Kamis, 22 Oktober 2026
02:08 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Sri Prakasa

Sri Prakasa

Bagikan:
250px-Sri_Prakasa_1991_stamp_of_India.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sri Prakasa stamp

Sri Prakasa (3 Agustus 1890 – 23 Juni 1971) adalah seorang politikus, pejuang kemerdekaan dan administrator asal India. Ia menjabat sebagai Komisioner Tinggi pertama India untuk Pakistan dari 1947 sampai 1949, Gubernur Assam dari 1949 sampai 1950, Gubernur Madras dari 1952 sampai 1956 dan Gubernur Bombay dari 1956 sampai 1962.

Sri Prakasa lahir di Varanasi pada 1890. Pada masa-masa awalnya, ia ikut serta dalam gerakan kemerdekaan India dan ditahan. Setelah kemerdekaan India, ia menjabat sebagai administrator dan menteri kabinet. Sri Prakasa meninggal pada 1971 di usia 80 tahun.

Kehidupan awal

Sri Prakasa lahir pada 3 Agustus 1889 atau 1890 di Varanasi.[1] Ia bersekolah di Varanasi dan lulus dari Cambridge.[1][2]

Gerakan kemerdekaan India

Prakasa ditangkap pada Gerakan Keluar India dan ditahan dari 1942 sampai 1944.[3]

Catatan

  1. 1 2 Siba Pada Sen (1974). Dictionary of national biography. Institute of Historical Studies. hlm. 259.
  2. ↑ Rajeshwar Dayal (1998). A life of our times. Orient Blackswan. hlm. 56. ISBN 978-81-250-1546-8.
  3. ↑ Y. D. Gundevia (1985). Outside the Archives. University of Nevada. hlm. 321. ISBN 978-0-86131-723-3.
Seni rupa
Pelayanan Sipil
Urusan Hukum dan Publik
Sastra dan Pendidikan
Kedokteran
Pelayanan Militer
Lain-Lain
Ilmu Pengetahuan dan Teknik
Pelayanan Sosial
Olahraga
Perdagangan dan Industri
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan