Minggu, 20 September 2026
16:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Carwaka

Aliran kuno materialisme India

Carwaka (Dewanagari: चार्वाक; ,IAST: Cārvāka, चार्वाक), juga dikenal sebagai Lokāyata, adalah sistem filsafat India yang mengandung sejumlah pemikiran materialisme, skeptisisme filosofis, dan pengabaian nilai religius.[1] Secara etimologi, kata Cārvāka dan Lokāyata berarti "populer" atau "dapat disepakati" dalam bahasa Sanskerta.[2][3]

Carwaka dikalisifikasikan sebagai Hindu heterodoks (Nāstika).[4][5] Carwaka dikenali sebagai mazhab yang materialistis dan ateistis. Meskipun filsafat India ini kini tidak dianggap sebagai bagian dari mazhab filsafat Hindu ortodoks, sejumlah sarjana mendeskripsikannya sebagai suatu gerakan filsafat ateistis atau materialistis dalam tubuh Hinduisme.[6][7]

Carwaka muncul sebagai alternatif bagi perguruan Hindu Astika pro-Weda, sekaligus sebagai pendahulu bagi filsafat nastika yang muncul pada masa kemudian atau pada masa yang sama, seperti Ājīvika, Jainisme, dan Buddhisme (yang dua terakhir bercabang menjadi dua agama yang berbeda) pada era klasik filsafat India.[8] Berbeda dengan perguruan astika lainnya, sila pertama filsafat Carwaka yaitu menolak kesimpulan yang dipakai sebagai pembenaran hal-hal metafisis.[9][10]

Referensi

  1. Radhakrishnan, Sarvepalli; and Moore, Charles A. A Source Book in Indian Philosophy. Princeton University Press; 1957. Princeton paperback 12th edition, 1989. ISBN 0-691-01958-4. p. 227.
  2. Monier-Williams (1899); the name literally means "speaking nicely", from cāru "agreeable" and vāk "speech"
  3. Cowell and Gough, p. 2; Lokāyata may be etymologically analysed as "prevalent in the world " (loka and āyata)
  4. Radhakrishnan and Moore, "Contents".
  5. p. 224. Flood, Gavin (1996). An Introduction to Hinduism. Cambridge: Cambridge University Press.
  6. Though this school of thought is not commonly considered as a part of six orthodox schools of Indian Philosophy, Haribhadra Suri, a Jain mendicant from c. seventh century, considers this school as a part of those six in his book ShaDdarshan Samucchaya. Potter, Karl H. (2007). The Encyclopedia of Indian Philosophies: Buddhist philosophy from 350 to 600 A.D. Delhi: Motilal Banarsidass Publications. hlm. 435–436. ISBN 978-81-208-1968-9.
  7. Sarvepalli Radhakrishnan and Charles A. Moore. A Source book in Indian Philosophy. (Princeton University Press: 1957, Twelfth Princeton Paperback printing 1989) pp. 227–49. ISBN 0-691-01958-4.
  8. Bhattacharya 2011, p. 9.
  9. Cowell and Gough, p. 5.
  10. Bhattacharya 2011, p. 58.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan