Kamis, 29 Oktober 2026
17:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Gerakan Penguatan Diri

Bagikan:

Gerakan Penguatan Diri (Hanzi:洋務運動/自強運動/同治維新) adalah sejumlah reformasi institusional yang dilancarkan di Tiongkok dari tahun 1861 hingga 1895 pada masa Dinasti Qing. Reformasi ini dilancarkan setelah Tiongkok terguncang oleh kekalahannya dalam peperangan melawan negara-negara asing yang memaksa mereka untuk memberikan konsesi.

Untuk berdamai dengan negara-negara Barat, Pangeran Gong dijadikan wali, Kanselir Agung, dan kepala Zongli Yamen yang baru saja dibentuk (kementerian luar negeri secara de facto). Ia dibantu oleh generasi pemimpin baru. Maharani Cixi sendiri tidak menyukai pengaruh asing, tetapi ia terpaksa menerima Pangeran Gong karena ia adalah tokoh yang berpengaruh di istana Dinasti Qing. Meskipun begitu, Cixi menjadi penentang program reformasi yang paling kuat.

Sebagian besar penguasa di Dinasti Qing sangat terpengaruh oleh pandangan Konfusianisme, tetapi setelah kekalahan Tiongkok dalam Perang Candu Pertama dan Kedua, beberapa pejabat mengusulkan agar Tiongkok memperkuat diri dengan mengadopsi teknologi dan persenjataan Barat. Menurut mereka, hal ini dapat diwujudkan dengan mendirikan galangan kapal dan tempat penyimpanan senjata dan juga dengan mempekerjakan penasihat asing untuk melatih perajin di Tiongkok agar dapat memproduksi senjata modern di Tiongkok. Namun, para pendukung program "pemerkuatan diri" tidak tertarik dengan reformasi sosial dan hanya pada modernisasi ekonomi dan militer.

Referensi

  • Fairbank, John King. Trade and Diplomacy on the China Coast: The Opening of the Treaty Ports, 1842–1854. 2 vols. Cambridge, MA: Harvard University Press, 1953.
  • Feuerwerker, Albert. China's Early Industrialization; Sheng Hsuan-Huai (1844–1916) and Mandarin Enterprise. Cambridge, MA: Harvard University Press, 1958.
  • Pong, David. Shen Pao-Chen and China's Modernization in the Nineteenth Century. Cambridge and New York: Cambridge University Press, 1994.
  • Wright, Mary Clabaugh. The Last Stand of Chinese Conservatism: The T'ung-Chih Restoration, 1862–1874. Stanford, CA: Stanford University Press, 1957; 2nd printing with additional notes, 1962. Google Book
Sejarah
Awal
(1616–1683)
Kejayaan Qing
(1683–1839)
Akhir
(1840–1912)
Pangeran Qing

Pangeran Qing

Bendera Qing
Pemerintahan
Militer
Wilayah khusus
Istana &
mausoleum
Masyarakat &
budaya
Traktat
Mata uang
Uang logam
Uang kertas
Topik lainnya
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan