Minggu, 25 Oktober 2026
23:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kiyonaga Torii

Kiyonaga Torii

artis jepang

Bagikan:
330px-Kiyonaga_bathhouse_women-2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perempuan Pemandian Umum

Torii Kiyonaga (bahasa Jepang: 鸟居 清长; 1752 - 28 Juni 1815) adalah seorang pelukis ukiyo-e dan pelukis di sekolah Torii berkebangsaan Jepang.[1] Awalnya Sekiguchi Shinsuke, anak seorang penjual buku di zaman Edo, menggunakan nama Torii Kiyonaga sebagai nama seni.[1] Meskipun tidak secara biologis terkait dengan keluarga Torii, ia menjadi ketua sekolah seni itu setelah kematian ayah angkatnya sekaligus gurunya sendiri, Torii Kiyomitsu.[1]

Karena Master Kiyomitsu meninggal muda pada tahun 1785, dan Kiyotsune, senior Kiyonaga merupakan artis seni yang kuras menjanjikan dari segi kemampuan, maka diangkatlah Kiyonaga sebagai kepala sekolah seni Torii.[2] Namun, ia menunda dan mempertimbangkan hal ini selama dua tahun, karena ia sedang sibuk mencurahkan segala perhatiannya ke bijin-ga dan ia juga sadar akan tanggung jawab besar yang harus diembannya setelah ia mengambil alih sekolah tersebut.[2] Dengan demikian, pada tahun 1787, ia mulai mengorganisir produksi kabuki dan sejenisnya.[2] Ia juga mulai melatih cucu Kiyomitsu, Torii Kiyomine, untuk menggantikannya nanti. Hickman, Money (1993).[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. 1 2 3 4 "Enduring Alliance: The Torii Line of Ukiyo-e Artists and Their Work for the Kabuki Theatre." Fenway Court, 1992. Boston: Isabella Stewart Gardner Museum.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan