Sabtu, 17 Oktober 2026
17:12 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Isotop holmium

nuklida dengan nomor atom 67 tetapi dengan nomor massa berbeda

Bagikan:
Isotop utama holmium
Iso­top Peluruhan
kelim­pahan waktu paruh (t1/2) mode pro­duk
163Ho sintetis 4570 thn ε 163Dy
164Ho sintetis 29 mnt ε 164Dy
165Ho 100% stabil
166Ho sintetis 26,763 jam β− 166Er
166m1Ho sintetis 1200 thn β− 166Er
167Ho sintetis 3,1 jam β− 167Er
Berat atom standar Ar°(Ho)
  • 164,930329±0,000005
  • 164,93±0,01 (diringkas)[1]

Holmium (67Ho) yang terbentuk secara alami hanya terdiri dari satu isotop stabil, 165Ho. Tabel di bawah ini mencantumkan 36 isotop yang mencakup 140Ho hingga 175Ho serta 33 isomer nuklir. Di antara isotop radioaktif sintetis yang diketahui, yang paling stabil adalah 163Ho, dengan waktu paruh 4.570 tahun. Semua radioisotop lain memiliki waktu paruh tidak lebih dari 1,117 hari dalam keadaan dasarnya (walaupun 166m1Ho yang metastabil memiliki waktu paruh sekitar 1.200 tahun), dan sebagian besar memiliki waktu paruh di bawah 3 jam.

Holmium merupakan unsur paling ringan yang satu-satunya isotop alaminya stabil secara pengamatan, artinya diperkirakan bersifat radioaktif dan meluruh, tetapi peluruhan sebenarnya belum teramati. Jika 165Ho ditemukan menjadi radioaktif, maka holmium akan menjadi unsur tanpa isotop stabil paling ringan ketiga (keempat jika samarium (Z = 62) atau europium (Z = 63) juga radioaktif, kelima jika samarium dan europium juga radioaktif), setelah teknesium (Z = 43) dan prometium (Z = 61).

Daftar isotop

250px-Holmium_166m_oxide.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Holmium-166m1 (166m1Ho) oksida
Nuklida
[n 1]
Z N Massa isotop (Da)
[n 2][n 3]
Waktu paruh
[n 4]
Mode
peluruhan

[n 5]
Isotop
anak

[n 6]
Spin dan
paritas
[n 7][n 4]
Kelimpahan alami (fraksi mol)
Energi eksitasi[n 4] Proporsi normal Rentang variasi
140Ho 67 73 139,96854(54)# 6(3) mdtk 8+#
141Ho 67 74 140,96310(54)# 4,1(3) mdtk (7/2−)
141mHo 66(2) keV 6,4(8) µdtk (1/2+)
142Ho 67 75 141,95977(54)# 400(100) mdtk β+ 142Dy (6 hingga 9)
p 141Dy
143Ho 67 76 142,95461(43)# 300# mdtk
[>200 ndtk]
β+ 143Dy 11/2−#
144Ho 67 77 143,95148(32)# 0,7(1) dtk β+ 144Dy
β+, p 143Tb
145Ho 67 78 144,94720(32)# 2,4(1) dtk β+ 145Dy (11/2−)
145mHo 100(100)# keV 100# mdtk 5/2+#
146Ho 67 79 145,94464(21)# 3,6(3) dtk β+ 146Dy (10+)
β+, p (langka) 145Tb
147Ho 67 80 146,94006(3) 5,8(4) dtk β+ 147Dy (11/2−)
β+, p (langka) 146Tb
148Ho 67 81 147,93772(14) 2,2(11) dtk β+ 148Dy (1+)
148m1Ho 400(100)# keV 9,49(12) dtk β+ (99,92%) 148Dy (6)−
β+, p (0,08%) 147Tb
148m2Ho 690(100)# keV 2,35(4) mdtk (10+)
149Ho 67 82 148,933775(20) 21,1(2) dtk β+ 149Dy (11/2−)
149m1Ho 48,80(20) keV 56(3) dtk β+ 149Dy (1/2+)
149m2Ho 7200(350) keV >=100 ndtk
150Ho 67 83 149,933496(15) 76,8(18) dtk β+ 150Dy 2−
150m1Ho -10(50) keV 23,3(3) dtk β+ 150Dy (9)+
150m2Ho ~8000 keV 751 ndtk
151Ho 67 84 150,931688(13) 35,2(1) dtk β+ (78%) 151Dy 11/2(−)
α (22%) 147Tb
151mHo 41,0(2) keV 47,2(10) dtk α (77%) 147Tb 1/2(+)
β+ (22%) 151Dy
152Ho 67 85 151,931714(15) 161,8(3) dtk β+ (88%) 152Dy 2−
α (12%) 148Tb
152m1Ho 160(1) keV 50,0(4) dtk 9+
152m2Ho 3019,59(19) keV 8,4(3) µdtk 19−
153Ho 67 86 152,930199(6) 2,01(3) mnt β+ (99,94%) 153Dy 11/2−
α (0,05%) 149Tb
153m1Ho 68,7(3) keV 9,3(5) mnt β+ (99,82%) 153Dy 1/2+
α (0,18%) 149Tb
153m2Ho 2772 keV 229(2) ndtk (31/2+)
154Ho 67 87 153,930602(9) 11,76(19) mnt β+ (99,98%) 154Dy 2−
α (0,02%) 150Tb
154mHo 238(30) keV 3,10(14) mnt β+ (99,99%) 154Dy 8+
α (0,001%) 150Tb
IT (langka) 154Ho
155Ho 67 88 154,929103(19) 48(1) mnt β+ 155Dy 5/2+
155mHo 141,97(11) keV 880(80) µdtk 11/2−
156Ho 67 89 155,92984(5) 56(1) mnt β+ 156Dy 4−
156m1Ho 100(50)# keV 7,8(3) mnt β+ 156Dy (9+)
IT 156Ho
156m2Ho 52,4(5) keV 9,5(15) dtk 1−
157Ho 67 90 156,928256(26) 12,6(2) mnt β+ 157Dy 7/2−
158Ho 67 91 157,928941(29) 11,3(4) mnt β+ (93%) 158Dy 5+
α (7%) 154Tb
158m1Ho 67,200(10) keV 28(2) mnt IT (81%) 158Ho 2−
β+ (19%) 158Dy
158m2Ho 180(70)# keV 21,3(23) mnt (9+)
159Ho 67 92 158,927712(4) 33,05(11) mnt β+ 159Dy 7/2−
159mHo 205,91(5) keV 8,30(8) dtk IT 159Ho 1/2+
160Ho 67 93 159,928729(16) 25,6(3) mnt β+ 160Dy 5+
160m1Ho 59,98(3) keV 5,02(5) jam IT (65%) 160Ho 2−
β+ (35%) 160Dy
160m2Ho 197(16) keV 3 dtk (9+)
161Ho 67 94 160,927855(3) 2,48(5) jam EC 161Dy 7/2−
161mHo 211,16(3) keV 6,76(7) dtk IT 161Ho 1/2+
162Ho 67 95 161,929096(4) 15,0(10) mnt β+ 162Dy 1+
162mHo 106(7) keV 67,0(7) mnt IT (62%) 162Ho 6−
β+ (38%) 162Dy
163Ho 67 96 162,9287339(27) 4570(25) thn EC 163Dy 7/2−
163mHo 297,88(7) keV 1,09(3) dtk IT 163Ho 1/2+
164Ho 67 97 163,9302335(30) 29(1) mnt EC (60%) 164Dy 1+
β− (40%) 164Er
164mHo 139,77(8) keV 38,0(10) mnt
[37,5(+15−5) mnt]
IT 164Ho 6−
165Ho 67 98 164,9303221(27) Stabil Secara Pengamatan[n 8] 7/2− 1,0000
166Ho 67 99 165,9322842(27) 26,83(2) jam β− 166Er 0−
166m1Ho 5,985(18) keV 1200(180) thn β− 166Er (7)−
166m2Ho 190,9052(20) keV 185(15) µdtk 3+
167Ho 67 100 166,933133(6) 3,003(18) jam β− 167Er 7/2−
167mHo 259,34(11) keV 6,0(10) µdtk 3/2+
168Ho 67 101 167,93552(3) 2,99(7) mnt β− 168Er 3+
168m1Ho 59(1) keV 132(4) dtk IT (99,5%) 168Ho (6+)
β− (0,5%) 168Er
168m2Ho 143,4(2) keV >4 µdtk (1)−
168m3Ho 192,6(2) keV 108(11) ndtk 1+
169Ho 67 102 168,936872(22) 4,72(10) mnt β− 169Er 7/2−
170Ho 67 103 169,93962(5) 2,76(5) mnt β− 170Er 6+#
170mHo 120(70) keV 43(2) dtk β− 170Er (1+)
171Ho 67 104 170,94147(64) 53(2) dtk β− 171Er 7/2−#
172Ho 67 105 171,94482(43)# 25(3) dtk β− 172Er
173Ho 67 106 172,94729(43)# 10# dtk β− 173Er 7/2−#
174Ho 67 107 173,95115(54)# 8# dtk
175Ho 67 108 174,95405(64)# 5# dtk 7/2−#
Header & footer tabel ini:
  1. ↑ mHo – Isomer nuklir tereksitasi.
  2. ↑ ( ) – Ketidakpastian (1σ) diberikan dalam bentuk ringkas dalam tanda kurung setelah digit terakhir yang sesuai.
  3. ↑ # – Massa atom bertanda #: nilai dan ketidakpastian yang diperoleh bukan dari data eksperimen murni, tetapi setidaknya sebagian dari tren dari Permukaan Massa (trends from the Mass Surface, TMS).
  4. 1 2 3 # – Nilai yang ditandai # tidak murni berasal dari data eksperimen, tetapi setidaknya sebagian dari tren nuklida tetangga (trends of neighboring nuclides, TNN).
  5. ↑ Mode peluruhan:
    EC:Penangkapan elektron
    IT:Transisi isomerik
  6. ↑ Simbol tebal sebagai anak – Produk anak stabil.
  7. ↑ ( ) nilai spin – Menunjukkan spin dengan argumen penempatan yang lemah.
  8. ↑ Diyakini mengalami peluruhan α menjadi 161Tb

Referensi

  1. ↑ Meija, J.; Coplen, T. B. (2016). "Atomic weights of the elements 2013 (IUPAC Technical Report)". Pure Appl. Chem. 88 (3): 265–91. doi:10.1515/pac-2015-0305. {{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |displayauthors= diabaikan (|display-authors= disarankan)
"News & Notices: Standard Atomic Weights Revised". International Union of Pure and Applied Chemistry. 19 Oktober 2005. Data waktu paruh, spin, dan isomer dipilih dari sumber-sumber berikut.
Golongan 1 2   3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
Periode Hidrogen dan
logam alkali
Logam
alkali tanah
Pnikto­gen Kal­ko­gen Halo­gen Gas mulia
① 1 2
② 3 4 5 6 7 8 9 10
③ 11 12 13 14 15 16 17 18
④ 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36
⑤ 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54
⑥ 55 56 1 asterisk 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86
⑦ 87 88 1 asterisk 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118
⑧ 119 120
1 asterisk 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70  
1 asterisk 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan