Kamis, 05 November 2026
19:11 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Lycaenops

Lycaenops

Bagikan:
Lycaenops
Rentang waktu: Guadalupium (Kapitanium), 260 jtyl
250px-Lycaenops_AMNH.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka L. ornatus, American Museum of Natural History
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Synapsida
Klad: Therapsida
Klad: †Gorgonopsia
Famili: †Gorgonopsidae
Genus: †Lycaenops
Broom, 1925
Spesies tipe
Lycaenops ornatus
Broom, 1925
Spesies
  • †L. ornatus Broom, 1925
  • †L. angusticeps Broom, 1913
  • †L. microdon Boonstra, 1934
  • †L. sollasi Broili and Schröder, 1935
Sinonim
  • Lycaenoides
    Broom, 1925
  • Aelurognathus microdon
    Boonstra, 1934
  • Aelurognathus sollasi
    Broili and Schröder, 1935
  • Scymnognathus angusticeps
    Broom, 1913
Artikel takson sembarang

Lycaenops ("muka serigala") adalah sebuah genus therapsida karnivor. Genus ini hidup di periode Perem Tengah hingga awal Perem Akhir, sekitar 260 jtl, di wilayah yang kini merupakan Afrika Selatan.[1]

Deskripsi

250px-Lycaenops_ornatus_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi L. ornatus
250px-Lycaenops_life_restoration.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi seniman dengan mangsa dicynodont berambut spekulatif

Seperti serigala modern, Lycaenops memiliki tengkorak yang panjang dan ramping, dengan taring mirip anjing di rahang atas dan bawahnya.[2] Gigi taring runcing ini ideal untuk menusuk dan merobek daging mangsa besar. Lycaenops kemungkinan besar berburu vertebrata kecil seperti reptil dan dicynodont.

Hewan ini berjalan dan berlari dengan kaki panjangnya yang diposisikan di dekat tubuhnya. Ciri ini ditemukan pada mamalia tetapi tidak pada amniota yang lebih primitif, reptil awal, dan synapsida seperti pelycosauria, yang memiliki kaki yang terposisikan di samping tubuh mereka. Kemampuan untuk bergerak seperti mamalia memberi keuntungan untuk Lycaenops dibandingkan dengan vertebrata darat lain karena dapat berlari lebih cepat dari mereka.

Referensi

  1. ↑ Colbert, Edwin H. (1948). "The mammal-like reptile Lycaenops". Bulletin of the American Museum of Natural History. 89 (6): 353–404.
  2. ↑ Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 189. ISBN 1-84028-152-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan