Minggu, 20 September 2026
19:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Euramerika

Euramerika

Euramerika, Laurasia, Benua Merah Tua, atau Benua Batu Pasir Merah Tua
250px-Laurussia_Euramerica.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Euramerika (merah), selama masa Devonian
Sejarah benua
Terbentuk330 - 300 juta tahun lalu
JenisSuperbenua
Hari ini bagian dari
Benua lebih kecil
Lempeng tektonik

Euramerika (juga dikenal dengan Laurusia, Benua Merah Tua atau Benua Batu Pasir Merah Tua) adalah superbenua kecil yang terbentuk selama Silurian akhir dan Devonian sebagai hasil dari tabrakan Laurentia, Baltica, dan Avalonia, kemudian bergabung dengan benua lain sebagai bagian dari Pangea.[1][2] Daerah kratonik ini kemudian menyatu dengan Angara dan Gondwana selama peristiwa orogenik Variscan hingga pembentukan Superbenua Pangea.[3]

Istilah Euramerica berasal dari akronim bahasa inggris, yakni Europe dan North America. Dalam bahasa Indonesia Euramerika adalah akronim dari Eropa, dan Amerika Utara. Akronim dari istilah ini sebenarnya sesuai dengan benua-benua hasil pecahan Laurasia. Oleh karena itu, Euramerica atau Euramerika kadang disebut juga Laurasia. Euramerika juga merupakan pendahulu dari Laurasia. Superbenua besar ini memiliki fauna uniknya sendiri, termasuk banyak spesies ikan lapis baja yang tidak ditemukan di tempat lain.[4]

Luas

Data paleoklimatik, pola iklim yang ditafsirkan menunjukkan pergerakan ke arah selatan yang progresif dari Laurentia selama Kambrium hingga Devonian awal diikuti oleh pergeseran ke arah utara Euramerika umum selama Devonian tengah hingga Permian.[5] Awalnya, tabrakan antara Laurentia dan Avalonia menciptakan orogeni Kaledonia.[2] Sekitar 480 juta tahun yang lalu Samudra Iapetus mulai menutup dan 420 juta tahun yang lalu Euramerika mulai terbentuk.[6] Kemudian Terran Meguma berpisah pada 470 juta tahun lalu dari Gondwana dan bergabung dengan Euramerika pada 390 juta tahun yang lalu yang membentuk Nova Scotia.[7] Euramerika menjadi bagian dari Superbenua Pangea pada akhir era Paleozoikum. Pada awal periode Jura, Pangea terpecah menjadi dua benua raksasa, yakni Laurasia dan Gondwana, Euramerica sendiri bagian dari Laurasia. Setelah Laurasia terpecah, terbentuklah 3 benua baru yakni, Amerika Utara dan Eurasia (Asia dan Eropa). Laurentia dan Baltica menjadi bagian Amerika Utara sedangkan Avalonia terbagi menjadi bagian Amerika Utara dan Eurasia.

Lihat pula

Pranala luar

  1. "EURAMERICA | 1 Definitions of Euramerica - YourDictionary". www.yourdictionary.com. Diakses tanggal 2020-10-09.
  2. 1 2 Selden, Paul A. (1995-03). "Palaeozoic vertebrate biostratigraphy and biogeography edited by John A. Long. Belhaven Press, London, 1993. No. of pages: 369. Price: £65.00 (hardback). ISBN 1 85293 154 X". Geological Journal. 30 (1): 79–79. doi:10.1002/gj.3350300108. ISSN 0072-1050.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. "Euramerica". Oxford Reference (dalam bahasa Inggris). doi:10.1093/oi/authority.20110810104846593. Diakses tanggal 2020-10-09.
  4. Selden, Paul A. (1995-03). "Palaeozoic vertebrate biostratigraphy and biogeography edited by John A. Long. Belhaven Press, London, 1993. No. of pages: 369. Price: £65.00 (hardback). ISBN 1 85293 154 X". Geological Journal. 30 (1): 79–79. doi:10.1002/gj.3350300108. ISSN 0072-1050.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. Witzke, Brian J. (1990-01-01). "Palaeoclimatic constraints for palaeozoic Palaeolatitudes of Laurentia and Euramerica". Geological Society, London, Memoirs (dalam bahasa Inggris). 12 (1): 57–73. doi:10.1144/GSL.MEM.1990.012.01.05. ISSN 0435-4052.
  6. "Shetland's ophiolite | Shetland Amenity Trust". www.shetlandamenity.org. Diakses tanggal 2020-10-09.
  7. "Geologic History". Yours To Explore (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-10-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan