Rabu, 23 September 2026
13:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Cynodontia

Cynodontia

Artikel ini bukan mengenai Conodont atau Cynodon.
Cynodontia
Rentang waktu: Permian Akhir-Sekarang, 260–0 jtyl
250px-Cynodontia.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh Cynodontia.

baris pertama: Trirachodon berryi, Probainognathus jenseni;
baris kedua: Brasilitherium riograndensis, Castorocauda lutrasimilis;
baris ketiga: Ornithorhynchus anatinus (platypus), Loxodonta africana (African bush elephant).

Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Synapsida
Klad: Therapsida
Klad: Eutheriodontia
Klad: Cynodontia
Owen, 1861
Klad
Artikel takson sembarang

Cynodontia (terj. har.'gigi anjing') adalah klad therapsida Eutheriodontia yang pertama kali muncul pada Permian Akhir (kira-kira 260 jtyl), dan secara ekstensif terdiversifikasi setelah Peristiwa kepunahan Perm–Trias. Cynodontia memiliki bermacam-macam varietas gaya hidup, termasuk karnivor dan herbivor. Mamalia (termasuk manusia) adalah Cynodontia, juga nenek moyang dan kerabat dekatnya yang sudah punah, berevolusi dari Cynodontia Probainognathia yang sudah canggih selama Trias Akhir. Semua garis Cynodontia lain sudah punah, dengan Cynodontia non-mamalia terakhir yang diketahui, Tritylodontidae yang meninggalkan jejak fosil terakhir pada periode Kapur Awal.

Taksonomi

Richard Owen menamai Cynodontia pada 1861, yang pada saat itu Owen memasukkannya dalam Anomodontia sebagai famili.[1] Robert Broom (1913) menempatkan ulang Cynodonia sebagai infraordo, sejak dipertahankan oleh yang lain, termasuk Colbert dan Kitching (1977), Carroll (1988), Gauthier et al. (1989), dan Rubidge dan Cristian Sidor (2001).[2] Olson (1966) memasukkan Cynodontia dalam Theriodontia, Colbert and Kitching (1977) juga memasukkannya dalam Theriodontia, dan Rubridge dan Sidor (2001) memasukkannya dalam Eutheriodontia. William King Gregory (1910), Broom (1913), Carroll (1988), Gauthier et al. (1989), Hopson and Kitching (2001) dan Botha et al. (2007) semua menganggap Cynodontia termasuk dalam Therapsida. Botha et al. (2007) telah mengikuti Owen (1861), tetapi tanpa tingkat taksonomi yang rinci.[3][4]

Filogeni

250px-Procynosuchus_NT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Procynosuchus
250px-Exaeretodon_BW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Exaeretodon
250px-Diademodon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diademodon
250px-Tritylodon_BW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tritylodon
250px-Oligokyphus_BW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Oligokyphus

Di bawah adalah kladogram dari Ruta, Botha-Brink, Mitchell dan Benton (2013) menunjukkan satu hipotesis mengenai kekerabatan Cynodontia:[5]

Penyebaran

Cynodontia telah ditemukan di Amerika Selatan, India, Afrika, Antarktika,[6] Asia,[7] Eropa[8] dan Amerika Utara.[9]

Lihat juga

Referensi

  1. Classification of R. Owen 1861.
  2. Classification of B. S. Rubidge and C. A. Sidor 2001
  3. R. Broom. 1913. A revision of the reptiles of the Karroo. Annals of the South African Museum 7(6):361–366
  4. S. H. Haughton and A. S. Brink. 1954. A bibliographical list of Reptilia from the Karroo Beds of South Africa. Palaeontologia Africana 2:1–187
  5. Ruta, M.; Botha-Brink, J.; Mitchell, S. A.; Benton, M. J. (2013). "The radiation of cynodonts and the ground plan of mammalian morphological diversity". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 280 (1769): 20131865. doi:10.1098/rspb.2013.1865. PMC 3768321. PMID 23986112.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  6. Abdala, Fernando; Ribeiro, Ana Maria (2010). "Distribution and diversity patterns of Triassic cynodonts (Therapsida, Cynodontia) in Gondwana". Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. 286 (3–4): 202–217. Bibcode:2010PPP...286..202A. doi:10.1016/j.palaeo.2010.01.011.
  7. Lucas, Spencer G. (2001). Chinese Fossil Vertebrates. New York City, Chichester, West Sussex: Columbia University Press. hlm. 133. ISBN 0-231-08482-X. Diakses tanggal November 30, 2019.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Fraser, Nicholas C.; Sues, Hans-Dieter (1997). In the Shadow of the Dinosaurs: Early Mesozoic Tetrapods. Cambridge University Press.
  9. Sues, Hans-Dieter; Olsen, Paul E.; Carter, Joseph G. (1999). "A Late Triassic Traversodont Cynodont From the Newark Supergroup of North Carolina" (PDF). Journal of Vertebrate Paleontology. 19 (2): 351–354. doi:10.1080/02724634.1999.10011146.[pranala nonaktif permanen]

Bacaan lebih lanjut

  • Hopson, J.A.; Kitching, J.W. (2001). "A probainognathian cynodont from South Africa and the phylogeny of non-mammalian cynodonts". Bull. Mus. Comp. Zool. 156: 5–35.
  • Davis, Dwight (1961). "Origin of the Mammalian Feeding Mechanism". Am. Zoologist, 1:229–234.

Pranala luar

Synapsida
Therapsida
    • lihat dibawah↓
Nikkasauridae
Biarmosuchidae
Eotitanosuchidae
Hipposauridae
Burnetiamorpha
Burnetiidae
Eutherapsida
    • lihat dibawah↓
Biarmosuchus tener Proburnetia viatkensis
Phthinosuchia?
Rhopalodontidae?
Phreatosuchidae?
Brithopodidae
Anteosauridae
Syodontinae
Anteosaurinae
Estemmenosuchidae
Titanosuchidae
Tapinocephalidae
Tapinocephalinae
Neotherapsida
    • lihat dibawah↓
Archaeosyodon praeventor

Estemmenosuchus mirabilis Jonkeria truculenta

Ulemosaurus svijagensis
Anomodontia
Inostranceviinae
Gorgonopsinae
Rubidgeinae
Rubidgeini
Eutheriodontia
Therocephalia
Cynodontia
Gorgonops whaitsii

Sauroctonus progressus

Rubidgea atrox
Synapsida
Cynodontia
    • lihat dibawah↓
Charassognathidae
Procynosuchidae
Galesauridae
Eucynodontia
Cynognathia
Probainognathia
    • lihat dibawah↓
Abdalodon diastematicus Galesaurus planiceps
Chiniquodontidae
Probainognathidae
Ecteniniidae
Prozostrodontidae
"Dromatheriidae"
Tritheledontidae
Mammaliamorpha
Tritylodontidae
Mammaliaformes
    • lihat dibawah↓
Chiniquodon theotonicus

Riograndia guaibensis

Oligokyphus triserialis
"Morganucodonta"
Docodonta
Haramiyida
Euharamiyida
Hahnodontidae?
Kuehneotheriidae
Shuotheriidae
Crown-Mammalia
Morganucodon watsoni Docofossor brachydactylus


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan