Rabu, 21 Oktober 2026
21:21 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Kiki Sulistyo

Bagikan:
Kiki Sulistyo
Lahir16 Januari 1978 (umur 48)
PekerjaanPenulis
Karier kepenulisan
BahasaIndonesia
PeriodeAngkatan 2000
Genre
Karya terkenalDi Ampenan, Apa Lagi yang Kau Cari?
Penghargaan terkenalKusala Sastra Khatulistiwa (2017)

Kiki Sulistyo (lahir 16 Januari 1978) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal luas melalui karya-karya sastranya berupa cerita pendek dan puisi yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar. Kiki Sulistyo merupakan salah satu penyair yang menerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2017, pada kategori Puisi, melalui karyanya, Di Ampenan, Apa Lagi yang Kau Cari?. Tahun yang sama, penghargaan juga diberikan kepada Mahfud Ikhwan untuk kategori Prosa melalui karyanya, Mahfud Ikhwan dan Nunuk W. Kusmiana untuk kategori Karya Perdana atau Kedua melalui bukunya, Lengking Burung Kasuari. Bersama sejumlah kawan mendirikan dan mengelola Komunitas Akarpohon. Suatu komunitas nonsanggar yang mengupayakan penerbitan buku, kelas menulis, dan proyek-proyek seni lainnya.[1] Sehari-hari dia mengelola Akarpohon, suatu komunitas non-sanggar yang menggiatkan kerja penciptaan, diskusi, dan dokumentasi sastra serta proyek-proyek seni lainnya.

Karya

  • Hikayat Lintah (Akarhujan, 2014)
  • Rencana Berciuman (Halindo, 2015)
  • Penangkar Bekisar (Nuansa Cendekia, 2015).

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ BasaBasi: Profil Kiki Sulistyo diakses 2 November 2017

Pranala luar

Puisi/Nonfiksi
Prosa/Fiksi
Penulis Muda Berbakat
Karya Perdana atau Kedua


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penulis, penyair, pengarang, atau sastrawan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan