Senin, 02 November 2026
00:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Goh Jin Wei

Goh Jin Wei

pemain bulu tangkis

Bagikan:
250px-Goh_Jin_Wei.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Goh Jin Wei

Goh Jin Wei (Hanzi sederhana:吴堇溦; Hanzi tradisional:吳堇溦; Pinyin:Wú Jǐnwēi; Jyutping:Ng4 Gan2 Mei4; Pe̍h-ōe-jī:Gô͘ Kín-bî; lahir 30 Januari 2000) adalah seorang pemain bulu tangkis asal Malaysia. Pada tahun 2019, Jin Wei berhasil masuk ke babak semifinal Malaysia Masters. Namun, langkahnya terhenti oleh pebulu tangkis Thailand, Ratchanok Intanon. Ia merupakan juara dunia junior dua kali. Ia sebelumnya mengalami permasalahan pada bagian usus besarnya hingga sempat absen lama pada Oktober 2019. Jin Wei juga memutuskan untuk mundur dari pelatnas Malaysia pada November 2021.

Namun, Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) tak mengizinkan Jin Wei untuk bertanding secara profesional. Hal itu memang menjadi aturan BAM yang melarang atletnya yang mundur sebelum usia 29 tahun untuk berkiprah secara profesional. Setelah melakukan negosiasi dengan BAM serta kecaman dari masyarakat Malaysia, Jin Wei bisa bertanding secara profesional sejak Januari 2022.[1]

Kehidupan awal

Goh Jin Wei lahir di Bukit Mertajam, Pulau Pinang, dalam keluarga Tionghoa Malaysia. Goh Jin Wei merupakan putri dari Loh Bee Sim dan Goh Boon Huat.[2][3] Goh mulai bermain bulu tangkis pada usia enam tahun sebagai hobi. Melihat bakat yang dimilikinya, ayahnya kemudian mendukungnya untuk berlatih di bawah bimbingan Teh Peng Huat, yang sebelumnya merupakan pelatih Lee Chong Wei.[4] Pada usia 11 tahun, Goh meraih gelar pada Grand Prix Finals kategori U-12 dan kompetisi Majelis Olahraga Sekolah Malaysia (MSSM) dengan mewakili sekolah dasarnya, SJKC Jit Sin ‘B’.[2] Dua tahun kemudian, pada usia 14 tahun, ia masuk ke dalam tim nasional Malaysia.[5]

Karier

Tingkat junior

250px-Victory_Ceremony_Girls_Singles_Badminton_2018_YOG_%2836%29.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Goh bersama Wang Zhiyi dan Phittayaporn Chaiwan pada Olimpiade Remaja Musim Panas 2018.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2015, Goh meraih gelar juara tunggal putri setelah mengalahkan rekan senegaranya, Lee Ying Ying, di pertandingan final.[6] Pada Kejuaraan Dunia Junior 2017, ia meraih medali perunggu setelah kalah dari Han Yue pada babak semifinal. Goh kemudian tampil pada Olimpiade Remaja Musim Panas 2018 di Buenos Aires. Ia mengalahkan unggulan pertama, Phittayaporn Chaiwan, di semifinal. Pada pertandingan final, Goh mengalahkan Wang Zhiyi dan meraih medali emas pertama bagi Malaysia dalam cabang bulu tangkis pada Olimpiade Remaja. Dengan pencapaian tersebut, Goh menjadi pebulutangkis pertama yang berhasil menjuarai Kejuaraan Dunia Junior dan Olimpiade Remaja.[7] Pada Kejuaraan Dunia Junior 2018, Goh kembali mencapai final. Ia mengalahkan Line Christophersen pada pertandingan tersebut dan meraih gelar juara dunia junior untuk kedua kalinya.[8]

2015–2020

250px-Badminton_at_the_2018_Summer_Youth_Olympics_%E2%80%93_Girls_Quarterfinals_Vu-Goh_162.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Goh dalam Olimpiade Remaja Musim Panas 2018

Pada Februari 2015, Goh menjadi juara nasional termuda pada usia 15 tahun setelah mengalahkan Lim Yin Fun pada final Kuala Lumpur Open. Pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015, ia meraih medali perunggu pada nomor tunggal putri dan medali perak pada nomor beregu putri. Pada tahun yang sama, Goh meraih gelar senior pertamanya di Belgian International setelah mengalahkan Kirsty Gilmour pada pertandingan final. Ia kemudian meraih gelar senior keduanya di Vietnam International.[9]

Pada April 2016, Goh menjuarai Orleans International. Ia kemudian terpilih sebagai bagian dari tim Malaysia untuk Piala Uber 2016.[10] Goh menjalani debutnya di turnamen Super Series pada Australian Open 2016. Ia mengalahkan Michelle Li pada babak pertama,[11] tetapi kemudian kalah dari Saina Nehwal, yang akhirnya menjadi juara, pada babak kedua.[12] Pada turnamen Grand Prix Gold pertamanya, Goh mencapai final Indonesia Masters, tetapi kalah dari unggulan pertama, Busanan Ongbamrungphan.[13] Ia kembali menghadapi Busanan pada semifinal Thailand Open dan kembali mengalami kekalahan.[14] Pada Desember 2016, Goh untuk pertama kalinya menjadi pemain tunggal putri nomor satu Malaysia setelah melampaui Tee Jing Yi dalam peringkat BWF.[15][16]

Pada Januari 2017, Goh tampil di Malaysia Masters, tetapi kalah dari Lee Chia-hsin pada babak kedua setelah bermain dalam kondisi cedera.[17] Ia kembali bertanding pada Malaysia Open pada April dan kalah dari Chen Yufei pada babak kedua. Pada Juli 2017, Goh mencapai final Chinese Taipei Open, tetapi kalah dari Saena Kawakami.[18] Pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2017 yang dilaksanakan di bulan Agustus, Goh memenangkan seluruh pertandingan yang dimainkannya dalam nomor beregu putri. Tim Malaysia mencapai final, tetapi kalah dari Thailand dan meraih medali perak.[19] Pada nomor tunggal putri, Goh mengalahkan rekan senegaranya yang lebih senior, Soniia Cheah, pada pertandingan final. Hasil tersebut menjadikannya pemain Malaysia pertama yang memenangkan medali emas tunggal putri di Pesta Olahraga Asia Tenggara sejak Wong Mew Choo pada tahun 2003.[20] Pada bulan September 2017, Goh kembali mencapai final Singapore International, tetapi kalah dari Ruselli Hartawan. Pada Maret 2018, Goh tampil untuk pertama kalinya di Kejuaraan Bulu Tangkis Inggris Terbuka, tetapi kalah dari Aya Ohori pada babak kedua. Pada Juni, ia mencapai perempat final Malaysia Open sebelum kalah dari Tai Tzu-ying, yang kemudian menjadi juara turnamen tersebut.[21] Dalam penampilan perdananya di Kejuaraan Dunia BWF, Goh mencapai babak ketiga sebelum dikalahkan oleh juara dunia saat itu, Nozomi Okuhara. Pada Bulan November, ia mencapai semifinal Korea Masters, tetapi kalah dari Li Xuerui.[22]

Pada Januari 2019, Goh mengalahkan Akane Yamaguchi, Zhang Yiman dan He Bingjiao untuk mencapai semifinal Malaysia Masters 2019. Langkahnya terhenti setelah kalah dari Ratchanok Intanon, yang kemudian menjadi juara.[23] Pada German Open 2019, Goh kembali mencapai semifinal sebelum dikalahkan oleh Akane Yamaguchi.[24] Setelah itu, Goh mengalami masalah kesehatan pada bagian perut. Ia menjalani turnamen BWF terakhirnya pada 2019 di Australian Open, tetapi kalah dari Soniia Cheah pada babak pertama. Pada Oktober, ia menjalani operasi untuk menangani masalah tersebut.[25] Goh kembali bertanding pada Thailand Masters 2020, tetapi kalah dari Akane Yamaguchi pada babak pertama. Ia kemudian masuk dalam skuad Malaysia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2020, yang menjadi turnamen BWF terakhirnya pada tahun tersebut.

2021–sekarang: Pensiun dan kembali ke bulu tangkis

Pada Maret 2021, Goh mencapai perempat final Orléans Masters. Pada Juni, ia tampil di Spanish International dan berhasil mencapai final sebelum kalah dari Kisona Selvaduray. Pada September 2021, Goh mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari bulu tangkis profesional melalui sebuah video di media sosial YouTube. Ia menyebut kondisi kesehatannya sebagai alasan keputusan tersebut, menyusul operasi kolektomi yang dijalaninya pada 2019.[26] Namun, Goh kembali ke dunia bulu tangkis profesional setelah menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan Kuala Lumpur Racquet Club sebagai pemain independen pada 6 Januari 2022. Ia menegaskan bahwa kondisi kesehatannya membuatnya tidak dapat memberikan komitmen penuh apabila kembali bermain sebagai bagian dari tim nasional.[27][28] Goh sempat dijadwalkan tampil pada Syed Modi International 2022 dan Odisha Open 2022 setelah terdaftar sebagai peserta, tetapi Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) memintanya untuk mengundurkan diri dari kedua turnamen tersebut.[29] Pada 21 Januari 2022, BAM menjatuhkan larangan bertanding selama dua tahun kepada Goh secara retroaktif, terhitung sejak kepergiannya dari tim nasional pada September 2021. Larangan tersebut berlaku untuk turnamen resmi dibawah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).[30] Sanksi yang sama juga dijatuhkan kepada atlet tunggal putra Lee Zii Jia, setelah ia meninggalkan tim nasional pada 19 Januari 2022.[31] Goh kemudian mengajukan banding kepada BAM, dan pada 27 Januari 2022 sanksi tersebut dicabut.[32][33]

Korea Open 2022 menjadi turnamen pertama Goh setelah pencabutan sanksi tersebut. Ia mencapai perempat final sebelum kalah dari Kim Ga-eun. Pada Oktober 2022, Goh untuk pertama kalinya mencapai final turnamen Tur Dunia BWF. Ia menjadi runner-up pada Vietnam Open Super 100 2022 setelah kalah di pertandingan final.[34]

Pada Olimpiade Musim Panas 2024 di Paris, Goh mewakili Malaysia pada nomor tunggal putri.[35] Ia tergabung di Grup H bersama Kim Ga-eun dari Korea Selatan, yang menjadi unggulan ke-12, dan Johanita Scholtz dari Afrika Selatan. Goh memenangkan pertandingan pertamanya melawan Scholtz dalam dua gim langsung dengan skor 23–21, 21–11. Pada pertandingan berikutnya, ia kalah dari Kim Ga-eun dalam pertandingan tiga gim yang berlangsung selama 65 menit dengan skor 17–21, 22–20, 21–23. Hasil tersebut menempatkannya di posisi kedua Grup H dan mengakhiri penampilan perdananya di Olimpiade.[36]

Setelah Olimpiade Paris dan sepanjang 2025, kondisi kesehatan Goh kembali memengaruhi penampilannya. Ia beberapa kali tersingkir pada babak pertama berbagai turnamen internasional dan Tur Dunia BWF, yang membuat peringkat dunianya turun dan dilewati oleh sejumlah pemain tunggal putri Malaysia yang lebih muda, termasuk Letshanaa Karupathevan dan Wong Ling Ching. Meski demikian, Goh mencapai final Thailand Masters 2026. Dalam perjalanannya menuju final, ia mengalahkan Letshanaa Karupathevan dan Wong Ling Ching, masing-masing melalui pertandingan tiga gim. Pencapaian tersebut menjadikannya pemain tunggal putri Malaysia pertama yang mencapai final turnamen World Tour Super 300. Namun, kondisi fisiknya kembali menjadi kendala pada pertandingan final. Goh kalah pada gim pertama dari pemain India, Devika Sihag, dengan skor 8–21 dan kemudian mengundurkan diri saat tertinggal 3–6 pada gim kedua karena kelelahan.[37]

Referensi

  1. ↑ "Kisah Goh Jin Wei: Mundur dari BAM, Kini Jadi Penyelamat Tunggal Putri Malaysia". Kumparan.
  2. 1 2 "The Rising Star Of Malaysia". Badminton Association of Malaysia. Diakses tanggal 11 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Mum the force behind shuttler's gold performance". The Star. 1 September 2017. Diakses tanggal 17 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Mok, Opalyn (27 Desember 2015). "10 things about: Goh Jin Wei, badminton world junior champ". Malay Mail. Diakses tanggal 11 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "National shuttler Jin Wei retires at 21, cites health reasons". Free Malaysia Today. 13 September 2021. Diakses tanggal 5 Agustus 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Peter, Fabian (16 November 2015). "Goh Jin Wei clinches World Junior title". New Straits Times. Diakses tanggal 11 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Jin Wei wins country's first YOG gold". New Straits Times. 13 Oktober 2018. Diakses tanggal 14 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Peter, Fabian (19 November 2018). "Jin Wei is world junior champ again". New Straits Times. Diakses tanggal 20 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Peter, Fabian (4 Oktober 2015). "Goh Jin Wei bags second senior title". New Straits Times. Diakses tanggal 14 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Liew, Vincent (2016-05-11). "Malaysian team departs for the 2016 Thomas and Uber Cup finals". BadmintonPlanet.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-19.
  11. ↑ admin (2016-06-10). "Day 1 report". Badminton Asia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-19.
  12. ↑ "Australian Open: Saina Nehwal and Kidambi Srikanth move to the quarterfinal". www.espn.in. Diakses tanggal 2026-09-19.
  13. ↑ "Results | YONEX SUNRISE Indonesian Masters 2016". bwfbadminton.com. Diakses tanggal 2026-09-19.
  14. ↑ "Results | SCG Thailand Open". bwfbadminton.com. Diakses tanggal 2026-09-19.
  15. ↑ PAUL, RAJES (2016-12-08). "Goh Jin Wei now national No. 1 women singles player". The Star (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-19.
  16. ↑ Peter, Fabian (2016-12-11). "(Badminton) Jin Wei cements status as M'sia's No 1 at National Circuit GP Finals | New Straits Times". NST Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-19.
  17. ↑ Peter, Fabian (19 Januari 2017). "(Badminton) Beatriz, Jin Wei, out of Malaysia Masters, Ying Ying makes it through". New Straits Times. Diakses tanggal 14 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Rajahdin, Harris (3 Juli 2017). "Jin Wei denied Grand Prix glory again". Malay Mail. Diakses tanggal 20 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ "Malaysia settles for silver in women's team badminton". Malay Mail. 24 Agustus 2017. Diakses tanggal 20 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Peter, Fabian (29 Agustus 2017). "KL2017: Jin Wei ends Malaysia's 14-year wait for women's badminton gold". New Straits Times. Diakses tanggal 29 Agustus 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ Loheswar, R. (29 Juni 2018). "Jin Wei dumped out of Malaysian Open by world No. 1 Tai Tzu Ying". Malay Mail. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ Talkah, Helmi (1 Desember 2018). "Jin Wei bows out of Korea Masters". New Straits Times. Diakses tanggal 2 Desember 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ "Results | PERODUA Malaysia Masters 2019". bwfworldtour.bwfbadminton.com. Diakses tanggal 2026-09-19.
  24. ↑ "Results | YONEX German Open 2019". bwfworldchampionships.bwfbadminton.com. Diakses tanggal 2026-09-19.
  25. ↑ "Hong Kong Open: Go, Jin Wei!" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-19.
  26. ↑ Peter, Fabian (2021-09-13). "Jin Wei stuns BAM with retirement announcement". New Straits Times. Diakses tanggal 2021-09-13.
  27. ↑ Liew, Vincent (2022-01-03). "Goh Jin Wei Denies Rumors of Re-Joining BAM, To Continue Career as Independent Player". Badminton Planet. Diakses tanggal 2022-01-21.
  28. ↑ Anil, Nicolas (6 Januari 2022). "Jin Wei comes out of badminton retirement". Stadium Astro. Diakses tanggal 2022-01-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Peter, Fabian (2022-01-22). "Jin Wei asks BAM why is there an issue now?". New Straits Times. Diakses tanggal 2022-01-23.
  30. ↑ "BAM ban Zii Jia and Jin Wei for two years". The Star. Diakses tanggal 2022-01-21.
  31. ↑ Anil, Nicolas (19 Januari 2022). "Malaysia No.1 men's singles shuttler Zii Jia to quit BAM". Stadium Astro. Diakses tanggal 2022-01-23.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. ↑ "No further action against Zii Jia, Jin Wei, says BAM". Free Malasyai Today. 27 Januari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. ↑ "Malaysian badminton ace Lee Zii Jia appeals two-year ban, says association". CNA. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Januari 2022. Diakses tanggal 2022-01-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. ↑ "Jin Wei can end long wait for first World Tour title". The Star. Diakses tanggal 2022-10-02.
  35. ↑ "GOH Jin Wei". Paris 2024 Olympics. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Juli 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. ↑ "Goh Jin Wei falls short against South Korea's Kim Ga Eun, eliminated from Paris Olympics". Malay Mail. 31 Jul 2024. Diakses tanggal 2 Februari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. ↑ Boopathy, K. M. (1 Februari 2026). ""Superhuman effort": Nova salutes Jin Wei despite final defeat". New Strait Times. Diakses tanggal 2 Februari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala Luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan