| Bagian dari seri Gereja Katolik tentang |
| Ajaran sosial Katolik |
|---|
| Ringkasan |
|
|
Dignitatis humanae[a][b] (Tentang Martabat Manusia) adalah Deklarasi tentang Kebebasan Beragama dari Konsili Vatikan Kedua.[1] Dalam konteks maksud yang dinyatakan oleh konsili "untuk mengembangkan doktrin para paus baru-baru ini tentang hak-hak asasi manusia yang tidak dapat dilanggar dan tatanan konstitusional masyarakat", Dignitatis humanae menjelaskan dukungan gereja terhadap perlindungan kebebasan beragama. Ia menetapkan aturan dasar bagaimana gereja akan berhubungan dengan negara-negara sekuler.
Pengesahan langkah ini dengan suara 2.308 berbanding 70 dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu peristiwa paling signifikan dalam sejarah dewan tersebut.[2] Deklarasi ini diproklamasikan oleh Paus Paulus VI pada tanggal 7 Desember 1965.
Dignitatis humanae menjadi titik perselisihan antara Vatikan dan umat Katolik tradisionalis yang berpendapat bahwa dokumen konsili tersebut tidak sesuai dengan ajaran Katolik yang telah dinyatakan secara otoritatif sebelumnya.
Isi dokumen
Dokumen Dignitatis Humanæ memiliki susunan sebagai berikut:
- Pendahuluan
- Ajaran Umum tentang Kebebasan Beragama (1-8)
- Kebebasan Beragama dalam Terang Wahyu (9-14)
- Penutup (15)
Nomor dalam tanda kurung adalah nomor subbab yang merupakan pasal referensi yang biasa digunakan sewaktu mengutip dokumen ini.
Pranala luar
- Pranala luar Dokumen-dokumen Vatikan II dalam bahasa Indonesia Diarsipkan 2007-02-02 di Wayback Machine.
- (Inggris) Pernyataan tentang Kebebasan Beragama Dignitatis Humanæ di Situs Web Tahta Suci
| Konstitusi [4] |
|
|---|---|
| Dekrit [9] |
|
| Pernyataan [3] |
|
Catatan: Nomor dalam tanda kurung () di akhir nama setiap dokumen adalah urutan peresmian dokumen selama Konsili. | |
Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
- ↑ Dokumen ini dikenal dengan incipit, yaitu kata-kata pertama dokumen dalam teks Latin asli, seperti yang lazim untuk dokumen Gereja Katolik serupa.
- ↑ pelafalan dalam bahasa Latin: [d̪iɲˈɲiː.t̪ä.t̪isˈuː.mä.ne]
- ↑ The full text of a translation into English is available from the Holy See's website Diarsipkan February 11, 2012, di Wayback Machine.
- ↑ "Thus, during the final vote on the morning of December 7 (when the fathers had to choose between a simple approval or disapproval of the last draft), Lefebvre was one of the 70 — about 3 percent of the total — who voted against the schema." Marcel Lefebvre: Signatory to Dignitatis humanae, by Brian Harrison