Jumat, 25 September 2026
14:45 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara

Isotop itrium

nuklida dengan nomor atom 39 tetapi dengan nomor massa berbeda

Isotop utama itrium
Iso­top Peluruhan
kelim­pahan waktu paruh (t1/2) mode pro­duk
87Y sintetis 3,4 hri ε 87Sr
γ –
88Y sintetis 106,6 hri ε 88Sr
γ –
89Y 100% stabil
90Y sintetis 2,7 hri β− 90Zr
γ –
91Y sintetis 58.5 hri β− 91Zr
γ –
Berat atom standar Ar°(Y)
  • 88,905838±0,000002
  • 88,906±0,001 (diringkas)[1]

Itrium (39Y) yang terbentuk secara alami hanya terdiri dari satu isotop stabil, 89Y; oleh karena itu, itrium adalah unsur monoisotop dan mononuklida. Radioisotop yang paling stabil adalah 88Y, yang memiliki waktu paruh 106,6 hari dan 91Y dengan waktu paruh 58,51 hari. Semua isotop lainnya memiliki waktu paruh kurang dari satu hari, kecuali 87Y, yang memiliki waktu paruh 79,8 jam, dan 90Y, dengan waktu paruh 64 jam. Mode peluruhan yang dominan untuk isotop di bawah 89Y yang stabil adalah penangkapan elektron dan untuk isotop di atasnya adalah emisi beta. Tiga puluh lima isotop tidak stabil telah dikarakterisasi.

90Y ada dalam kesetimbangan dengan isotop induknya 90Sr, yang merupakan produk dari fisi nuklir.

Daftar isotop

Nuklida
[n 1]
Z N Massa isotop (Da)
[n 2][n 3]
Waktu paruh
[n 4]
Mode
peluruhan

[n 5]
Isotop
anak

[n 6][n 7]
Spin dan
paritas
[n 8][n 4]
Kelimpahan alami (fraksi mol)
Energi eksitasi[n 4] Proporsi normal Rentang variasi
76Y 39 37 75,95845(54)# 500# ndtk [>170 ndtk]
77Y 39 38 76,94965(7)# 63(17) mdtk p (>99,9%) 76Sr 5/2+#
β+ (<0,1%) 77Sr
78Y 39 39 77,94361(43)# 54(5) mdtk β+ 78Sr (0+)
78mY 0(500)# keV 5,8(5) dtk 5+#
79Y 39 40 78,93735(48) 14,8(6) dtk β+ (>99,9%) 79Sr (5/2+)#
β+, p (<0,1%) 78Rb
80Y 39 41 79,93428(19) 30,1(5) dtk β+ 80Sr 4−
80m1Y 228,5(1) keV 4,8(3) dtk (1−)
80m2Y 312,6(9) keV 4,7(3) µdtk (2+)
81Y 39 42 80,92913(7) 70,4(10) dtk β+ 81Sr (5/2+)
82Y 39 43 81,92679(11) 8,30(20) dtk β+ 82Sr 1+
82m1Y 402,63(14) keV 268(25) ndtk 4−
82m2Y 507,50(13) keV 147(7) ndtk 6+
83Y 39 44 82,92235(5) 7,08(6) mnt β+ 83Sr 9/2+
83mY 61,98(11) keV 2,85(2) mnt β+ (60%) 83Sr (3/2−)
IT (40%) 83Y
84Y 39 45 83,92039(10) 39,5(8) mnt β+ 84Sr 1+
84mY −80(190) keV 4,6(2) dtk β+ 84Sr (5−)
85Y 39 46 84,916433(20) 2,68(5) jam β+ 85Sr (1/2)−
85m1Y 19,8(5) keV 4,86(13) jam β+ (99,998%) 85Sr 9/2+
IT (0,002%) 85Y
85m2Y 266,30(20) keV 178(6) ndtk 5/2−
86Y 39 47 85,914886(15) 14,74(2) jam β+ 86Sr 4−
86m1Y 218,30(20) keV 48(1) mnt IT (99,31%) 86Y (8+)
β+ (0,69%) 86Sr
86m2Y 302,2(5) keV 125(6) ndtk (7−)
87Y 39 48 86,9108757(17) 79,8(3) jam β+ 87Sr 1/2−
87mY 380,82(7) keV 13,37(3) jam IT (98,43%) 87Y 9/2+
β+ (1,56%) 87Sr
88Y 39 49 87,9095011(20) 106,616(13) hri β+ 88Sr 4−
88m1Y 674,55(4) keV 13,9(2) mdtk IT 88Y (8)+
88m2Y 392,86(9) keV 300(3) µdtk 1+
89Y[n 9] 39 50 88,9058483(27) Stabil 1/2− 1,0000
89mY 908,97(3) keV 15,663(5) dtk IT 89Y 9/2+
90Y[n 9] 39 51 89,9071519(27) 64,053(20) jam β− 90Zr 2−
90mY 681,67(10) keV 3,19(6) jam IT (99,99%) 90Y 7+
β− (0,0018%) 90Zr
91Y[n 9] 39 52 90,907305(3) 58,51(6) hri β− 91Zr 1/2−
91mY 555,58(5) keV 49,71(4) mnt IT (98,5%) 91Y 9/2+
β− (1,5%) 91Zr
92Y 39 53 91,908949(10) 3,54(1) jam β− 92Zr 2−
93Y 39 54 92,909583(11) 10,18(8) jam β− 93Zr 1/2−
93mY 758,719(21) keV 820(40) mdtk IT 93Y 7/2+
94Y 39 55 93,911595(8) 18,7(1) mnt β− 94Zr 2−
95Y 39 56 94,912821(8) 10,3(1) mnt β− 95Zr 1/2−
96Y 39 57 95,915891(25) 5,34(5) dtk β− 96Zr 0−
96mY 1140(30) keV 9,6(2) dtk β− 96Zr (8)+
97Y 39 58 96,918134(13) 3,75(3) dtk β− (99,942%) 97Zr (1/2−)
β−, n (0,058%) 96Zr
97m1Y 667,51(23) keV 1,17(3) dtk β− (99,3%) 97Zr (9/2)+
IT (0,7%) 97Y
β−, n (0,08%) 96Zr
97m2Y 3523,3(4) keV 142(8) mdtk (27/2−)
98Y 39 59 97,922203(26) 0,548(2)  ldtk β− (99,669%) 98Zr (0)−
β−, n (0,331%) 97Zr
98m1Y 170,74(6) keV 620(80) ndtk (2)−
98m2Y 410(30) keV 2,0(2) dtk β− (86,6%) 98Zr (5+,4−)
IT (10%) 98Y
β−, n (3,4%) 97Zr
98m3Y 496,19(15) keV 7,6(4) µdtk (2−)
98m4Y 1181,1(4) keV 0,83(10) µdtk (8−)
99Y 39 60 98,924636(26) 1,470(7) dtk β− (98,1%) 99Zr (5/2+)
β−, n (1,9%) 98Zr
99mY 2141,65(19) keV 8,6(8) µdtk (17/2+)
100Y 39 61 99,92776(8) 735(7) mdtk β− (98,98%) 100Zr 1−,2−
β−, n (1,02%) 99Zr
100mY 200(200)# keV 940(30) mdtk β− 100Zr (3,4,5)(+#)
101Y 39 62 100,93031(10) 426(20) mdtk β− (98,06%) 101Zr (5/2+)
β−, n (1,94%) 100Zr
102Y 39 63 101,93356(9) 0,30(1) dtk β− (95,1%) 102Zr
β−, n (4,9%) 101Zr
102mY 200(200)# keV 360(40) mdtk β− (94%) 102Zr tinggi
β−, n (6%) 101Zr
103Y 39 64 102,93673(32)# 224(19) mdtk β− (91,7%) 103Zr 5/2+#
β−, n (8,3%) 102Zr
104Y 39 65 103,94105(43)# 180(60) mdtk β− 104Zr
105Y 39 66 104,94487(54)# 60# mdtk [>300 ndtk] β− 105Zr 5/2+#
106Y 39 67 105,94979(75)# 50# mdtk [>300 ndtk] β− 106Zr
107Y 39 68 106,95414(54)# 30# mdtk [>300 ndtk] 5/2+#
108Y[2] 39 69 107,95948(86)# 20# mdtk [>300 ndtk]
109Y[2] 39 70
110Y[3] 39 71
111Y[3] 39 72
Header & footer tabel ini:
  1. ↑ mY – Isomer nuklir tereksitasi.
  2. ↑ ( ) – Ketidakpastian (1σ) diberikan dalam bentuk ringkas dalam tanda kurung setelah digit terakhir yang sesuai.
  3. ↑ # – Massa atom bertanda #: nilai dan ketidakpastian yang diperoleh bukan dari data eksperimen murni, tetapi setidaknya sebagian dari tren dari Permukaan Massa (trends from the Mass Surface, TMS).
  4. 1 2 3 # – Nilai yang ditandai # tidak murni berasal dari data eksperimen, tetapi setidaknya sebagian dari tren nuklida tetangga (trends of neighboring nuclides, TNN).
  5. ↑ Mode peluruhan:
    IT:Transisi isomerik
    n:Emisi neutron
    p:Emisi proton
  6. ↑ Simbol miring tebal sebagai anak – Produk anak hampir stabil.
  7. ↑ Simbol tebal sebagai anak – Produk anak stabil.
  8. ↑ ( ) nilai spin – Menunjukkan spin dengan argumen penempatan yang lemah.
  9. 1 2 3 Produk fisi

Referensi

  1. ↑ Meija, J.; Coplen, T. B. (2016). "Atomic weights of the elements 2013 (IUPAC Technical Report)". Pure Appl. Chem. 88 (3): 265–91. doi:10.1515/pac-2015-0305. {{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |displayauthors= diabaikan (|display-authors= disarankan)
  2. 1 2 Ohnishi, Tetsuya; Kubo, Toshiyuki; Kusaka, Kensuke; et al. (2010). "Identification of 45 New Neutron-Rich Isotopes Produced by In-Flight Fission of a 238U Beam at 345 MeV/nucleon". J. Phys. Soc. Jpn. 79 (7). Physical Society of Japan. doi:10.1143/JPSJ.79.073201.
  3. 1 2 Sumikama, T.; et al. (2021). "Observation of new neutron-rich isotopes in the vicinity of 110Zr".
"News & Notices: Standard Atomic Weights Revised". International Union of Pure and Applied Chemistry. 19 Oktober 2005. Data waktu paruh, spin, dan isomer dipilih dari sumber-sumber berikut.
Golongan 1 2   3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
Periode Hidrogen dan
logam alkali
Logam
alkali tanah
Pnikto­gen Kal­ko­gen Halo­gen Gas mulia
① 1 2
② 3 4 5 6 7 8 9 10
③ 11 12 13 14 15 16 17 18
④ 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36
⑤ 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54
⑥ 55 56 1 asterisk 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86
⑦ 87 88 1 asterisk 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118
⑧ 119 120
1 asterisk 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70  
1 asterisk 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan