Minggu, 20 September 2026
21:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Fokker

Fokker

Produsen Pesawat milik Belanda

Fokker
Fokker_logo.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
IndustrIDirgantara
Didirikan22 Februari 1912 Sunting ini di Wikidata
Dibubarkan15 Maret 1996
Status akhirBangkrut
PenerusStork B.V.
Kantor pusat,
Tokoh kunci
Anthony Fokker, Reinhold Platz, Walter Rethel
ProdukPesawat militer
Pesawat sipil

Fokker (N.V. Koninklijke Nederlandse Vliegtuigenfabriek Fokker; terj. har.'Pabrik Pesawat Kerajaan Belanda Fokker') adalah produsen pesawat terbang asal Belanda yang beroperasi dari tahun 1912 hingga 1996. Perusahaan ini didirikan oleh penerbang asal Belanda, Anthony Fokker dan menjadi terkenal selama Perang Dunia I berkat pesawat tempurnya. Selama masa kejayaannya pada tahun 1920-an dan 1930-an, Fokker mendominasi pasar penerbangan sipil. Nasib perusahaan ini menurun sepanjang akhir abad ke-20; perusahaan ini menyatakan kebangkrutan pada tahun 1996, dan operasinya dijual kepada pesaing.

Sejarah

250px-Fokker_Spin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat terbang pertama Fokker, Spin (laba-laba) (1910)

Perusahaan ini didirikan pada 21 Juli 1919 oleh seorang Belanda, Anthony Fokker (18901939), salah seorang penjelajah penerbangan dunia. Anthony Fokker dilahirkan di Blitar, Jawa Timur, Indonesia 6 April 1890 yang mana masa itu orang tuanya bekerja pada pengawas perkebunan kopi di wilayah Kediri. Pada usia 20, dia telah membuat kapal terbang pertamanya, Spin (laba-laba), kapal terbang buatan Belanda yang pertama terbang di negara asalnya. Pada tahun 1912, dia mendirikan perusahaan pertamanya, Fokker Aeroplanbau di Berlin, Jerman, kemudian berpindah ke Schwerin.

Perang Dunia I

Di sana, Fokker membuat kapal terbang bagi pihak tentara Jerman semasa Perang Dunia I, dipaksa sebagai rekan kongsi Hugo Junkers oleh kekaisaran Jerman. Dia mencipta nama dengan kapal terbangnya Fokker E.III, yang menggunakan mekanisme yang memungkinkan penerbang menggunakan senapan mesin di kapal terbang mereka tanpa memusnahkan kipas mereka (menggunakan gigi pengganggu), Fokker D.VII, dan Fokker Dr.I tiga sayap yang terkenal karena pernah digunakan oleh Manfred von Richthofen, lebih dikenal sebagai Baron Merah.

Kembali ke Belanda

Pada tahun 1919, Fokker berpisah dari Junkers, kembali ke Belanda, dan memulai perusahaannya sendiri. Dia tidak kembali dengan tangan kosong; Fokker berhasil menyelundupkan satu kereta api penuh pesawat tentara D.VII dan C.I termasuk alat ganti menyeberangi perbatasan Jerman-Belanda. Simpanan permulaan ini memungkinkannya mendirikan kedai dengan cepat.

Selepas pemindahan perusahaannya, keberhasilan utamanya terletak pada kapal terbang perdagangan, pesawat penumpang bukannya pesawat tentara, walaupun Fokker masih terus mereka dan membuatnya, sebagian besar untuk tentara udara Belanda. Pengecualian jelas hanyalah bagi tentera udara Finlandia, yang sebagian besar dilengkapi dengan kapal terbang C.V, C.X and D.XXI.

Pada tahun 1920-an, kejayaan Fokker terbesar adalah pesawat penumpang tiga motor, yang menguasai pasaran Eropa hingga tibanya kapal terbang logam sepenuhnya dari Amerika Serikat dan Jerman pada pertengahan 1930-an.

Pada Desember 1939, Anthony Fokker meninggal di Amerika Serikat, di mana cabang Amerika perusahaannya amat sukses.

Pembangunan kembali pasca Perang Dunia II

250px-Gloster_Meteor_F.8_EG-121_Belgian_A.F._BLA_06.09.55_edited-2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat Gloster Meteor buatan Fokker milik Angkatan Udara Belgia pada tahun 1955.

Proses pemulihan pasca-perang ternyata sulit. Pasar dibanjiri pesawat-pesawat sisa perang yang murah. Perusahaan tersebut secara hati-hati mulai memproduksi pesawat layang (glider) dan pesawat angkut, serta mengubah pesawat angkut Dakota menjadi versi sipil. Beberapa F25 diproduksi. Meskipun demikian, pesawat latih S-11 sukses besar dan dibeli oleh beberapa angkatan udara. S-14 Machtrainer menjadi salah satu pesawat latih jet pertama, dan meskipun tidak sukses di pasar ekspor, pesawat ini digunakan selama lebih dari satu dekade oleh Angkatan Udara Kerajaan Belanda.

Sebuah pabrik baru dibangun di sebelah Bandara Schiphol dekat Amsterdam pada tahun 1951. Sejumlah pesawat militer diproduksi di sana berdasarkan lisensi, di antaranya pesawat tempur jet ganda Gloster Meteor dan F-104 Starfighter dari Lockheed. Fasilitas produksi dan pemeliharaan kedua didirikan di Woensdrecht.

250px-Fokker50onReykjavikAirport.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fokker F50 milik Air Iceland di Bandara Reykjavík.

Pada tahun 1958, F-27 Friendship diluncurkan, pesawat penumpang pascaperang paling sukses buatan Fokker. Pemerintah Belanda menyumbang 27 juta gulden untuk pengembangan pesawat ini. Ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Dart, pesawat ini menjadi pesawat penumpang turboprop terlaris di dunia, dengan total penjualan mencapai hampir 800 unit pada tahun 1986, termasuk 206 unit yang diproduksi di bawah lisensi oleh Fairchild. Selain itu, versi militer dari F-27, yaitu F-27 Troopship, juga diproduksi.

Pada tahun 1962, F-27 digantikan oleh F-28 Fellowship yang bertenaga jet. Hingga produksi dihentikan pada tahun 1987, total 241 unit diproduksi dalam berbagai versi. Baik F-27 maupun kemudian F-28 pernah bertugas di Dutch Royal Flight, dengan Pangeran Bernhard sendiri sebagai pilot.

Pada tahun, 1969, perusahaan Fokker setuju untuk bekerja sama dengan Bremen-berdasarkan Vereinigte Flugtechnische Werke (mewakili ERNO) di bawah pengawalan perusahaan pemegang saham transnasional. Mereka bekerja sama untuk membuat VFW-614, regional jetliner yang gagal.

250px-Royal_Netherlands_Air_Force_F-16_arrives_RIAT_Fairford_10thJuly2014_arp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Kerajaan Belanda yang dirakit oleh Fokker tiba untuk Royal International Air Tattoo, Inggris (2014)

Fokker merupakan salah satu mitra utama dalam konsorsium F-16 Fighting Falcon (European Participating Air Forces), yang bertanggung jawab atas produksi pesawat tempur ini untuk Angkatan Udara Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia. Konsorsium ini terdiri dari perusahaan dan lembaga pemerintah dari keempat negara tersebut serta Amerika Serikat. Pesawat F-16 dirakit di Fokker dan di SABCA di Belgia menggunakan suku cadang dari kelima negara yang terlibat.

Dirgantara

Pada tahun 1967, Fokker mendirikan divisi antariksa berskala kecil yang memproduksi komponen untuk satelit-satelit Eropa. Sebuah kemajuan besar terjadi pada tahun 1968 ketika Fokker mengembangkan satelit Belanda pertama (Astronomical Netherlands Satellite) bersama dengan Philips dan universitas-universitas Belanda. Hal ini diikuti oleh proyek satelit besar kedua, IRAS, yang berhasil diluncurkan pada tahun 1983. Badan Antariksa Eropa (ESA) pada bulan Juni 1974 menunjuk sebuah konsorsium yang dipimpin oleh ERNO-VFW-Fokker GmbH untuk membangun modul bertekanan untuk Spacelab.

Selanjutnya, Fokker berkontribusi pada banyak proyek satelit Eropa, serta pada roket Ariane dalam berbagai modelnya. Bersama dengan kontraktor Rusia, mereka mengembangkan sistem parasut raksasa untuk pendorong roket Ariane 5 yang memungkinkan pendorong tersebut kembali ke Bumi dengan aman dan dapat digunakan kembali.

Divisi antariksa tersebut semakin mandiri, hingga menjelang kebangkrutan Fokker pada tahun 1996, divisi tersebut menjadi perusahaan yang sepenuhnya berdiri sendiri, yang secara berturut-turut dikenal sebagai Fokker Space and Systems, Fokker Space, dan Dutch Space. Pada tanggal 1 Januari 2006, divisi tersebut diambil alih oleh EADS-Space Transportation.

Fokker 50, Fokker 100, dan Fokker 70

250px-Greenland_Express_Fokker_F100_at_Lviv_International_Airport_%28original%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fokker 100 adalah pesawat Fokker terakhir yang sukses
250px-Merpati_Nusantara_Fokker_F-28-4000_Fellowship_Pichugin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fokker F28 dari Merpati Nusantara

Setelah upaya kolaborasi singkat yang gagal (proyek konsep Fokker F29) bersama McDonnell Douglas pada tahun 1981, Fokker memulai proyek ambisius untuk mengembangkan dua pesawat baru secara bersamaan. Fokker 50 dirancang sebagai versi yang sepenuhnya dimodernisasi dari F-27, sedangkan Fokker 100 merupakan pesawat penumpang baru yang dikembangkan berdasarkan F-28. Biaya pengembangan membengkak tak terkendali, hampir memaksa Fokker gulung tikar pada tahun 1987. Pemerintah Belanda menyelamatkan perusahaan tersebut dengan dana sebesar 212 juta gulden, tetapi menuntut Fokker untuk mencari "mitra strategis", dengan British Aerospace dan DASA disebut-sebut sebagai kandidat yang paling mungkin.

Penjualan awal Fokker 100 cukup baik, sehingga Fokker mulai mengembangkan Fokker 70, versi yang lebih kecil dari F100, pada tahun 1991, namun penjualan F70 di bawah ekspektasi dan F100 sudah menghadapi persaingan ketat dari Boeing dan Airbus. Pesawat pemerintah Belanda antara tahun 1996 dan 2017 adalah Fokker 70.[1]

Pada tahun 1992, setelah proses negosiasi yang panjang dan melelahkan, Fokker menandatangani perjanjian dengan DASA. Namun, hal ini tidak menyelesaikan masalah Fokker, terutama karena perusahaan induk DASA, Daimler-Benz, juga harus mengatasi masalah organisasionalnya sendiri.

Akhir

Pada tahun 1996 perusahaan Fokker dinyatakan bangkrut, tetapi sebagian perusahaan tersebut masih beroperasi. Divisi angkasa menjadi prusahaan bebas yang masa kini dikenal sebagai Dutch Space. Cabang perusahaan yang menghasilkan bagian kapal terbang dan meneruskan kerja-kerja memperbaiki dan penyelengaraan diambil alih oleh Stork N.V.; kini dikenal sebagai Stork Aerospace Group. Stork Fokker ada untuk melestarikan pemasaran kembali kapal terbang syarikat Fokker yang sudah ada.

Sementara itu, Rekkof Aircraft ("Fokker" terbalik) sedang mencoba memulai kembali penghasilan Fokker 70 NT, disokong oleh pembekal dan perusahaan penerbangan.

Pada November 2009, Stork Aerospace mengubah namanya menjadi Fokker Aerospace Group. Pada tahun 2011, Fokker Aerospace Group mengubah namanya menjadi Fokker Technologies. Kelima unit bisnis individual di dalam Fokker Technologies semuanya menggunakan nama Fokker:

  • Fokker Aerostructures
  • Fokker Landing Gear
  • Fokker Elmo
  • Fokker Techniek
  • Fokker Services

Pada tahun 2021, Fokker Services dan Fokker Techniek diakuisisi oleh Panta Holdings, sebuah dana investasi Belanda. Akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat jejak Panta Holdings di bidang kedirgantaraan.[2] Panta Holdings juga memiliki Fokker Next Gen.

Fokker terkemuka

Pesawat yang dibuat atau dirancang oleh Fokker

Referensi

  1. "Oud-regeringstoestel KBX, een Fokker 70, weer te koop".
  2. "Panta Holdings acquires Fokker Services and Fokker Techniek". Diakses tanggal 2026-06-08.
  3. Press, Associated (2017-05-17). "Dutch king reveals he held part-time job as airline pilot". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2026-06-08.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fokker.
Pesawat Fokker
Daftar Pesawat Fokker 40px-Fokker_logo.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanda perusahaan
pra-1918

M.1 · M.2 · M.3 · M.4 · M.5 · M.6 · M.7 · M.8 · M.9 · M.10 · M.14 · M.15 · M.16 · M.17 · M.18 · M.19 · M.21 · M.22
V.1 · V.2 · V.3 · V.4 · V.5 · V.6 · V.7 · V.8 · V.9 · V.10 · V.11 · V.12 · V.13 · V.14 · V.16 · V.17 · V.18 · V.20 · V.21 · V.22 · V.23 · V.24 · V.25 · V.26 · V.27 · V.28 · V.29 · V.30 · V.31 · V.33 · V.34 · V.35 · V.36 · V.37 · V.38 · V.39 · V.40 · V.41 · V.43 · V.44 · V.45

Belanda
Jerman
Tanda militer
Austro-Hungarian

B.I · B.II · B.III

Tanda
militer German

A.I · A.II · A.III
C.I
D.I · D.II · D.III · D.IV · D.V · D.VI · D.VII · D.VIII
Dr.I
E.I · E.II · E.III · E.IV · E.V
F.I
K.I

Tanda perusahaan
pasca-1918

Tanda militer militer German:
B.I · B.II · B.IIII · B.IV · B.V
C.II · C.III · C.IV · C.V · C.VI · C.VII · C.VIII · C.IX · C.X · C.XI · C.XIV · C.XV
D.IX · D.X · D.XI · D.XII · D.XIII · D.XIV · D.XVI · D.XVII · D.XXI · D.XXIII · D.24
DC.I
F.I · F.II · F.III · F.IV · F.V · F.VI · F.VII · F.VIII · F.IX · F.X · F.XI · F.XII · F.XIII · F.XIV · F.XV · F.XVI · F.XVII · F.XVIII · F.XIX · F.XX · F.XXI · F.XXII · F.XXIII · F.XXIV · F.25 · F26 · F27 · F28 · F.29
FG.I · FG.II
G.I
S.I · S.II · S.III · S.IV · S.IX · S-11 · S-12 · S-13 · S-14
T.II · T.III · T.IV · T.V · T.VIII · T.IX
Penomoran dari tempat duduk:
F.XXXVI · F.XXXVII · 50 · F.56 · 60 · 70 · 100 · 130

Fokker America

F.7 · F.9 Universal · Super Universal · F.10 · F.11 · F.14 · AF.15 · F.18 · F.32

Tanda militer
United States

Observasi: AO-1 · CO-4 · XO-27
Transport: T-2 · C-2 · C-5 · C-7 · C-14 · C-15 · C-16 · C-20 · C-31 · RA
Pengebom: XLB-2 · XHB-2 · XB-8 · FT
Penyerang: XA-7
Pesawat tempur: PW-5 · PW-6 · PW-7
Ambulans: A-2
Pesawat latih: TW-4

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan