Sabtu, 26 September 2026
11:01 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Epidemiologi

Epidemiologi

studi tentang pola, penyebab, dan dampak kondisi kesehatan dan penyakit

500px-Difference_between_outbreak%2C_endemic%2C_epidemic_and_pandemic-en.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbedaan antara wabah, endemi, epidemi, dan pandemi, pola penyakit yang dipelajari dalam epidemiologi.

Epidemiologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari dan menganalisis tentang penyebaran, pola, dan penentu kondisi kesehatan dan penyakit pada populasi tertentu.[1]

Epidemiologi merupakan landasan bagi kesehatan masyarakat, yang membentuk pengambilan keputusan dalam kebijakan publik dan praktik berbasis bukti dengan mengidentifikasi faktor risiko penyakit dan mengidentifikasi tujuan pencegahan penyakit. Ahli epidemiologi membantu dengan desain studi, pengumpulan dan analisis statistik data, membuat interpretasi, dan menyebarkan temuannya (termasuk sesekali tinjauan sejawat dan tinjauan sistematis). Epidemiologi telah membantu mengembangkan metodologi yang digunakan dalam penelitian klinis, penelitian kesehatan masyarakat, dan, pada tingkat lebih rendah, penelitian dasar dalam biologi.[2]

Bidang utama studi epidemiologi meliputi penyebab penyakit, penularan penyakit, penyelidikan wabah, surveilans penyakit, epidemiologi lingkungan, epidemiologi forensik, epidemiologi pekerjaan, penapisan, pemantauan hayati, dan perbandingan efek pengobatan seperti dalam uji klinis. Ahli epidemiologi mengandalkan disiplin ilmu lain seperti biologi untuk lebih memahami proses penyakit, statistika untuk memanfaatkan data secara efisien dan menarik kesimpulan yang tepat, ilmu sosial untuk lebih memahami penyebab langsung dan terdekat, dan rekayasa untuk penilaian paparan.

Epidemiologi, secara harfiah berarti "studi tentang apa yang ada pada orang-orang", berasal dari bahasa Yunani epi, yang berarti 'di antara', dan demos, yang berarti 'orang, distrik', dan logos, yang berarti 'studi, kata, wacana', sehingga menunjukkan bahwa epidemiologi hanya berlaku untuk populasi manusia. Namun, istilah ini banyak digunakan dalam studi populasi hewan (epidemiologi veteriner), meskipun istilah "epizoologi" tersedia, dan juga telah diterapkan pada studi populasi tumbuhan (epidemiologi penyakit tumbuhan).[3]

Perbedaan antara "epidemi" dan "endemi" pertama kali diungkapkan oleh Hippokrates,[4] untuk membedakan antara penyakit yang "mengunjungi" suatu populasi (epidemi) dengan penyakit yang "tinggal di dalam" suatu populasi (endemi).[5] Istilah "epidemiologi" tampaknya pertama kali digunakan untuk menggambarkan studi epidemi pada tahun 1802 oleh dokter Spanyol Villalba dalam karyanya, Epidemiología Española.[5] Ahli epidemiologi juga mempelajari interaksi penyakit dalam suatu populasi, suatu kondisi yang dikenal sebagai sindemik.

Istilah epidemiologi sekarang banyak digunakan untuk menguraikan deskripsi dan penyebab berbagai kondisi kesehatan, tidak hanya penyakit epidemi, tetapi penyakit secara umum, dan bahkan banyak kondisi nonpenyakit terkait kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, depresi, dan kegemukan. Oleh karena itu, epidemiologi ini didasarkan pada bagaimana pola penyakit menyebabkan perubahan fungsi tubuh manusia.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 5. ISBN 978-602-6879-99-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 2023-06-06.
  2. ↑ Miquel Porta (2014). A Dictionary of Epidemiology (Edisi 6). New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-997673-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-07-11. Diakses tanggal 16 Juli 2014.
  3. ↑ Nutter, Jr., F.W. (1999). "Understanding the interrelationships between botanical, human, and veterinary epidemiology: the Ys and Rs of it all". Ecosystem Health. 5 (3): 131–40. doi:10.1046/j.1526-0992.1999.09922.x.
  4. ↑ Hippocrates. (~200 BC). Airs, Waters, Places.
  5. 1 2 Carol Buck, Alvaro Llopis; Enrique Nájera; Milton Terris (1998) The Challenge of Epidemiology: Issues and Selected Readings. Scientific Publication No. 505. Pan American Health Organization. Washington, DC. p. 3.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Epidemiology.
Lihat entri epidemiology di kamus bebas Wikikamus.
Subdisiplin
250px-Tree_of_life_by_Haeckel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hierarki kehidupan
Fondasi
Prinsip
Evolusi
Ekologi
Biologi
molekuler
Biokimia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan