Rabu, 30 September 2026
07:48 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Eishi

Eishi

Bagikan:

Chōbunsai Eishi (鳥文斎 栄之, 1756–1829) adalah seorang seniman ukiyo-e Jepang. Nama belakangnya adalah Hosoda (細田). Nama depannya adalah Tokitomi (時富). Nama umumnya adalah Taminosuke (民之丞) dan kemudian Yasaburo (弥三郎).[1][2] Murid Kano Eisen'in Michinobu (狩野 栄川院 典信). Lahir sebagai putra pertama dari pengikut langsung Keshogunan, keluarga samurai kaya yang merupakan bagian dari klan Fujiwara. Eishi adalah pengikut Keshogunan dengan gaji besar sebesar 500 'koku' (90.000 liter) beras. Eishi meninggalkan pekerjaannya di Shōgun Ieharu untuk mengejar seni. Karya-karya awalnya berupa cetakan, kebanyakan berupa potret Bijin-ga yang menggambarkan wanita cantik yang tinggi, kurus, dan anggun dalam gaya asli yang ia buat sendiri, mirip dengan Kiyonaga dan Utamaro. Ia mendirikan sekolahnya sendiri dan menjadi saingan Utamaro. Ia adalah seorang pelukis yang produktif, dan sejak 1801 ia meninggalkan desain percetakan dan mengabdikan dirinya pada seni lukis.

250px-Brooklyn_Museum_-_Three_Women_and_a_Boy_Along_the_Sumida_River_-_Eishi_Chobunsai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga Wanita dan Seorang Anak Laki-laki di Sepanjang Sungai Sumida, cetakan balok kayu berwarna, ca 1785–1792

Referensi

  1. ↑ Chobunsai Eishi | The Samurai Archives SamuraiWiki
  2. ↑ Chobunsai Eishi (鳥文斎栄之) (Biographical details) | The British Museum

Karya yang dikutip

Pranala luar

Aliran dan seniman ukiyo-e
Umum
250px-Kinuta_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aliran dan seniman
abad ke 17–19
Menurut daerah
Seniman dan gerakan
abad ke-20
Hal terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan