Kamis, 01 Oktober 2026
23:31 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Selendang Mayang

salah satu lagu daerah

Bagikan:

Selendang Mayang adalah sebuah lagu daerah yang berasal dari Provinsi Jambi. Lagu ini memiliki makna tentang ketangkasan dalam menjalankan tugas. Jadi, seseorang dalam melakukan suatu tugas, seperti saat bekerja harus tangkas dan cekatan dalam mengerjakannya.[1]

Seperti lagu daerah Jambi lainnya, lagu ini memiliki lagu yang sifatnya berpantun-pantun. Hal ini karena suku Jambi dipengaruhi kuat oleh suku Melayu.

Lirik[2]

Orang membakar di Pulau Hantu

asapnya ada tabun menabun

Orang membakar di Pulau Hantu

asapnya ada tabun menabun

asap api membakar kebun

merendang lada di sampul luleh

Taruknya kaca tangkainya embun

dipandang ada diambil tak boleh

Merendang lada disampul puleh

asapnya sampai ke Gunung Tujuh

Referensi

  1. ↑ "Apa makna yang Terkandung pada Lagu Selendang Mayang? | Makna Lagu". www.empetilu.top. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-21. Diakses tanggal 2017-06-25.
  2. ↑ "Lirik Lagu Daerah Jambi | Lagu Daerah dan Lirik Lagu Daerah 34 Provinsi di Indonesia Terlengkap". www.lagu-daerah.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-28. Diakses tanggal 2017-06-25.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan