Rabu, 30 September 2026
18:34 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Armada Fujian

Armada Fujian

Bagikan:
Armada Fujian
250px-Flag_of_China_%281889%E2%80%931912%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aktif1678 – 1912
NegaraTiongkok Dinasti Qing
Aliansi40px-Imperial_standard_of_the_Qing_Emperor.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kaisar Tiongkok
CabangAngkatan Laut Kekaisaran Tiongkok
MarkasFujian
Penghargaan perangPerang Tiongkok–Prancis
Perang Tiongkok–Jepang Pertama
250px-Yangwu_sailors.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Awak kapal korvet Yangwu, andalan armada Fujian.

Armada Fujian (Hanzi sederhana:福建水师; Hanzi tradisional:福建水師; Pinyin:Fújiàn Shuǐshī; Pe̍h-ōe-jī:Hok-kiàn Chúi-su or Hanzi sederhana:福州舰队; Hanzi tradisional:福州艦隊; Pinyin:Fúzhōu Jiànduì) didirikan pada tahun 1678 dengan nama Armada Laut Fujian,[1] adalah salah satu dari empat armada regional Tiongkok selama dekade terakhir abad ke-19. Armada ini hampir dimusnahkan pada 23 Agustus 1884 oleh Skuadron Timur Jauh pimpinan Laksamana Amédée Courbet dalam Pertempuran Fuzhou, yang merupakan pertempuran pembukaan Perang Tiongkok-Prancis (Agustus 1884 - April 1885).

Kapal Armada Fujian

  • Fupo (伏波)
    Fupo (伏波)
  • Fuxing (福星)
    Fuxing (福星)
  • Jiansheng (建勝)
    Jiansheng (建勝)
  • Yixin (藝新)
    Yixin (藝新)

Referensi

  1. ↑ Li, Guotong (Sep 8, 2016). Migrating Fujianese: Ethnic, Family, and Gender Identities in an Early Modern Maritime World (dalam bahasa Inggris). BRILL. hlm. 71. ISBN 9789004327214.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Latar belakang
Map Perang Tiongkok-Prancis.

Kapal perang Prancis Duguay-trouin.

Pertempuran Lang-Kep.

Louis Briere de l'Isle.
Perkembangan militer dan politik
Tokoh-tokoh asal Prancis
Tokoh-tokoh asal Tiongkok
Pasukan dan Armada
Sejarah
Awal
(1616–1683)
Kejayaan Qing
(1683–1839)
Akhir
(1840–1912)
Pangeran Qing

Pangeran Qing

Bendera Qing
Pemerintahan
Militer
Wilayah khusus
Istana &
mausoleum
Masyarakat &
budaya
Traktat
Mata uang
Uang logam
Uang kertas
Topik lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan