Senin, 21 September 2026
22:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Dicynodontia

Dicynodontia

Dicynodontia
Rentang waktu:
Perem Tengah (Wordium) hingga Trias Akhir (Norium akhir atau Rhaetium) 268–211 jtyl
250px-Iziko_Diictodon_Hibernating_Pair.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak Diictodon
250px-Placerias.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak Placerias
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Synapsida
Klad: Therapsida
Subordo: Anomodontia
Klad: Chainosauria
Klad: Dicynodontia
Owen, 1859
Klad dan genera

Lihat teks

Sinonim

Dicynodonta[1]

Artikel takson sembarang

Dicynodontia (berarti "dua gigi anjing") adalah sebuah klad punah pada kelompok anomodontia, yaitu sebuah kelompok punah hewan therapsida non-mamalia. Dicynodontia merupakan sebuah herbivor yang memiliki dua taring dengan paruh bertanduk dan tak bergigi, yang tidak dijumpai pada semua synapsida kecuali pada klad ini. Dicynodont pertama kali muncul di catatan fosil pada Pangaea Selatan selama Perem Akhir, sekitar 260-252 juta tahun lalu, dan mengalami dampak yang hebat pada Peristiwa kepunahan Perm–Trias yang memusnahkan kebanyakan therapsida lainnya. Keanekaragaman dan populasi mereka meningkat kembali pada periode Trias, tetapi akhirnya punah pada akhir periode tersebut. Mereka merupakan salah satu therapsida non-mamalia yang paling sukses dan beragam, dengan lebih dari 70 genera yang diketahui, mulai dari penggali seukuran tikus hingga pemakan rumput seukuran gajah.

Referensi

  1. Lankester, E. Ray (1877-10-01). "Notes on the embryology and classification of the animal kingdom: Comprising a revision of speculations relative to the origin and significance of the germ-layers". Journal of Cell Science. s2-17 (68): 399–454. doi:10.1242/jcs.s2-17.68.399. ISSN 0021-9533.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan