Sabtu, 03 Oktober 2026
07:33 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Akane Yamaguchi

Akane Yamaguchi

Pemain bulu tangkis Jepang

Bagikan:
Akane Yamaguchi
250px-Akane_Yamaguchi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Akane pada Indonesia Terbuka 2015
Informasi pribadi
NegaraJepang
Lahir6 Juni 1997 (umur 29)
Katsuyama, Prefektur Fukui, Jepang
Tinggi156 cm (5 ft 1 in)
Berat55 kg (121 pon)
PeganganKanan
PelatihKaori Imabeppu
Tunggal putri
Rekor karier385 menang, 128 kalah
Peringkat tertinggi1 (19 April 2018)
Peringkat saat ini2 (28 July 2023[1])
Rekam medali
Bulu tangkis putri
Mewakili  Jepang
Kejuaraan Dunia BWF
Medali emas – tempat pertama Huelva 2021 Tunggal Putri
Medali emas – tempat pertama Tokyo 2022 Tunggal Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Nanjing 2018 Tunggal Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Copenhagen 2023 Tunggal Putri
Piala Sudirman
Medali perak – tempat kedua Dongguan 2015 Beregu Campuran
Medali perak – tempat kedua Nanning 2019 Beregu Campuran
Medali perak – tempat kedua Vantaa 2021 Beregu Campuran
Medali perunggu – tempat ketigaGold Coast 2017 Beregu Campuran
Medali perunggu – tempat ketigaSuzhou 2023 Beregu Campuran
Piala Uber
Medali emas – tempat pertama Bangkok 2018 Beregu Putri
Medali perak – tempat kedua New Delhi 2014 Beregu Putri
Medali perak – tempat kedua Aarhus 2020 Beregu Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Kunshan 2016 Beregu Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Bangkok 2022 Beregu Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Chengdu 2024 Beregu Putri
Asian Games
Medali emas – tempat pertama Jakarta–Palembang 2018 Beregu Putri
Medali perunggu – tempat ketigaIncheon 2014 Beregu Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Hangzhou 2022 Beregu Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Jakarta–Palembang 2018 Tunggal Putri
Badminton Asia Championships
Medali emas – tempat pertama Wuhan 2019 Tunggal Putri
Medali perak – tempat kedua Wuhan 2017 Tunggal Putri
Medali perak – tempat kedua Manila 2022 Tunggal Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Dubai 2023 Tunggal Putri
Badminton Asia Mixed Team Championships
Medali emas – tempat pertama Ho Chi Minh 2017Beregu Campuran
Badminton Asia Team Championships
Medali emas – tempat pertamaAlor Setar 2018Beregu Putri
Medali emas – tempat pertamaManila 2020Beregu Putri
East Asian Games
Medali perunggu – tempat ketiga Tianjin 2013Tunggal Putri
Medali perunggu – tempat ketiga Tianjin 2013Beregu Putri
Youth Olympic Games
Medali perak – tempat keduaNanjing 2014 Tunggal Putri
Kejuaraan Dunia Junior BWF
Medali emas – tempat pertama2014 Alor SetarTunggal Putri
Medali emas – tempat pertama2013 BangkokTunggal Putri
Medali perak – tempat kedua2012 ChibaTunggal Putri
Medali perak – tempat kedua2012 ChibaBeregu Campuran
Medali perunggu – tempat ketiga2014 Alor SetarBeregu Campuran
Asian Youth Games
Medali emas – tempat pertama2013 NanjingGanda Campuran
Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior
Medali emas – tempat pertama2014 TaipeiTunggal Putri
Medali emas – tempat pertama2012 GimcheonBeregu Campuran
Medali perunggu – tempat ketiga2014 TaipeiBeregu Campuran
Medali perunggu – tempat ketiga2013 Kota KinabaluBeregu Campuran
Medali perunggu – tempat ketiga2012 GimcheonTunggal Putri
Profil di BWF

Akane Yamaguchi (山口 茜,, Yamaguchi Akane, lahir 6 Juni 1997) dalah pemain bulu tangkis Jepang yang berkompetisi di nomor tunggal putri. Ia merupakan mantan pemain peringkat satu dunia dan menjadi pemain tunggal Jepang pertama yang mencapai peringkat teratas dunia pada 19 April 2018. Yamaguchi merupakan juara dunia tiga kali, setelah memenangkan gelar tersebut pada 2021, 2022, dan 2025. Pencapaian tersebut menjadikannya pemain Jepang pertama dari semua nomor yang berhasil meraih tiga gelar juara dunia. Kemenangan penting lainnya dalam turnamen individu yang diraihnya meliputi All England Open, Kejuaraan Asia, dan BWF World Tour Finals sebagai turnamen penutup musim.

Pada tingkat junior, Yamaguchi memenangkan Kejuaraan Dunia Junior dua kali berturut-turut pada 2013 dan 2014. Ketika masih berstatus pemain junior, ia juga mulai berkompetisi di tingkat senior dan menjadi pemain termuda yang memenangkan turnamen BWF Super Series setelah menjuarai Japan Open 2013.

Dalam ajang beregu, Yamaguchi merupakan bagian dari tim yang meraih medali emas pada Asian Games 2018, Uber Cup 2018, Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2017, serta Kejuaraan Beregu Asia 2018 dan 2020. Pada awal kariernya, ia dinobatkan sebagai BWF Most Promising Player of the Year pada 2013 dan 2014. Pada 2022, ia kemudian menerima penghargaan BWF Female Player of the Year.

Kehidupan awal dan karier junior

Akane Yamaguchi lahir di Katsuyama, Prefektur Fukui, Jepang, pada 6 Juni 1997.[2] Sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, ia diperkenalkan kepada bulu tangkis oleh kedua kakaknya dan pertama kali memegang raket pada usia tiga tahun.[3][4] Pada usia lima tahun, ia mulai menekuni bulu tangkis secara kompetitif dengan bimbingan ayahnya di Heisenji Sports Club, sebuah klub olahraga setempat.[5] Yamaguchi menyatakan bahwa kekalahan dari kedua kakaknya mendorongnya untuk meningkatkan kemampuannya.[6] Setelah didiagnosis menderita asma pada masa kanak-kanak, ia mengikuti latihan renang hingga kelas enam sekolah dasar untuk meningkatkan kesehatan dan keseimbangan tubuhnya, dengan berfokus pada gaya punggung untuk mengimbangi kecenderungan penggunaan satu sisi tubuh dalam bulu tangkis.[5] Semasa kecil, Yamaguchi memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai para pemain terbaik Jepang maupun dunia. Sebaliknya, ia mengembangkan kemampuannya dengan mempelajari permainan para pemain dan pelatih di daerahnya.[3]

Saat bersekolah di Sekolah Dasar Heisenji, ia lima kali menjadi juara Turnamen ABC Sekolah Dasar Nasional dan memenangkan gelar tunggal putri Kejuaraan Bulu Tangkis Sekolah Dasar Nasional selama empat tahun berturut-turut.[5] Pada usia sembilan tahun, ia terpilih masuk tim nasional junior.[7] Saat bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Katsuyama Minami, ia memenangkan Divisi Pendatang Baru Kejuaraan Junior Jepang pada tahun pertamanya. Pada tahun ketiganya, ia meraih gelar Kejuaraan Sekolah Menengah Pertama Nasional.[5] Pada usia 14 tahun, ia menjadi pemain termuda yang tampil di All Japan Championships, meskipun ia kalah pada babak pertama.[4]Pada Desember 2012, ketika berusia 15 tahun, ia menjadi pemain termuda yang pernah dipilih untuk memperkuat tim nasional A Jepang.[7][5]

Meskipun menerima tawaran dari sejumlah sekolah yang memiliki program bulu tangkis unggulan, Yamaguchi memilih bersekolah di sekolah menengah setempat, Sekolah Menengah Katsuyama Minami, agar dapat bermain bersama teman-temannya sejak kecil.[8] Dari 2013 hingga 2015, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah turnamen yang memenangkan tiga gelar tunggal secara berturut-turut pada National High School Championships (Inter-High).[9] Pada 2014, dalam usia 17 tahun 6 bulan, ia menjadi siswa sekolah menengah keempat yang memenangkan All Japan Championships dan menjadi juara termuda kedua dalam sejarah turnamen tersebut, setelah Nozomi Okuhara.[10][11][12] Setelah lulus pada 2016, ia bergabung dengan tim bulu tangkis Kumamoto Saishunkan.[13]

Karier

2012: Debut internasional

Yamaguchi memulai karier internasionalnya di tingkat junior pada 2012. Pada Kejuaraan Junior Asia, ia meraih medali perunggu di nomor tunggal putri dan menjadi bagian dari tim Jepang yang untuk pertama kalinya memenangkan gelar beregu campuran.[14][15] Pada tahun yang sama, ia meraih medali perak di nomor tunggal putri dan beregu campuran pada Kejuaraan Dunia Junior.[16] Yamaguchi juga melakukan debut internasionalnya di tingkat senior pada tahun tersebut dalam turnamen Osaka International. Pada babak pertama, ia secara mengejutkan mengalahkan unggulan pertama, Bellaetrix Manuputty, sebelum kemudian kalah dari Ayumi Mine pada babak berikutnya.[17]

2013: Gelar Super Series pertama dan juara dunia junior

Pada 2013, Yamaguchi meraih gelar Super Series pertamanya di Japan Open. Setelah lolos dari babak kualifikasi, ia memenangkan turnamen tersebut pada usia 16 tahun, 3 bulan, dan 16 hari, yang menjadikannya pemain termuda yang pernah menjuarai ajang Super Series.[18][19][20][9] Kemenangan tersebut juga menjadi gelar pertama Jepang di Japan Open dalam semua nomor dalam kurun waktu 32 tahun, sekaligus menjadi gelar tunggal putri Super Series kedua yang pernah diraih pemain Jepang.[21] Di tingkat junior, Yamaguchi memenangkan gelar Kejuaraan Dunia Junior pertamanya setelah mengalahkan rekan senegaranya, Aya Ohori, pada pertandingan final.[22][23] Hasil lain yang diraihnya pada tahun tersebut mencakup medali emas ganda campuran pada Asian Youth Games, medali perunggu tunggal putri pada East Asian Games, serta posisi runner-up di New Zealand Open dan Osaka International.[24][25][26] Atas penampilannya sepanjang musim, Yamaguchi dinobatkan sebagai BWF Most Promising Player of the Year.[27]

2014: Prestasi junior dan awal karier senior

Pada 2014, Yamaguchi berhasil mempertahankan gelar Kejuaraan Dunia Junior, sekaligus menjadi pemain Jepang pertama dalam sejarah turnamen tersebut yang memenangkan gelar secara berturut-turut di seluruh nomor pertandingan.[28][29] Pada tahun yang sama, ia juga memenangkan Kejuaraan Junior Asia.[30] Ia turut membantu Jepang meraih medali perunggu pada nomor beregu campuran di Kejuaraan Dunia Junior dan Kejuaraan Junior Asia. Pada Olimpiade Remaja di Nanjing, Yamaguchi ditunjuk sebagai pembawa bendera kontingen Jepang dan meraih medali perak pada nomor tunggal putri.[31][32] Di tingkat senior, ia mencapai final Super Series Premier pertamanya di China Open dan menjadi runner-up setelah meraih kemenangan atas Wang Shixian dan Sun Yu.[33] Hasil tersebut membuatnya lolos ke turnamen penutup musim, BWF Super Series Finals, dan ia berhasil mencapai babak semifinal.[34] Ia juga menjadi bagian dari tim Jepang yang meraih medali perak pada Piala Uber.[35] Untuk tahun kedua secara berturut-turut, Yamaguchi dinobatkan sebagai BWF Most Promising Player of the Year.[36]

2015: Gelar Grand Prix Gold pertama

Pada 2015, Yamaguchi meraih gelar BWF Grand Prix Gold pertamanya di Bitburger Open setelah mengalahkan Busanan Ongbamrungphan pada pertandingan final.[37] Ia juga menjadi runner-up di Japan Open Super Series setelah kalah dari rekan senegaranya, Nozomi Okuhara, pada pertandingan final.[38]Dalam ajang Indonesia Open, Yamaguchi mengalahkan juara Olimpiade bertahan, Li Xuerui, pada babak kedua.[39] Pada kompetisi beregu, ia membantu Jepang meraih medali perak di Sudirman Cup, yang menjadi medali perak pertama Jepang sepanjang sejarah turnamen tersebut.[40]

2016: Debut Olimpiade dan dua gelar Super Series

250px-21rio8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yamaguchi menghadiri jamuan penerimaan oleh Perdana Menteri untuk kontingen Olimpiade Jepang setelah Olimpiade Musim Panas 2016, Agustus 2016.

Yamaguchi melakukan debutnya di Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 2016 Rio, tetapi tersingkir di babak perempat final setelah dikalahkan oleh rekan senegaranya, Nozomi Okuhara.[41]

Setelah Olimpiade, Yamaguchi meraih dua gelar Super Series secara berturut-turut. Pada September, ia meraih gelar Super Series keduanya dalam kariernya di Korea Open setelah mengalahkan Sung Ji-hyun pada pertandingan final.[42] Pada bulan berikutnya, ia menjuarai Denmark Open dengan mengalahkan Tai Tzu-ying, sekaligus meraih gelar Super Series Premier pertamanya.[43][44] Ia mengakhiri musim dengan lolos ke turnamen penutup tahun, Dubai Super Series Finals, tetapi tersingkir pada fase grup. Dalam kompetisi beregu, ia mewakili Jepang pada Piala Uber di Kunshan, Tiongkok dan tim Jepang mengakhiri turnamen tersebut dengan meraih medali perunggu.[45]

2017: Gelar penutup musim dan emas beregu Asia

Yamaguchi meraih tiga gelar pada 2017, yaitu German Open, China Open, dan turnamen penutup musim Dubai World Superseries Finals.[46][47] Ia juga menjadi runner-up di Kejuaraan Asia, Australian Open, Denmark Open, dan French Open.[48][49][50][51] Pada Kejuaraan Dunia, ia tampil sebagai unggulan pertama, tetapi tersingkir pada babak ketiga.[52] Dalam kompetisi beregu, ia menjadi bagian dari tim yang meraih gelar pertama Jepang pada Kejuaraan Beregu Campuran Asia.[53] Yamaguchi mengakhiri musim sebagai pemain dengan pendapatan tertinggi pada tahun tersebut, dengan mengumpulkan hadiah sebesar US$261.363 dari 15 turnamen.[54]

2018: Peringkat satu dunia dan juara Piala Uber

Pada 19 April 2018, dalam usia 20 tahun 317 hari, Yamaguchi menjadi pemain tunggal Jepang pertama yang mencapai peringkat satu dunia.[55] Pada kejuaraan individu, ia meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia di Nanjing dan Asian Games di Jakarta. Pada kedua turnamen tersebut, ia dikalahkan oleh P. V. Sindhu pada babak semifinal.[56][57] Dalam rangkaian BWF World Tour, Yamaguchi meraih dua gelar dan sekali menjadi runner-up. Pada Maret, ia menjuarai German Open setelah mengalahkan Chen Yufei pada pertandingan final.[58] Setelah itu, ia mencapai final All England Open untuk pertama kalinya dan menjadi runner-up setelah kalah dari Tai Tzu-ying.[59] Pada bulan Oktober, ia menjuarai French Open setelah mengalahkan Tai Tzu-ying.[60] Ia mengakhiri musim dengan mencapai semifinal pada BWF World Tour Finals.[61]

Dalam kompetisi beregu, Yamaguchi meraih tiga medali emas bersama tim nasional Jepang. Ia menjadi bagian dari tim yang memenangkan Asia Team Championships di Alor Setar dan nomor beregu putri pada Asian Games di Jakarta.[62] Ia juga turut membantu Jepang meraih medali emas pada Uber Cup di Bangkok, yang menjadi gelar pertama Jepang dalam turnamen tersebut dalam 37 tahun.[63]

2019: Juara Asia dan kembali ke peringkat satu dunia

Pada 2019, Yamaguchi menjadi pemain Jepang pertama yang memenangkan gelar tunggal putri pada Kejuaraan Asia.[64][65] Dalam rangkaian World Tour, ia meraih tiga gelar, yaitu German Open, gelar Super 1000 pertamanya di Indonesia Open, dan Japan Open.[66][67][68] HDua kemenangan berturut-turut di Indonesia dan Jepang membuatnya kembali ke peringkat satu dunia pada 30 Juli.[69] Ia juga menjadi runner-up di Malaysia Open dan meraih medali perak bersama tim Jepang pada Piala Sudirman.[70] Paruh kedua musimnya terganggu oleh cedera. Cedera punggung bagian bawah yang dialaminya setelah Japan Open membatasi persiapannya untuk Kejuaraan Dunia, sehingga ia tersingkir pada babak kedua.[71][72] Ia kemudian mengalami cedera betis kanan yang memaksanya mundur dari Korea Open, sebelum mengakhiri musim dengan mencapai semifinal BWF World Tour Finals.[73][74]

Gaya bermain

Pemain Tiongkok Sun Yu mendeskripsikan gaya bermain Yamaguchi dengan menyoroti bahwa meskipun memiliki postur tubuh yang kecil, ia dikenal tekun, cepat, dan mahir mengembalikan pukulan-pukulan sulit yang umumnya tidak mampu diselamatkan oleh pemain lain. Sun Yu menggambarkan permainan Yamaguchi sebagai permainan yang mengandalkan kesabaran dan konsistensi, dengan mencatat bahwa ia melakukan sedikit kesalahan dan mampu memanfaatkan kesalahan lawan yang terburu-buru. Pemain Tiongkok lainnya, Wang Shixian, sependapat bahwa Yamaguchi memiliki kecepatan dan kelincahan tinggi, serta menyatakan bahwa para pemain yang menghadapinya harus mampu mengimbangi kecepatannya.[75]

Pada 2014, kepala pelatih tim Tiongkok, Li Yongbo, menyatakan bahwa Yamaguchi bermain dengan kesabaran dan kualitas permainan yang baik. Mengenai postur tubuhnya yang pendek dan peluangnya untuk terus berkembang, ia menyatakan bahwa bakat dalam bulu tangkis tidak dibatasi oleh tinggi badan, dan kemampuan Yamaguchi cukup untuk mengimbangi keterbatasan tersebut. Ia menambahkan bahwa masa depan Yamaguchi akan bergantung pada penampilannya pada tahun berikutnya.[76]

Penghargaan dan kehormatan

  • Penghargaan BWF – Pemain Muda Paling Menjanjikan (Eddy Choong Most Promising Player of the Year): 2013.[77]
  • Penghargaan BWF – Pemain Muda Paling Menjanjikan (Eddy Choong Most Promising Player of the Year): 2014.[36]
  • Penghargaan Olahraga Komite Olimpiade Jepang – Penghargaan Pendatang Baru (Newcomer Award): 2014.[78]
  • Penghargaan Minoru Yoneyama dari Yonex (Minoru Yoneyama Award): 2014.[79]
  • Penghargaan Kehormatan Warga Kota Katsuyama (Citizen's Honor Award): 2018.[80]
  • Penghargaan Prestasi Khusus Olahraga Prefektur Kumamoto (Sports Special Achievement Award): 2022.[81]
  • Penghargaan BWF – Pemain Terbaik Tahun Ini (Player of the Year): 2022.[82]
  • Penghargaan Olahraga Komite Olimpiade Jepang – Penghargaan Istimewa (Outstanding Award): 2022.[78]
  • Penghargaan Minoru Yoneyama dari Yonex (Minoru Yoneyama Award): 2023.[83]
  • Penghargaan Kehormatan Prefektur Fukui (Prefectural Honor Award): 2025.[84]

Prestasi

Kejuaraan Dunia BWF

Tunggal Putri

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2018 Nanjing Youth Olympic Sports Park, Nanjing, Tiongkok India P. V. Sindhu 16–21, 22–24 Perunggu Perunggu
2021 Palacio de los Deportes Carolina Marín, Huelva, Spanyol Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 21–14, 21–11 Emas Emas
2022 Gimnasium Metropolitan, Tokyo, jepang Tiongkok Chen Yufei 21–12, 10-21, 21–14 Emas Emas
2023 Royal Arena, Copenhagen, Denmark Spanyol Carolina Marin 21-23, 13-21 Perunggu Perunggu

Pesta Olahraga Asia

Tunggal Putri

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2018 Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia India P. V. Sindhu 17–21, 21–15, 10–21 Perunggu Perunggu

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia

Tunggal Putri

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2017 Wuhan Sports Center Gymnasium, Wuhan, Tiongkok Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 21–18, 11–21, 18–21 Perak Perak
2019 Wuhan Sports Center Gymnasium, Wuhan, Tiongkok Tiongkok He Bingjiao 21–19, 21–9 Emas Emas

Pesta Olahraga Asia Timur

Tunggal Putri

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2013 Binhai New Area Dagang Gymnasium, Tianjin, Tiongkok Tiongkok Wang Shixian 21–19, 19–21, 16–21 Perunggu Perunggu

Olimpiade Remaja

Tunggal putri

Tahun Venue Lawan Skor Hasil
2014 Nanjing Sport Institute, Nanjing, Tiongkok Tiongkok He Bingjiao 24–22, 21–23, 17–21 20px-Silver_medal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Perak

Kejuaraan Dunia Junior BWF

Tunggal putri

Tahun Venue Lawan Skor Hasil
2012 Chiba Port Arena, Chiba, Jepang Jepang Nozomi Okuhara 12–21, 9–21 Silver Perak
2013 Hua Mark Indoor Stadium, Bangkok, Thailand Jepang Aya Ohori 21–11, 21–13 Gold Emas
2014 Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Malaysia Tiongkok He Bingjiao 14–21, 21–18, 21–13 Gold Emas

Pesta Olahraga Remaja Asia

Ganda campuran

Tahun Venue Pasangan Lawan Skor Hasil
2013 Nanjing Sport Institute,
Nanjing, Tiongkok
Jepang Minoru Koga Thailand Dechapol Puavaranukroh
Thailand Puttita Supajirakul
21–19, 19–21, 21–17 Gold Emas

Kejuaraan Junior Asia

Tunggal putri

Tahun Venue Lawan Skor Hasil
2012 Gimcheon Indoor Stadium, Gimcheon, Korea Selatan Jepang Nozomi Okuhara 19–21, 9–21 Bronze Perunggu
2014 Taipei Gymnasium, Taipei, Taiwan Tiongkok Chen Yufei 21–11, 16–21, 21–13 Gold Emas

BWF World Tour (16 gelar, 6 runner-up)

Tunggal putri

BWF Superseries (5 titles, 5 runners-up)

The BWF Superseries, which was launched on 14 December 2006 and implemented in 2007,[85] was a series of elite badminton tournaments, sanctioned by the BWF. BWF Superseries levels were Superseries and Superseries Premier. A season of Superseries consisted of twelve tournaments around the world that had been introduced since 2011.[86] Successful players were invited to the Superseries Finals, which were held at the end of each year.

Tahun Turnamen Tingkat Lawan Skor Hasil
2018 Jerman Terbuka Super 300 Tiongkok Chen Yufei 21–19, 6–21, 21–12 1 Juara
2018 All England Terbuka Super 1000 Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 20–22, 13–21 2 Runner-up
2018 Perancis Terbuka Super 750 Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 22–20, 17–21, 21–13 1 Juara
2019 Jerman Terbuka Super 300 Thailand Ratchanok Intanon 16–21, 21–14, 25–23 1 Juara
2019 Malaysia Terbuka Super 750 Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 16–21, 19–21 2 Runner-up
2019 Indonesia Terbuka Super 1000 India P. V. Sindhu 21–15, 21–16 1 Juara
2019 Jepang Terbuka Super 750 Jepang Nozomi Okuhara 21–13, 21–15 1 Juara
2020 Thailand Masters Super 300 Korea Selatan An Se-young 21–16, 22–20 1 Juara
2021 Denmark Terbuka Super 1000 Korea Selatan An Se-young 18–21, 25–23, 16–5 retired 1 Juara
2021 Perancis Terbuka Super 750 Jepang Sayaka Takahashi 21–18, 21–12 1 Juara
2021 Indonesia Masters Super 750 Korea Selatan An Se-young 17–21, 19–21 2 Runner-up
2022 All England Terbuka Super 1000 Korea Selatan An Se-young 21-15, 21-15 1 Juara
2022 Jepang Terbuka Super 750 Korea Selatan An Se-young 21–9, 21–15 1 Juara
2022 Final Tur Dunia BWF Final Tur Dunia Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 21–18, 22–20 1 Juara
2023 Malaysia Terbuka Super 1000 Korea Selatan An Se-young 12–21, 21–19, 21–11 1 Juara
2023 India Terbuka Super 750 Korea Selatan An Se-young 21–15, 16–21, 12–21 2 Runner-up
2023 Jerman Terbuka Super 300 Korea Selatan An Se-young 21–11, 21–14 1 Juara
2023 Malaysia masters Super 500 Indonesia Gregoria Mariska Tunjung 21–17, 21–7 1 Juara
2023 Singapura Terbuka Super 750 Korea Selatan An Se-young 16–21, 14–21 2 Runner-Up
2023 Kanada Terbuka Super 500 Thailand Ratchanok Intanon 21–19, 21–16 1 Juara
2023 Tiongkok Terbuka Super 1000 Korea Selatan An Se-young 10–21, 19–21 2 Runner-Up
2023 Hong kong Terbuka Super 500 Tiongkok Zhang Yiman 21–18, 21–15 1 Juara
Women's singles
Year Tournament Opponent Score Result
2013 Japan Open Jepang Shizuka Uchida 21–15, 21–19 1 Winner
2014 China Open India Saina Nehwal 12–21, 20–22 2 Runner-up
2015 Japan Open Jepang Nozomi Okuhara 18–21, 12–21 2 Runner-up
2016 Korea Open Korea Sung Ji-hyun 20–22, 21–15, 21–18 1 Winner
2016 Denmark Open Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 19–21, 21–14, 21–12 1 Winner
2017 Australian Open Jepang Nozomi Okuhara 12–21, 23–21, 17–21 2 Runner-up
2017 Denmark Open Thailand Ratchanok Intanon 21–14, 15–21, 19–21 2 Runner-up
2017 French Open Tionghoa Taipei Tai Tzu-ying 4–21, 16–21 2 Runner-up
2017 China Open Tiongkok Gao Fangjie 21–13, 21–15 1 Winner
2017 Dubai World Super Series Finals India P. V. Sindhu 15–21, 21–12, 21–19 1 Winner
  BWF Super Series Finals tournament
  BWF Super Series Premier tournament
  BWF Super Series tournament

BWF Grand Prix (2 titles, 1 runner-up)

The BWF Grand Prix had two levels, the Grand Prix and Grand Prix Gold. It was a series of badminton tournaments sanctioned by the BWF and played between 2007 and 2017.

Women's singles
Year Tournament Opponent Score Result
2013 New Zealand Open Tiongkok Deng Xuan 17–21, 21–18, 20–22 2 Runner-up
2015 Bitburger Open Thailand Busanan Ongbamrungphan 16–21, 21–14, 21–13 1 Winner
2017 German Open Spanyol Carolina Marín Walkover 1 Winner
  BWF Grand Prix Gold tournament
  BWF Grand Prix tournament

BWF International Challenge/Series (1 runner-up)

Women's singles
Year Tournament Opponent Score Result
2013 Osaka International Jepang Kaori Imabeppu 20–22, 16–21 2 Runner-up
  BWF International Challenge tournament
  BWF International Series tournament

Referensi

  1. ↑ Rangkings, www.bwfbadminton.com, Diakses tanggal 28 Desember 2022
  2. ↑ "Akane YAMAGUCHI | Profile". Saishunkan Badminton (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 September 2025. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Badminton World Federation (9 Mei 2018). Badminton Unlimited: Akane Yamaguchi - Profile (Part 1), BWF 2018. YouTube. Badminton World Federation. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite AV media}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "[Badminton] 16-year-old Akane Yamaguchi Claims First Victory! Wins All-Japanese Showdown Against Uchida". Yomiuri Shimbun (dalam bahasa Jepang). 23 September 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 23 September 2013. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 4 5 "Akane YAMAGUCHI | Profile". Badminton Spirit (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Mei 2025. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Akane Yamaguchi – Japan's Badminton Prodigy". BadmintonBites. 18 November 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Juni 2025. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 "Interview with Japanese national badminton player Akane Yamaguchi: aiming for the world from his hometown of Katsuyama". Fukui Shimbun (dalam bahasa Jepang). 16 Mei 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 8 September 2025. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Liew, Vincent (23 Desember 2014). "Akane Yamaguchi is a women's player to watch out for". BadmintonPlanet.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Agustus 2025. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 "Akane YAMAGUCHI | Profile". J Sports (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2025. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Akane Yamaguchi defeats the previous champion Mitani to win her first title: All Japan Badminton Championships". Fukui Shimbun (dalam bahasa Jepang). 7 Desember 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2025. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "The new heroine of the badminton world, 18-year-old Tomoka Miyazaki, is the fourth high school girl to win the All Japan Championship! A shining star in Los Angeles". Sports Nippon (dalam bahasa Jepang). 31 Desember 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2025. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Tomoka Miyazaki, star of the 2028 Los Angeles Olympics, becomes the fourth high school student to win since the Heisei era, saying, "A gold medal is my dream"... All Japan Badminton Women's Singles". Sports Hochi (dalam bahasa Jepang). 30 Desember 2024. Diarsipkan dari asli tanggal 8 September 2025. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Akane Yamaguchi, wearing light makeup, decides to join the corporate team. Saishunkan Pharmaceutical announces new recruits". Fukui Shimbun (dalam bahasa Jepang). 7 Oktober 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Oktober 2016. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Hearn, Don (6 Juli 2012). "Asian Juniors 2012 SF – Some usual suspects, some new faces". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Hearn, Don (3 Juli 2012). "Asian Juniors 2012 Team Final – Japan wins first team title". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2019. Diakses tanggal 22 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Komiya, Miyuki (2 November 2012). "World Juniors 2012 SF – Nozomi seals Japan's first ever title". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Sato, Junro (8 April 2012). "Match Reports: Osaka International Challenge 2012". Nippon Badminton Association (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari asli tanggal 24 April 2012. Diakses tanggal 19 Mei 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Akane Yamaguchi, the youngest BWF champion: The crying". Sina Sports (dalam bahasa Tionghoa). 28 Mei 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Mei 2015. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Sukumar, Dev (22 September 2013). "Yonex Open Japan 2013: Day 6 – Teen Triumphs in Amazing Campaign". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ "Akane YAMAGUCHI | Profile" (dalam bahasa Jepang). International Olympic Committee. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Juli 2024. Diakses tanggal 8 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ "[Badminton] 16-year-old Akane Yamaguchi Claims First Victory! Wins All-Japanese Showdown Against Uchida". Yomiuri Shimbun (dalam bahasa Jepang). 23 September 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 23 September 2013. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ "Results | SCG BWF World Junior Championships 2013". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2021. Diakses tanggal 23 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Thongsombat, Kittipong (4 November 2013). "Kwang and Yamaguchi claim junior world championships". Bangkok Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. ↑ "Results: 2nd Asian Youth Games" (dalam bahasa Jepang). Nippon Badminton Association. 21 Agustus 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 6 November 2013. Diakses tanggal 22 Juni 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ "【ニュージーランドオープン2013】第5日目(最終日) MS 武下が頂点に!!!". Smash and Net TV (dalam bahasa Jepang). 14 April 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 22 November 2019. Diakses tanggal 22 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ "Yu/Rie bags 3 titles of [International] Challenge in 3 weeks". BadPaL (dalam bahasa Jepang). 8 April 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2019. Diakses tanggal 22 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ "Winners Savour BWF Awards". Badminton World Federation. 26 Mei 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Januari 2025. Diakses tanggal 19 Mei 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "Badminton Women's: Yamaguchi wins Japan's first consecutive title at the World Junior Championships". Japanese Olympic Committee (dalam bahasa Jepang). 18 April 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2026. Diakses tanggal 13 Juli 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Sukumar, Dev (18 April 2014). "BWF World Junior Championships 2014 – Day 6: Chen Stars for China". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. ↑ Hearn, Don (23 Februari 2014). "Asian Juniors 2014 Finals – Akane and China win". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. ↑ 朝日新聞デジタル. "ユース五輪、中国・南京で開幕 バドミントン山口が旗手". Diarsipkan dari asli tanggal 17 Agustus 2014. Diakses tanggal 17 Agustus 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. ↑ Sukumar, Dev (22 Agustus 2014). "Youth Olympic Games 2014 – Day 6: He Bing Jiao Battles Past Yamaguchi". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juni 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. ↑ "Saina Nehwal wins China Open Super Series". Times of India. 16 November 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Mei 2022. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. ↑ Alleyne, Gayle (21 Desember 2014). "BWF DD WSSF 2014 – Day 4 Session 2: 'Long' Suffering for Srikanth". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. ↑ Purohit, Abhishek (25 Mei 2014). "China win Uber Cup". The Pioneer. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. 1 2 "Chen, Zhao Honoured for Stellar 2014". Badminton World Federation. 16 Desember 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Juli 2023. Diakses tanggal 4 Juli 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. ↑ Liew, Vincent (1 November 2015). "Angus Ng Ka Long, Akane Yamaguchi win Bitburger Open". Badminton Planet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Maret 2020. Diakses tanggal 1 Desember 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. ↑ Gupta, R. K. (13 September 2015). "Lin Dan & Nozomi Okuhara Win Singles Championships As 2015 Japan Open Comes to an End". Kridangan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 8 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. ↑ Perada, Mathilde Liliana (5 Juni 2015). "Indonesia Open 2015 R16 – Top-seeded women go down". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  40. ↑ "Sudirman Cup 2015: Japan Wins First Silver Medal". Yonex. 18 Mei 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Mei 2025. Diakses tanggal 30 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. ↑ "バド山口茜、奥原に敗れ涙「もっと強くなりたい」". Nikkan Sports (dalam bahasa Jepang). 17 Agustus 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2016. Diakses tanggal 2 Desember 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. ↑ "Akane Yamaguchi Wins Second Superseries Title at Korea Open". Yonex. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2017. Diakses tanggal 17 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  43. ↑ "Then & now: Akane Yamaguchi". International Olympic Committee. 10 Januari 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2019. Diakses tanggal 12 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  44. ↑ "Japan's Yamaguchi wins Denmark Open". EFE – Noticias. 23 Oktober 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Maret 2020. Diakses tanggal 1 Desember 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  45. ↑ Sukumar, Dev. "China Brook No Challenge – Uber Cup Review". Badminton World Federation. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Mei 2025. Diakses tanggal 30 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  46. ↑ Butler, Nick (5 Maret 2017). "Chou Tien Chen wins all Taiwanese men's singles final at BWF German Open". Inside the Games. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Maret 2017. Diakses tanggal 3 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  47. ↑ Liew, Vincent (19 November 2017). "Gao Fangjie's Cinderella run ended by Akane Yamaguchi in China Open final". BadmintonPlanet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Maret 2020. Diakses tanggal 1 Desember 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  48. ↑ Liu, Fiona (2 Mei 2017). "Tai Tzu Ying wins Badminton Asia by wearing oversized shirts". BadmintonPlanet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Maret 2020. Diakses tanggal 1 Desember 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  49. ↑ Liew, Vincent (25 Juni 2017). "Nozomi Okuhara leads Japan to capture 3 titles at the Australian Open". Badminton Planet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Januari 2021. Diakses tanggal 8 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  50. ↑ Sukumar, Dev (23 Oktober 2017). "Intanon Regains Winning Touch – Singles Finals: Danisa Denmark Open 2017". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  51. ↑ Neo, Mabel (30 Oktober 2017). "World No.1 Tai Tzu-ying beats Akane Yamaguchi in French Open to win Champion Title". Taiwan News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  52. ↑ "World Championships: Top seed Yamaguchi suffers shock exit". The Hindu. 24 Agustus 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  53. ↑ "Japan win badminton Asia mixed team championships". Việt Nam News. 20 Februari 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  54. ↑ Hearn, Don (26 Desember 2017). "Akane Yamaguchi top badminton 2017 prize-winner with US$261,363". Badzine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Desember 2017. Diakses tanggal 24 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  55. ↑ "Badminton: Akane Yamaguchi becomes Japan's 1st world No. 1 singles player". Kyodo News. 17 April 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  56. ↑ "Badminton World Championships 2018: Sindhu sets up final against Marin". India Today. 4 Agustus 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Maret 2020. Diakses tanggal 1 Desember 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  57. ↑ "Asian Games 2018 PV Sindhu vs Akane Yamaguchi Semifinals Highlights: Sindhu Beats Yamaguchi, Will Face World No.1 For Gold". NDTV. 27 Agustus 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 April 2020. Diakses tanggal 30 November 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  58. ↑ Rowbottom, Mike (11 Maret 2018). "Yamaguchi and Chou take singles honours at BWF German Open". Inside the Games. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Maret 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  59. ↑ Nadkarni, Shirish (19 Maret 2018). "All England Open 2018: Ageing Lin Dan stopped in his tracks by aggressive Shi Yuqi; Tai Tzu Ying shows her class". Firstpost. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  60. ↑ Sukumar, Dev (29 Oktober 2018). "Yamaguchi Breaks Tai's Spell – Finals: Yonex French Open 2018". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  61. ↑ Alleyne, Gayle (15 Desember 2018). "Nozomi v Sindhu for Gold! – Day 4: HSBC BWF World Tour Finals". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Januari 2025. Diakses tanggal 5 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  62. ↑ "Japan women book spot in team badminton final at Asian Games". Japan Times. The Japan Times Ltd. 21 Agustus 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2021. Diakses tanggal 23 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  63. ↑ "Badminton: Japan wins Uber Cup for 1st time in 37 years". Kyodo News+. 26 Mei 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Mei 2025. Diakses tanggal 29 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  64. ↑ Nadkami, Shirish (28 April 2019). "Badminton Asia Championships 2019: Kento Momota, Akane Yamaguchi make it a Japanese singles clean sweep". Firstpost. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2021. Diakses tanggal 23 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  65. ↑ Sukumar, Dev (29 April 2019). "Glory for Japan at Badminton Asia Championships". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Oktober 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  66. ↑ "Badminton: Momota, Yamaguchi win as Japan dominates German Open". Kyodo News. 4 Maret 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2019. Diakses tanggal 28 November 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  67. ↑ "Indonesia Open 2019 Final: PV Sindhu Loses To Akane Yamaguchi, Fails To Capture Maiden Super 1000 Title". Outlook. 21 Juli 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Agustus 2021. Diakses tanggal 31 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  68. ↑ "Kento Momota and Akane Yamaguchi capture titles at badminton's Japan Open". The Japan Times. 28 Juli 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2019. Diakses tanggal 26 Agustus 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  69. ↑ "[World Rankings] Akane Yamaguchi returns to the top of the world! A remarkable achievement: a Japanese player reigns supreme in both men's and women's singles!". Badminton Asia (dalam bahasa Jepang). 31 Juli 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Agustus 2025. Diakses tanggal 5 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  70. ↑ "Badminton world No. 1 Tai retains Malaysia Open women's singles title". Taiwan Today. 8 April 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Maret 2020. Diakses tanggal 28 November 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  71. ↑ Hirano, Takaya (21 Agustus 2019). "World No. 1 Akane Yamaguchi loses in early round, revealing back pain "I couldn't get the speed"". The Answer (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 September 2022. Diakses tanggal 5 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  72. ↑ "Badminton: Top seed Akane Yamaguchi suffers opening upset at worlds". Kyodo News. 21 Agustus 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2019. Diakses tanggal 22 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  73. ↑ Hirano, Takaya (30 September 2019). "Akane Yamaguchi, who withdrew from the Korea Open, has pain in her foot but avoids a long-term absence; Head Coach Park says, 'She is at 70% now, and will be able to play in the next tournament". The Answer (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Februari 2024. Diakses tanggal 5 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  74. ↑ "Badminton: World No. 1 Momota to face Indonesian Anthony for 11th title of the year". The Straits Times. 14 Desember 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Desember 2023. Diakses tanggal 29 Mei 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  75. ↑ "尷尬!中羽賽女單28年首次無緣決賽". 新華社. 26 Agustus 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 26 Agustus 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  76. ↑ "李永波:林丹对羽毛球理解更深 支持改11分制". 网易体育 (dalam bahasa Simplified Chinese). 26 Agustus 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Mei 2016. Diakses tanggal 26 Agustus 2019. 李永波也点评了这位日本小将的表现:"她打得有耐心,质量也可以,至于说她个子矮小以后发展空间不大,我认为羽毛球魅力不受到身高限制,她的球路弥补身高不足,至于以后发展如何,要看能否在一年中保持住。"{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  77. ↑ "Winners Savour BWF Awards". Badminton World Federation. 26 Mei 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Januari 2025. Diakses tanggal 19 Mei 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  78. 1 2 "JOC Sports Award: Annual Awards". Japanese Olympic Committee (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Maret 2026. Diakses tanggal 18 Mei 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  79. ↑ "Japan National Team Head Coach Park Joo-bong and Akane Yamaguchi receive the Minoru Yoneyama Award!". Badminton Spirit (dalam bahasa Jepang). 19 Juni 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2026. Diakses tanggal 13 Juli 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  80. ↑ "Katsuyama City awards Citizen's Honor Award to Akane Yamaguchi". Fukui Shimbun (dalam bahasa Jepang). 2 Mei 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Mei 2018. Diakses tanggal 13 Juli 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  81. ↑ "World Badminton Championship First Victory!! Regarding the Presentation of the Kumamoto Prefecture Sports Special Achievement Award to Akane Yamaguchi" (PDF). Kumamoto Prefecture (dalam bahasa Jepang). 4 Januari 2022. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2026. Diakses tanggal 13 Juli 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  82. ↑ "Axelsen, Zheng and Huang Rewarded For Stellar Seasons". Badminton World Federation. 5 Desember 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Desember 2022. Diakses tanggal 4 Juli 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  83. ↑ "[Domestic Topics] Akane Yamaguchi receives the "Minoru Yoneyama Award" for the second time since 2014". Badminton Spirit (dalam bahasa Jepang). 20 Juni 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2026. Diakses tanggal 13 Juli 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  84. ↑ "Badminton player Akane Yamaguchi receives Prefectural Honor Award... 3rd Badminton World Championship Victory". Yomiuri Shimbun (dalam bahasa Jepang). 20 November 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Mei 2026. Diakses tanggal 12 Juli 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  85. ↑ "BWF Launches Super Series". Badminton Australia. 15 Desember 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  86. ↑ "Yonex All England Elevated To BWF Premier Super Series Event". IBadmintonstore. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Oktober 2013. Diakses tanggal 29 September 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Peringkat Dunia BWF: Sepuluh besar pemain bulu tangkis per 29 September 2026
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan