Sabtu, 31 Oktober 2026
12:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Carel Reyniersz

Carel Reyniersz

Bagikan:
Carel Reyniersz
250px-Carel_Reyniersz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Carel Reyniersz
Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-11
Masa jabatan
1650–1653
PendahuluCornelis van der Lijn
PenggantiJoan Maetsuycker
Informasi pribadi
Lahir1604
Meninggal19 Mei 1653(1653-05-19) (umur 48–49)
PekerjaanGubernur Kolonial

Carel Reyniersz (1604 – 19 Mei 1653) adalah Gubernur-Jenderal Hindia Belanda yang ke-11. Ia memerintah sejak tahun 1650 hingga tahun 1653.

Perjalanan ke Hindia

Ia memulai perjalanannya ke timur pada tahun 1627. Ia menjadi seorang upperbuyer (belanda:opperkoopman) di Kantor dagang Belanda di Coromandel Belanda. Ia kemudian dipromosikan menjadi gubernur pada 1635. Pada tahun 1636 ia menjadi konsul luar biasa (Raad extra-ordinair) di Dewan Hindia. Ia kembali ke Amsterdam dan menjadi pedagang. Setelah mengalami kegagalan ia kembali lagi ke Hindia pada tahun 1645. Tahun selanjutnya ia kembali memperoleh jabatan konsul penuh.

Selama menjadi konsul, Reyniersz mengusulkan beberapa kebijakan baru, di antaranya adalah bagaimana menyingkirkan para kompetitor-nya, melakukan pembasmian terhadap perdagangan di luar VOC termasuk juga melakukan pengurangan kuota produksi cengkih dengan cara membakar dan menebang pohon-pohon cengkih usia produktif. Reyniersz meminta kebijakan ini dilakukan dengan tegas, termasuk dengan menumpas pemberontakan di Seram Barat, di mana penduduk setempat menolak untuk memusnahkan ladangnya. Pemberontakan ini berlangsung lama dan baru bisa dipadamkan pada tahun 1658.[1]

Gubernur-Jenderal Hindia Belanda

Empat tahun setelah ia menjadi konsul. Gubernur Jenderal van der Lijn menerima surat permohonan untuk mengundurkan diri. Ia ditunjuk untuk menggantikan van der Lijn. Kepimpinannya hanya bertahan empat tahun.

Pada awal tahun 1653 Heeren XVII mengeluarkan surat keputusan untuk memberhentikan Reyniersz, tidak jelas latar belakang apa yang membuat Heeren tidak menyukai kepemimpinan Reyniersz, yang jelas alasan resmi Heeren memberhentikan dia adalah karena kepemimpinannya tidak cakap. Dalam catatan sejarah, surat tersebut tidak jadi dikirimkan, karena Reyniersz sendiri yang meminta pengunduran diri, dan Heeren XVII menyetujui pengunduran diri Reyniersz dengan alasan kesehatan. Dan keputusan ini yang akhirnya dikeluarkan. Reyniersz sendiri tidak sempat menerima surat keputusan ini karena keburu meninggal dunia pada tanggal malam tanggal 18 atau 19 Mei 1653. Reyniersz dimakamkan di Portuguese Buitenkerk, atau sekarang dikenal sebagai GPIB Sion Jakarta di Batavia. Ia dimakamkan dan digantikan oleh Joan Maetsuycker.[1]

Referensi

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Carel Reyniersz.
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Cornelis van der Lijn
Gubernur-Jenderal Hindia Belanda
1650-1653
Diteruskan oleh:
Joan Maetsuycker
Masa Kekuasaan
Perusahaan Hindia Timur Belanda
(1610–1800)
Flag of the Dutch East India Company
Flag of the Dutch East India Company
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Pertama
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Kerajaan Inggris
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Kedua
(1811–1949)
Komisaris Tinggi


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan