Jumat, 30 Oktober 2026
23:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Abraham van Riebeeck

Abraham van Riebeeck

Bagikan:
Abraham van Riebeeck
250px-Abraham_van_Riebeek.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-18
Masa jabatan
30 Oktober 1709 –17 November 1713
PendahuluJoan van Hoorn
PenggantiChristoffel van Swoll
Informasi pribadi
Lahir(1653-10-18)18 Oktober 1653
Istana Harapan Baik, Koloni Tanjung Belanda (sekarang Afrika Selatan)
Meninggal17 November 1713(1713-11-17) (umur 60)

Abraham van Riebeeck (18 Oktober 1653 – 17 November 1713) adalah Gubernur-Jenderal Hindia Belanda yang ke 18. Ia memerintah antara tahun 1709 – 1713. Ia adalah putra dari Jan van Riebeeck dan Maria de la Quellerie.

Van Riebeeck bisa dianggap sebagai orang pertama yang memulai perkebunan kopi di Jawa Barat. Ia juga merupakan pendaki pertama yang berhasil sampai di puncak Gunung Tangkuban Parahu pada tahun 1713.

Puterinya Johanna van Riebeeck menikah dengan Joan van Hoorn (pertama), lalu Cornelis Bors van Waveren.

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Abraham van Riebeeck.
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Joan van Hoorn
Gubernur-Jenderal Hindia Belanda
1709-1713
Diteruskan oleh:
Christoffel van Swoll
Masa Kekuasaan
Perusahaan Hindia Timur Belanda
(1610–1800)
Flag of the Dutch East India Company
Flag of the Dutch East India Company
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Pertama
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Kerajaan Inggris
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Kedua
(1811–1949)
Komisaris Tinggi


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan