Minggu, 27 September 2026
06:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Dispepsia

Dispepsia

dyspepsia

Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
250px-Abdominal_pain.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi dispepsia

Dispepsia adalah istilah umum yang menggambarkan sekelompok gejala pencernaan yang muncul bersamaan, termasuk nyeri, rasa terbakar, atau tidak nyaman di perut bagian atas; merasa kenyang terlalu cepat saat makan; dan merasa penuh setelah makan.[1] Dispepsia merupakan istilah deskriptif yang tidak menunjuk pada satu penyakit tertentu, melainkan pada pola gejala yang dapat bervariasi.[2]

Penyebab

Penyebab dispepsia secara umum dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu dispepsia organik dan dispepsia fungsional. Sebagian besar penderita dispepsia tidak memiliki penyakit yang dapat diidentifikasi secara jelas sebagai penyebab keluhan, sehingga termasuk dalam dispepsia fungsional.[3] Pasien dengan keluhan nyeri ulu hati yang dominan atau rasa tidak nyaman yang belum menjalani pemeriksaan apa pun didefinisikan sebagai mengalami dispepsia yang tidak diinvestigasi. Pada penderita dispepsia yang diperiksa, terdapat 5 penyebab utama yaitu refluks gastroesofageal (dengan atau tanpa esofagitis), obat-obatan, dispepsia fungsional, penyakit tukak lambung kronik, dan keganasan. Penyebab yang kurang mungkin termasuk penyakit saluran pankreas atau hepatobilier, gangguan motilitas, penyakit infiltrasi lambung (misalnya, gastritis eosinofilik, penyakit Crohn, sarkoidosis), penyakit celiac, angina usus, pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil (SIBO), sindroma iritasi usus besar (IBS) , gangguan metabolisme (misalnya hiperkalsemia, logam berat), radikulopati diabetik, hernia, dan nyeri dinding abdomen.[4]

Referensi

  1. ↑ "Indigestion (Dyspepsia) | NIDDK". National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-12-07.
  2. ↑ Heading, R. C. (1991-01). "Definitions of Dyspepsia". Scandinavian Journal of Gastroenterology (dalam bahasa Inggris). 26 (sup182): 1–6. doi:10.3109/00365529109109529. ISSN 0036-5521.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. ↑ Richter, J. E. (1991-01). "Dyspepsia: Organic Causes and Differential Characteristics from Functional Dyspepsia". Scandinavian Journal of Gastroenterology (dalam bahasa Inggris). 26 (sup182): 11–16. doi:10.3109/00365529109109531. ISSN 0036-5521.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ Harmon, R. Christopher; Peura, David A. (2010-3). "Evaluation and management of dyspepsia". Therapeutic Advances in Gastroenterology. 3 (2): 87–98. doi:10.1177/1756283X09356590. ISSN 1756-283X. PMC 3002574. PMID 21180593.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Saluran GI atas
Esofagus
Perut
Saluran GI bawah
Enteropati
Usus halus
(Duodenum/Jejunum/Ileum)
Usus Besar
(Apendiks/Usus Besar)
Besar dan/atau kecil
Rektum
Anal canal
Pendarahan GI
Kelenjar pencernaan
Hati
Kantung empedu
Saluran empedu/
Lainnya biliary tree
Pankreas
Lain
Hernia
Peritoneal
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan