| Kejuaraan Dunia Formula Satu FIA 2026 |
|||
| Sebelum: | 2025 | Sesudah: | 2027 |
| Seri pendukung: Kejuaraan FIA Formula 2 [en] Kejuaraan FIA Formula 3 [en] F1 Academy [en] Piala Super Porsche [en] | |||
Kejuaraan Dunia FIA Formula Satu musim 2026 adalah sebuah kejuaraan balap mobil yang direncanakan untuk mobil Formula Satu, yang akan menjadi edisi yang ke-77 dari Kejuaraan Dunia Formula Satu. Kejuaraan ini diakui oleh Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), badan pengatur olahraga bermotor internasional, sebagai kelas tertinggi kompetisi untuk mobil balap roda terbuka. Kejuaraan ini akan diperebutkan dalam dua puluh empat Grand Prix yang diadakan di seluruh dunia. Pembalap dan tim dijadwalkan untuk bersaing memperebutkan gelar Juara Dunia Pembalap dan Juara Dunia Konstruktor. Lando Norris adalah Juara Dunia Pembalap bertahan, sementara tim McLaren-Mercedes adalah Juara Dunia Konstruktor bertahan.
Musim 2026 akan menampilkan serangkaian perubahan regulasi besar dengan konfigurasi unit daya yang direvisi dan aerodinamika aktif yang baru. Audi, yang telah mengakuisisi tim Sauber pada musim 2024, dan akan masuk sebagai tim pabrikan dengan mesin sendiri, sementara Cadillac akan melakukan debutnya di seri ini dengan menggunakan mesin Ferrari, menandai pertama kalinya tim kesebelas berlaga sejak musim 2016. Honda, melalui anak perusahaannya, yaitu Honda Racing Corporation, akan menjalin kesepakatan eksklusif dengan Aston Martin sebagai tim pabrikan dan akan memasok mesin setelah mengakhiri hubungan dengan tim Red Bull Racing. Ford akan kembali ke olahraga ini untuk yang pertama kalinya sejak musim 2004, di mana mereka mendukung proyek Red Bull Powertrains dalam menyuplai mesin untuk tim Red Bull Racing dan Racing Bulls. Renault tidak lagi menjadi pemasok mesin karena tim Alpine akan beralih ke mesin Mercedes.
Tim dan pembalap
Setiap tim diharuskan mengirimkan setidaknya dua pembalap, satu untuk setiap dua mobil wajib.[1] Semua tim akan bertanding dengan menggunakan ban yang dipasok oleh Pirelli.[2]
Perubahan tim
Cadillac akan menjadi tim kesebelas, menandai penampilan perdana Cadillac di seri ini dan tim baru yang pertama di grid sejak Haas pada musim 2016. Tim ini akan menggunakan mesin dan girboks Ferrari,[26][27][59][30] dengan rencana untuk mengembangkan mesin mereka sendiri pada musim mendatang. Cadillac sebelumnya telah mencoba memasuki ajang Formula Satu bersama dengan Andretti Global.[60][61]
Tiga produsen mesin baru akan memasuki ajang Formula Satu, bertepatan dengan perubahan regulasi mesin. Audi akan memasuki olahraga ini untuk yang pertama kalinya, setelah mengakuisisi tim Sauber pada tahun 2024. Perusahaan pendahulu Audi, yaitu Auto Union, telah berkompetisi di balapan mobil Grand Prix sebelum Perang Dunia II dan dimulainya Kejuaraan Dunia ini pada musim 1950.[62] Tim ini berlomba pada musim 2024 dan 2025 sebagai Kick Sauber, menggunakan mesin Ferrari, sebelum menjadi tim pabrikan Audi pada musim 2026. Dengan demikian, Ferrari akan memasok tim Haas dan Cadillac sebagai tim pelanggan.[20][63]
Ford akan kembali ke ajang Formula Satu sebagai pemasok mesin untuk yang pertama kalinya sejak menyediakan mesin untuk tim pabrikannya sendiri, yaitu tim Jaguar, dan dua mantan pelanggannya, yaitu tim Jordan dan Minardi, pada musim 2004.[64] Ford akan kembali sebagai mitra Red Bull Powertrains, pemasok mesin untuk tim Red Bull Racing dan tim kedua mereka, yaitu tim Racing Bulls. Honda, yang telah mengurangi partisipasinya dalam ajang Formula Satu pada musim 2021 sambil tetap menjadi mitra Red Bull Powertrains, akan berpisah dari dua tim milik Red Bull tersebut dan meluncurkan kembali program mesin yang sepenuhnya independen di bawah anak perusahaannya, yaitu Honda Racing Corporation. Honda akan menjadi pemasok mesin untuk tim Aston Martin, yang sebelumnya menggunakan unit tenaga Mercedes sejak tim tersebut kembali berpartisipasi dalam olahraga bermotor ini. Honda sebelumnya berkolaborasi dengan pendahulu Aston Martin, yaitu tim Jordan, dari musim 1998 hingga 2002.[11][53][65]
Renault akan berhenti memasok mesin untuk tim Alpine mulai dari musim 2026 setelah meraih hasil yang buruk sejak dimulainya regulasi unit daya hibrida pada musim 2014. Dengan demikian, musim ini akan menjadi musim pertama tanpa keberadaan mesin Renault sejak musim 2000. Alpine sendiri akan menjadi tim pelanggan, alih-alih tim pabrikan penuh, seperti yang telah terjadi sejak Renault mengakuisisi kembali Tim Enstone menjelang musim 2016.[5] Alpine akan menjadi tim pelanggan Mercedes, menggunakan mesin dan girboks mereka mulai dari musim ini dan seterusnya.[6]
Perubahan Pembalap
Sergio Pérez dan Valtteri Bottas akan kembali ke ajang ini secara penuh waktu bersama dengan tim Cadillac. Pérez sebelumnya telah menandatangani sebuah kontrak yang berdurasi selama dua musim dengan tim Red Bull Racing hingga musim 2026, tetapi kemudian kontrak ini diakhiri berdasarkan kesepakatan bersama di akhir musim 2024. Bottas terakhir kali berkompetisi dengan tim Sauber pada musim 2024 dan merupakan salah satu pembalap cadangan Mercedes pada musim 2025.[37]
Isack Hadjar akan pindah dari tim Racing Bulls ke Red Bull Racing, menggantikan posisi Yuki Tsunoda yang didemosikan tim tersebut menjadi pembalap penguji dan cadangan.[56] Pengganti Hadjar adalah Arvid Lindblad, yang akan dipromosikan dari ajang Formula 2.[54]
Perubahan tengah musim
Menjelang Grand Prix Belanda, Isack Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan. Pembalap Racing Bulls, yaitu Liam Lawson, menggantikan posisinya, sementara posisi Lawson di tim Racing Bulls diisi oleh pembalap cadangan Yuki Tsunoda.[66] Kedua pembalap tersebut tetap berada di tim masing-masing setelah Hadjar dipastikan juga akan melewatkan Grand Prix Italia dan Spanyol.[67][68] Hadjar kembali berlaga pada balapan berikutnya di Grand Prix Azerbaijan.[69]
Kalender

Kalender musim 2026 terdiri dari dua puluh empat Grand Prix, sama seperti dua musim sebelumnya.[70] Grand Prix Arab Saudi dibatalkan menyusul pecahnya perang Iran 2026, sehingga jumlah Grand Prix yang telah dikonfirmasi berkurang menjadi dua puluh tiga. Grand Prix Tiongkok, Miami, Kanada, Inggris, Belanda, dan Singapura akan menampilkan format sprint.[71]
Grand Prix yang Ditunda
Grand Prix Bahrain 2026 dan Grand Prix Arab Saudi 2026 termasuk dalam kalender asli yang diterbitkan oleh Dewan Olahraga Bermotor Dunia dan telah dikontrak untuk musim 2026, tetapi ditunda menyusul pecahnya perang Iran 2026. Kekhawatiran seputar keselamatan setelah pecahnya perang dipertimbangkan, di mana FIA memantau situasi yang terjadi.[74] Pada akhirnya, FIA lebih memilih untuk membatalkan kedua balapan tersebut.[75][76][77] Oleh karena kedua Grand Prix tersebut tadinya akan diadakan terlalu awal di musim ini (April), maka balapan pengganti tidak dapat diatur dalam waktu singkat.[78] Grand Prix Bahrain pada akhirnya dijadwalkan ulang dan dipindahkan ke Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia, bukan ke tempat yang semula direncanakan, yakni Sirkuit Internasional Bahrain. Meskipun tempat penyelenggaraan berubah, namun acara balapan tersebut tetap menggunakan nama aslinya karena pemerintah negara Bahrain tetap menjadi promotor keuangan utama, bukan variasi dari Grand Prix Malaysia.[79]
Perubahan kalender
Grand Prix Spanyol akan dipindahkan dari Sirkuit Barcelona-Catalunya di Montmeló ke sebuah sirkuit jalan raya yang baru di kota Madrid yang dibangun di sekitar IFEMA.[80] Sirkuit Barcelona-Catalunya akan terus menjadi tuan rumah balapan dengan menggunakan nama "Grand Prix Barcelona-Katalonia".[81] Grand Prix Belanda akan menampilkan format sprint untuk yang pertama kalinya setelah pihak penyelenggara mengumumkan bahwa musim 2026 akan menjadi terakhir kalinya Grand Prix ini akan diadakan.[82] Grand Prix Emilia Romagna di Imola dihentikan setelah kontrak mereka untuk menjadi tuan rumah balapan hingga musim 2025 tidak diperpanjang.[70] Grand Prix Azerbaijan akan diadakan pada hari Sabtu setelah adanya permintaan dari pihak promotor dan pemangku kepentingan pemerintah terkait untuk mengakomodasi Hari Peringatan mereka.[72][83] Grand Prix Bahrain akan dipindahkan dari Sakhir ke Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia, yang terakhir kali menjadi tuan rumah Grand Prix Malaysia pada musim 2017.[84]
Tim akan memiliki kesempatan untuk menjalankan mobil mereka dalam serangkaian tiga pengujian yang terpisah selama tiga hari sebelum musim ini dimulai, yang merupakan sebuah perluasan signifikan jika dibandingkan dengan program pengujian sebelumnya untuk memperhitungkan peraturan sasis dan mesin yang baru.[85]
Perubahan regulasi
Regulasi unit daya, aerodinamis, geometri, dan keselamatan, semuanya akan diubah untuk musim 2026.[86]
Regulasi keuangan
Untuk musim 2026, limit pengeluaran untuk hal-hal terkait operasional tim dinaikkan dari $135 juta menjadi $215 juta. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan inflasi yang terjadi serta penambahan poin-poin pengeluaran yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam limit tersebut. Poin-poin pengeluaran yang tidak diperhitungkan dalam limit tersebut adalah gaji pembalap, gaji milik tiga orang dengan gaji tertinggi di dalam tim, biaya pemasaran/keramahtamahan, serta investasi infrastruktur.[87][88][89][90] Limit pengeluaran lain untuk pembuatan unit tenaga, yang mulai diterapkan pada musim 2023, juga dinaikkan dari $95 juta menjadi $130 juta untuk musim 2026 dan seterusnya. Hal ini dilakukan untuk mendukung pengembangan mesin hibrida baru.[91][92][93]
Regulasi teknis
Unit daya
Peraturan unit daya yang baru akan diperkenalkan untuk musim 2026.[94][95] Unit daya yang baru ini akan tetap menghasilkan lebih dari 1.000 bhp (750 kW), meskipun tenaganya akan berasal dari sumber yang berbeda. Regulasi mesin akan mempertahankan konfigurasi mesin pembakaran dalam V6 1,6 liter turbocharged yang digunakan sejak musim 2014. Namun, MGU-H (Motor Generator Unit – Heat), yang juga telah digunakan sejak musim 2014, akan dihilangkan, sementara keluaran MGU-K (Motor Generator Unit – Kinetic) akan meningkat menjadi 470 bhp (350 kW) dari 160 bhp (120 kW). Keluaran daya dari bagian pembakaran internal unit daya akan berkurang menjadi 540 bhp (400 kW) dari 850 bhp (630 kW). Laju aliran bahan bakar akan diukur dan dibatasi berdasarkan energi, bukan massa bahan bakar itu sendiri. Unit daya akan menggunakan bahan bakar berkelanjutan yang sepenuhnya sedang dikembangkan oleh ajang Formula Satu.[96][97] Unit-unit daya tersebut diperkirakan akan memulihkan energi listrik dua kali lipat dari sebelumnya.[98]
Dalam rapat Komisi di awal tahun 2025, disepakati untuk menjajaki opsi-opsi pengembangan unit daya bagi produsen yang mungkin tertinggal dari pesaing mereka pada fase pengembangan awal. Komisi juga menyarankan agar komite penasihat terkait meninjau apakah penggunaan energi unit daya baru harus dikurangi dalam balapan dari rencana 470 bhp (350 kW) setelah beberapa tim menyampaikan rasa khawatir tentang kemungkinan mobil mereka kehabisan energi yang dapat digunakan di dalam balapan.[99]
Grand Prix Jepang menyaksikan kecelakaan yang menimpa Oliver Bearman akibat perbedaan kecepatan yang disebabkan oleh penggunaan energi listrik yang lebih banyak dibandingkan pembalap yang lain yang lebih memilih untuk menghemat energi. Perubahan unit daya yang mewajibkan peningkatan penggunaan baterai dan mode penyebaran daya listrik menuai kritik dari para pembalap.[100][101] FIA mengadakan tinjauan dengan para pengembang unit daya pada tanggal 9 April mengenai potensi penyempurnaan peraturan.[102] Salah satu solusinya adalah mengurangi laju penggunaan energi listrik sambil meningkatkan jumlah yang dapat dipanen pada saat sedang mengalami "super clipping", yang merupakan sebuah fenomena yang terjadi ketika baterai diisi daya dengan kecepatan penuh melawan mesin. Tiga pertemuan selanjutnya akan diadakan pada tanggal 15, 16, dan 20 April, di mana opsi lebih lanjut akan dievaluasi dan disepakati oleh perwakilan tim, FIA, Manajemen Formula Satu, dan produsen unit daya.[103]
Ukuran dan aerodinamika mobil
Pada tanggal 6 Juni 2024, konsep mobil musim 2026 diluncurkan. Konsep ini menampilkan aerodinamika aktif baru pada sayap depan dan belakang. Konsep ini menghilangkan sistem pengurang hambatan, dan digantikan oleh penggantian mode mesin manual yang baru.[104] Jarak sumbu roda dikurangi dari 360 cm (140 in) menjadi 340 cm (130 in), lebarnya dikurangi dari 200 cm (79 in) menjadi 190 cm (75 in), dan massa minimumnya dikurangi sebesar 30 kg (66 pon). Lebar ban juga akan dikurangi sebesar 2,5 cm (0,98 in) pada pasangan ban depan dan sebesar 3,0 cm (1,2 in) pada pasangan ban belakang.[98][105] Lantai akan mengurangi efek tanah untuk meringankan masalah yang dialami oleh mobil pada saat mengalami purposing.[106]
Pada bulan Oktober 2024, FIA mengumumkan bahwa pengurangan gaya turun pada mobil musim 2026 dibandingkan dengan mobil generasi musim 2022–2025 akan lebih sedikit dari yang awalnya diusulkan karena alasan performa dan keselamatan.[107] Lalu, pada akhir bulan ini, FIA mengonfirmasi bahwa pengurangan gaya turun dari mobil generasi musim 2026 akan mencapai sekitar 15%, jauh lebih kecil daripada peraturan yang awalnya dirancang. FIA mengklaim telah memberikan pengurangan gaya turun lebih dari 40% pada mobil generasi musim 2026 jika dibandingkan dengan pendahulunya. Dalam hal selisih waktu putaran, hal ini akan membuat mobil generasi musim 2026 dua detik lebih lambat daripada mobil generasi musim 2022-2025, alih-alih empat detik lebih lambat seperti yang awalnya direncanakan dalam rancangan awal peraturan teknis untuk musim 2026.[108]
Fitur keselamatan
Peraturan untuk Struktur Dampak Depan (FIS) akan diperbarui dengan tujuan untuk meningkatkan keselamatan pada saat terjadi tabrakan. Desain FIS dua tahap telah diperkenalkan untuk mengatasi masalah sebelumnya di mana struktur terlepas di dekat sel penyelamat setelah tabrakan utama, sehingga kendaraan rentan terhadap benturan lebih lanjut. Perlindungan intrusi samping, terutama di sekitar kokpit dan sel bahan bakar, juga akan ditingkatkan. Peningkatan ini bertujuan untuk melindungi area kritis mobil pada saat terjadi tabrakan dari samping, sekaligus juga menjaga bobot kendaraan. Kekuatan roll hoop akan ditingkatkan, di mana kali ini roll hoop mampu menahan beban yang meningkat dari 16G menjadi 20G, sejalan dengan standar keselamatan seri mobil roda terbuka yang lainnya. Persyaratan uji beban akan ditingkatkan dari 141 kN menjadi 167 kN.[109]
Untuk lebih melindungi para pembalap dan juga marshal di trek, maka lampu keselamatan lateral akan diwajibkan. Lampu-lampu ini akan menampilkan status Sistem Pemulihan Energi (ERS) mobil pada saat berhenti di trek, sehingga memberikan indikator visual potensi risiko kelistrikan, terutama dalam situasi darurat.[109]
Regulasi Olahraga
Nomor pembalap
Peraturan seputar sistem penomoran pembalap permanen yang diperkenalkan pada musim 2014 akan diubah. Pembalap akan diizinkan untuk mengubah nomor balapan mereka selama karier mereka dengan seizin FIA dan pembalap lampau yang menggunakan nomor tersebut.[110][111]
Corak warna mobil
Untuk mencegah tim meninggalkan warna karbon hitam yang berlebihan pada mobil mereka demi menghemat bobot, FIA akan mewajibkan setidaknya minimal 55% dari luas permukaan jika dilihat dari samping dan bagian atas mobil harus ditutupi oleh corak warna yang dicat atau diberikan stiker.[112]
Rompi pendingin dan perlengkapan pemanas khusus
Rompi pendingin pembalap akan diwajibkan ketika FIA menyatakan adanya bahaya panas selama akhir pekan balapan berlangsung. Sebelum musim 2026, rompi pendingin bersifat opsional. Selain itu, rompi tersebut akan didesain ulang.[113]
Peninjauan ulang oleh pengawas
Untuk musim 2026, pengawas balapan akan diberikan opsi untuk melakukan peninjauan ulang berdasarkan bukti-bukti baru. Hal ini berbeda dengan regulasi sebelumnya yang mengharuskan salah satu tim untuk membuat permohonan peninjauan ulang agar peninjauan ulang dapat dilakukan. Tim peserta kejuaraan masih tetap memiliki hak untuk mengajukan permohonan peninjauan ulang. Selain itu, pengambilan keputusan mendesak yang tidak dapat menunggu pelaksanaan acara berikutnya akan melibatkan pengawas balapan yang "tidak terlibat dalam kejuaraan."[114]
Peraturan untuk acara balapan tertentu
Pada musim 2026, persyaratan untuk membuat strategi minimal dua kali pit stop di Grand Prix Monako dihapus.[115] Hal ini diterapkan pada Grand Prix Monako 2025 sebagai upaya untuk mempromosikan balapan yang lebih baik.[116] Namun, tim dan pembalap berpendapat bahwa hal itu tidak meningkatkan kualitas balapan dan peluang untuk menyalip.[117][118]
Laporan jalannya musim
Pra-musim
Tiga uji coba pra-musim telah diadakan, yang merupakan sebuah perluasan yang signifikan jika dibandingkan dengan program pengujian tahun-tahun sebelumnya untuk mengakomodasi peraturan sasis dan mesin yang baru.[119] Tes yang pertama adalah uji coba tertutup yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya dari tanggal 26 hingga 30 Januari, di mana para tim diizinkan untuk berlaga maksimal tiga dari lima hari. Semua tim berlaga dalam uji coba tertutup tersebut, kecuali tim Williams.[72][120] Lewis Hamilton (Ferrari) berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam uji coba yang berlangsung selama lima hari tersebut.[121] Tes yang kedua diadakan di Sirkuit Internasional Bahrain pada tanggal 11–13 Februari, di mana Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam tes yang berlangsung selama tiga hari tersebut.[122] Tes yang ketiga juga diadakan di tempat yang sama pada tanggal 18–20 Februari, di mana Charles Leclerc (Ferrari) berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam tes yang juga berlangsung selama tiga hari tersebut.[72][123]
Ronde pembukaan musim
Pembalap Mercedes, yaitu George Russell, berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan pembuka musim di Grand Prix Australia, di depan rekan setimnya, yaitu Kimi Antonelli. Isack Hadjar berhasil lolos babak kualifikasi di posisi ketiga pada debutnya untuk tim Red Bull.[124] Russell kemudian berhasil mengamankan kemenangan, dengan Antonelli yang finis di posisi kedua untuk melengkapi kemenangan satu-dua untuk tim Mercedes. Leclerc finis di posisi ketiga, sementara Hamilton finis di posisi keempat. Juara Dunia Pembalap bertahan, yaitu Lando Norris, finis di posisi kelima untuk tim McLaren, setelah menjadi satu-satunya pembalap tim ini yang memulai jalannya balapan ini setelah Oscar Piastri mengalami kecelakaan pada saat dirinya sedang menuju ke arah grid sebelum balapan ini dimulai. Max Verstappen berhasil naik dari posisi ke-20 di grid, karena sebelumnya mengalami kecelakaan di sesi kualifikasi, untuk finis di posisi keenam, di depan Oliver Bearman dan pembalap pendatang baru Arvid Lindblad. Gabriel Bortoleto dan Pierre Gasly melengkapi posisi sepuluh besar dan posisi perolehan poin. Sebanyak lima pembalap mengundurkan diri dari balapan ini.[125][126][127] Di dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap, Russell memimpin untuk yang pertama kalinya di dalam kariernya dengan 25 poin, unggul dari rekan setimnya, yaitu Antonelli, dengan 18 poin dan Leclerc dengan 15 poin.[128]

Russell berhasil meraih posisi terdepan di sprint untuk yang pertama kalinya untuk Grand Prix Tiongkok, dengan mengungguli Antonelli dan Norris.[129] Pada putaran-putaran awal, Hamilton memimpin jalannya sprint, setelah beberapa kali bertukar posisi dengan Russell.[130] Hamilton dan Leclerc bertarung memperebutkan posisi podium, di mana Leclerc unggul. Antonelli turun peringkat di putaran-putaran awal, namun upayanya untuk kembali ke posisi kedua digagalkan oleh penalti karena telah menyebabkan tabrakan dengan Hadjar di putaran pertama, dan pada akhirnya finis di posisi kelima. Dengan demikian, maka posisi podium dilengkapi oleh Russell, Leclerc, dan Hamilton.[131] Antonelli kemudian menjadi peraih posisi terdepan termuda dalam sejarah ajang Formula Satu setelah menempati posisi terdepan untuk balapan utama, sementara rekan setimnya, yaitu Russell, berhasil pulih dari masalah mekanis dan lolos babak kualifikasi di posisi kedua.[132] Sebelum balapan, Norris, Piastri, Bortoleto, dan Albon, semuanya tidak memulai jalannya balapan ini karena mengalami masalah mobil. Pada putaran pembuka, Hamilton memimpin dalam beberapa tikungan pertama, sementara Leclerc berhasil menyalip Russell untuk merebut posisi kedua. Antonelli segera merebut kembali posisi terdepan dari Leclerc dan Hamilton setelah dua putaran. Setelah masalah baterai Stroll yang mengakibatkan dia terhenti di tikungan pertama, sebagian besar pembalap yang pada awalnya menggunakan ban medium beralih ke strategi satu kali pit stop. Dari situ, Antonelli berhasil tetap mempertahankan keunggulan untuk meraih kemenangan perdananya, sementara Hamilton berhasil meraih podium pertamanya sejak Grand Prix Las Vegas 2024. Colapinto juga berhasil mencetak poin pertamanya untuk tim Alpine, dan poin pertamanya sejak Grand Prix Amerika Serikat 2024 di tim Williams.[133]
Antonelli berhasil meraih posisi terdepan untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut untuk Grand Prix Jepang di depan Russell dan Piastri. Setelah turun ke posisi terendah keenam, Antonelli memanfaatkan mobil keselamatan yang keluar dari dalam jalur pit tepat pada waktunya, yang dikeluarkan karena kecelakaan hebat yang menimpa Oliver Bearman dari tim Haas,[134] Antonelli berhasil tetap mempertahankan keunggulannya pada saat dia mengganti ban dengan set yang lebih baru, sementara rekan setimnya, yaitu Russell, finis di posisi keempat setelah sempat turun peringkat hingga disalip oleh kedua pembalap Ferrari (dia hanya berhasil menyalip Hamilton). Kemenangan Antonelli membuat dia meraih kemenangan beruntun pertamanya musim ini, dan menyalip Russell untuk menjadi pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap termuda; juga menjadi pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap yang pertama asal Italia sejak Alberto Ascari memimpin, dan kemudian berhasil memenangkan, kejuaraan dunia pembalap musim 1953. Di belakangnya, Piastri, yang mencatatkan start balapan pertamanya musim ini, dan Leclerc berhasil melengkapi posisi podium.[135]
Beberapa perubahan pada unit daya mulai berlaku di Grand Prix Miami (lihat #Unit daya). Lando Norris berhasil meraih posisi terdepan untuk sprint di depan Antonelli dan Piastri, dan berhasil memenangkan balapan sprint di depan Piastri dan Leclerc.[136] Antonelli berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan di depan Verstappen dan Leclerc, meskipun kedua pembalap terakhir mengalami kesulitan selama balapan dengan berbagai insiden berputar; kesulitan tambahan juga dialami oleh Liam Lawson, yang menabrakkan Gasly yang terbalik ke arah dinding pembatas, dan Isack Hadjar yang mengalami kecelakaan di tikungan. Finis di urutan ketujuh, Colapinto memperbaiki hasil terbaiknya di urutan kesepuluh, dan Antonelli berhasil memenangkan balapan, menjadikannya sebagai pembalap yang pertama yang berhasil mengubah tiga posisi terdepan beruntun pertamanya menjadi kemenangan di ajang yang sama. Duet pembalap McLaren, yaitu Norris dan Piastri, berhasil melengkapi posisi podium.[137]
Ronde pertengahan musim
Pada Grand Prix Kanada, Russell berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan sprint. Selama sprint, dia terlibat duel sengit dengan rekan setimnya, yaitu Antonelli, yang beberapa kali keluar dari trek pada saat sedang mencoba untuk merebut posisi terdepan. Russell pada akhirnya berhasil memenangkan balapan sprint di depan Norris dan Antonelli, yang pada akhirnya turun ke posisi ketiga setelah sebelumnya sempat mencoba untuk menyalip Russell sekali lagi.[138] Russell kemudian berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan itu sendiri; sekali lagi, dia bertarung melawan Antonelli untuk memperebutkan posisi terdepan, meskipun Russell kemudian terpaksa harus rela keluar dari balapan, dan kehilangan kesempatan untuk menang, setelah mengalami kerusakan unit daya di mobilnya, sementara Antonelli berhasil meraih kemenangan untuk yang keempat kalinya secara berturut-turut. Tepat di belakangnya, Hamilton memperbaiki hasil terbaiknya bersama dengan tim Ferrari dengan finis di posisi kedua, sementara Max Verstappen berhasil meraih podium yang pertama baginya dan tim Red Bull untuk musim ini di belakang Hamilton. Sebanyak enam pembalap terpaksa harus rela mundur dari balapan ini, termasuk Norris, yang mengalami kerusakan girboks, dan Sergio Pérez, yang mencatatkan pengunduran diri yang pertama bersama dengan tim Cadillac di dalam ajang Formula Satu karena kerusakan suspensi yang terjadi secara tiba-tiba. Sementara itu, Franco Colapinto berhasil finis di posisi keenam, dan Oscar Piastri sama sekali tidak mendapatkan satu poin pon: dia menabrak Alexander Albon, kerusakan yang diakibatkannya memaksanya untuk masuk ke dalam pit, dengan penalti waktu sebanyak sepuluh detik yang mengkonfirmasi finis tanpa poinnya.[139]
Aerodinamika aktif dinonaktifkan untuk Grand Prix Monako karena tata letak lintasan yang sempit dan kurangnya lintasan lurus (lihat #Ukuran dan aerodinamika mobil). Selama Grand Prix ini berlangsung, Verstappen, Bottas, Bearman, dan Norris terpaksa harus rela mundur dari balapan ini karena mengalami masalah keandalan mobil, dan banyak penalti yang diterapkan. Pada tahap akhir balapan, Lance Stroll menabrakkan mobilnya sehingga menyebabkan mobil keselamatan dikerahkan; tidak lama kemudian, Leclerc menyebabkan bendera merah yang cukup lama karena masalah lintasan. Selain itu, rentetan poin Carlos Sainz Jr. di Monako berakhir karena dua kali tabrakan pada mobil Williams miliknya, dan Antonelli mengubah posisi terdepan-nya menjadi kemenangan, menjadi pemenang termuda Grand Prix Monako dan pembalap yang termuda yang meraih "grand chelem". Isack Hadjar berhasil naik ke atas podium setelah Pierre Gasly menerima dua penalti waktu sebanyak lima detik karena ngebut di jalur pit selama balapan ini berlangsung, yang membuat Gasly turun dari posisi ketiga ke posisi ketujuh di dalam klasifikasi akhir. Hadjar kemudian diturunkan ke posisi keempat setelah tim Alpine berhasil mengajukan banding atas penalti tersebut, sehingga mengembalikan Gasly ke posisi ketiga.[140] Fernando Alonso berhasil mencatatkan poin yang pertama untuk tim Aston Martin pada musim ini setelah serangkaian penalti yang diterapkan, yang pada awalnya membuat Pérez finis di posisi kesepuluh untuk sementara waktu. Dengan mengulangi posisi finis terbaiknya di Kanada, Hamilton finis di posisi kedua untuk tim Ferrari, dan mantan rekan setimnya di Mercedes, yaitu Russell, finis di luar zona poin setelah mendapatkan penalti drive-through.[141]

Russell memimpin dua dari tiga sesi latihan bebas dan kualifikasi untuk Grand Prix Barcelona-Katalonia dan hampir saja berhasil memenangkan balapan, sebelum Fernando Alonso terpaksa harus rela mundur dari balapan ini karena mobilnya mengalami kerusakan baterai. Hal ini memungkinkan keluarnya mobil keselamatan virtual dan Lewis Hamilton, yang berada tepat di belakangnya, untuk mengganti ban keras yang baru dan menyalip Russell untuk memimpin jalannya perlombaan ini. Lebih jauh lagi, Russell dikejar oleh Antonelli, yang kemudian terpaksa harus rela mundur dari balapan ini setelah sebelumnya sempat berhasil menyalipnya untuk posisi kedua. Dengan hal ini, maka tersingkirnya Antonelli memungkinkan Russell untuk mengambil poin darinya. Pada akhirnya, Hamilton berhasil meraih kemenangan perdananya untuk tim Ferrari, dan kemenangan pertamanya sejak Grand Prix Belgia 2024. Russell finis di posisi kedua, dengan Lando Norris yang finis di posisi ketiga, sehingga menghasilkan podium Formula Satu yang seluruhnya diisi oleh pembalap Inggris untuk yang pertama kalinya sejak Grand Prix Amerika Serikat 1968.[142]
Russell berhasil meraih posisi terdepan untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut di Austria meskipun harus mengurangi kecepatan di putaran terakhirnya karena bendera kuning dikibarkan menyusul insiden yang melibatkan Max Verstappen. Dia berhasil mengubah posisi terdepan menjadi kemenangan (dan merebut kembali posisi kedua di dalam klasemen Kejuaraan Dunia Pembalap dari Hamilton), dengan menangkis tekanan dari Verstappen yang berhasil pulih dari insiden di babak kualifikasi untuk meraih posisi kedua. Antonelli berhasil melengkapi posisi podium, di mana dia finis dengan ketertinggalan 1,9 detik di belakang Russell dan tiga persepuluh detik di belakang Verstappen. Selama balapan ini berlangsung, beberapa duel antara kedua pembalap Ferrari terlihat, sementara Sainz terpaksa harus rela mundur dari balapan ini di garis start/finis di samping jalur pit setelah masalah kelistrikan, dan kedua pembalap Cadillac terpaksa harus rela mundur dari balapan ini lebih awal karena mobilnya mengalami masalah rem yang terlalu panas.[143]
Pada Grand Prix Inggris, Hamilton berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan sprint, meskipun kemudian Antonelli berhasil menyalipnya untuk meraih kemenangan. Antonelli memanfaatkan momentum ini untuk sesi kualifikasi untuk Grand Prix, dengan keberhasilannya meraih posisi terdepan di depan Leclerc dan Hamilton. Antonelli mengalami selip roda pada saat start, sehingga memungkinkan Leclerc dan Hamilton untuk mendapatkan start yang lebih baik. Leclerc memimpin sebagian besar jalannya balapan ini; selama tahap akhir, Antonelli, yang mendekati Leclerc, melaporkan ketidakmampuannya secara tiba-tiba untuk membelokkan mobilnya, sehingga memaksanya untuk masuk ke dalam pit untuk memperbaiki masalah tersebut. Dia kemudian mendapatkan penalti waktu sebanyak lima detik karena masalah batas lintasan, yang kemudian menjatuhkannya ke posisi keenam belas setelah dua periode mobil keselamatan di akhir balapan yang dikeluarkan karena Max Verstappen terpaksa harus rela mundur di akhir balapan. Leclerc berhasil memenangkan balapan ini, dan menjadi kemenangan pertamanya di Grand Prix Inggris, dan kemenangan pertamanya sejak Grand Prix Amerika Serikat 2024, di depan Russell dan Hamilton. Selain Verstappen, Alex Albon dan Nico Hülkenberg juga mundur dari balapan ini.[144]
Antonelli memulai Grand Prix Belgia dari posisi terdepan, meskipun Verstappen sempat menyalipnya di putaran pertama sebelum pembalap Mercedes itu merebut kembali posisi terdepan di Kemmel Straight. Russell mundur dari balapan setelah bertabrakan dengan Hamilton di putaran pertama, yang dianggap bertanggung jawab dan menerima penalti lima detik. Mobil keselamatan virtual yang dikeluarkan karena kerikil di trek balap memungkinkan Leclerc untuk menyalip Antonelli dan Verstappen melalui pit stop dan memimpin, tetapi Antonelli mempersempit jarak dan melewati Leclerc di putaran ke-34. Dia menahan laju pembalap Ferrari itu untuk meraih kemenangan keenamnya musim ini, dengan Verstappen yang berhasil melengkapi posisi podium. Hamilton berhasil pulih dari penaltinya untuk finis di posisi keempat di depan Piastri, sementara Isack Hadjar naik dari posisi ke-21 di grid ke posisi keenam. Hasil ini memperpanjang keunggulan Antonelli di dalam klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap menjadi 45 poin atas Hamilton dan 50 poin atas Russell.[145]
Grand Prix Hungaria menyaksikan Aston Martin melakukan tidak kurang dari 16 pembaruan pada mobil mereka, di mana Fernando Alonso memberikan tim tersebut penampilan di sesi Q2 yang pertama bagi mereka di musim ini. Norris mengungguli Hamilton dengan selisih 0,012 detik untuk meraih posisi terdepan untuk yang ke-17 kali dalam kariernya, dan menjadi pembalap non-Mercedes yang pertama yang berhasil meraih posisi terdepan pada musim 2026. Baik Hamilton maupun Antonelli menerima penalti turun tiga posisi di grid setelah sesi kualifikasi berakhir; Hamilton karena menghalangi laju Oscar Piastri, dan Antonelli karena gagal mengurangi kecepatan yang cukup pada saat bendera kuning dikibarkan. Piastri memimpin jalannya perlombaan di putaran pembuka setelah Norris melebar di tikungan kedua, dan kemudian memimpin paruh pertama balapan. Setelah Piastri menjalani pit stop yang kedua, dia diperlambat oleh kontak kecil dengan mobil Carlos Sainz Jr. yang tertinggal satu putaran dan terhalang oleh mobil-mobil yang lain yang tertinggal satu putaran, sehingga memungkinkan Norris untuk memperpanjang stint keduanya dan muncul di depan Piastri setelah melakukan pit stop pada putaran ke-40. Norris mengendalikan sisa balapan untuk meraih kemenangan pertamanya dan kemenangan pertama tim McLaren musim ini, sementara Piastri mundur dari posisi kedua karena mobilnya mengalami kerusakan girboks, yang memicu mobil keselamatan virtual dengan 14 putaran tersisa. Tim Ferrari melakukan pit stop untuk Hamilton di bawah mobil keselamatan virtual, sehingga membuatnya tertinggal di belakang Verstappen dan Antonelli, sebelum penalti lima detik karena ngebut di dalam jalur pit menurunkannya ke posisi kelima di belakang Leclerc. Verstappen dan Antonelli melengkapi posisi podium, dengan Hadjar yang finis di urutan keenam dan Russell berhasil pulih dari masalah mesin mobil yang hampir mati di awal balapan untuk meraih posisi ketujuh. Nico Hülkenberg berhasil finis di posisi kesembilan, dan mencetak poin pertamanya musim ini dan untuk yang pertama kalinya sebagai pembalap Audi. Antonelli memperluas keunggulan poinnya di dalam klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap menjadi 50 poin atas Hamilton dan 59 poin atas Russell, sementara Leclerc dan Norris masing-masing tertinggal 81 dan 91 poin menjelang jeda musim panas.[146]
Setelah jeda musim panas, musim ini dilanjutkan dengan Grand Prix Belanda; ini adalah balapan yang terakhir yang digelar di Sirkuit Zandvoort, serta satu-satunya yang menyertakan format sprint. Pembalap Red Bull, yaitu Isack Hadjar, terpaksa harus rela absen dalam ajang ini akibat cedera pergelangan tangan yang dialami olehnya selama jeda musim panas berlangsung; Liam Lawson dipromosikan dari tim Racing Bulls untuk menggantikan posisinya, sementara pembalap cadangan Yuki Tsunoda dipanggil untuk membalap bagi tim Racing Bulls. Russell berhasil memenangkan sprint dengan memimpin sejak awal hingga akhir balapan dari posisi terdepan, mengungguli Leclerc dan Norris. Norris membalas pada sesi kualifikasi untuk Grand Prix dengan keberhasilannya merebut posisi terdepan, di mana dia berhasil unggul sepersepuluh detik atas Russell. Balapan Grand Prix ini sempat dihentikan cukup lama akibat bendera merah menyusul kecelakaan hebat yang dialami oleh Verstappen di tikungan ke-14 pada putaran pembuka; pembalap asal Belanda itu berhasil selamat tanpa cedera, namun harus mundur dari balapan kandangnya sendiri. Antonelli memimpin pada saat balapan ini dimulai kembali dengan menggunakan format standing start; dia memimpin sebagian besar jalannya balapan ini dengan ditempel ketat oleh Norris. Pada putaran ke-54, Norris memanfaatkan situasi pada saat Antonelli tertahan oleh Hamilton—yang sedang menjalankan strategi yang berbeda—untuk menyalipnya di tikungan pertama; dia kemudian berhasil menyalip Hamilton di putaran yang sama dan mengambil alih posisi terdepan. Norris berhasil mempertahankan posisinya melewati dua periode mobil keselamatan virtual berikutnya untuk meraih kemenangan kedua secara berturut-turut, sementara Antonelli finis di posisi kedua dan memperlebar keunggulannya di klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap menjadi 59 poin. Russell berhasil mengamankan posisi terakhir di podium setelah menahan laju duo Ferrari, yaitu Hamilton dan Leclerc, yang masing-masing finis di posisi keempat dan kelima.[147]
Pembalap Alpine, yaitu Pierre Gasly, berhasil meraih posisi terdepan untuk yang pertama kalinya dalam kariernya di babak kualifikasi untuk Grand Prix Italia di depan Russell dan Oscar Piastri, meskipun Piastri mendapatkan penalti turun tiga posisi di grid karena telah menghalangi laju Liam Lawson. Leclerc mengalami kecelakaan hebat di tikungan Parabolica pada putaran kedua Grand Prix, yang menyebabkan bendera merah dikibarkan; dia keluar tanpa cedera tetapi mobilnya hancur total. Pada start ulang berikutnya, Russell, yang telah mengambil alih posisi terdepan dari Gasly sebelum bendera merah dikibarkan, memimpin jalannya perlombaan ini tetapi segera dikejar oleh Verstappen. Antonelli, yang memulai jalannya perlombaan ini dari posisi belakang setelah mendapatkan penalti turun posisi di grid karena telah melebihi kuota elemen unit daya, berhasil menyalip beberapa pembalap dan menyusul kedua pembalap terdepan. Selama periode mobil keselamatan virtual yang disebabkan oleh Lance Stroll yang berhenti di pinggir lintasan karena mobilnya mengalami kerusakan hidrolik, Russell memilih untuk tetap bertahan di lintasan, sementara Antonelli dan Verstappen masuk ke dalam pit untuk mengganti ban. Antonelli, memanfaatkan offset ban yang cukup besar, di mana dia menyusul dan melewati rekan setimnya di tahap akhir balapan untuk menang dari posisi kesembilan belas di grid. Antonelli menjadi pembalap yang pertama sejak John Watson di Grand Prix Amerika Serikat Barat 1983 yang berhasil menang dari posisi start serendah ini, dan menjadi pembalap Formula Satu dari Italia yang pertama yang berhasil memenangkan Grand Prix Italia sejak Ludovico Scarfiotti enam puluh tahun sebelumnya. Verstappen berhasil melengkapi podium di depan duo McLaren, yaitu Norris dan Piastri.[148]
Norris berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan perdana Grand Prix Spanyol di sirkuit Madring yang baru, mengungguli Antonelli dan Verstappen. Dia memimpin dengan nyaman di awal jalannya balapan, tetapi kemudian terpaksa harus rela kehilangan posisi dari kedua pembalap di belakangnya setelah mobil keselamatan virtual yang muncul di waktu yang kurang tepat dan pit stop yang lambat. Charles Leclerc memimpin sebagian besar jalannya balapan dengan memilih untuk tetap berada di lintasan selama mobil keselamatan virtual dan melakukan stint yang panjang dengan menggunakan ban keras, sebelum melakukan pit stop dengan 10 putaran yang masih tersisa untuk mengawal Russell. Antonelli mengambil alih posisi terdepan dan berhasil memenangkan balapan ini di depan Verstappen, yang berhasil menahan laju Norris.[149]
Russell berhasil meraih posisi terdepan dengan selisih 0,837 detik untuk Grand Prix Azerbaijan dan memimpin sepanjang balapan untuk meraih Grand Slam pertamanya dalam karier, meskipun persaingan antara dia dan Verstappen sangat ketat, dengan selisih hanya sebesar 0,196 detik saja, yang merupakan selisih terdekat antara posisi pertama dan kedua sejak Grand Prix Amerika Serikat 2002. Sejak balapan ini dimulai, mobil Red Bull menunjukkan kecepatan yang jelas, karena Verstappen dan Hadjar dengan cepat melompat dari posisi kedelapan dan keempat ke posisi keempat dan ketiga. Hadjar kemudian menyerahkan posisinya kepada Verstappen, karena percaya bahwa dia memiliki kecepatan yang lebih baik untuk menyalip Piastri untuk merebut posisi kedua. Hal ini baru terjadi setelah start ulang mobil keselamatan yang pertama, yang disebabkan oleh Albon yang menabrak pembatas. Mobil keselamatan dengan cepat dikerahkan kembali setelah insiden yang melibatkan Colapinto, Gasly, dan Norris di tikungan pertama, yang membuat ketiganya terpaksa harus rela tersingkir dari balapan ini. Setelah start ulang yang kedua, Verstappen dan Russell dengan cepat melaju meninggalkan para pembalap yang lain. Piastri mengunci rem di tikungan pertama pada putaran ke-40, sehingga membuatnya mundur ke posisi keempat belas dan menyerahkan posisi podium terakhir kepada Hadjar. Meskipun terjadi drama yang melibatkan Bottas di putaran terakhir, namun ketiga posisi podium tetap diisi oleh Russell, Verstappen, dan Hadjar. Ini adalah podium ganda yang pertama bagi tim Red Bull sejak Grand Prix Tiongkok 2024. Antonelli, yang lolos babak kualifikasi di posisi keenam belas setelah sebelumnya sempat mengalami insiden, mempertahankan keunggulan 66 poin di dalam klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap setelah finis di posisi kelima.[150]
Ronde penutupan musim
Verstappen berhasil mengamankan posisi terdepan yang pertama baginya dan tim Red Bull untuk musim ini di Grand Prix Bahrain di Malaysia, dengan mengungguli Hamilton dan rekan setimnya yaitu Hadjar. Ini adalah posisi terdepan yang pertama di musim ini untuk mobil yang tidak ditenagai oleh mesin Mercedes. Penalti turun lima posisi di grid yang diterima oleh Hadjar karena menggunakan mesin pembakaran internal yang baru membuatnya turun ke posisi kedelapan, sehingga mempromosikan pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap, yaitu Antonelli, ke posisi ketiga bersama dengan Leclerc di barisan kedua. Setelah hujan deras dan dua kali penundaan start, Verstappen berhasil pulih dari kehilangan posisi terdepan di awal untuk meraih kemenangan pertamanya musim ini, dengan mengungguli Antonelli dan Hamilton. Kemenangan ini adalah kemenangan yang pertama untuk sebuah mobil bertenaga mesin Ford sejak Grand Prix Brasil 2003. Hamilton sempat turun ke posisi ke-18 setelah memulai jalannya balapan ini dengan menggunakan ban slick di sirkuit yang basah, tetapi berhasil pulih untuk mengamankan posisi ketiga dengan menyalip Hadjar setelah start ulang mobil keselamatan yang terakhir; Leclerc juga berhasil menyalip Hadjar untuk finis di posisi keempat. Russell terpaksa harus rela mundur dari balapan ini pada saat sedang berada di posisi ketiga selama periode mobil keselamatan yang terakhir karena mobilnya mengalami masalah unit daya, sehingga memungkinkan Antonelli untuk memperluas keunggulannya di dalam klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap atas rekan setimnya menjadi 84 poin dengan tujuh balapan yang masih tersisa.[151]
Verstappen mendominasi balapan sprint di Grand Prix Singapura dari posisi terdepan. Balapan sprint kembali tertunda karena kondisi cuaca yang buruk. Setelah sempat memimpin jalannya perlombaan sprint, Russell mengalami kecelakaan dan keluar dari balapan sprint, yang diadakan dalam kondisi lintasan basah, sehingga kedua mobil Ferrari milik Hamilton dan Leclerc melengkapi posisi podium. Kedua mobil McLaren berputar pada saat keduanya sedang saling menyerang satu sama lain di putaran terakhir, yang menyebabkan Norris dan Piastri sama-sama berputar; Norris yang terganggu, yang telah berjuang untuk memperebutkan posisi keempat, masih bisa melanjutkan balapan sprint, sementara Piastri menabrak dinding pembatas dan langsung mundur dari balapan sprint.[152] Verstappen mendominasi jalannya Grand Prix ini untuk mengamankan kemenangan pertamanya di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, dan kemenangan beruntun keduanya di musim ini.[153]
Hasil dan klasemen
Grand Prix
Sistem poin
Poin diberikan kepada sepuluh pembalap teratas yang terklasifikasi dalam balapan dan kepada delapan pembalap teratas yang finis di sprint.[155][e] Jika terjadi seri dalam perolehan poin, maka sistem penghitungan mundur digunakan di mana pembalap dengan kemenangan Grand Prix terbanyak diberikan peringkat lebih tinggi. Jika jumlah kemenangan sama, maka jumlah posisi kedua dipertimbangkan, dan seterusnya.[155] Poin diberikan dengan menggunakan sistem sebagai berikut:
| Posisi | Pertama | Kedua | Ketiga | Keempat | Kelima | Keenam | Ketujuh | Kedelapan | Kesembilan | Kesepuluh |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Balapan | 25 | 18 | 15 | 12 | 10 | 8 | 6 | 4 | 2 | 1 |
| Sprint | 8 | 7 | 6 | 5 | 4 | 3 | 2 | 1 | ||
| Sumber:[155] | ||||||||||
Klasemen Kejuaraan Dunia Pembalap
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Catatan:
– Pembalap gagal untuk menyelesaikan balapan, tetapi diklasifikasi telah menyelesaikan balapan karena telah menempuh lebih dari 90% jarak tempuh pemenang balapan.
Klasemen Kejuaraan Dunia Konstruktor
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Catatan:
- Baris tidak terkait dengan pembalap: dalam setiap konstruktor, klasemen Grand Prix individu diurutkan murni berdasarkan klasifikasi akhir dalam balapan (bukan berdasarkan poin total yang dicetak dalam acara tersebut, yang mencakup poin yang diberikan untuk putaran dan sprint tercepat).
Catatan kaki
- 1 2 Balapan hari Sabtu.
- ↑ Grand Prix Azerbaijan pada awalnya akan diselenggarakan pada tanggal 27 September, sebelum pada akhirnya diundur ke hari sebelumnya menyusul permintaan dari pihak promotor dan pemangku kepentingan pemerintah terkait untuk mengakomodasi Hari Peringatan mereka.[70][72]
- ↑ Grand Prix Bahrain pada awalnya dijadwalkan pada tanggal 12 April di Sirkuit Internasional Bahrain, tetapi kemudian ditunda dan dipindahkan ke Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia menyusul pecahnya perang Iran 2026.[73]
- ↑ Grand Prix Tiongkok, Miami, Kanada, Inggris, Belanda, dan Singapura menampilkan format sprint.[154]
- ↑ Apabila suatu perlombaan atau sprint berakhir sebelum waktunya, maka jumlah posisi yang berhak untuk mendapatkan poin dapat dikurangi, tergantung pada seberapa banyak bagian dari perlombaan atau sprint tersebut yang telah diselesaikan.[156]
Referensi
- ↑ "2026 Formula One Sporting Regulations – Issue 2" (PDF). Fédération Internationale de l'Automobile. 11 Desember 2024. Diakses tanggal 14 Desember 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pirelli to continue as Formula 1's exclusive tyre supplier until 2027". Formula 1. 10 Oktober 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Maret 2024. Diakses tanggal 30 April 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BWT and Alpine F1 team combine forces in strategic partnership aimed at sustainability drive" (Rilis pers). BWT. 11 Februari 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Februari 2022. Diakses tanggal 24 April 2024.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Forbes, Gonzalo (8 Januari 2025). "Alpine already working in wind tunnel on 2026". Auto Hebdo. Diakses tanggal 25 November 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Alpine confirm they are to shut down works engine programme at the end of 2025". Formula 1. 30 September 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 September 2024. Diakses tanggal 30 September 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Alpine to use Mercedes power units and gearboxes from 2026". Formula 1. 12 November 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 November 2024. Diakses tanggal 12 November 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Gasly commits long-term future to Alpine as he signs new contract extension". Formula 1. 6 September 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 September 2025. Diakses tanggal 6 September 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Franco Colapinto earns new deal as Alpine complete 2026 line-up". Formula 1. 7 November 2025. Diakses tanggal 7 November 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Honda to make full-scale F1 return in 2026 as they join forces with Aston Martin". Formula 1. 24 Mei 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2024. Diakses tanggal 5 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jak Crawford to drive in maiden FP1 at Mexico City Grand Prix". Aston Martin F1. Diakses tanggal 25 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Aston Martin confirm Honda as F1 engine partner from 2026 as Japanese manufacturer makes official return to sport". Sky Sports. 24 Mei 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Mei 2023. Diakses tanggal 8 Februari 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Alonso signs new deal with Aston Martin to end speculation over F1 future". Formula 1. 11 April 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2024. Diakses tanggal 11 April 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Aston Martin confirm Stroll to remain as Alonso's team mate after contract extension". Formula 1. 27 Juni 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2024. Diakses tanggal 27 Juni 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Mann-Bryans, Mark (11 Februari 2025). "Record title sponsorship for Williams F1 as Atlassian deal announced". Autosport. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Februari 2025. Diakses tanggal 11 Februari 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Evolution of an icon". Williams F1 Team (Rilis pers). 3 November 2025. Diakses tanggal 3 November 2025.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "2026 Pre-Season Testing Dates and Calendar Update Confirmed". Atlassian Williams Racing (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Baldwin, Alan (8 Januari 2024). Sarkar, Pritha (ed.). "Williams F1 team to use Mercedes engines until at least 2030". Reuters. Diakses tanggal 8 Februari 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Albon signs multi-year contract extension with Williams". Formula 1. 15 Mei 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Mei 2024. Diakses tanggal 15 Mei 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sainz signs for Williams as Spaniard's F1 future is confirmed". Formula 1. 29 Juli 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2024. Diakses tanggal 29 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Audi expands commitment to Formula 1 with 100% takeover of Sauber". Formula 1. 8 Maret 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Maret 2024. Diakses tanggal 7 Mei 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ van Denderen, Ludo (2 April 2024). "Bad news for Swiss F1 fans: Audi opts for German national anthem". GPBlog. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Juni 2025. Diakses tanggal 14 Mei 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Noble, Jon (30 Juli 2025). "Audi reveals new title sponsor for its F1 debut". The Race. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juli 2025. Diakses tanggal 30 Juli 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Audi reveals new concept livery for its F1 debut in 2026". The Race (dalam bahasa Inggris). 12 November 2025. Diakses tanggal 12 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Barretto, Lawrence (6 November 2024). "Kick Sauber confirm rookie Bortoleto as second driver for 2025". Formula 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 November 2024. Diakses tanggal 6 November 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Kick Sauber sign Nico Hulkenberg for 2025 ahead of Audi transformation". Formula 1. 26 April 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April 2024. Diakses tanggal 26 April 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Statement on General Motors application to join FIA Formula One World Championship in 2026". Formula 1 (Rilis pers). 25 November 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 November 2024. Diakses tanggal 25 November 2024.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "General Motors launches Cadillac Formula 1 Team and power unit". General Motors (Rilis pers). 25 November 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2024. Diakses tanggal 25 November 2024.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Cadillac receive final approval to join F1 grid in 2026". Formula 1. 7 Maret 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Maret 2025. Diakses tanggal 7 Maret 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Gaillard, Fabien (27 Februari 2026). "Cadillac revela por fin el nombre de su primer coche de F1 que conducirá Checo Pérez" [Cadillac finally reveals the name of its first F1 car to be driven by Checo Pérez]. motorsport.com (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Februari 2026. Diakses tanggal 27 Februari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Ferrari enters a multi-year agreement with Andretti Formula Racing". Ferrari. 10 Desember 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Desember 2024. Diakses tanggal 10 Desember 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Barretto, Lawrence (26 Agustus 2025). "Perez and Bottas to make F1 returns in 2026 with Cadillac". Formula 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Agustus 2025. Diakses tanggal 26 Agustus 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ferrari and HP Announce a Title Partnership". HP (Rilis pers). 24 April 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Juli 2024. Diakses tanggal 24 April 2024.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cleeren, Filip (9 Januari 2026). "Ferrari reveals name for pivotal 2026 F1 car". Motorsport. Diakses tanggal 9 Januari 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "What engine every F1 team is using for 2026 rules". The Race. 26 Agustus 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 September 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sutill, Josh (25 Januari 2024). "Leclerc signs new long-term Ferrari F1 deal". The Race. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Agustus 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Coleman, Madeline (2 Februari 2024). "Ferrari's prestige lured Lewis Hamilton – and cost Carlos Sainz his seat". The Athletic. The NY Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2024. Diakses tanggal 6 Februari 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 Mitchell-Malm, Scott (4 Desember 2025). "Bigger Toyota deal prompts Haas rebrand for F1 2026". The Race (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Haas to stick with Ferrari amid engine crisis". Grand Prix. 30 Agustus 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Agustus 2020. Diakses tanggal 30 Agustus 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ McDonagh, Connor (16 Juli 2024). "Haas extend Ferrari technical partnership until the end of 2028 F1 season". Crash. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juli 2024. Diakses tanggal 16 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Haas confirm signing of Ocon on multi-year contract". Formula 1. 25 Juli 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juli 2024. Diakses tanggal 25 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "F2 star Ollie Bearman promoted to F1 with Haas for 2025". Formula 1. 4 Juli 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Juli 2024. Diakses tanggal 4 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Smith, Luke (27 Agustus 2025). "Why McLaren F1 finally said yes to Mastercard after a decade without a title sponsor". The Athletic. The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 27 Agustus 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ "2026 McLaren Formula 1 Team MCL40A". RM Sotheby's (dalam bahasa Inggris). 19 November 2025. Diakses tanggal 19 November 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Taylor, Max (16 Agustus 2025). "McLaren to Auction 2026 F1 Car at Abu Dhabi GP — Before It Races". Yahoo Autos. Diakses tanggal 19 November 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "McLaren Formula 1 Team and Mercedes-Benz renew power unit agreement until 2030". McLaren. 24 November 2023. Diakses tanggal 22 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Noble, Jonathan (26 Januari 2024). "Norris commits to new McLaren F1 deal". Motorsport.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Januari 2024. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Edmondson, Laurence (12 Maret 2025). "Oscar Piastri signs new multiyear contract with McLaren". ESPN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Maret 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Noble, Jonathan (28 September 2022). "Mercedes signs early Petronas deal extension ahead of new F1 2026 rules". Motorsport.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 September 2022. Diakses tanggal 24 April 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Mee, Lydia. "Mercedes announces W17 livery reveal date and 2026 F1 season launch event". Motorsport.com. Diakses tanggal 5 Januari 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Barretto, Lawrence (15 Oktober 2025). "Russell and Antonelli confirmed as 2026 Mercedes line-up". Formula 1. Formula One Group. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Oktober 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "AlphaTauri's new name for 2024 is confirmed". Formula 1. 24 Januari 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Maret 2024. Diakses tanggal 25 Januari 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Racing Bulls VCARB 03 livery reveal: British teenager Arvid Lindblad hails 'surreal moment' ahead of rookie F1 season". Sky Sports. 16 Januari 2026. Diakses tanggal 16 Januari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Ford Returns To Formula 1; Strategic Partner To Oracle Red Bull Racing For 2026 Season And Beyond | Ford Media Center". Ford (Rilis pers). 3 Februari 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Februari 2023. Diakses tanggal 8 Mei 2024. Red Bull Ford will provide the power units for both the Oracle Red Bull Racing and Scuderia AlphaTauri teams from 2026 to at least 2030.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Our Driver Line-Up For 2026". Racing Bulls (dalam bahasa Inggris). 2 Desember 2025. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Red Bull name tech firm Oracle as title sponsor in $500m deal". ESPN. 9 Februari 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Februari 2022. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Oracle Red Bull Racing Announces 2026 Driver Line-Up". Red Bull Racing (dalam bahasa Inggris). 2 Desember 2025. Diakses tanggal 2 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Edmondson, Laurence (3 Maret 2022). "Max Verstappen signs new contract to stay at Red Bull until 2028". ESPN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Maret 2022. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "2026 FIA Formula One World Championship – Entry List". Fédération Internationale de l'Automobile. 19 Desember 2025. Diakses tanggal 19 Desember 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑
- ↑ "Andretti Global and General Motors Team Up in F1 Pursuit" (Rilis pers). Andretti Autosport. 5 Januari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juli 2024. Diakses tanggal 6 Januari 2023.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Andretti and Cadillac to pursue opportunity to compete in FIA Formula One World Championship" (Rilis pers). US: Cadillac. 5 Januari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 November 2024. Diakses tanggal 6 Januari 2023.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Hughes, Mark (26 Agustus 2022). "Audi has gone grand prix racing before - sort of". The Race. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Agustus 2022. Diakses tanggal 22 April 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Doyle, Michael (26 April 2024). "Nico's 'career renaissance' continues as Audi makes their first big move in F1". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April 2024. Diakses tanggal 7 Mei 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Smith, Luke; Newbold, James (8 Februari 2023). "Cosworth: F1 return not on radar despite Ford's comeback". Motorsport.com. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Februari 2023. Diakses tanggal 25 September 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Richards, Giles (24 Mei 2023). "Honda to return to F1 in 2026 as engine manufacturer for Aston Martin". The Guardian. ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Mei 2023. Diakses tanggal 7 Mei 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Powell, Alex (19 Agustus 2026). "Formula 1: Liam Lawson to return to Red Bull for Dutch Grand Prix after Isack Hadjar suffers wrist injury". The New Zealand Herald. Diakses tanggal 19 Agustus 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Isack Hadjar to miss Italian Grand Prix with wrist injury as Liam Lawson gets Red Bull opportunity at Monza". Sky Sports. 2 September 2026. Diakses tanggal 2 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Isack Hadjar to sit out third F1 race in Madrid as Yuki Tsunoda returns". Motorsport.com. 7 September 2026. Diakses tanggal 7 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Walsh, Fergal; Mészáro, Sàndor (21 September 2026). "Isack Hadjar set for Red Bull return in Baku". Racingnews365.com. Diakses tanggal 21 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Formula 1 reveals calendar for 2026 season". Formula 1. 10 Juni 2025. Diakses tanggal 10 Juni 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Formula 1 and FIA announce 2026 Sprint Calendar". www.formula1.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-16.
- 1 2 3 4 "Formula 1 confirms 2026 pre-season testing dates and issues calendar update". Formula 1. 30 Juni 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juni 2025. Diakses tanggal 30 Juni 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Formula 1 and FIA confirm Malaysia will join 2026 calendar as host venue for Bahrain Grand Prix". Formula One. 26 Juli 2026. Diakses tanggal 26 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cooper, Adam (13 Maret 2026). "Revealed: Middle East F1 races won't be replaced if they are cancelled". Crash.net.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cleeren, Filip (14 Maret 2026). "Bahrain and Saudi Arabia F1 races officially called off as Iran conflict rages". Autosport. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Benson, Andrew (2026-03-14). "F1 cancels Bahrain & Saudi Arabia Grands Prix because of Iran war impact". BBC Sport (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2026. Diakses tanggal 2026-03-15.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Bahrain and Saudi Arabian GPs will not take place in April". Formula One. 14 Maret 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Maret 2026. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cooper, Adam (13 Maret 2026). "F1 Bahrain, Saudi Arabian GP cancellations set to be confirmed this weekend". Crash.net.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Camm, George (26 Juli 2026). "Formula 1 and FIA confirm that Malaysia will join the 2026 calendar as host venue for the Bahrain Grand Prix". corp.formula1.com. Diakses tanggal 26 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kallas, Fernando (23 Januari 2024). "Madrid to host Spanish GP from 2026, Barcelona future uncertain". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Januari 2024. Diakses tanggal 7 Mei 2024. Madrid will host the Spanish Grand Prix from 2026 to 2035 on a new city circuit around the capital's IFEMA exhibition centre, Formula One said on Tuesday in an announcement that left Barcelona facing an uncertain future.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Collantine, Keith (13 Juni 2025). "Spain's second F1 race to be called the 'Barcelona-Catalunya Grand Prix' next year". RaceFans. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 September 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Formula 1 to celebrate final Dutch Grand Prix in 2026". Formula 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Desember 2024. Diakses tanggal 4 Desember 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Harrington, Alex (30 Juni 2025). "2026 Azerbaijan Grand Prix date changed to avoid clash with day of national mourning". Motorsport.com. Diakses tanggal 30 Juni 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Foster, Michelle (26 Juli 2026). "Malaysia's Sepang circuit confirmed as new host of 'Bahrain Grand Prix'". PlanetF1. Diakses tanggal 26 Juli 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "F1 Commission rules out 'rookie race' for this year – but concept will be explored for 2025". Formula1.com. Formula One Administration. 2 Oktober 2024. Diakses tanggal 5 Oktober 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Benson, Andrew (27 Maret 2025). "What's the future for F1 engines and why is it up for debate?". BBC Sport. BBC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Maret 2025. Diakses tanggal 26 Maret 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "FIA reveal 'concessions' to teams ahead of major F1 rule tweak". RacingNews365. 25 September 2025. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "F1 cost cap: What is it and how does it work?". Motorsport.com. 29 Oktober 2025. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ "Five Big Changes Coming To Formula 1 In 2026". Forbes. 9 Desember 2025. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ "F1 2026: What are the new regulations, engine changes and how will the racing be with no DRS". Sky Sports. 26 Januari 2026. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ "FIA finalises 2026 Formula 1 power unit regulations". Autosport. 16 Agustus 2022. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ "FIA Approves F1 Power Unit Rules for 2026 Season". Autoweek. 16 Agustus 2022. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ "Formula 1's New Power Units Will Be Key to Performance in 2026". Road & Track. 16 Januari 2026. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ "2026 Formula One Power Unit Sporting Regulations – Issue 7" (PDF). Fédération Internationale de l'Automobile. 17 Oktober 2024. Diakses tanggal 19 Oktober 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "2026 Formula One Technical Regulations – Issue 11" (PDF). Fédération Internationale de l'Automobile. 26 Februari 2025. Diakses tanggal 26 Februari 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wood, Will (16 Agustus 2022). "F1's 2026 power unit regulations approved by FIA's World Motor Sport Council". Race Fans. Diakses tanggal 31 Juli 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kanal, Samarth (16 Agustus 2022). "7 things you need to know about the 2026 F1 engine regulations". www.formula1.com. Diakses tanggal 4 April 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Noble, Jonathan (6 Juni 2024). "Revealed: First images of F1's new 2026 car concept". Autosport.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Formula 1 Commission Meeting 24.04.2025 – Media statement". Fédération Internationale de l'Automobile. 24 April 2025. Diakses tanggal 25 April 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Suttill, Josh; Mitchell-Malm, Scott; Noble, Jon (29 Maret 2026). "'Listen to us' - Sainz's big F1 safety plea after Bearman crash". The Race.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Codling, Stuart; Vording, Ronald (29 Maret 2026). "FIA responds to dramatic Bearman crash in F1 Japanese GP". Autosport.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Why Oliver Bearman was 45km/h faster than Franco Colapinto when he crashed". Motorsport.com. 29 Maret 2026. Diakses tanggal 29 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "FIA reports outlines decision timeline on F1 2026 tweaks". Autosport. 9 April 2026. Diakses tanggal 9 April 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Noble, Jonathan (6 Juni 2024). "How F1's new active aero will work in 2026". Autosport.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Mitchell-Malm, Scott; Anderson, Ben (6 Juni 2024). "F1 reveals 2026 cars – Everything worth knowing". The Race. Diakses tanggal 6 Juni 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bianchi, Francesco (9 Juni 2024). "Tech Analysis | How F1 will survive without DRS in 2026". GPblog.com. Diakses tanggal 11 Juni 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cleeren, Filip (3 Oktober 2024). "F1 abandons Abu Dhabi rookie sprint race idea for 2024". Motorsport.com. Diakses tanggal 4 Oktober 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Noble, Jonathan; Somerfield, Matt (20 Oktober 2024). "F1's 2026 cars now two seconds faster after rule tweaks". Motorsport.com. Diakses tanggal 20 Oktober 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Barretto, Lawrence (6 Juni 2024). "From more agile cars to 'X-mode' and 'Z-mode' – unpicking the 2026 aerodynamics regulations". Formula 1.com. Diakses tanggal 20 Desember 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Collantine, Keith (14 November 2025). "F1 Commission agrees changes to rules on car liveries and driver numbers for 2026".
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Khorounzhiy, Valentin (18 Desember 2025). "Verstappen's new F1 number for 2026 explained". The-Race.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ Benyon, Jack (14 November 2025). "New F1 livery rules to be introduced for 2026". The Race (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 November 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "FIA announces 'updates' to 2026 regulations after final F1 Commision". GPblog (dalam bahasa Inggris). 14 November 2025. Diakses tanggal 18 November 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Noble, Jon (18 Desember 2025). "Two big changes to stewards' powers for 2026". The Race. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
- ↑ Cleeren, Filip (2 Maret 2026). "F1 scraps mandatory Monaco GP two-stop rule for 2026". www.motorsport.com. Diakses tanggal 2 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Formula 1 Commission Meeting 18.02.2025 – Media statement". Fédération Internationale de l'Automobile. 18 Februari 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Februari 2025. Diakses tanggal 18 Februari 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Edmondson, Laurence (25 Mei 2025). "Two-stop experiment doesn't fix F1 Monaco procession problem". ESPN. Diakses tanggal 2 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Richards, Giles (26 Mei 2025). "F1 team heads call for Monaco to 'move with the times' and make track change". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 28 Mei 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "F1 Commission rules out 'rookie race' for this year – but concept will be explored for 2025". Formula 1. Formula One Administration. 2 Oktober 2024. Diakses tanggal 5 Oktober 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cleeren, Filip (28 Januari 2026). "Williams missed Barcelona F1 test due to production delays, denies significant weight issue". Autosport. Diakses tanggal 2 Februari 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Saunders, Nate (30 Januari 2026). "Lewis Hamilton finishes F1 testing on top for Ferrari, McLaren also show progress in Barcelona". ESPN. Diakses tanggal 4 Februari 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Mercedes duo leads the way on final day in Sakhir". Pirelli.com. 13 Februari 2026. Diakses tanggal 13 Februari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Leclerc finishes on top as lengthy Bahrain testing concludes". Pirelli.com. 20 Februari 2026. Diakses tanggal 20 Februari 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell storms to pole position for season-opening Australian GP as Verstappen crashes out". Formula1.com. 7 Maret 2025. Diakses tanggal 10 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell wins action-packed Australian GP from Antonelli as Mercedes secure 1-2 finish". Formula1.com. 8 Maret 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Maret 2026. Diakses tanggal 10 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Australia 2026". Statsf1.com (dalam bahasa French). Diakses tanggal 10 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Formula 1 (8 Maret 2026). Race Highlights 2026 Australian Grand Prix Prix (Television production). Diakses tanggal 20 Februari 2026 – via YouTube.
{{cite AV media}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Australia 2026 - Championship". Statsf1.com. Diakses tanggal 10 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell clinches pole position in China Sprint Qualifying ahead of Antonelli". Formula1.com. 13 Maret 2025. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell reflects on 'pretty fun' Sprint win in China as he admits being 'caught off guard' by Hamilton battle". Formula1.com. 14 Maret 2025. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell wins thrilling China Sprint from Ferrari's Leclerc and Hamilton". Formula1.com. 14 Maret 2025. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli beats Russell to become F1's youngest ever Grand Prix polesitter in China". Statsf1.com. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli beats Russell for maiden F1 victory in China". Formula 1 (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-16.
- ↑ D'Alessandro, Gianluca (2026-04-03). "The alarming factors that triggered Bearman's 50G crash at F1 Japanese GP". Autosport (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-03.
- ↑ "Antonelli takes championship lead after surging to victory in Japan from Piastri and Leclerc". Formula 1. 29 Maret 2026. Diakses tanggal 29 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Norris beats Piastri and Leclerc to victory in Miami Sprint". Formula 1. Miami International Autodrome, Miami, Florida: Formula One Management. 2 Mei 2026. Diakses tanggal 4 Mei 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli wins thrilling Miami Grand Prix from Norris and Piastri". Formula 1. Miami International Autodrome, Miami, Florida: Formula One Management. 3 Mei 2026. Diakses tanggal 4 Mei 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell clings on to win Canada Sprint after clashing with Antonelli". Formula 1. Formula One Management. 23 Mei 2026. Diakses tanggal 25 Mei 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli wins dramatic Canadian Grand Prix as Russell retires amid thrilling Mercedes battle". Formula 1. Formula One Management. 24 Mei 2026. Diakses tanggal 25 Mei 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Benson, Andrew (12 Juni 2026). "Monaco Grand Prix: Pierre Gasly regains third place after Alpine successfully appeal against penalties". BBC Sport. Diakses tanggal 12 Juni 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli secures brilliant victory in chaotic Monaco Grand Prix amid multiple shock retirements". Formula1.com. 7 Juni 2026. Diakses tanggal 7 Juni 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Hamilton claims stellar maiden Grand Prix victory for Ferrari in Barcelona as Antonelli suffers shock retirement". Formula1.com. 14 Juni 2026. Diakses tanggal 14 Juni 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Russell seals victory in thrilling Austrian Grand Prix ahead of Verstappen and Antonelli". Formula1.com. 28 Juni 2026. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Leclerc wins dramatic British Grand Rrix from Russell and Hamilton as Antonelli suffers issue". Formula1.com. 5 Juli 2026. Diakses tanggal 20 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli beats Leclerc to Belgian Grand Prix win to extend title lead as Russell retires". Formula1.com. 19 Juli 2026. Diakses tanggal 27 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Norris beats Verstappen and Antonelli to victory in dramatic Hungarian GP". Formula1.com. 26 Juli 2026. Diakses tanggal 27 Juli 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Norris wins dramatic Dutch Grand Prix from Antonelli and Russell as Verstappen crashes out". Formula1.com. 23 Agustus 2026. Diakses tanggal 23 Agustus 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli beats Russell to Italian Grand Prix win with stunning comeback drive". Formula1.com. 6 September 2026. Diakses tanggal 6 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Antonelli clinches victory over Verstappen and Norris in Spanish GP". Formula1.com. 13 September 2026. Diakses tanggal 13 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "F1 Results – 2026 Azerbaijan Grand Prix". BBC Sport (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2026-09-25. Diakses tanggal 2026-09-30.
- ↑ Yahoo Sports Staff (4 Oktober 2026). "F1 Bahrain Grand Prix in Malaysia: Max Verstappen wins first race of season in day of chaos". Yahoo Sports. Diakses tanggal 4 Oktober 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Verstappen wins dramatic, rain-hit Singapore Sprint as Russell crashes and McLarens collide". Formula1.com. 10 Oktober 2026. Diakses tanggal 13 Oktober 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Verstappen seals commanding Singapore Grand Prix victory from Leclerc and Antonelli". Formula1.com. 11 Oktober 2026. Diakses tanggal 13 Oktober 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Formula 1 and FIA announce 2026 Sprint Calendar". Formula 1. Diakses tanggal 16 September 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "The beginner's guide to the F1 weekend". Formula 1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Maret 2026. Diakses tanggal 1 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cooper, Sam (23 Februari 2023). "Wet races, half points and a new fan engagement activity – the FIA rule changes analysed". Yahoo! Sports. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Maret 2023. Diakses tanggal 25 Maret 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "2026 Singapore Grand Prix - Championship Points" (PDF) (dalam bahasa Inggris). Federasi Automobil Internasional. 11 Oktober 2026. Diakses tanggal 13 Oktober 2026.
- ↑ "2026 Bahrain Grand Prix in Malaysia - Championship Points" (PDF) (dalam bahasa Inggris). Federasi Automobil Internasional. 4 Oktober 2026. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
Pranala luar
| 1950–1969 | |
|---|---|
| 1970–1989 | |
| 1990–2009 | |
| 2010–2029 | |