Minggu, 20 September 2026
23:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Cerrado

Cerrado

Cerrado (NT0704)
Savanna
330px-Bonfim_047.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tumbuh-tumbuhan di Minas Gerais barat laut, Brasil.
Countries Brasil, Paraguay, Bolivia
Bagian dari Amerika Selatan
Area 2.045.064 km2 (789.604 sq mi)
330px-Ecoregion_NT0704.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta kawasan Cerrado seperti yang ditetapkan oleh World Wide Fund for Nature.

Cerrado (pengucapan bahasa Portugis: [seˈʁadu], [sɛˈʁadu]) adalah kawasan sabana tropis yang luas yang terletak di Brasil, khususnya di negara bagian Goiás, Mato Grosso do Sul, Mato Grosso, Tocantins dan Minas Gerais. Kawasan ini mencakup sekitar 21% luas wilayah Brasil.[1]

Deskripsi pertama mengenai cerrado Brasil dibuat oleh ahli botani Denmark, Eugenius Warming, dalam buku Lagoa Santa.[2] Semenjak itu, hasil penelitian telah menunjukkan bahwa Cerrado merupakan salah satu dari kawasan sabana tropis paling kaya dan memiliki tingkat endemisme yang tinggi. WWF menganggapnya sebagai sabana paling kaya secara biologis dengan sekitar 10.000 spesies tumbuhan dan 10 spesies burung endemik.[1] Terdapat pula 200 spesies mamalia di kawasan ini, walaupun hanya 14 yang endemik.[1]

Pertanian

Kawasan Cerrado sebelumnya dianggap sebagai kawasan yang sulit untuk bertani akibat tanahnya yang kurang subur dan terlalu asam, tetapi kemudian peneliti di badan Embrapa menemukan bahwa kawasan ini dapat dipakai untuk pertanian massal setelah diberikan fosfor dan kapur. Pada akhir tahun 1990-an, sekitar 14 juta hingga 16 juta ton kapur dituangkan ke lahan di Cerrado setiap tahunnya. Angkanya naik menjadi 25 juta ton pada tahun 2003 dan 2004, atau sekitar lima ton kapur per hektare. Berkat tindakan ini, pertanian berkembang pesat di kawasan ini. Pada saat yang sama, peneliti juga mengembangkan jenis kedelai tropis, dan kini Brasil merupakan pengekspor kedelai utama dunia.[3][4][5]

Kini kawasan Cerrado menyediakan lebih dari 70% produksi sapi potong di negara tersebut. Kawasan ini merupakan pusat produksi kacang, jagung, dan beras. Kopi yang diproduksi di Cerrado juga menjadi komoditas ekspor utama Brasil.[6] Selain itu, banyak lahan di Cerrado yang dimanfaatkan untuk memproduksi bubur kertas dari beberapa spesies Eucalyptus dan Pinus.

Catatan kaki

  1. 1 2 3 Conservation International. "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-05-06. Diakses tanggal 2008-05-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link). Access date: May 5, 2011
  2. Warming, E. (1892) Lagoa Santa: Et Bidrag til den biologiske Plantegeografi med en Fortegnelse over Lagoa Santas Hvirveldyr. Kongelige Danske Videnskabernes Selskabs Skrifter – Naturvidenskabelig og Mathematisk Afdeling, 6. Rk. vol. 6 (3): 153–488. Later French and Portuguese translations
  3. The Economist. Brazilian agriculture: The miracle of the cerrado. August 26, 2010. http://www.economist.com/node/16886442
  4. Observatory of Economic Complexity http://atlas.media.mit.edu/en/profile/hs92/1201/[pranala nonaktif permanen]
  5. Rohter, Larry (Oktober 2, 2007). "Scientists Are Making Brazil's Savannah Bloom". The New York Times. Diakses tanggal Desember 7, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Lopes, A. Scheid. "Soils under Cerrado: A Success Story in Soil Management." Better Crops International. 10.2 (1996): n. page. Print.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cerrado.
40px-Flag-map_of_Brazil.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Brasil ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan