Jumat, 25 September 2026
14:15 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Hernia

Hernia

penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Penderita hernia, memang kebanyakan laki-laki, terutama anak-anak.

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Hernia_de_Morgani.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hernia Morgagni terlihat pada radiografi dada

Hernia, atau yang lebih dikenal dengan turun berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Penderita hernia, memang kebanyakan laki-laki, terutama anak-anak. Kebanyakan penderitanya akan merasakan nyeri, jika terjadi infeksi di dalamnya, misalnya, jika anak-anak penderitanya terlalu aktif.

Berasal dari bahasa Latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan isi yang keluar berupa bagian dari usus.[1]

Hernia yang terjadi pada anak-anak, lebih disebabkan karena kurang sempurnanya Procesus Vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Sementara pada orang dewasa, karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan karena faktor usia yang menyebabkan lemahnya otot dinding perut.

Penyakit hernia banyak diderita oleh orang yang tinggal di daerah perkotaan yang notabene terbiasa dengan aktivitas rutin, sehingga otot-otot di bagian badan tertentu kurang terlatih dan menjadi lemah dan tidak kuat. Melemahnya otot-otot pada bagian perut menyebabkan penyakit hernia rentan menghinggapinya.

Jenis-jenis hernia

Berdasarkan terjadinya, hernia dibagi atas:

  • hernia bawaan (kongenital)
  • hernia yang didapat (akuisita)

Berdasarkan letaknya, hernia dibagi menjadi:

  • hernia diafragma yaitu menonjolnya organ perut ke dalam rongga dada melalui lubang pada diafragma (sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut)
  • hernia inguinal yaitu penonjolan sebagian usus atau lemak di rongga perut ke arah selangkangan
  • hernia umbilical yaitu benjolan yang masuk melalui cincin umbilikus (pusar)
  • hernia femoral yaitu benjolan di lipat paha melalui anulus femoralis
  • hernia insisi yaitu penonjolan jaringan melalui luka operasi yang belum puliih pada bagian abdomen
  • hernia hiatus yaitu saat ada bagian lambung yang masuk melalui celah diafragma dan menonjol ke rongga dada
  • hernia spigelian yaitu saat sebagian usus mendorong jaringan ikat perut dan menonjol di bagian dinding perut depan kiri atau kanan bawah pusar.
  • hernia epigastrik yaitu menonjolnya jaringan lemak pada dinding abdomen, di antara pusar dan tulang dada bagian bawah
  • hernia otot yaitu menonjolnya sebagian otot pada abdomen akibat cedera olahraga

Berdasarkan sifatnya, hernia dibedakan menjadi:

  • reponibel, bila isi hernia dapat keluar masuk dalam waktu yang singkat.
  • hernia irreponibel, bila isi kantung hernia tidak dapat dikembalikan ke dalam rongga
  • strangulata, bila terdapat keluhan nyeri, biasanya karena terjepitnya pembuluh darah
  • incarserata, terdapat tanda obstruktif, seperti tidak bisa buang air besar, tidak bisa buang angin dan terdapat nyeri
  • hernia akreta, jika tidak ada keluhan rasa nyeri ataupun tanda sumbatan usus akibat perlekatan tersebut.

Diagnosis

Diagnosis dapat diawali dengan pemeriksaan fisik yang dilanjutkan dengan tes pencitraan berupa ultrasonografi, CT scan perut, MRI, X-ray saluran pencernaan, atau endoskopi[2]

Penanganan

Semua Hernia perlu operasi, Hernia Reponible yang tergolong ringan juga harus dioperasi, tetapi dapat dijadwalkan, sedangkan Hernia jenis lainnya harus segera dioperasi, karena dikhawatirkan akan/sudah menekan pembuluh darah, saraf atau jaringan lainnya, sehingga dapat mengakibatkan matinya/terganggunya organ tertentu. Sekarang ini operasi banyak disertai pemasangan Mesh/Jaring untuk memperkuat otot, walaupun demikian tidak ada jaminan bahwa Hernia tidak muncul kembali terutama bila Faktor Penyebabnya tidak dihilangkan.

Referensi

  1. ↑ Hutajulu, Novensia (2021-03-18). "KENALI & HINDARI PENYAKIT HERNIA INGUINALIS". ners.unair.ac.id (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-12-08.
  2. ↑ Halodoc. "Hernia - Gejala, Penyebab, dan Pengobatan". halodoc. Diakses tanggal 2023-12-08.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Saluran GI atas
Esofagus
Perut
Saluran GI bawah
Enteropati
Usus halus
(Duodenum/Jejunum/Ileum)
Usus Besar
(Apendiks/Usus Besar)
Besar dan/atau kecil
Rektum
Anal canal
Pendarahan GI
Kelenjar pencernaan
Hati
Kantung empedu
Saluran empedu/
Lainnya biliary tree
Pankreas
Lain
Hernia
Peritoneal
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan