Kamis, 29 Oktober 2026
06:13 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Dominique Jacques de Eerens

Dominique Jacques de Eerens

Bagikan:
Dominique Jacques de Eerens
250px-Dominique_Jacques_de_Eerens_%281781-1840%29._Gouverneur-generaal_%281835-40%29_Rijksmuseum_SK-A-3800.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret oleh Cornelis Kruseman, ca 1855–1858
Gubernur Jenderal Hindia Belanda
Masa jabatan
29 Februari 1836 –30 Mei 1840
Penguasa monarkiWillem I
PendahuluJean Chrétien Baud
Pengganti
Informasi pribadi
Lahir(1781-03-17)17 Maret 1781
Meninggal30 Mei 1840(1840-05-30) (umur 59)

Dominique Jacques de Eerens (17 Maret 1781 – 30 Mei 1840), adalah gubernur jenderal Hindia Belanda yang ke-45. Ia memerintah antara tahun 1836 – 1840.

Ia adalah satu-satunya gubernur jenderal Hindia Belanda yang dimakamkan di kompleks pemakaman di dalam Kebun Raya Bogor. Di masa kekuasaannya, para pegawai pemerintahan dipersyaratkan menguasai bahasa Melayu. Ia juga berhasil menuntaskan Perang Padri (tuntas pada tahun 1838 dengan takluknya Tuanku Tambusai) yang berlarut-larut dengan mendatangkan banyak pasukan dari berbagai penjuru Hindia Belanda, bahkan dari Afrika dan India (sepoy). Cultuurstelsel, yang diawali pada masa Gubernur-Jenderal van den Bosch, juga mulai menampakkan sisi negatif di masanya, karena terjadi pemiskinan petani (di Jawa) yang sawah-sawahnya dipaksa kontrak menjadi lahan tanam tebu.

Lihat pula

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Willem Frederik Karel dari Oranje-Nassau
Menteri Perang
1830-1834
Diteruskan oleh:
Hendrik Rudolph Trip
Didahului oleh:
Jean Chretien Baud
Gubernur-Jenderal Hindia Belanda
1836-1840
Diteruskan oleh:
C.S.W. van Hogendorp
Masa Kekuasaan
Perusahaan Hindia Timur Belanda
(1610–1800)
Flag of the Dutch East India Company
Flag of the Dutch East India Company
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Pertama
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Kerajaan Inggris
(1800–1811)
Masa Kekuasaan
Hindia Belanda Kedua
(1811–1949)
Komisaris Tinggi


Flag of BelandaBiography icon

Artikel bertopik biografi Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan