Senin, 02 November 2026
00:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Janaki Devi Bajaj

Janaki Devi Bajaj

Aktivis India (1893–1973)

Bagikan:
250px-Janaki_Devi_Bajaj_receives_Padma_Vibhushan_from_the_President_of_India%2C_Rajendra_Prasad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Janaki Devi Bajaj menerima penghargaan Padma Vibhushan dari Presiden India Rajendra Prasad pada 1956. Ia merupakan aktivitas kemerdekaan India yang pernah ditahan karena berpartisipasi dalam Gerakan Pembangkangan Sipil pada 1932.

Janaki Devi Bajaj (7 Januari 1893 – 21 Mei 1979) adalah seorang penggiat kemerdekaan India yang ditahan karena ikut serta dalam Gerakan Pembangkangan Sipil pada 1932.

Kehidupan awal dan karier

Ia lahir pada 7 Januari 1893 di Jaora, Madhya Pradesh dalam sebuah keluarga bersuku Marwari di India dan menikahi Jamnalal Bajaj pada usia delapan tahun.[1] Bajaj berusia 12 tahun lebih tua darinya. Suaminya adalah industrialis utama dan pendiri Bajaj Group pada 1926 [2] dan rekan dekat dari Mahatma Gandhi.

Karya

  • Bajaj, Janaki Devi. Meri Jivan Yatra (My Life Journey). New Delhi: Martand Upadhaya, 1965 (1956).

Referensi

  1. ↑ "The Story of Jankidevi Bajaj, Who Gave up Gold, Silks & Purdah to Inspire Hundreds of Indian Women". The Better India (dalam bahasa American English). 2016-09-03. Diakses tanggal 2018-04-26.
  2. ↑ "In Bajaj family, business sense over-rules ties". Financial Express. 6 April 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Seni rupa
Pelayanan Sipil
Urusan Hukum dan Publik
Sastra dan Pendidikan
Kedokteran
Pelayanan Militer
Lain-Lain
Ilmu Pengetahuan dan Teknik
Pelayanan Sosial
Olahraga
Perdagangan dan Industri
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan