Senin, 12 Oktober 2026
06:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Gunung Tsur

Gunung Tsur

gunung di Arab Saudi

Bagikan:
Jabal Tsur
330px-Jabele_thor_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Titik tertinggi
Ketinggian1.405 m (4.610 ft)
Koordinat21°22′39″N 39°51′03″E / 21.37750°N 39.85083°E / 21.37750; 39.85083
Geografi
Map of Saudi Arabia Showing the location of Jabal Thawr
Map of Saudi Arabia Showing the location of Jabal Thawr
Jabal Thawr
Location of Jabal Thawr in Saudi Arabia
LetakMekkah, Saudi Arabia

Jabal Tsur (bahasa Arab: جبل ثور) (Gunung Banteng) adalah nama sebuah gunung di Arab Saudi, terletak di bagian bawah Mekkah di sebelah selatan distrik Al-Misfalah.[1] Tinggi gunung adalah 1.405 m (4.610 kaki).[2]

Gua

Gunung ini terkenal karena di lerengnya terdapat sebuah gua yang dikenal sebagai Ghar al-Thawr (Gua Banteng), tempat Nabi Muhammad dan Abu Bakar Ash-Shiddiq berlindung dari kejaran kaum Quraisy, saat hijrah ke Madinah. Bagi kebanyakan umat Islam, gua tersebut memiliki makna religius, dan oleh karenanya banyak dikunjungi peziarah dan turis.

Kisah Nabi Muhammad dan Abu Bakar

Setelah menerima perintah hijrah dari Allah SWT, Nabi Muhammad SAW bersama sahabat setianya, Abu Bakar Ash-Shiddiq, meninggalkan Mekah secara diam-diam untuk berhijrah ke Madinah.

Kepergian mereka diketahui oleh kaum Quraisy yang kemudian mengejar karena ingin membunuh Nabi Muhammad. Untuk menghindari kejaran kaum Quraisy, Nabi Muhammad berdua dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq bersembunyi di sebuah gua yang berada di atas Gunung Tsur.

Kaum Quraisy yang mengejar sampai di mulut Gua Tsur. Saat itu, mereka melihat beberapa tanda yang membuat mereka yakin tidak ada orang di dalamnya yaitu: seekor laba-laba telah membuat sarang di mulut gua yang tampak utuh dan tidak rusak, dan seekor burung merpati bertelur di dekat pintu masuk gua, seolah-olah tidak ada yang mengganggu tempat tersebut.

Melihat tanda-tanda ini, kaum Quraisy beranggapan bahwa tidak mungkin ada orang di dalam gua karena sarang laba-laba dan telur burung merpati pasti sudah rusak jika ada yang masuk. Mereka pun akhirnya pergi, melanjutkan pencarian ke arah lain.

Selama berada di dalam gua, Abu Bakar merasa cemas akan keselamatan Nabi Muhammad. Namun, Nabi menenangkan Abu Bakar dengan berkata, "Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita." Penyediaan makanan dilakukan oleh putri Abu Bakar yaitu Asma' yang saat itu hamil tua namun tetap berupaya membantu menaiki bukit yang cukup tinggi, sementara suaminya berpura-pura menggembala kambing di sekitarnya sambil mencuri informasi dari dalam kota Mekah.[3]

Setelah tiga hari tiga malam bersembunyi di Gua Tsur, mereka melanjutkan perjalanan menuju Madinah dan tiba dengan selamat. Kisah ini menjadi salah satu bukti kebesaran Allah SWT dan kesetiaan Abu Bakar kepada Nabi Muhammad SAW.

Referensi

  1. ↑ "Celebrating Makkah al-Mukarramah as a capital of Islamic culture for 2005". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-05. Diakses tanggal 2017-08-13.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-11. Diakses tanggal 2017-08-13.
  3. ↑ Hisyam, Ibnu (205). Sirah Nabawiyah. Jakarta : Penerbit Qisthi Press. ISBN 978-979-1303-91-0
Keluarga
Orang tua
Orang tua asuh
Saudara-saudara dan kerabat lainnya
Istri
Keturunan
Anak
Cucu
Mukjizat
Peristiwa
Tokoh-tokoh terkait
Topik lainnya
Hal-hal terkait
Kitab
Hadis
Kitab sejarah
Sirah Nabawiyah
Selawat
Tempat
Kota
Tempat khusus
Masjid
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan