scuderia Ferrari HP | ||||||||||
| Pembalap |
| ||||||||||
| Debut | Grand Prix Australia 2025 | ||||||||||
| Lomba terakhir | Grand Prix Abu Dhabi 2025 | ||||||||||
| |||||||||||
Ferrari SF-25[1] adalah mobil balap Formula Satu yang dirancang dan dibangun oleh Scuderia Ferrari untuk berkompetisi dalam Kejuaraan Dunia Formula Satu 2025.[2] Mobil ini dikendarai oleh Charles Leclerc dan juara dunia pembalap tujuh kali, Lewis Hamilton. Sebagai mobil Ferrari pertama sejak Ferrari SF21 pada 2021 yang tidak meraih kemenangan Grand Prix, SF-25 mencatatkan satu kemenangan sprint (di Tiongkok), tujuh podium, satu posisi pole (di Hungaria), dan dua putaran tercepat.
Seluruh pencapaian podium dan posisi pole tersebut diraih oleh Leclerc, sementara Hamilton mengakhiri musim pertamanya bersama Ferrari tanpa meraih podium.[3] Dalam Kejuaraan Dunia Konstruktor, Ferrari terlibat persaingan sengit dengan Mercedes dan Red Bull. Ferrari sempat menduduki peringkat kedua klasemen konstruktor dari Austria (seri 11) hingga Italia (seri 16),[4][5] serta kembali ke posisi kedua setelah seri ke-20 di Kota Meksiko, sebelum akhirnya merosot dan mengakhiri musim di peringkat keempat.[6][7]
Meskipun memiliki masalah signifikan pada konsepnya, SF-25 berhasil mencatatkan rekor 14 balapan beruntun tanpa DNF untuk pertama kalinya dalam sejarah Formula Satu. Leclerc juga menyelesaikan seluruh musim (24 balapan) tanpa mengalami kegagalan mekanis atau penalti terkait komponen, sehingga menjadikannya sebagai mobil Formula Satu paling andal pada era regulasi ground effect.
Latar belakang
Pengembangan
Pengembangan sasis Ferrari SF-25 (dengan kode internal Project 677) didasari oleh evaluasi terhadap keterbatasan teknis pendahulunya, Ferrari SF-24, sepanjang musim 2024—yang kelak diakhiri Ferrari di peringkat kedua Kejuaraan Dunia Konstruktor.[8] Meskipun SF-24 meraih lima kemenangan balapan, sasis tersebut memiliki masalah mendasar terkait lambatnya pemanasan ban saat kualifikasi serta instabilitas aerodinamis berupa pantulan berkecepatan tinggi pasca-pembaruan lantai di Grand Prix Spanyol.[9][10] SF-25 merupakan mobil Ferrari terakhir yang menggunakan ground effect sebelum regulasi tersebut dihapus pada 2026. Sebagai mobil transisi, sasis ini dirancang agar langsung kompetitif sejak awal musim tanpa menguras alokasi riset yang dibutuhkan untuk proyek regulasi 2026.[11]
Mobil ini utamanya dikembangkan di bawah pengawasan direktur teknis sasis Enrico Cardile dan digambarkan oleh kepala tim Frédéric Vasseur sebagai "99% baru" dibandingkan SF-24, dengan kurang dari 1% komponen yang dipertahankan.[12] Meskipun Cardile dibebastugaskan di pertengahan musim 2024 menyusul paket peningkatan yang tidak berhasil pada Grand Prix Spanyol,[13] proyek mobil ini telah memasuki tahap akhir di bawah pengawasannya, sehingga Loïc Serra, penggantinya di Ferrari, hanya memiliki peran minimal dalam pengembangannya.[14] Selain itu, perancangan ergonomi sasis SF-25 merespons masukan dari Lewis Hamilton dengan memundurkan posisi kokpit sekitar 2,5 cm ke belakang demi meningkatkan stabilitas pengereman dan umpan balik bagian belakang mobil.[15]
Salah satu perubahan teknis utama yang dilakukan oleh tim adalah penerapan suspensi depan pull-rod—seperti yang terlihat pada mobil pesaing gelar McLaren MCL38 dan Red Bull Racing RB20—yang menggantikan suspensi depan push-rod pada mobil-mobil Ferrari sebelumnya.[16] Perubahan geometri ini dirancang untuk merapikan aliran udara di bawah hidung menuju lantai venturi, sekaligus meningkatkan karakteristik anti-dive saat pengereman keras.[17] Di sisi lain, SF-25 mempertahankan suspensi belakang pull-rod guna menjaga efisiensi traksi mekanis saat keluar dari tikungan lambat serta memberi ruang pengemasan yang ideal di atas diffuser.[16] Ferrari berpendapat bahwa kombinasi perubahan tersebut akan merapikan aliran udara di sekitar mobil sekaligus membuka peluang untuk pengembangan aerodinamika lebih lanjut.[18]
Pada empat bulan pertama tahun 2025, Ferrari mengalokasikan sekitar 600 dari total 900 jam terowongan angin mereka untuk pengembangan SF-25, sebelum mengalihkan fokus secara bertahap ke proyek regulasi 2026.[19]
Corak

Corak balap mobil ini diperlihatkan untuk pertama kalinya pada acara F1 75 Live oleh Lewis Hamilton, Charles Leclerc, dan kepala tim Frédéric Vasseur. Corak ini menampilkan nuansa warna merah yang lebih gelap dan garis putih besar pada penutup mesin di atas logo HP.[20] Untuk Grand Prix Arab Saudi, Qatar, dan Abu Dhabi, logo Peroni digantikan dengan "ITALIA 0.0" akibat regulasi terkait sponsor alkohol di negara-negara tersebut.[21]
Corak khusus diperkenalkan untuk Grand Prix F1 Miami 2025, yang memberikan penekanan pada branding HP mirip dengan corak tahun sebelumnya.[22] Di Monako, logo Shell 75 muncul pada bodi samping, menandai 75 tahun kemitraan teknis.[23] Untuk Grand Prix Italia 2025, Ferrari memperkenalkan corak khusus yang memberikan penghormatan kepada Ferrari 312T, mobil yang membawa juara dunia tiga kali Niki Lauda meraih dua gelar juara dunia pertamanya.[24]
Sejarah kompetisi dan pengembangan
Pramusim
Satu hari setelah memamerkan corak barunya pada acara perayaan F1 75 di London, Ferrari menggelar uji jalan perdana dan hari pengambilan gambar untuk sasis SF-25 di Sirkuit Fiorano pada 19 Februari 2025.[25] Sesuai dengan regulasi pengujian privat FIA, sesi ini dibatasi hingga jarak maksimal 200 kilometer atau setara dengan 67 putaran di Fiorano.[26] Charles Leclerc menjadi pembalap pertama yang menurunkan mobil dari garasi pada pagi hari, sebelum sasis yang sama diserahkan kepada Lewis Hamilton untuk dievaluasi secara bergantian.[27]
Tujuan utama dari pengujian tertutup di Fiorano adalah memastikan integrasi sistem suspensi depan pull-rod yang baru berjalan lancar tanpa mengalami kegagalan hidrolik maupun struktural.[28] Sasis SF-25 menunjukkan keandalan sejak putaran pertama tanpa kendala mekanis yang berarti, memberikan data awal yang bersih bagi tim sebelum melakukan kalibrasi aerodinamika skala penuh.[28]
Setelah sesi di Fiorano, SF-25 menjalani pengujian pramusim resmi di Sirkuit Internasional Bahrain. Program pengujian di Bahrain difokuskan pada pemetaan aerodinamika, evaluasi keandalan sasis jarak jauh, serta pengumpulan data kinerja suspensi.[29][30] Dalam catatan waktu kombinasi di akhir rangkaian uji coba, Hamilton mendapatkan waktu terbaik 1:29.379 pada salah satu sesi,[31] sementara Leclerc juga menyelesaikan seluruh program pengujian yang direncanakan tanpa mengalami masalah teknis yang signifikan.[32]
Riwayat balapan: Putaran-putaran awal

Pada Grand Prix Australia, kedua mobil Ferrari berhasil lolos ke Q3; Leclerc mengamankan posisi kualifikasi ketujuh dan Hamilton kedelapan, sebelum masing-masing finis di posisi kedelapan dan kesepuluh.[33] Di Grand Prix Tiongkok 2025, kedua mobil Ferrari berhasil menembus SQ3 dengan Hamilton dan Leclerc masing-masing menduduki posisi pertama dan keempat pada kualifikasi, lalu finis di posisi pertama dan kelima, yang menandai kemenangan sprint perdana bagi Ferrari.[34] Pada sesi kualifikasi untuk balapan utama, Hamilton dan Leclerc mengamankan posisi kelima dan keenam. Namun, keduanya lalu didiskualifikasi setelah mobil Leclerc diketahui memiliki bobot di bawah batas minimum,[35] sedangkan mobil Hamilton mengalami keausan papan yang berlebihan.[36] Kejadian ini menandai pertama kalinya kedua mobil dari satu tim didiskualifikasi sejak kedua mobil Renault mengalami hal serupa pada Grand Prix Jepang. Seri selanjutnya di Jepang, Leclerc dan Hamilton masing-masing finis di urutan keempat dan ketujuh.[37]
Pada Grand Prix Bahrain yang berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain, Ferrari tampil solid di barisan depan meski gagal mengamankan posisi podium. Charles Leclerc, yang memulai balapan dari posisi kedua, sempat berada di posisi ketiga pada putaran-putaran akhir sebelum disalip oleh Lando Norris di tikungan 4 pada putaran ke-52 akibat mengalami kendala dengan kompon ban keras, sehingga harus mengakhiri lomba di urutan keempat. Sementara itu, Lewis Hamilton berhasil naik empat posisi dari posisi start kesembilan untuk finis di urutan kelima.[38][39] Satu pekan kemudian pada Grand Prix Arab Saudi, Leclerc menyumbangkan podium pertama bagi Ferrari pada musim 2025 setelah finis di posisi ketiga di belakang Oscar Piastri dan Max Verstappen.[40] Di sisi lain, Hamilton mengalami balapan yang sulit dan finis di posisi ketujuh dengan selisih 31 detik di belakang Leclerc.[41]
Ferrari memperkenalkan corak khusus HP untuk Miami. Leclerc mengalami kecelakaan setelah mengalami aquaplaning pada putaran pengintaian sebelum sprint yang diguyur hujan sehingga tidak dapat memulai balapan, dengan tim memilih untuk memperbaiki kerusakan mobilnya sebelum sesi kualifikasi.[42] Hamilton berhasil mengamankan podium di posisi ketiga melalui strategi yang tepat waktu,[43] tetapi ia tersingkir pada Q2 (memulai balapan dari posisi ke-12) untuk balapan utama, sedangkan Leclerc di posisi kedelapan dikalahkan oleh kedua mobil Williams dalam sesi kualifikasi.[44] Pada akhirnya, akibat perbedaan strategi dan defisit kecepatan, kedua mobil Ferrari finis di posisi ketujuh dan kedelapan di lintasan.[45]
Pada Grand Prix Emilia Romagna, Ferrari mencatatkan kualifikasi buruk setelah Charles Leclerc (P11) dan Lewis Hamilton (P12) tereliminasi di Q2—momen pertama kedua mobil gagal menembus Q3 sejak GP Kanada 2024.[46] Saat balapan, strategi pit di bawah Mobil Keselamatan membawa Hamilton naik untuk finis di posisi keempat, sementara Leclerc finis di posisi keenam setelah sempat diinvestigasi akibat aksi pertahanan agresif terhadap Alexander Albon di tikungan Tamburello. [47][48]
Karakteristik
Pengembangan SF-25
Menyusul diskualifikasi ganda pada Grand Prix Tiongkok, Ferrari menghentikan pengembangan komponen aerodinamika baru pada bulan April untuk berfokus pada regulasi aerodinamika baru yang akan diterapkan pada musim 2026; akan tetapi, Ferrari sempat mengembangkan satu paket peningkatan terakhir untuk Grand Prix Belgia yang tidak efektif, serta paket peningkatan untuk Grand Prix Azerbaijan yang semula dirancang untuk menghasilkan gaya turun lebih efektif tetapi tidak pernah terealisasi.[49] Karena tidak mampu mengimbangi dominasi McLaren, Ferrari menargetkan posisi kedua dalam Kejuaraan Dunia Konstruktor, tetapi akhirnya tersingkir ke belakang rival terdekatnya, Mercedes dan Red Bull, setelah kedua mobilnya gagal finis di São Paulo. Pada akhirnya, Ferrari mengakhiri musim di posisi keempat dalam Kejuaraan Dunia Konstruktor dan tanpa mengemas satu pun kemenangan sepanjang musim, pertama kalinya terjadi sejak 2021.
Hasil lengkap Formula Satu
| Legenda | |
|---|---|
| Warna | Hasil |
| Emas | Pemenang |
| Perak | Posisi kedua |
| Perunggu | Posisi ketiga |
| Hijau | Finis, dengan poin |
| Biru | Finish, tanpa poin |
| Tidak terklasifikasi, finish (NC) | |
| Ungu | Tidak terklasifikasi, mundur (Ret) |
| Merah | Tidak ikut kualifikasi (DNQ) |
| Hitam | Didiskualifikasi (DSQ) |
| Putih | Tidak memulai (DNS) |
| Balapan dibatalkan (C) | |
| Kosong | Tidak ikut sesi latihan (DNP) |
| Dikecualikan (EX) | |
| Tidak datang (DNA) | |
| Mengundurkan diri (WD) | |
| Tidak masuk (sel kosong) | |
| Anotasi | Arti |
| Angka superskrip |
Posisi poin dalam sprint |
| P | Pole position |
| F | Lap tercepat |
| Diklasifikasikan tetapi tidak finish (menyelesaikan lebih dari 90% jarak balapan) | |
| Tahun | Tim | Unit daya | Ban | Nama pembalap | Grand Prix | Poin | Pos. WCC | |||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| AUS | CHN | JPN | BHR | SAU | MIA | EMI | MON | ESP | CAN | AUT | GBR | BEL | HUN | NED | ITA | AZE | SIN | USA | MXC | SAP | LVG | QAT | ABU | |||||||
| 2025 | Scuderia Ferrari HP | Ferrari 066/15 1,6 V6 t |
P | 8 | DSQ5 | 4 | 4 | 3 | 7 | 6 | 2 | 3 | 5 | 3 | 14 | 34 | 4P | Ret | 4 | 9 | 6 | 35 | 2 | Ret5 | 4 | 8 | 4F | 398 | ke-4 | |
| 10 | DSQ1 | 7 | 5 | 7 | 83 | 4 | 5 | 6 | 6 | 4 | 4 | 7 | 12 | Ret | 6 | 8 | 8F | 44 | 8 | Ret7 | 8 | 12 | 8 | |||||||
| Sumber: | ||||||||||||||||||||||||||||||
Referensi
- ↑ Fans, Scuderia (21 Februari 2024). "Ferrari SF-24: a Formula 1 project that started 10 months in advance". Scuderia Fans (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ↑ Velasco, Paul (30 Januari 2025). "Ferrari confirms SF-25 as name for 2025 Formula 1 car". GRANDPRIX247 (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 9 Februari 2025.
- ↑ Collantine, Keith (2025-12-07). "Hamilton is Ferrari's first new driver in 44 years to complete season without a podium". RaceFans (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diarsipkan dari asli tanggal 31 Desember 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ McDonagh, Connor (2025-06-29). "F1 World Championship points after 2025 Austrian Grand Prix | Crash.net". www.crash.net (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 6 Mei 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
{{cite web}}:|archive-date=/|archive-url=stempel waktu tidak cocok; 16 Agustus 2025 disarankan - ↑ Tucci, Kaitlin (2025-09-07). "F1 Standings After Italian Grand Prix 2025". F1 On SI (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 7 September 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ McDonagh, Connor (2025-10-26). "F1 world championship points standings after 2025 Mexico City Grand Prix | Crash.net". www.crash.net (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 27 Oktober 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ Staff, RN365 (2025-12-07). "Final 2025 F1 championship standings after Abu Dhabi Grand Prix". RacingNews365 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-30.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) - ↑ Jackson, Kieran (2024-10-03). "Ferrari reveal 2025 F1 car plan ahead of Lewis Hamilton move". The Independent (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 3 Oktober 2024. Diakses tanggal 2026-07-30. ... mengungkapkan bahwa pengerjaan mobil tahun 2025 – dengan kode nama proyek 677 – telah dimulai,
- ↑ Delaney, Michael (2024-07-25). "Leclerc: Ferrari facing 'real test' of SF-24 bouncing fixes at Spa". F1i.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ Diaz, Piergiuseppe Donadoni, Jaden (2024-06-30). "Ferrari upgrades backfire: The SF-24 is now bouncing". AutoRacer.it (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2026-07-30.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ Hughes, Mark; Piola, Giorgio (19 Februari 2025). "The SF-25 changes that are giving Ferrari confidence". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "Ferrari first F1 team to announce 2025 car launch date". The Race (dalam bahasa Inggris). 2024-12-18. Diakses tanggal 2026-07-30. ... kepala tim Fred Vasseur menggambarkannya sebagai lebih dari 99% baru mengingat kurang dari 1% komponen akan dipertahankan dari tahun ini.
- ↑ Edmonson, Laurence (9 Juli 2024). "Aston Martin hire ex-Ferrari technical chief Enrico Cardile". ESPN. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "Loic Serra and Jerome D'ambrosio join Scuderia Ferrari HP". Ferrari (dalam bahasa Inggris). 13 Mei 2024. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ Noble, Jon (2025-02-25). "The Ferrari F1 car tweak that will be a relief for Hamilton". The Race (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 25 Februari 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
- 1 2 Donadoni, Giuliano Duchessa, Piergiuseppe (2025-02-23). "Ferrari SF-25: Critical changes to the rear suspension". AutoRacer.it (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2026-07-30.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ D’Alessandro, Giuliano Duchessa, Paolo (2025-02-22). "Ferrari SF-25 Analysis: A courageous evolution from last year". AutoRacer.it (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2026-07-30.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ Hughes, Mark; Piola, Giorgio (20 Februari 2025). "TECH ANALYSIS: The 'significant changes' that are giving Ferrari confidence in their 2025 car". Formula One. Diakses tanggal 20 Januari 2025.
- ↑ Moretti, Rosario Giuliana, Giuliano Duchessa, Jacopo (2025-02-10). "How Ferrari are allocating their resources to 2026". AutoRacer.it (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2026-07-30. ... Ferrari will dedicate about 600 of their 900 wind tunnel hours to the SF-25.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ "Ferrari showcase their new livery for 2025 at F1 75 Live". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 18 Februari 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "GALLERY: Ferrari reveal special co-designed livery for Miami Grand Prix". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 1 Mei 2025. Diakses tanggal 15 Agustus 2025.
- ↑ "Shell celebrates 75 years of iconic collaboration with Scuderia Ferrari HP | Shell Global". www.shell.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). 21 Mei 2025. Diakses tanggal 15 Agustus 2025.
- ↑ "Scuderia Ferrari HP celebrates 50th anniversary of Niki Lauda's first world title at Monza". Ferrari. 3 September 2025. Diakses tanggal 4 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Munikartono, Derry (2025-02-19). "FOTO: Ferrari SF-25 Mengaspal di Fiorano | Crash.net". www.crash.net. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ Duchessa, Giuliano (2025-02-05). "Ferrari SF-25 will debut on February 19th in Fiorano shakedown". AutoRacer.it (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2026-07-30. At Fiorano, the SF-25 should carry out a 200km filming day on the same day (67 laps in total) that will accompany the official presentation of the car, following last year's plan.
- ↑ "Ferrari SF-25 hits the track for the first time at Fiorano". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 19 Februari 2025. Diakses tanggal 2026-07-30. Charles Leclerc had the honour of driving the car out of the garage early on Wednesday morning, with new team mate Lewis Hamilton and team boss Frederic Vasseur watching on.
- 1 2 "Ferrari test 2025 F1 car for first time with Lewis Hamilton and Charles Leclerc in Fiorano shakedown". Sky Sports (dalam bahasa Inggris). 19 Februari 2025. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ Arifin, Yanu. "Tes F1 2025: Debut Resmi Hamilton Kemudikan SF-25 Ferrari". detiksport. Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ McDonagh, Connor (2025-02-26). "Revealed: Ferrari's area of focus for Lewis Hamilton's SF-25 at Bahrain testing | Crash.net". www.crash.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ Cozens, Jack (2025-02-27). "Hamilton sets fastest lap of the Bahrain F1 test so far + trackside insight". The Race (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "Who was fastest and who posted the most laps in testing?". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-30.
- ↑ "Norris beats Verstappen to victory in dramatic Australian GP opener amid late-race chaos". Formula One. 16 Maret 2025.
- ↑ "Chinese GP Sprint: Lewis Hamilton claims first Ferrari victory after holding off Max Verstappen at start". Sky Sports (dalam bahasa Inggris (Britania)). 22 Maret 2025. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Juli 2025. Diakses tanggal 15 Agustus 2025.
- ↑ "Leclerc and Gasly disqualified from Chinese Grand Prix". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 23 Maret 2025. Diakses tanggal 15 Agustus 2025.
- ↑ "Hamilton disqualified from Chinese GP". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 23 Maret 2025. Diakses tanggal 15 Agustus 2025.
- ↑ "RACE REPORT | F1 Japan 2025". Japan GP. Diakses tanggal 2026-07-31.
- ↑ "Piastri storms to controlled victory in Bahrain Grand Prix". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 13 April 2025. Diakses tanggal 2026-07-31. Charles Leclerc had to settle for fourth – despite putting up a good fight against Norris during a scrap for third in the latter stages.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "F1 2025 Bahrain Grand Prix results after stewards' verdicts". The Race (dalam bahasa Inggris). 2025-04-13. Diakses tanggal 2026-07-31.
- ↑ Siregar, Aditya (21 April 2025). "Charles Leclrec Persembahkan Podium Perdana Ferrari 2025 di F1 GP Arab Saudi". Bincang Bincang Mobil. Diakses tanggal 31 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Staff, RN365 (2025-04-20). "2025 F1 Saudi Arabian Grand Prix - Jeddah results". RacingNews365 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-31.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) - ↑ "Leclerc collides with the wall ahead of Miami Sprint". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). 3 Mei 2025. Diakses tanggal 15 Agustus 2025.
- ↑ Golding, Nick (3 Mei 2025). "Charles Leclerc crashes out before Sprint as heavy rain causes chaos". RacingNews365.
- ↑ Cleeren, Filip (3 Mei 2025). "Leclerc: Ferrari F1 car is too slow after disappointing Miami quali". Autosport.
- ↑ "Hasil F1 GP Miami 2025: Piastri Pemenang, McLaren-Mercedes Dominan". CNN Indonesia. 5 Mei 2025. Diakses tanggal 2026-07-31.
- ↑ Codling, Stuart (2026-07-30). "Lewis Hamilton left "devastated" as Ferrari duo miss top 10 in Imola GP qualifying". www.motorsport.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-31.
- ↑ Collantine, Keith (2025-05-18). "As it happened: 2025 Emilia-Romagna Grand Prix". RaceFans (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-07-31.
- ↑ "2025 Emilia Romagna Grand Prix: Albon forced wide in battle with Leclerc – who is then forced to let his rival through". Formula 1® - The Official F1® Website (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-31.
- ↑ Giuliana, Rosario (14 Desember 2025). "What Ferrari's key technical failures mean for F1 2026". The Race. Diakses tanggal 20 Desember 2025.