| Bebek ekor panjang | |
|---|---|
| Jantan | |
| Betina | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Domain: | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Superfamili: | |
| Famili: | |
| Genus: | Clangula Leach, 1819 |
| Spesies: | Clangula hyemalis |
| Peta persebaran | |
| Sinonim | |
| |
Bebek ekor-panjang (bahasa Inggris:long-tailed duck; nama ilmiahnya Clangula hyemalis) adalah spesies yang terancam punah secara global. Spesies ini masuk dalam kategori rentan pada Daftar Merah IUCN. Spesies ini memiliki distribusi perkembangbiakan sirkumpolar arktik yang tinggi. Bebek ini sering menghabiskan musim dingin di perairan pesisir Amerika Utara, Asia Timur bagian utara dan Eropa utara.[2]
Bebek ekor panjang merupakan hewan yang berkembang biak di habitat air tawar Arktik. Namun, ketika hewan ini tidak dalam musim kawin, mereka akan bermigrasi dalam yang jarak jauh ke daerah laut, sebagian besar ke selatan. Bebek ini sangat toleran terhadap kondisi musim dingin dan dapat melewati musim dingin jauh ke utara jika kondisi es laut memungkinkan.[2]
Keberhasilan perkembangbiakan bebek ekor panjang dipengaruhi oleh kelimpahan predator dan spesies mangsa utama mereka, leming siberia barat (Lemmus sibiricus) dan Dicrostonyx torquatus, yang fluktuasi populasinya dipengaruhi oleh perubahan iklim. Pada musim dingin, bebek ekor panjang umumnya memakan kedaung biru (Mytilus edulis).[3]
Referensi
- ↑ BirdLife International (2018). "Clangula hyemalis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T22680427A132528200. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T22680427A132528200.en. Diakses tanggal 11 November 2021.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help) - 1 2 Hearn, Richard; Harrison, Anne; Cranswick, Peter (2015). International Single Species Action Plan for the Conservation of the Long-tailed Duck (Clangula hyemalis) (PDF). United Kingdom: Wildfowl & Wetlands Trust.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Rintala, J.; Hario, M.; Laursen, K.; Møller, A. P. (2022-07-19). "Large-scale changes in marine and terrestrial environments drive the population dynamics of long-tailed ducks breeding in Siberia". Scientific Reports (dalam bahasa Inggris). 12 (1): 12355. doi:10.1038/s41598-022-16166-7. ISSN 2045-2322.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Genera pada Anseriformes dan kerabat punah mereka | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
| Clangula hyemalis |
|
|---|---|
| Anas hyemalis | |
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |