Sabtu, 03 Oktober 2026
20:35 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
George W. Bush

George W. Bush

Presiden Amerika Serikat ke-43 (2001–2009)

Bagikan:
George Walker Bush
250px-George-W-Bush.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi, 2001
Presiden Amerika Serikat ke-43
Masa jabatan
20 Januari 2001 –20 Januari 2009
PendahuluBill Clinton
PenggantiBarack Obama
Gubernur Texaske-46
Masa jabatan
17 Januari 1995 –21 Desember 2000
WakilBob Bullock
Rick Perry
PendahuluAnn Richards
PenggantiRick Perry
Informasi pribadi
Lahir6 Juli 1946 (umur 80)
Partai politikRepublik
Suami/istriLaura Welch Bush
Anak
AlmamaterUniversitas Yale
Harvard Business School
PekerjaanPengusaha (Minyak, bisbol)
Tanda tangan
Pidato kenegaraan George W. Bush usai peristiwa serangan 11 September.
Direkam tanggal 11 September 2001

George Walker Bush (lahir 6 Juli 1946) adalah Presiden Amerika Serikat ke-43. Ia dilantik 20 Januari 2001 setelah terpilih lewat pemilu presiden tahun 2000 dan terpilih kembali pada pemilu presiden tahun 2004. Jabatan kepresidenan kedua kalinya berakhir pada 20 Januari 2009. Sebelumnya, ia adalah Gubernur Texas ke-46 (1995-2000). Jabatan ini ditinggalkan sesaat setelah dirinya terpilih sebagai presiden. Ia digantikan oleh Barack Obama.

Dalam sejarahnya, Keluarga Bush adalah bagian dari Partai Republik dan politik Amerika. Bush adalah anak tertua mantan Presiden Amerika Serikat George H. W. Bush. Ibunya adalah Barbara Bush. Kakeknya, Prescott Bush adalah mantan Senator Amerika Serikat dari Connecticut. Sedangkan, adiknya, Jeb Bush, adalah mantan Gubernur Florida. Menyusul Serangan 11 September 2001, Bush mengumumkan Perang melawan terorisme secara menyeluruh. Sepanjang Oktober 2001, dia memerintahkan invasi ke Afganistan untuk melumpuhkan kekuatan Taliban dan al-Qaeda.[1] Pada Maret 2003, Bush memerintahkan penyerangan ke Irak dengan alasan bahwa Irak telah melanggar Resolusi PBB no. 1441 mengenai senjata pemusnah massal dan karenanya harus dilucuti dengan kekerasan.[2] Setelah digulingkannya rezim Saddam Hussein, Bush bertekad memimpin AS untuk menegakkan demokrasi di Timur tengah, yang dimulai dengan Afganistan dan Irak.[3] Namun hingga kini situasi di Irak semakin tidak stabil karena pertikaian yang berkepanjangan antara kelompok Sunni, yang pada masa Saddam Hussein praktis berkuasa atas kelompok mayoritas Syi'ah, yang kini ganti berkuasa.

Bush pertama-tama dipilih pada tahun 2000, dan menjadi presiden keempat dalam sejarah AS yang dipilih tanpa memenangkan suara rakyat setelah 1824, 1876, dan 1888. Bush yang menggambarkan dirinya sebagai "presiden perang",[4] terpilih kembali pada 2004[5] setelah kampanye pemilihan yang sengit dan panas. Dalam kampanye ini, keputusannya untuk mengadakan Perang melawan Terorisme dan Perang Irak dijadikan isu sentral. Bush menjadi kandidat pertama yang memperoleh kemenangan mayoritas suara rakyat sejak ayahnya menang 16 tahun sebelumnya.[6] Dalam tiga pemilihan umum sebelumnya, penampilan kandidat partai ketiga yang hebat telah menghalangi pemenang suara rakyat, Gore dan Clinton, untuk memperoleh suara mayoritas rakyat.[7]

Permulaan hidup

George Bush dilahirkan di New Haven, Connecticut. Ia merupakan anak sulung dari Presiden George H. W. Bush.[8] Aktivitasnya dalam dunia politik dimulai dari keterlibatannya dalam tim kampanye ayahnya sebagai Senator dari Texas.

Pendidikan dan keluarga

Bush lulus dari Universitas Yale dengan gelar Bachelor of Arts dalam bidang sejarah pada tahun 1968. Kemudian pada tahun 1975, ia memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) dari Sekolah Bisnis Harvard. Dua tahun kemudian ia menikahi Laura Welch dan memperoleh dua orang anak kembar, Barbara dan Jenna pada tahun 1981.

Karier bisnis

Ia mengawali karier dalam dunia usaha pada tahun 1979 dengan mendirikan Arbusto Energy, sebuah perusahaan pengeboran minyak dan gas. Arbusto dijualnya pada tahun 1984 kepada Spectrum 7, perusahaan minyak lainnya dan diubah namanya menjadi Bush Exploration Co.. Bush sendiri menjadi CEO perusahaan baru tersebut. Kemudian pada tahun 1986, Spectrum 7 melakukan merger dengan Harken Energy, dan Bush menjadi direktur Harken.

Pada April 1989, Bush dan beberapa rekan investor lain membeli 86% saham klub bisbol AS, Texas Rangers dengan pinjaman sebesar US$500.000 dari bank. Pinjaman tersebut dibayarnya dengan menjual sahamnya sebesar $848.000 di Harken. Hal ini memicu kerugian yang besar di Harken, dalam peristiwa yang dikenal dengan nama "Skandal Harken."

Presiden Amerika Serikat (2001-2009)

George W. Bush terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat setelah mengalahkan Al Gore pada Pemilihan Presiden 2000 yang diwarnai kontroversi perhitungan suara di Florida. Bush merupakan orang kedua menjadi presiden yang mengikuti jejak ayahnya George H. W. Bush, Presiden Amerika Serikat yang ke-41, setelah John Adams, Presiden kedua, dan John Quincy Adams, yang keenam, merupakan bapak dan anak. Terdapat juga pasangan kakek dan cucu, William Henry Harrison dan Benjamin Harrison.

Periode Pertama (2001-2005)

George Bush resmi memulai kepresidenannya pada 20 Januari 2001. Ia mengajukan beberapa nama-nama menteri yang kemudian dikonfirmasi senat seperti Colin Powell sebagai Menteri Luar Negeri, Donald Rumsfeld sebagai Menteri Pertahanan dan Paul O'Neill sebagai Menteri Keuangannya. [9]

Pemotongan Pajak menjadi premis dari kampanyenya. Saat masa jabatannya dimulai, ia menjadikan pemotongan pajak menjadi prioritas legislasi administrasinya. Hal ini juga mendapat dukungan Ketua Federal Reserve, Alan Greenspan.[10] Argumen Bush adalah cara terbaik untuk memanfaatkan surplus di era Bill Clinton ialah dengan pemotongan pajak yang bermanfaat abgi masyarakat kelas menengah.[10]

Masa jabatan pertamanya didominasi oleh kebijakan war against terror (perang melawan terorisme).Hal ini mencuat setelah terjadinya Peristiwa 9/11 (Serangan terhadap World Trade Center di New York). Serangan tersebut dijadikannya alasannya untuk mengajukan deklarasi perang kepada kongres, yang kelas menjadi invasi terhadap Afganistan pada tahun 2001 untuk membebaskan Afganistan dari rezim Taliban dan Irak pada tahun 2003 untuk menjatuhkan pemerintah Saddam Hussein. Bush menyatakan kemenangan AS dalam invasi Irak pada 1 Mei 2003, tetapi hingga Agustus 2006 konflik di Irak masih belum berakhir akibat serangan-serangan dari para pemberontak.

Periode Kedua (2005-2009)

Meskipun banyak pihak yang menentang kedua peristiwa tersebut (khususnya dari luar AS), ia memenangkan Pemilu Presiden Amerika 2004 dengan selisih 3% dengan saingan utamanya John Kerry. Masa jabatan keduanya masih dipenuhi masalah di Irak, karena korban dari pasukan AS terus berjatuhan, mencapai lebih dari 2.500 orang hingga 3 Agustus 2006.

Peristiwa penting lain pada masa jabatan kedua ini adalah Badai Katrina pada Agustus 2005. Bush dianggap lambat dalam menangani peristiwa ini, yang memakan korban ribuan jiwa. Kejadian ini juga memperlihatkan jurang ekonomi yang jelas antara kaum kulit putih dan kulit hitam di Amerika. Dalam acara penandatanganan peraturan bioetik alternatif yang dihadiri 18 keluarga dengan 20-an batita yang lahir dari embrio sumbangan sisa dari prosedur fertilisasi in vitro, untuk pertama kalinya ia menggunakan hak vetonya untuk menghalangi RUU pengembangan riset sel induk embrionik.

Jabatan Kepala Staf Gedung Putih dipegang oleh Joshua B. Bolten dan Wakil Kepala Stafnya dijabat oleh Karl Rove.

Referensi

  1. ↑ "President Bush's address to joint session of Congress". 20 September 2001. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-08-19. Diakses tanggal 2007-01-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Powell, Colin (5 Februari 2003). "U.S. Secretary of State Colin Powell Addresses the U.N. Security Council". Whitehouse.gov. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-04-14. Diakses tanggal 2006-5-25.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  3. ↑ "President discusses freedom in Iraq and Middle East". 6 November 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-11-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Transcript for Feb. 8th". MSNBC. 2004-8-2. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-22. Diakses tanggal 2006-9-9.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  5. ↑ "2004 Presidential Election Results". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-19. Diakses tanggal 2007-01-09.
  6. ↑ "Bush First President in 16 Years to Win Popular Majority". NewsMax.com. 2004-11-3. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-07-16. Diakses tanggal 2006-10-01.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  7. ↑ "The Popular Vote". New York Sun. 2004-11-3. Diarsipkan dari asli (Editorial) tanggal 2022-09-29. Diakses tanggal 2006-12-31.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  8. ↑ Ahles, Dick (24 Desember 2000). "Bush's Birthplace? It's Deep in the Heart of ... New Haven". The New York Times. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
  9. ↑ "George W. Bush Cabinet Members". White House Archives (George W. Bush). Diakses tanggal 7 Desember 2025.
  10. 1 2 Smith (2016), hal. 160–161

Lihat pula

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: George W. Bush.
Didahului oleh:
Ann Richards
Gubernur Texas
17 Januari 1995–21 Desember 2000
Diteruskan oleh:
Rick Perry
Didahului oleh:
Bill Clinton
Presiden Amerika Serikat
20 Januari 2001–20 Januari 2009
Diteruskan oleh:
Barack Obama
Didahului oleh:
Jacques Chirac
Ketua G-8
2004
Diteruskan oleh:
Tony Blair
Didahului oleh:
Bob Dole
Nominasi Presiden Partai Republik
2000 (menang), 2004 (menang)
Diteruskan oleh:
Belum ada penggantinya
Didahului oleh:
Jeff Bezos
Tokoh tahunan versi Time
2000
Diteruskan oleh:
Rudy Giuliani
Lambang Presiden Amerika Serikat
George Washington · John Adams · Thomas Jefferson · James Madison · James Monroe · John Quincy Adams · Andrew Jackson · Martin Van Buren · William Henry Harrison · John Tyler · James Knox Polk · Zachary Taylor · Millard Fillmore · Franklin Pierce · James Buchanan · Abraham Lincoln · Andrew Johnson · Ulysses S. Grant · Rutherford B. Hayes · James A. Garfield · Chester A. Arthur · Grover Cleveland · Benjamin Harrison · Grover Cleveland · William McKinley · Theodore Roosevelt · William Howard Taft · Woodrow Wilson · Warren G. Harding · Calvin Coolidge · Herbert Hoover · Franklin D. Roosevelt · Harry S. Truman · Dwight D. Eisenhower · John F. Kennedy · Lyndon B. Johnson · Richard Nixon · Gerald Ford · Jimmy Carter · Ronald Reagan · George H. W. Bush · Bill Clinton · George W. Bush ·Barack Obama ·Donald Trump ·Joe Biden ·Donald Trump
Bendera Amerika Serikat
Ketua
KNPR
Tiket presidensial
Presiden Amerika Serikat
Ketua dan Pemimpin Senat
Ketua dan Pemimpin DPR
Partai menurut negara bagian
dan teritorial
Negara bagian
Teritorial
Konvensi
(daftar)
Organisasi
yang berafiliasi
Kelompok yayasan
Kelompok seksional
Kelompok faksional
Artikel terkait
'
'Pasal I · II · III · IV · V · VI · VII · VIII · IX · X (Sejarah)
Undang-undang
terdampak
Tokoh
Lembaga
pemerintah
Lembaga swadaya
masyarakat
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan