Selasa, 29 September 2026
01:47 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Ewith Bahar

Ewith Bahar (lahir di Jakarta, 24 Februari) adalah sastrawati berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui sejumlah karyanya dalam bentuk novel, cerita pendek, dan puisi yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar.[1][2] Ewith yang sehari-hari bekerja di bagian news and feature di RCTI, merupakan salah satu penyair yang puisi-puisinya terhimpun dalam antologi puisi Dari Negeri Poci yang sudah diterbitkan sejak 1993.[3][4][5] Beberapa puisinya telah dibuat musik sebagai tembang puitik oleh komponis Ananda Sukarlan.[6][7]

Karya

Karya sendiri

  • Antologi puisi Serenada Kalbu (2013)
  • Antologi puisi AN: Mars & Venus (2013)
  • Antologi cerpen Cinta Tujuh Hari (2013)
  • Novel Dari Firenze ke Jakarta (2015)
  • Antologi puisi Kidung Kawidaren (2016)

Karya bersama

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "braindaily_jurnalistik: Awal mulu Puisi "Impromptu Terzina" Ewith Bahar". braindaily_jurnalistik. 2023-11-13. Diakses tanggal 2026-05-31.
  2. ↑ "PUISI-PUISI EWITH BAHAR; MEMANDANG DARI KEJAUHAN". asyikasyik.com. 2021-08-01. Diakses tanggal 2026-05-31.
  3. ↑ Kliping Sastra: Ewith Bahar diakses 30 Juli 2017
  4. ↑ Gramedia: Dari Firenze ke Jakarta karya Ewith Bahar Diarsipkan 2017-07-30 di Wayback Machine. diakses 30 Juli 2017
  5. ↑ Serumpun Sastra: Dari Firenze ke Jakarta: Kisah Cinta Antarbangsa Diarsipkan 2017-07-29 di Wayback Machine. diakses 30 Juli 2017
  6. ↑ Yani, Buni. "[TERAS BUDAYA] Ananda Sukarlan: Musik Klasik Belum Tersentuh Artificial Intelligence - KBA News". kbanews.com. Diakses tanggal 2026-05-17.
  7. ↑ https://perpustakaan.jakarta.go.id/book/detail?. Diakses tanggal 2026-05--31.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
DNP (1993)
120px-DNP_5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
DNP 2 (1994)
DNP 3 (1996)
DNP 4 (2013)
DNP 5 (2014)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan