Rabu, 30 September 2026
18:08 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Citilink

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Citilink
250px-2012_Citilink_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
IATA ICAO Kode panggil
QG CTV SUPERGREEN
Mulai beroperasiJuli 16, 2001;25 tahun lalu (2001-07-16)
Penghubung
Penghubung sekunder
Program penumpang setiaSupergreen GarudaMiles
Armada59
Tujuan51
Perusahaan indukGaruda Indonesia
Kantor pusatJakarta, Indonesia
Tokoh utamaDarsito Hendro Seputro (CEO)[1]
Laba operasiKenaikan US$67.08 juta (2019)[2]
Laba bersihKenaikan US$9.96 juta (2016)
Situs webwww.citilink.co.id

PT. Citilink Indonesia,[3] dioperasikan sebagai Citilink, adalah Maskapai penerbangan bertarif rendah dan anak perusahaan Garuda Indonesia. Perusahaan ini berdiri tahun 2001 sebagai Unit Bisnis Strategis (SBU) dan difungsikan sebagai salah satu alternatif penerbangan bertarif rendah di Indonesia. Sejak tanggal 30 Juli 2012 Citilink secara resmi beroperasi sebagai entitas bisnis yang terpisah dari Garuda Indonesia setelah mendapatkan Air Operator Certificate (AOC). Citilink beroperasi dengan 17 pesawat dengan logo, tanda panggil dan seragam baru.[4] Bandara penghubung utama maskapai ini adalah Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya.[5]

Sejarah

Sejarah maskapai Citilink Indonesia

Pada Tahun 2001 Garuda Indonesia mendirikan Citilink sebagai Maskapai berbiaya murah dan Citilink mulai beroperasi pertama kali pada 16 Juli menggunakan 2 Pesawat bertipe Fokker F28 yang ditransfer dari armada Utama Garuda Indonesia. Rute awal maskapai ini adalah dari Surabaya di pulau Jawa ke destinasi yang tidak dilayani oleh Maskapai utama seperti: Yogyakarta (juga di Jawa); Balikpapan di pulau Kalimantan dan Tarakan, di Provinsi Kalimantan Utara, dan Makassar di pulau Sulawesi. Pada akhir tahun 2001 Garuda kembali mentransfer lima armada Fokker-28 untuk memperkuat armada Citilink. Di tahun 2004 Citilink telah melayani sepuluh Destinasi dan saat itu juga Garuda mulai mengganti Fokker 28 Citilink dengan Boeing 737-300. Di Tahun 2008 Garuda Indonesia memberhentikan sementara operasional Citilink, dan beroperasi kembali Pada Januari tahun 2009 setelah semua pesawat Fokker F28 digantikan dengan pesawat yang lebih modern. Pada bulan Juli 2010 operasional Citilink dilakukan oleh dua Boeing 737-300 dan Boeing 737-400.

Berdiri sendiri dan rencana peremajaan armada

Pada Mei 2011 Garuda indonesia mengumumkan rencana spin-off Citilink. Rencana bisnis baru ini adalah agar Citilink menjadi entitas bisnis terpisah pada kuartal pertama 2012 dengan perombakan merek secara penuh untuk maskapai, termasuk desain livery baru; situs web baru; desain interior kabin dan seragam awak kabin yang baru; serta juga strategi periklanan dan pemasaran baru.[6] Bagian utuh dari rencana ini adalah Citilink membeli 25 pesawat Airbus A320 terbaru dan memanfaatkan pesawat ini untuk berkembang menjadi maskapai penerbangan berbiaya rendah regional yang signifikan dengan antisipasi perkiraan pada tahun 2015, Citilink akan memberikan kontribusi pendapatan sebesar 30 persen kepada Garuda Indonesia.[7][8]

Setelah memperoleh Air Operator Certificate pada Agustus 2012, Citilink berhasil mengangkut sebanyak 8 juta penumpang hingga akhir tahun 2013 dan beroperasi dengan load factor sebesar 85 persen dan tingkat kedatangan tepat waktu sebanyak 87 persen.[9] Pada Mei 2015 Citilink memiliki armada yang terdiri dari 4 Unit Boeing 737-300, 4 Unit Boeing 737-500 dan 34 Unit Airbus A320

Pada akhir tahun 2019, Citilink menerima pengiriman 2 unit Airbus A330-900 yang awalnya dipesan oleh WOW Air namun diambil oleh Citilink, disebabkan oleh WOW Air yang bangkrut pada 28 maret 2019.[10] Pesawat ini akan digunakan pada penerbangan ke negara-negara seperti Jerman, Jepang dan Arab Saudi.[11]

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 19 Juni 2025, Citilink melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris. Darsito Hendroseputro, mantan Direktur Thai Lion Air, ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Dewa Kadek Rai.[12] Perombakan ini turut mencakup posisi direktur niaga, direktur operasi, direktur keuangan, direktur teknik, dan direktur human capital, serta jajaran komisaris yang kini diketuai oleh Agustinus Gustav Brugman.[13]

Mulai 1 Juli 2026, Citilink membuka lima rute penerbangan domestik baru yang menghubungkan Yogyakarta dengan Batam, Balikpapan, Makassar, dan Banjarmasin, menggunakan armada Airbus A320 dan ATR 72-600.[14]

Pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Citilink kembali melayani penerbangan dari Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung, setelah bandara tersebut sempat tidak melayani penerbangan jet komersial.[15] Rute yang dilayani meliputi penerbangan dari Bandung ke sejumlah kota besar, dengan rute Bandung–Palembang dan Bandung–Balikpapan menyusul mulai 18 Agustus 2026.[16]

Seragam Pramugari Citilink

Seragam pramugari Citilink merupakan hasil dari kontes desain untuk Citilink yang dilakukan tahun 2011. Seragam didominasi dengan warna hijau dengan sedikit corak putih, di mana hijau adalah warna dasar maskapai dengan harapan memberikan tampilan cerdas, modern sekaligus mencolok, sehingga kru Citilink akan mudah dikenali di bandara. Kontes Desain Seragam Awak Kabin ini merupakan salah satu dari program peremajaan merek Citilink.[17][18]

Tujuan

Berikut daftar bandar udara dan negara tujuan Citilink :[19][20][21]

Negara Kota Bandara Catatan Referensi
 AustraliaPerth Bandar Udara Perth
 IndonesiaAmbonBandar Udara Pattimura
BajawaBandar Udara Soa
BalikpapanBandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman
BandungBandar Udara Internasional Kertajati
BanjarbaruBandar Udara Internasional Syamsudin Noor
Banda AcehBandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda
BatamBandar Udara Internasional Hang NadimPenghubung[22]
BengkuluBandar Udara Fatmawati Soekarno
BerauBandar Udara Kalimarau
DenpasarBandar Udara Internasional Ngurah Rai[23][24]
EndeBandar Udara H. Hasan Aroeboesman
JakartaBandar Udara Halim PerdanakusumaPenghubung[25]
Bandar Udara Internasional Soekarno–HattaPenghubung[22][26][27]
JambiBandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin
JayapuraBandar Udara Sentani
KediriBandar Udara Internasional Dhoho
KendariBandar Udara Haluoleo
KupangBandar Udara El Tari
Labuan BajoBandar Udara Komodo
MakassarBandar Udara Internasional Sultan HasanuddinPenghubung
MamujuBandar Udara Tampa Padang
ManadoBandar Udara Internasional Sam Ratulangi[28]
MataramBandar Udara Internasional Lombok
MalangBandar Udara Abdul Rachman Saleh[25]
MedanBandar Udara Internasional KualanamuPenghubung[28]
PadangBandar Udara Internasional Minangkabau[28]
PalangkarayaBandar Udara Tjilik Riwut
PalembangBandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II
PaluBandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie
Pangkal PinangBandar Udara Depati Amir
PekanbaruBandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II[29]
PontianakBandar Udara Supadio[22]
SamarindaBandar Udara Internasional APT Pranoto
SemarangBandar Udara Internasional Ahmad Yani
Siborong-BorongBandar Udara Sisingamangaraja XII
SoloBandar Udara Internasional Adi Soemarmo[30]
SurabayaBandar Udara Internasional JuandaPenghubung[22][25][31][32]
BelitungBandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin
Tanjung PinangBandar Udara Raja Haji Fisabilillah
Tarakan Bandar Udara Internasional Juwata
WaingapuBandar Udara Mau Hau
YogyakartaBandar Udara Adisutjipto
Bandar Udara Internasional Yogyakarta[25][33]
 MalaysiaKuala LumpurBandar Udara Internasional Kuala Lumpur[21][23][26][29][31]
PenangBandar Udara Internasional Penang[20][34]
 Papua NuginiPort Moresby Bandar Udara Internasional Port Moresby
 SingapuraSingapura Bandar Udara Changi
 Timor LesteDiliBandar Udara Internasional Presidente Nicolau Lobato[24]
 ChinaGuiyangBandar Udara Internasional Longdongbao Guiyang[28]
KunmingBandar Udara Internasional Changshui Kunming[28][30]

Armada

330px-Citilink_PK-GQS.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat Citilink dengan Nomor Penerbangan QG432 sedang take off dari Bandung menuju Balikpapan.
Armada Citilink
Pesawat Beroperasi Dalam Pemesanan Penumpang Catatan
Airbus A320-200 39 — 180
Airbus A320neo 10 25 180
ATR 72-600 8 — 70
Boeing 737-500 1 – Kargo Ditransfer Dari Merpati Cargo/Garuda Indonesia
Total 59 25
Pesawat Registrasi
Airbus A320-200 PK-GQA, PK-GQC, PK-GQD, PK-GQE, PK-GQF, PK-GQG, PK-GQH, PK-GQI, PK-GQJ, PK-GQK, PK-GQL, PK-GQM, PK-GQN, PK-GQO, PK-PQP, PK-GQQ, PK-GQR, PK-GQS, PK-GQT, PK-GQU, PK-CUA, PK-CUC, PK-CUD, PK-CUE, PK-GLE, PK-GLG, PK-GLI, PK-GLK, PK-GLL, PK-GLM, PK-GLN, PK-GLO, PK-GLP, PK-GLQ, PK-GLR, PK-GLS, PK-GLT, PK-GLU, PK-GLV, PK-GLW, PK-GLX, PK-GLY, PK-GLZ
Airbus A320neo PK-GTA, PK-GTC, PK-GTD, PK-GTE, PK-GTF, PK-GTG, PK-GTH, PK-GTI, PK-GTJ, PK-GTK
ATR 72-600 PK-GJP, PK-GJQ, PK-GJR, PK-GJS, PK-GJT, PK-GJU, PK-GJV

Pengembangan Armada

Pada 9 Agustus 2011, Garuda Indonesia memesan sebanyak 25 unit Airbus A320 dengan opsi tambahan sebanyak 25 pesawat, pemesanan ini menjadikan citilink sebagai pelanggan baru untuk jenis pesawat lorong tunggal Airbus.[36] pemesanan terdiri dari 15 unit Airbus A320 dan 10 Airbus A320neo, dengan lima pesawat diharapkan akan dikirimkan setiap tahun antara 2014 dan 2018.[37][38] Program revitalisasi armada ini dibutuhkan dana sekitar USD2.13 Miliar.

Pada Akhir tahun 2011, Garuda Indonesia mencari Armada A320 Bekas sebagai persiapan peluncuran Internasional Citilink yang diusulkan pada tahun 2012.[6]

Pada bulan Desember 2012, Citilink memesan 25 ATR 72-600 dengan opsi pesanan 25 unit tambahan.[39] Ini adalah pesanan langsung pertama Citilink ke sebuah pabrikan. Pesanan langsung untuk 25 A320neo tambahan diikuti pada Januari 2013, sehingga total pesanan menjadi 35.[40]

Armada A320 pertama Citilink, adalah sebuah pesawat bekas yang tiba pada akhir Juni 2011 dan mulai beroperasi pada 16 September 2011, menghubungkan Jakarta dengan Balikpapan, Banjarmasin dan Medan.

Layanan

Kabin

Kabin pesawat Citilink memiliki konfigurasi 180 kursi ekonomi. Pada bulan Juli 2018, Citilink memperkenalkan produk yang bernama "Green Zone",[41] yang dimana Kursi pada lima baris pertama serta baris pintu keluar darurat diberi tanda kursi Green Zone, sedangkan sisanya diberi tanda kursi reguler. Penumpang yang memesan kursi Green zone atau kursi regular akan dikenakan biaya tertentu. Pemesanan kursi sudah termasuk makanan ringan, minuman, dan asuransi.[42]

Wi-Fi On Board

Pada tanggal 16 Januari 2019, Citilink menjadi maskapai berbiaya rendah pertama di kawasan Asia Pasifik yang menawarkan Wi-Fi On Board di ketinggian 35.000 kaki di atas permukaan tanah secara gratis menggunakan sistem WiFi dari GX Aviation Systems. Penerbangan pertama dengan fitur konektivitas ini terdapat pada penerbangan QG684 dari Jakarta menuju Denpasar.[43]

Galeri

  • Pesawat Citilink yang baru saja lepas landas.
    Pesawat Citilink yang baru saja lepas landas.
  • Pra Lepas Landas Pesawat Citilink.
    Pra Lepas Landas Pesawat Citilink.
  • Citilink parkir di Lombok.
    Citilink parkir di Lombok.
  • Citilink di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma dalam proses menuju parkir.
    Citilink di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma dalam proses menuju parkir.
  • Jendela Citilink.
    Jendela Citilink.
  • Boeing 737-300 milik Citilink difoto pada tahun 2005 di Bali.
    Boeing 737-300 milik Citilink difoto pada tahun 2005 di Bali.
  • Boeing 737-300(Lagi).
  • Pesawat Citilink dengan nomor registrasi PK-GQS berada di Terminal 3 Soekarno Hatta.
    Pesawat Citilink dengan nomor registrasi PK-GQS berada di Terminal 3 Soekarno Hatta.
  • Suasana pesawat Citilink ketika pesawat sepi. Terlihat seorang penumpang yang ingin menyimpan bagasi di kabin dibantu oleh pramugari.
    Suasana pesawat Citilink ketika pesawat sepi. Terlihat seorang penumpang yang ingin menyimpan bagasi di kabin dibantu oleh pramugari.
  • Airbus A320-200 milik Citilink.
    Airbus A320-200 milik Citilink.
  • Tempak Check In Citilink di Kualanamu.
    Tempak Check In Citilink di Kualanamu.
  • Suasana Citilink di tengah tengah perjalanan.
    Suasana Citilink di tengah tengah perjalanan.
  • Airbus A320-232 milik Citilink sedang berada di belakang pesawat Boeing 777-300 milik Saudia. Maskapai dari Arab Saudi.
    Airbus A320-232 milik Citilink sedang berada di belakang pesawat Boeing 777-300 milik Saudia. Maskapai dari Arab Saudi.
  • Airbus A320neo beregistrasi PK-GTA milik Citilink berada di Dili pada tahun 2018.
    Airbus A320neo beregistrasi PK-GTA milik Citilink berada di Dili pada tahun 2018.
  • PK-GTC Citilink berada di tempat yang sama seperti gambar di kiri, yaitu Dili juga di tahun yang sama.
    PK-GTC Citilink berada di tempat yang sama seperti gambar di kiri, yaitu Dili juga di tahun yang sama.
  • Pesawat Citilink yang sedang terbang.
    Pesawat Citilink yang sedang terbang.
  • Citilink di Balikpapan. Terlihat juga pesawat Bombardier Garuda Indonesia.
    Citilink di Balikpapan. Terlihat juga pesawat Bombardier Garuda Indonesia.
  • Citilink di Bandara Ngurah Rai.
    Citilink di Bandara Ngurah Rai.

Referensi

  1. ↑ {{cite web|url= https://www.theeconopost.com/profil-darsito-hendro-seputro-eks-penerbang-militer-yang-jadi-ceo-citilink/
  2. ↑ "Citilink swings back to profitability in 2019". Flight Global (dalam bahasa Inggris). 2020-04-01. Diakses tanggal 2020-12-05.
  3. ↑ "Anak Perusahaan". garuda-indonesia.com.
  4. ↑ "July 30, 2012 - Citilink officially separates from Garuda today". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-09. Diakses tanggal 2012-08-04.
  5. ↑ "Directory: World Airlines". Flight International. 2007-04-03. hlm. 66.
  6. 1 2 "Garuda announces new plans for Citilink ahead of spin-off". The Jakarta Post.
  7. ↑ "25 New Airbus 320s". Pikiran-Rakyat.com. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2014. Diakses tanggal 4 Oktober 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "2015, Citilink Contribute 30% Garuda Indonesia's Revenue". Pikiran-Rakyat.com. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2014. Diakses tanggal 4 Oktober 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Widya Victoria (Januari 15, 2014). "Citilink Terbangkan 8 Juta Penumpang Sejak 2012" [Citilink Flies 8 Million Passengers Since 2012]. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 9, 2018. Diakses tanggal Januari 15, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Loh, Chris (05 Maret 2020). "What Led To WOW Air's Bankruptcy?". simpleflying.com. Diakses tanggal 08 Februari 2022.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  11. ↑ "Citilink to fly from Indonesia to Germany and Saudi Arabia". aerotime.aero. 2 Juli 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-11. Diakses tanggal 2022-02-08.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Citilink Rombak Direksi dan Komisaris, Darsito Jadi Dirut Baru". Beritasatu.com. 19 Juni 2025. Diakses tanggal 24 Agustus 2026.
  13. ↑ "Susunan Lengkap Komisaris dan Direksi Citilink, ada Veronica Tan". Bloomberg Technoz. 24 Juni 2025. Diakses tanggal 24 Agustus 2026.
  14. ↑ "Maskapai Citilink Buka 5 Rute Domestik Baru per Juli 2026, Ini Daftarnya". Bisnis.com. 2 Juli 2026. Diakses tanggal 24 Agustus 2026.
  15. ↑ "Citilink Kembali Terbang dari Bandung, Buka Lima Rute". Monitorday.com. 17 Agustus 2026. Diakses tanggal 24 Agustus 2026.
  16. ↑ "Citilink Buka Penerbangan dari Bandung ke Lima Kota Besar". Tempo.co. 18 Agustus 2026. Diakses tanggal 24 Agustus 2026.
  17. ↑ "Seragam Baru Awak Kabin Citilink". Berita Satu. Selasa, 8 November 2011 | 11:00 WIB. Diakses tanggal 13 Februari 2021.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  18. ↑ Sutriyanto, Eko (Selasa, 8 November 2011). Agustina, Dewi (ed.). "Dinda Menangkan Desain Seragam Awak Kabin Citilink". Tribunnews.com. Diakses tanggal 13 februari 2021.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  19. ↑ "Route Map". Citilink. Diakses tanggal 16 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. 1 2 Ayisy Yusof (26 Maret 2018). "Citilink Indonesia's new Jakarta-Penang route sets off for Asean expansion". New Straits Times. Kuala Lumpur: Media Prima Berhad. Diakses tanggal 16 Agustus 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. 1 2 Rita (19 Desember 2018). Nariswari, Rita (ed.). "Citilink Buka Rute Banyuwangi-Kuala Lumpur untuk Tarik Wisman". Tempo.co. Diakses tanggal 19 Desember 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. 1 2 3 4 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-21. Diakses tanggal 2020-04-18.
  23. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-01-16. Diakses tanggal 2021-05-25.
  24. 1 2 https://en.tempo.co/read/775767/citilink-opens-denpasar-dili-route
  25. 1 2 3 4 https://ap1.co.id/id/information/news/detail/hari-pertama-pengoperasian-penuh-yia-berjalan-lancar
  26. 1 2 https://batampos.co.id/2019/02/28/citilink-buka-rute-jakarta-kuala-lumpur/
  27. ↑ https://www.nst.com.my/business/2018/03/349532/citilink-indonesias-new-jakarta-penang-route-sets-asean-expansion
  28. 1 2 3 4 5 Citilink adds new routes to China in Jan 2020
  29. 1 2 Liu, Jim. "Citilink files Pekanbaru – Kuala Lumpur schedule from late-Sep 2019". Routesonline. Diakses tanggal 5 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. 1 2 https://www.routesonline.com/news/38/airlineroute/285866/citilink-adds-solo-kunming-service-in-3q19/
  31. 1 2 https://travel.detik.com/travel-news/d-4407822/citilink-buka-rute-baru-surabaya-kuala-lumpur-pp
  32. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-02. Diakses tanggal 2021-05-25.
  33. ↑ https://www.thejakartapost.com/news/2020/03/10/garuda-indonesia-citilink-to-move-all-yogyakarta-flights-to-new-international-airport.html
  34. ↑ "Special Offer Surabaya Penang". Citilink.co.id. 23 Oktober 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-02. Diakses tanggal 2021-05-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. ↑ "Please verify your request | Planespotters.net". www.planespotters.net. Diakses tanggal 2023-08-05.
  36. ↑ "Garuda Indonesia finalises order for 25 A320 Family aircraft" (Rilis pers). Airbus. 9 Agustus 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Februari 2013. Diakses tanggal 7 April 2013.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli pada 2013-02-04. Diakses tanggal 2022-05-19.
  37. ↑ "Garuda Teken Pembelian 25 Pesawat A320 Family". Agustus 4, 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-09-26. Diakses tanggal 2022-05-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. ↑ "Garuda Indonesia finalises order for 25 A320 Family aircraft Citilink A320neo – INTERNATIONAL AVIATION NEWS". Diarsipkan dari asli tanggal Mei 24, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. ↑ "Indonesia's Citilink Ordering 25 ATR 72-600s". Aviationweek.com. 2012-12-27. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-27. Diakses tanggal 2013-01-27.
  40. ↑ "Citilink orders 25 Airbus A320neo" (Rilis pers). Airbus. 25 Januari 2013. Diakses tanggal 2013-01-27.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli pada 2016-08-17. Diakses tanggal 2022-05-19.
  41. ↑ "Citilink introduces Green Zone facility". The Jakarta Post. 19 Juli 2018. Diakses tanggal 14 Juli 2022.
  42. ↑ "Green Zone & Regular Zone". Citilink.co.id. Diakses tanggal 14 Juli 2022.
  43. ↑ Zaenal Nur Arifin (16 Januari 2019). "Pengalaman Perdana Terus Terkoneksi Internet di Ketinggian 35.000 Kaki Rute Jakarta-Denpasar". Tribunnews.com.

Pranala luar

Garuda Indonesia
Nama terdahulu
  • Garuda Indonesian Airways
Layanan
Anak perusahaan
Kecelakaan dan insiden
Purnalayan
Campuran/menengah
Tarif rendah
Regional
Sewaan
Kargo
Direncanakan
Tidak beroperasi
1 Utama dan regional.   2 Maskapai penerbangan nasional.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan