Minggu, 08 November 2026
13:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Jacques Specx

Jacques Specx

gubernur jenderal Hindia Timur Belanda

Bagikan:
Jacques Specx
250px-Jacques_Specx.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jacques Specx
Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-7
Masa jabatan
22 September 1629 –17 April 1632
PendahuluJan Pieterszoon Coen
PenggantiHendrik Brouwer
Informasi pribadi
Lahir1588
Meninggal22 Juli 1652(1652-07-22) (umur 63–64)
PekerjaanGubernur Kolonial

Jacques Specx, (lahir di Dordrecht, 1588 - meninggal di Amsterdam, 1652 pada umur 64 tahun) adalah Gubernur-Jenderal Hindia Belanda yang ke-7. Ia memerintah antara tahun 1629 – 1632.

Menjadi Gubernur Jenderal

Pada 25 September 1629, ia ditunjuk langsung oleh Dewan Hindia untuk menjadi Gubernur Jenderal sementara. Pada awal kepemimpinannya, Batavia dikepung oleh sekitar 30.000 tentara Mataram. Pengepungan tersebut berakhir tiba tiba pada bulan November pada tahun yang sama. Setelah pengepungan itu ia membangun kota Batavia kembali. Ia membangun parit di sekeliling kota untuk memaksimalkan perlindungan.

Dalam menanggulangi orang Mataram ia memperalat orang Tionghoa. Mereka diadu-domba olehnya dengan orang Jawa Mataram. Hal ini adalah salah satu bibit pertikaian antara orang pribumi dan orang keturunan Tionghoa di Indonesia dewasa ini.

Selain menjabat sebagai Gubernur-Jenderal, Specx pernah pula menjadi wakil Belanda di Jepang. Semasa di Jepang itulah, ia memiliki seorang gundik, yang melahirkan Saartje Specx.

Misi Ke Jepang dan Korea

Jacques Specx mengepalai armada yang berangkat dari Texel. Armada ini terdiri dari 11 kapal pada 1607 di bawah komando Willemsz Verhoeff. Setelah tiba di Bantam, dua kapal melanjutkan perjalanan untuk mendirikan hubungan perdagangan resmi antara Belanda dan Jepang.[1] Dua kapal tersebut adalah De Griffioen dan Roode Leeuw met Pijlen. Di antarapara kru kapal terdapat Abraham van den Broeck and Nicolaas Puyck. Kapal-kapal ini tiba di Jepang pada 2 Juli 1609.[2]

Daftar delegasi yang berangkat ke Jepang tersebut tidak diketahui secara pasti. Tapi diketahui bahwa van den Broeck dan Puyck pergi ke Shogunal Court, dan Melchior van Santvoort bertindak sebagai penerjemah. Shogun menyetujui permohonan Belanda akan akses ke semua pelabuhan di Jepang. Semenjak itu, ia (Specx menjadi pedagang yang sukses di Nagasaki.

Pada September 1609, dewan perdagangan memutuskan untuk menyewa sebuah rumah di Pulau Hirado (yang terletak di selatan pulau utama Jepang, Kyushu). Jacques Specx lalu menjadi "Opperhoofd" (Ketua) pertama di tempat baru ini.[3]

Pada tahun 1610, ia berlayar ke Korea.[4]

Referensi

  1. ↑ http://www.vocsite.nl/geschiedenis/personalia/specx.html
  2. ↑ Opstall, M.E. van (1972) De reis van de vloot van Pieter Willemsz Verhoeff naar Azie 1607 – 1612 (The voyage of the fleet of Pieter Willemsz Verhoeff to Asia 1607 – 1612), p. 141.
  3. ↑ "English summary of the inventory of the archives of the Dutch factory in Japan, 1609-1860" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-08-14. Diakses tanggal 2021-02-22.
  4. ↑ http://www.hendrick-hamel.henny-savenije.pe.kr/holland4.htm

Lihat pula

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Jan Pieterszoon Coen
Gubernur-Jenderal Hindia Belanda
1629-1632
Diteruskan oleh:
Hendrik Brouwer
Didahului oleh:
tidak ada
Ketua di Hirado
1609-1612
Diteruskan oleh:
Hendrik Brouwer
Didahului oleh:
Hendrik Brouwer
Ketua di Hirado
1614-1621
Diteruskan oleh:
Leonard Camps
Masa Kekuasaan
Perusahaan Hindia Timur Belanda
(1610–1800)
Flag of the Dutch East India Company
Flag of the Dutch East India Company
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Pertama
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Kerajaan Inggris
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Kedua
(1811–1949)
Komisaris Tinggi


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan