| Gregoria Mariska Tunjung | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tunjung pada tahun 2024 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama Panggilan | Jorji[1] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama lahir | Gregoria Mariska Tunjung Cahyaningsih[2][3] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Negara | Indonesia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lahir | 11 Agustus 1999 (umur 27) Wonogiri, Indonesia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,64 m (5 ft 5 in) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Berat | 57 kg (126 pon) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tahun aktif | 2013–sekarang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pegangan | Kanan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pelatih | Imam Tohari Nunung Subandoro Indra Wijaya Herli Djaenudin | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pasangan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tunggal putri | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat tertinggi | 5 (WS, 14 Januari 2025) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat saat ini | 146 (WS, 8 September 2026) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rekam medali
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Profil di BWF | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Terakhir diperbarui: 12 September 2026 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gregoria Mariska Tunjung Cahyaningsih (lahir 11 Agustus 1999) adalah pemain bulu tangkis tunggal putri asal Indonesia. Ia berasal dari PB. Mutiara Cardinal Bandung dan masuk Pelatnas Cipayung sejak tahun 2013. Gregoria tampil sebagai juara tunggal putri Kejuaraan Dunia Junior BWF 2017 di Yogyakarta setelah terakhir kali Indonesia menjadi juara Kejuaraan Dunia Junior BWF di Jakarta tahun 1992. Selain itu, Gregoria juga meraih medali perak di Kejuaraan Asia Junior 2016 di Bangkok, Thailand, dan meraih medali perunggu Pesta Olahraga Asia Tenggara 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia[4][5] serta Pesta Olahraga Asia Tenggara 2021 di Bac Giang, Vietnam.[6][7] Prestasi terbaiknya adalah saat dia meraih medali perunggu pada Olimpiade Paris 2024.[8]
Karier
Pada 2014, Tunjung berhasil mencapai final Malaysia International setelah memulai turnamen dari babak kualifikasi. Dalam perjalanannya, ia mengalahkan sejumlah lawan, termasuk unggulan pertama Aprilia Yuswandari. Namun, pada partai final, ia dikalahkan Chen Jiayuan dalam dua gim langsung.[9] Pada 2015, dalam usia 16 tahun, Tunjung menjadi juara Singapore International setelah mengalahkan wakil tuan rumah Yeo Jia Min pada pertandingan final.[10] Ia kemudian kembali meraih gelar juara di Indonesia International Challenge yang diselenggarakan di Surabaya.[11]
Pada 2016, Tunjung meraih medali perak pada nomor tunggal putri di Kejuaraan Junior Asia.[12]
Tunjung mengawali musim 2017 dengan mencapai final turnamen BWF Grand Prix Syed Modi International. Ia menjadi juara kedua setelah dikalahkan unggulan pertama sekaligus peraih medali perak Olimpiade Musim Panas 2016, P. V. Sindhu.[13] Ia juga menjadi runner-up pada Indonesia International Series setelah kalah dari Kisona Selvaduray.[14] Pada Agustus, Tunjung meraih medali perunggu pada nomor individu dan beregu di Pesta Olahraga Asia Tenggara.[15][16] Pada bulan Oktober, ia menjadi pemain Indonesia pertama dalam 25 tahun yang berhasil memenangkan gelar tunggal putri pada Kejuaraan Dunia Junior.[17]
Meskipun telah meraih gelar juara dunia junior, perjalanan Tunjung di tingkat senior berlangsung cukup berliku. Pada 2018, ia hanya meraih satu gelar, yaitu Finnish Open, setelah mengalahkan rekan senegaranya, Ruselli Hartawan, pada partai final.[18] Pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2019, ia meraih medali perak bersama tim putri Indonesia,[19] tetapi gagal meraih medali pada nomor individu setelah tersingkir di perempat final oleh Kisona Selvaduray.[20]
Tunjung lolos ke Olimpiade Tokyo sebagai satu-satunya wakil Indonesia pada nomor tunggal putri. Debutnya di Olimpiade berakhir pada babak 16 besar setelah dikalahkan Ratchanok Intanon.[21] Ia kemudian menjadi bagian dari tim Indonesia pada Piala Sudirman 2021. Indonesia berhasil melaju ke babak gugur, tetapi tersingkir di perempat final setelah kalah dari Malaysia.[22] Selanjutnya, Tunjung tampil pada Piala Uber 2020 yang penyelenggaraannya ditunda hingga 2021. Hasil yang diraihnya pada turnamen-turnamen BWF World Tour juga belum sesuai harapan. Ia tersingkir pada babak kedua dalam rangkaian turnamen Eropa di Denmark, Prancis, dan Jerman, serta pada Indonesia Masters. Ia kemudian tersingkir pada babak pertama Indonesia Open.
Tunjung mengawali 2022 dengan hasil yang lebih baik ketika dipercaya menjadi kapten tim putri Indonesia pada Kejuaraan Beregu Asia. Ia memenangkan seluruh pertandingannya sejak fase grup dan turut membantu Indonesia mengalahkan Korea Selatan pada partai final.[23] Namun, performanya pada turnamen individu masih belum konsisten. Setelah tersingkir pada babak pertama Indonesia Open, peringkatnya turun ke posisi ke-31.[24] Pada paruh kedua 2022, Tunjung meraih medali perunggu pada nomor tunggal putri di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2021 serta medali perak pada nomor beregu putri.[25][26] Ia kemudian mencapai final pertamanya pada ajang Tur Dunia BWF di Australian Open 2022. Pada partai final, ia kalah dari An Se-young dalam dua gim langsung.[27] Berkat keberhasilannya menjadi runner-up di Australia, peluang Tunjung untuk tampil pada Final Tur Dunia BWF 2022 semakin terbuka. Setelah P. V. Sindhu mengundurkan diri, Tunjung memperoleh promosi dan secara resmi menjadi tunggal putri Indonesia pertama yang lolos ke Final Tur Dunia BWF.[28] Ia menempati posisi keempat di klasemen Grup A, dengan satu kemenangan atas Chen Yufei dan dua kekalahan dari An Se-young serta Akane Yamaguchi.[29]
2023
Tunjung mengawali musim 2023 dengan hasil yang kurang memuaskan. Ia tersingkir pada babak kedua Malaysia Open setelah kalah dari Hsu Wen-chi, meskipun sebelumnya meraih kemenangan impresif atas He Bingjiao pada babak pertama.[30] Ia juga tersingkir pada babak kedua India Open setelah dikalahkan unggulan kedua asal Korea Selatan, An Se-young.[31] Pada Indonesia Masters, Tunjung berhasil mencapai perempat final sebelum kalah dari Han Yue.[32] Di Kejuaraan Beregu Campuran Asia yang berlangsung di Dubai, Tunjung membantu tim nasional Indonesia mencapai perempat final, tetapi Indonesia kemudian kalah 1–3 dari Korea Selatan.[33]
Tunjung mulai menunjukkan perkembangan dengan mencapai perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Inggris Terbuka pada Maret. Di babak tersebut, ia memberikan perlawanan ketat kepada unggulan keempat sekaligus peraih medali emas Olimpiade, Chen Yufei.[34] Hasil tersebut berlanjut di Swiss Open, ketika Tunjung mencapai semifinal sebelum dikalahkan juara turnamen, Pornpawee Chochuwong.[35]
Tunjung kemudian meraih gelar BWF World Tour pertamanya di Spain Masters setelah mengalahkan P. V. Sindhu pada final. Kemenangan tersebut juga menjadi kemenangan pertamanya atas Sindhu dalam delapan pertemuan.[36] Setelah pencapaian itu, peringkat dunia Tunjung naik ke posisi ke-10, menjadikannya tunggal putri Indonesia pertama yang masuk 10 besar sejak Maria Kristin Yulianti pada 2008.[37]
Pada April, Tunjung mencapai perempat final Kejuaraan Asia, tetapi tersingkir setelah kalah dari Chen Yufei dalam tiga gim.[38] Bersama tim Indonesia, ia kemudian tampil pada Piala Sudirman 2023 di Suzhou, Tiongkok. Tunjung memenangkan dua pertandingan pada fase grup, masing-masing melawan Talia Ng dari Kanada dan Yvonne Li dari Jerman. Indonesia melaju ke babak gugur, tetapi tersingkir di perempat final setelah kalah dari Tiongkok. Dalam pertandingan tersebut, Tunjung kembali dikalahkan Chen Yufei.[39] Pada pekan berikutnya, Tunjung kembali mengalahkan Sindhu dan berhasil mencapai final Super 500 pertamanya di Malaysia Masters. Namun, ia kalah dari Akane Yamaguchi pada partai final.[40][41]
Tunjung kemudian mengalami tersingkir lebih awal di Singapore,[42] Indonesia,[43] dan Korea Opens,[44] Ia bangkit di Japan Open dengan mencapai semifinal setelah mengalahkan Akane Yamaguchi. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dari He Bingjiao.[45] Pada Kejuaraan Dunia, Tunjung kembali menghadapi Yamaguchi, tetapi kali ini kalah di perempat final.[46] Ia juga tampil pada Asian Games 2022, tetapi gagal meraih medali baik pada nomor beregu setelah Indonesia kalah dari Tiongkok maupun nomor individu setelah dikalahkan Aya Ohori.[47][48]
Dalam rangkaian turnamen Eropa, Tunjung mengalami dua kekalahan pada babak awal di Denmark Open dan French Open, keduanya dari P. V. Sindhu.[49][50] Ia kemudian bangkit di Kumamoto Masters dengan mengalahkan Chen Yufei pada final. Kemenangan tersebut menjadikannya tunggal putri Indonesia pertama yang memenangkan gelar Super 500 atau turnamen setara sejak kategori tersebut diperkenalkan pada 2007.[51] Setelah itu, Tunjung tersingkir pada babak kedua China Masters setelah kalah dari Nozomi Okuhara.[52] Meskipun demikian, ia berhasil mengamankan tempat di Final Tur Dunia BWF dan tergabung dalam Grup A bersama An Se-young, Tai Tzu-ying dan Kim Ga-eun.[53]
2024–2025
Pada Mei, Tunjung terpilih sebagai anggota tim putri Indonesia pada Piala Uber. Ia turut membawa Indonesia mencapai final Piala Uber untuk pertama kalinya sejak 2008. Pada partai final, Indonesia kalah dari Tiongkok dengan skor 0–3.[54] Pada Olimpiade Musim Panas 2024 Paris, pemain Spanyol Carolina Marín mengundurkan diri dari pertandingan semifinal melawan He Bingjiao dari Tiongkok akibat cedera lutut kanan. Akibatnya, pertandingan perebutan medali perunggu dibatalkan dan Tunjung secara otomatis dianugerahi medali perunggu.[55] Pada 2025, Tunjung tampil untuk kelima kalinya di Pesta Olahraga Asia Tenggara dan membantu tim Indonesia meraih medali perak.[56]
Penghargaan dan Nominasi
| Penghargaan | Tahun | Kategori | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|
| Penghargaan BWF | 2017 | Pemain Paling Menjanjikan Eddy Choong | Nominasi | [57] |
| 2018 | Nominasi | [58] | ||
| Indonesian Sport Awards | 2018 | Atlet Beregu Putri Terfavorit bersama Tim Bulu Tangkis Putri Pesta Olahraga Asia 2018 | Menang | [59] |
| iNews Indonesia Awards | 2023 | Atlet Terfavorit | Nominasi | [60] |
| RCTI Indonesian Sports Entertainment Awards | 2024 | Atlet Putri Terpopuler | Nominasi | [61] |
| Santini JebreeetMedia Awards | Atlet Putri Terfavorit | Nominasi | [62] |
Prestasi
Olimpiade
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2024 | Arena Porte de La Chapelle, Paris, Prancis | Walkover |
Pesta Olahraga Asia Tenggara
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2017 | Arena Axiata, Kuala Lumpur, Malaysia | 20–22, 13–21 | ||
| 2021 | Gimnasium Bac Giang, Bắc Giang, Vietnam | 18–21, 15–21 |
Kejuaraan Dunia Junior
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2017 | GOR Among Rogo, Yogyakarta, Indonesia | 21–13, 13–21, 24–22 |
Kejuaraan Asia Junior
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2016 | Pusat Pelatihan Bulu Tangkis CPB, Bangkok, Thailand | 23–25, 14–21 |
Kejuaraan Asia Pelajar
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2015 | GOR Banda Baru, Batam, Indonesia | 12–21, 15–21 |
Tur Dunia BWF (2 gelar, 5 finalis)
Tur Dunia BWF, yang diumumkan pada 19 Maret 2017 dan dilaksanakan mulai 2018, adalah serangkaian turnamen bulu tangkis elit yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).[63] Tur Dunia BWF dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu Final Tur Dunia, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari Tur Dunia BWF HSBC), dan Tur BWF Super 100.[64]
Tunggal putri
| Tahun | Turnamen | Tingkat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|---|
| 2022 | Australia Terbuka | Super 300 | 17–21, 9–21 | ||
| 2023 | Spanyol Masters | Super 300 | 21–8, 21–8 | ||
| 2023 | Malaysia Masters | Super 500 | 17–21, 7–21 | ||
| 2023 | Jepang Masters | Super 500 | 21–12, 21–12 | ||
| 2024 | Swiss Terbuka | Super 300 | 19–21, 21–13, 20–22 | ||
| 2024 | Jepang Masters | Super 500 | 12–21, 12–21 | ||
| 2025 | Jepang Masters | Super 500 | 16–21, 20–22 |
Grand Prix BWF/IBF (1 finalis)
Grand Prix Bulu Tangkis Dunia adalah serangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF) antara 1983 hingga 2006. Sirkuit turnamen ini dilanjutkan oleh Grand Prix BWF yang diselenggarakan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) antara 2007 hingga 2017. Grand Prix BWF dibagi menjadi tingkatan Grand Prix Gold dan Grand Prix.
Tunggal putri
| Tahun | Turnamen | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2017 | Syed Modi International | 13–21, 14–21 |
- Turnamen Grand Prix Gold BWF
- Turnamen Grand Prix BWF/IBF
Sirkuit Kontinental BWF/IBF (3 gelar, 2 finalis)
Tunggal putri
| Tahun | Turnamen | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2014 | Malaysia International | 8–21, 19–21 | ||
| 2015 | Singapura International | 22–20, 21–15 | ||
| 2015 | Indonesia International | 21–15, 15–21, 21–7 | ||
| 2017 | Indonesia International | 21–10, 16–21, 19–21 | ||
| 2018 | Finlandia Terbuka | 21–7, 21–13 |
- Turnamen International Challenge BWF/IBF
- Turnamen International Series BWF/IBF
- Turnamen Future Series BWF/IBF
Sirkuit Internasional Junior BWF (2 gelar, 2 finalis)
Tunggal putri
| Tahun | Turnamen | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2013 | Indonesia International Junior | 18–21, 16–21 | ||
| 2014 | Indonesia International Junior | 17–21, 10–21 | ||
| 2015 | Indonesia International Junior | 21–16, 19–21, 21–19 | ||
| 2017 | Banthongyord International Junior | 21–11, 21–14 |
- Turnamen International Grand Prix Junior BWF
- Turnamen International Challenge Junior BWF
- Turnamen International Series Junior BWF
- Turnamen Future Series Junior BWF
Pekan Olahraga Nasional
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2016 | GOR Bima, Cirebon, Jawa Barat | 21–14, 18–21, 13–21 |
Kejuaraan Nasional
Tunggal putri
| Tahun | Tempat | Lawan | Skor | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2015 | Tennis Indoor Senayan, Jakarta | 21–23, 17–21 |
Referensi
- ↑ Salsabilla Putri, Rindi (3 Agustus 2024). "Gregoria Bawa RI ke Semifinal Olimpiade 2024, "Jorji" Menggema di X" [Gregoria brings Indonesia to semifinal of the Olympic 2024, "Jorji" echoes on X]. CNBC Indonesia. Diakses tanggal 7 Agustus 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sasongko, Tjahjo (28 Juni 2014). "Gregoria Juara di Solo". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-06. Diakses tanggal 19 Maret 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Profil dan Biodata Gregoria Mariska Tunjung, Atlet Indonesia di Badminton Olimpiade Paris 2024". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2024-09-04.
- ↑ Pramana, Edy (28 Agustus 2017). "Kejutan Gregoria Mariska Tak Berlanjut di Semifinal". Jawa Pos. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Saleh, Nurdin (23 Agustus 2017). "Tim Bulu Tangkis Putri Hanya Bisa Raih Perunggu SEA Games 2017". Tempo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Februari 2018. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Fitriyanto; Ahmad, Muhamma (21 Mei 2022). "Tunggal Putri Bulu Tangkis Sumbang Dua Perunggu SEA Games 2021". Republika. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Zilky, Ahmad; Indriawati, Tri (18 Mei 2022). "Raih Perak di SEA Games 2021, Tim Bulu Tangkis Putri Tuntaskan Target". Kompas. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juni 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BWF: Gregoria Resmi Raih Medali Perunggu Olimpiade 2024". CNN Indonesia. 4 Agustus 2024. Diakses tanggal 4 Agustus 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sasongko, Tjahjo (16 November 2014). "Giliran Hafiz/Shella Selamatkan Wajah Indonesia". Kompas. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ramadhan, Bilal (23 Agustus 2015). "Pemain Muda Indonesia Raih Tiga Gelar Juara di Singapore Series". Republika. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Paul, Rajes (6 September 2015). "No joy for Jing Yi in Indonesian badminton meet". The Star. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 September 2015. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Jew, Gerald (17 Juli 2016). "Asian Juniors Finals – Du's doubles double starts sweep". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Juli 2016. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Deep, Sharad (29 Januari 2017). "PV Sindhu, Sameer Verma claim Syed Modi International GP titles". Hindustan Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Januari 2017. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Efendi, Yusuf (15 Mei 2017). "Berita Badminton: Gregoria Mariska Gagal Juara Di Indonesia International Series 2017". Liga Olahraga. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Pramana, Edy (28 Agustus 2017). "Kejutan Gregoria Mariska Tak Berlanjut di Semifinal". Jawa Pos. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Saleh, Nurdin (23 Agustus 2017). "Tim Bulu Tangkis Putri Hanya Bisa Raih Perunggu SEA Games 2017". Tempo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Februari 2018. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hearn, Don (22 Oktober 2017). "World Juniors Finals – Gregoria enchants!". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2017. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sasongko, Tjahjo (9 April 2018). "Tiga gelar juara dari Finlandia". Kompas. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Juli 2018. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "SEA Games: Indonesian badminton women's team gets silver after losing to Thailand". The Jakarta Post. 3 Desember 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2019. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Badminton SEA Games 2019, Gregoria Mariska gagal ke semifinal". Kompas. 7 Desember 2019. Diakses tanggal 3 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hasil Olimpiade Tokyo – Gregoria Mariska terhenti usai kalah dari Intanon". Kompas. 29 Juli 2021. Diakses tanggal 3 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Paul, Rajes (2 Oktober 2021). "Fighting Malaysia stun mighty Indonesia to reach Sudirman Cup semi-finals". The Star. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Kilau kapten Srikandi Indonesia Gregoria Mariska Tunjung di ajang BATC 2022 bikin silau". Tribun News. Diakses tanggal 3 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Cerita Gregoria Mariska setelah terlempar dari 30 besar dunia". JPNN. Diakses tanggal 2023-04-03.
- ↑ Fitriyanto; Ahmad, Muhamma (21 Mei 2022). "Tunggal putri bulu tangkis sumbang dua perunggu SEA Games 2021". Republika. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Zilky, Ahmad; Indriawati, Tri (18 Mei 2022). "Raih Perak di SEA Games 2021, Tim Bulu Tangkis Putri Tuntaskan Target". Kompas. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juni 2022. Diakses tanggal 31 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ayudiana, Shofi (20 November 2022). Ramdani, Dadan (ed.). "Kalah dari An Se Young, Gregoria runner-up Australian Open 2022". Antara. Diakses tanggal 22 November 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Resmi, Gregoria Mariska masuk daftar peserta BWF World Tour Finals 2022". Kompas. 25 November 2022. Diakses tanggal 3 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rohman, Ainur (9 Desember 2022). "Dalam Kondisi Kram dan Sakit, Gregoria Mau Berjuang sampai Akhir". Jawa Pos. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2022. Diakses tanggal 15 Desember 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hasil 16 Besar Malaysia Open 2023: Kena hajar wakil Taiwan, Gregoria Mariska relakan tiket perempat-final". Okezone. 12 Januari 2023. Diakses tanggal 12 Januari 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hasil India Open: Gregoria Kalah dari An Se Young". CNN Indonesia. 19 Januari 2023. Diakses tanggal 19 Januari 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gagal melaju ke semifinal Indonesia Masters 2023, Gregoria Mariska kecewa". Okezone. 27 Januari 2023. Diakses tanggal 27 Januari 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BAMTC 2023: Kalah dari Korsel 1-3, Indonesia tersingkir!". Detik. 17 Februari 2023. Diakses tanggal 17 Februari 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ikhsan, Harley (17 Maret 2023). "Hasil All England 2023: Giliran Gregoria Mariska Tunjung yang Tersingkir". Liputan 6. Diakses tanggal 2 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gagal ke final Swiss Open 2023, Gregoria Mariska Tunjung akui tak bisa lepas dari tekanan lawan". Tempo. 26 Maret 2023. Diakses tanggal 2 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Spain Masters: Breakthrough title win for Tunjung". Badminton World Federation. 3 April 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 April 2023. Diakses tanggal 5 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ SKOR.ID. "Gregoria Mariska Tunjung Akhiri Penantian 14 Tahun Indonesia". www.skor.id. Diakses tanggal 2023-11-19.
- ↑ Zilky, Ahmad (28 April 2023). "Hasil Badminton Asia Championships 2023: Gregoria Takluk Usai Berjuang Tiga Gim". Kompas. Diakses tanggal 30 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rusdi K, Putra (19 Mei 2023). "Hasil Lengkap China Vs Indonesia di Perempatfinal Piala Sudirman 2023". Detik. Diakses tanggal 19 Mei 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ng, Chia Yin (28 Mei 2023). "Gregoria takes big step towards breaking into world's top five". The Star. Diakses tanggal 28 Mei 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bachtiar, Roy Rosa (28 Mei 2023). Risqiyati, Eka Arifa (ed.). "Gregoria tampil buruk dan pupuskan harapan gelar BWF Super 500 perdana". Antara. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Mei 2023. Diakses tanggal 28 Mei 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wijaya, Frengky Tanto (8 Juni 2023). "Hasil Singapore Open 2023: Gregoria Dikandaskan Tai Tzu Ying di 16 Besar". Kompas. Diakses tanggal 8 Juni 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wijaya, Frengky Tanto (13 Juni 2023). "Hasil Indonesia Open 2023: Banyak Kesalahan, Gregoria Takluk dari Pusarla Sindhu". Kompas. Diakses tanggal 13 Juni 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wijaya, Frengky Tanto (20 Juli 2023). "Hasil Korea Open 2023: Gregoria Mariska Kalah dari Ranking 38 Dunia". Kompas. Diakses tanggal 20 Juli 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Puspa, Farahdilla (29 Juli 2023). "Hasil Japan Open 2023: Bermain 60 Menit, Gregoria Terhenti pada Semifinal". Kompas. Diakses tanggal 30 Juli 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Y, Nestri (26 Agustus 2023). "Hasil Kejuaraan Dunia 2023 - Lutut Berbalut Perban hingga Akurasi Pukulan Menurun Drastis, Gregoria Kena Revans Juara Bertahan". BolaSport. Diakses tanggal 26 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Badminton nightmare". The Jakarta Post. 7 Oktober 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Oktober 2023. Diakses tanggal 15 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "China shuttlers reach men's, women's team semis at Asiad". Xinhua. 29 September 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Oktober 2023. Diakses tanggal 15 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Yunus, Sapto (2023-10-19). "Hasil Denmark Open 2023: Gregoria Mariska Tunjung Gugur di Babak 16 Besar". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-19.
- ↑ Indonesia, C. N. N. "Hasil French Open: Gregoria Kalah dari Sindhu Usai Duel 69 Menit". olahraga. Diakses tanggal 2023-11-19.
- ↑ Mikkelsen, Sebastian (19 November 2023). "BWF Kumamoto Masters Japan 2023: Viktor Axelsen and Gregoria Mariska Tunjung claim titles". Olympics. Diakses tanggal 19 November 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sari, Okdwitya Karina. "Hasil China Masters 2023: Gregoria Tersingkir di Babak 16 Besar". detiksport. Diakses tanggal 2023-12-12.
- ↑ Widiastuti, Rina (2023-12-12). "Hadapi Tai Tzu Ying di Pertandingan Pertama BWF World Tour Finals 2023, Gregoria Mariska Tunjung Waspada". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-12.
- ↑ Rayadi, Mitha Paradilla (5 Mei 2024). "Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Raih Medali Perak Uber 2024 setelah Puasa Selama 16 Tahun". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 5 Mei 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BWF: Gregoria Resmi Raih Medali Perunggu Olimpiade 2024". CNN Indonesia. 4 Agustus 2024. Diakses tanggal 4 Agustus 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Novitasari Dewi, Salusi (10 Desember 2025). "Final Bulutangkis SEA Games 2025: Ana/Trias Kalah, RI Raih Perak". Detik. Diakses tanggal 11 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Axelsen, Tai in Battle for Player Awards". bwfbadminton.com. 7 Desember 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-07. Diakses tanggal 2021-08-07.
- ↑ "Nominees Announced for BWF's Night of Nights". bwfbadminton.com. 7 Desember 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-22. Diakses tanggal 2021-08-07.
- ↑ "Inilah Daftar Terfavorit Indonesian Sport Awards 2018". Detik. 23 November 2018. Diakses tanggal 24 November 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ "Pilih Atlet Favoritmu dalam Gemerlap Ajang Penghargaan Bergengsi, Indonesia Awards 2023 dan Peluncuran iNews Media Group, pada 31 Agustus 2023, LIVE Hanya di iNews". 18 Agustus 2023. Diakses tanggal 15 September 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Taofik, Luri Handayani (25 Juni 2024). "Daftar Kategori dan Nominasi Indonesian Sport and Entertainment Awards 2024, Raffi Ahmad hingga Shin Tae-Yong". Radar Tasik. Diakses tanggal 6 Juli 2024.
- ↑ Nabila, Arin (27 September 2024). "Daftar Pemenang JebreeetMedia Awards 2024, Rizky Ridho Jadi Atlet Pria Terfavorit". Skor.id. Diakses tanggal 5 Oktober 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Alleyne, Gayle (19 Maret 2017). "BWF Launches New Events Structure". BWF Fansite (dalam bahasa Inggris). Federasi Bulu Tangkis Dunia. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Desember 2017. Diakses tanggal 29 November 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sukumar, Dev (10 Januari 2018). "Action-Packed Season Ahead!". BWF World Tour (dalam bahasa Inggris). Federasi Bulu Tangkis Dunia. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Januari 2018. Diakses tanggal 15 Januari 2018.
Pranala luar
- Gregoria Mariska Tunjung di BWFbadminton.com
- Gregoria Mariska Tunjung di BWF.tournamentsoftware.com
- Gregoria Mariska Tunjung di Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia
- (Inggris)Gregoria Mariska Tunjung di Olympics.com
- (Inggris)Gregoria Mariska Tunjung di Olympedia.org
- Gregoria Mariska Tunjung di InterSportStats
- Gregoria Mariska Tunjung di Instagram
| |
| Angkat besi | |
| Atletik | |
| Bulu tangkis | |
| Dayung | |
| Menembak | |
| Panahan | |
| Renang | |
| Selancar | |
| |
| Angkat besi | |
| Atletik | |
| Balap sepeda | |
| Bulu tangkis | |
| Dayung | |
| Judo | |
| Menembak | |
| Panahan | |
| Panjat tebing | |
| Renang | |
| Selancar | |
| Senam | |
Atlet : 29 di 12 cabang Pembawa bendera : Maryam March Maharani (pembukaan) / Rizki Juniansyah (penutupan) | |