Kamis, 22 Oktober 2026
14:19 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Senpan Maekawa

Senpan Maekawa

Bagikan:
Senpan Maekawa
250px-Maekawa_Akita_T%C3%A4nzerin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Akita Dancer, 1955
Lahir(1888-10-05)5 Oktober 1888
Meninggal17 November 1960(1960-11-17) (umur 72)
Shinjuku, Jepang
PekerjaanCetak balok kayu di Jepang

Senpan Maekawa (前川 千帆, Maekawa Senpan, 5 October 1888 – 17 November 1960) adalah seorang pengukir kayu dari Jepang yang juga menjadi anggota gerakan sosaku hanga.[1] Ia juga anggota aktif Asosiasi Percetakan Jepang dari tahun 1931 sampai 1960.

Kehidupan awal

Senpan Maekawa lahir dengan nama Ishida Shigezaburō di Kyoto. Ia mengganti nama lahirnya pada tahun 1905. Ia adalah salah satu pelajar di Akademi Seni Rupa Kansai.

Pada tahun 1911 ia pindah ke Tokyo dan bekerja sebagai kartunis, untuk berbagai media seperti Yomiuri Shimbun, Kokumin shinbun, dan majalah satir Tokyo pakku. [2]

Seni cetak

Minami Kunzō (1883–1950), seorang seniman sōsaku hanga, menjadi inpirasi Maekawa untuk menekuni seni cetak balok kayu. Debut pameran pertama Maekawa adalah di pameran Nippon Sōsaku Hanga Kyokai pada tahun 1919. Ia kemudian bergabung dengan tujuh seniman sōsaku hanga lainnya untuk mengerjakan seri 100 Pemandangan Tokyo Baru pada tahu 1928. Di seri tersebut, ia menyumbangkan 12 cetakan.[3]

Sebagian besar kemampuan Maekawa didapatkan secara otodidak dengan cara mengamati orang lain bekerja serta mempelajari buku-buku. Namun, ia juga mengakui bahwa proses pembuatan cetakan yang dilakukannya melalui banyak proses percobaan. Ia mempelajari teknik percetakan selama sepuluh tahun sebelum ia berkenalan dengan beberapa perajin yang mengajarinya hal yang sama dalam beberapa jam saja. [4]

Mengutip Maekawa, Oliver Statler dalam Modem Japanese Creative Prints (1955) menulis bahwa mereka yang membuat cetakan pada awalnya terdorong oleh semangat perlawanan serta dorongan untuk melakukan sesuatu dengan cara Jepang dalam menghadapi gairah baru untuk melukis dengan cat minyak. Dalam buku yang sama, Robert Paine, Jr. dari Museum Seni Rupa Boston mengatakan bahwa Maekawa telah mempertahankan sifat Jepang dengan sangat baik disamping rasa kemanusiaan yang luas dalam subjeknya. Statler menganggap ini adalah pengaruh dari pekerjaan Maekawa sebelumnya sebagai ilustrator.

Catatan Pemandian Air Panas

250px-Maekawa_1949_hotspring_bathhouse_340w.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandian Air Panas, 1949

Selama periode 1941 hingga 1959, Maekawa memproduksi seri cetakannya yang paling terkenal yaitu Hanga yokusen fu ("Catatan Mata Air Panas").[5] Seri ini terdiri dari lima volume yang masing-masing berisi dua puluh cetakan. Lukisan pada seri ini Seri ini menggambarkan berbagai onsen ("sumber air panas") dari seluruh Jepang.

Menurut Helen Merritt, lukisan-lukisan itu menggambarkan "perasaan yang tidak gembira" karena meskipun subjek digambarkan menikmati salah satu hobi favorit mereka yaitu pergi ke spa namun warna pilihan Maekawa cenderung muram.

Namun, Oliver Statler memuji "pilihan penikmat dari ratusan resor mata air panas di negara ini" dan mengatakan bahwa seri ini berisi "beberapa cetakannya yang paling menyenangkan".

Shimo Tarō menerbitkan seri pertama Woodblock Prints, Hot Spring Notes (版画 浴泉譜Hanga yokusen fu) pada tahun 1941. Namun karena Maekawa jatuh sakit sebelum seri tersebut dijadwalkan maka Sekino Jun'ichirō membantu dengan mengukir beberapa blok warna sesuai gayanya.

Karena kekurangan akibat perang, More Woodblock Prints, Hot Spring Notes (続版画 浴泉譜Zoku hanga yokusen fu ), akhirnya seri tersebut diterbitkan sendiri dan hanya dibuat sebanyak 40 eksemplar. Volume selanjutnya diterbitkan oleh Nihon Aishokai, sebuah nama yang diambil oleh perusahaan Shimo Tarō saat ia pindah ke prefektur Okayama. Mereka menerbitkan tiga volume yaitu pada tahun 1952, 1956, dan 1959.

Olimpiade

Karena reputasinya, Maekawa kemudian diikutsertakan dalam kegiatan melukis Olimpiade Musim Panas 1932 dan 1936. Dia menggambarkan rugby pada tahun 1932 dan lompat jauh pada tahun 1936. [6]

Galeri

  • Subway from 100 Views of New Tokyo, dipublikasikan 1928–1932
    Subway from 100 Views of New Tokyo, dipublikasikan 1928–1932
  • Gotanda Station from 100 Views of New Tokyo, dipublikasikan 1928–32
    Gotanda Station from 100 Views of New Tokyo, dipublikasikan 1928–32
  • Fukagawa Lumberyards from 100 Views of New Tokyo, dipublikasikan 1928–32
    Fukagawa Lumberyards from 100 Views of New Tokyo, dipublikasikan 1928–32
  • Kyoto Flower Vendor, 1951
    Kyoto Flower Vendor, 1951

Referensi

  1. ↑ "Collections Online | British Museum". www.britishmuseum.org. Diakses tanggal 28 Agustus 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Volk, Alicia. "Maekawa Senpan, Shitōchō 偲糖帖 (Remembered Sweets, 1945)". The World of the Japanese Illustrated Book: The Gerhard Pulverer Collection (dalam bahasa Inggris).
  3. ↑ Austin, James B. (1966). "Shin Tokyo Hyakkei: The Eastern Capital Revisited by the Modern Print Artists". Ukiyo-e Art a Journal of the Japan Ukiyo-e Society (14).
  4. ↑ Modern Japanese Prints - Statler - Google Books
  5. ↑ "Maekawa Senpan (1888–1960) – The Lavenberg Collection of Japanese Prints". www.myjapanesehanga.com. Diakses tanggal 28 Agustus 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Senpan Maekawa". Olympedia. Diakses tanggal 6 Agustus 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan