Jumat, 16 Oktober 2026
07:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Moschops

Moschops

Bagikan:
Bantuan {{automatic taxobox}}
Bantuan taxobox otomatis
Terima kasih atas jasa Anda dalam menerapkan templat taksonomi otomatis. Kami tidak menemukan halaman taksonomi untuk "Moschops".
  • Apakah "Moschops" merupakan nama ilmiah takson tersebut? Apabila Anda saat ini sedang menyunting halaman "Hewan", Anda harus sesuaikan menjadi |taxon=Animalia. Jika Anda sudah selesai memperbaiki templat tersebut, tekan "Pratayang" untuk memperbarui pesan ini.
  • Klik pranala ini untuk memasukkan detail taksonomi untuk "Moschops".
Parameter umum
  • |authority= Siapa yang mencetuskan takson
  • |parent authority= Siapa yang mencetuskan takson induk
  • |display parents=4 memaksa untuk menampilkan empat takson induk
Halaman yang dapat membantu Anda
Moschops
Rentang waktu: Kapitanium, 264.4–260 jtyl
250px-Moschops.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret rangka M. capensis AMNH 5552 yang terpajang di Museum Sejarah Alam Amerika pada 1920-an
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Takson tak dikenal (perbaiki): Moschops
Spesies tipe
†Moschops capensis
Broom, 1911
Spesies
  • †M. capensis Broom, 1911
  • †M. koupensis Boonstra, 1957
  • †M. oweni? (Watson, 1914) Boonstra 1969
  • †M. whaitsi? (Broom, 1914) Boonstra 1969
Sinonim
  • Agnosaurus Boonstra, 1952
  • Delphinognathus Seeley, 1892
  • Moschoides Byrne, 1937
  • Pnigalion Watson, 1914
Artikel takson sembarang

Moschops (bahasa Yunani untuk "wajah sapi") adalah sebuah genus therapsida dinocephalia punah yang hidup di wilayah yang kini adalah Afrika Selatan selama tahap Kapitanium pada periode Perem Tengah sekitar 264.4–260 juta tahun lalu. Fosil-fosilnya telah ditemukan di Zona Kumpulan Tapinocephalus di Formasi

250px-Moschops_capensis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi seniman untuk Moschops capensis, bedasarkan rekonstruksi kerangka yang ditemukan di sebuah wilayah semi-gurun di Afrika Selatan. Rangkanya kini dipajang di Museum Sejarah Alam Amerika.

Abrahamskraal. Seperti anggota Tapinocephalidae lainnya, Moschops merupakan herbivor bertubuh besar yang dapat mencapai bobot setidaknya 400 kilogram (880 pon),[1] dan telah diperdebatkan mengenai apakah hewan ini semiakuatik atau tidak, layaknya kuda nil.[2][3] Mereka memiliki kepala yang pendek dan tebal, dan diyakini secara luas bahwa mereka terlibat dalam kontes sundulan kepala antara individu saingan pada spesies yang sama.

Referensi

  1. ↑ Benoit, Julien; Midzuk, Adam J. (2024). "Estimating the endocranial volume and body mass of Anteosaurus, Jonkeria, and Moschops (Dinocephalia, Therapsida) using 3D sculpting". Palaeontologia Electronica. doi:10.26879/1377.
  2. ↑ Bhat, Mohd Shafi; Shelton, Christen D.; Chinsamy, Anusuya (2 November 2021). Angielczyk, Kenneth (ed.). "Bone histology of dinocephalians (Therapsida, Dinocephalia): palaeobiological and palaeoecological inferences". Papers in Palaeontology (dalam bahasa Inggris). 8 (1) e1411. doi:10.1002/spp2.1411. ISSN 2056-2799. Diakses tanggal 24 Oktober 2025 – via Wiley Online Library.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Benoit, Julien; Manger, Paul R.; Norton, Luke; Fernandez, Vincent; and Rubidge, Bruce S. (2017). "Synchrotron scanning reveals the palaeoneurology of the head-butting Moschops capensis (Therapsida, Dinocephalia)". PeerJ. 5 e3496. doi:10.7717/peerj.3496. PMC 5554600. PMID 28828230. S2CID 8019159.
Synapsida
Dinocephalia
    • lihat dibawah↓
Rhopalodontidae?
Phreatosuchidae?
Anteosauridae
Anteosaurinae
Syodontinae
Estemmenosuchidae
Titanosuchidae
Tapinocephalidae
Tapinocephalinae
Anteosaurus magnificus Estemmenosuchus mirabilis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan