Minggu, 20 September 2026
16:24 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Cacing hati

Cacing hati

250px-Fasciola_hepatica.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fasciola hepatica

Cacing hati adalah sebuah kelompok polifiletik yang terdiri dari trematoda parasit dalam filum Platyhelminthes.[1] Anggota-anggotanya umumnya bersifat parasit di hati berbagai mamalia, termasuk manusia. Cacing-cacing ini mampu bergerak melalui sistem peredaran darah, sehingga dapat ditemukan juga di saluran empedu, kantung empedu, dan parenkim hati. Cacing hati menyebabkan lesi patologikal sehingga menimbulkan penyakit. Siklus hidupnya cukup kompleks dan membutuhkan dua atau tiga inang, sedangkan larvanya hidup mandiri di air.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. Lotfy, WM; Brant, SV; DeJong, RJ; Le, TH; Demiaszkiewicz, A; Rajapakse, RP; Perera, VB; Laursen, JR; Loker, ES (2008). "Evolutionary origins, diversification, and biogeography of liver flukes (Digenea, Fasciolidae)". The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. 79 (2): 248–255. doi:10.4269/ajtmh.2008.79.248. PMC 2577557. PMID 18689632.
  2. Diseases and Disorders Volume 2. Tarrytown, NY: Marshall Cavendish COrporation. 2008. hlm. 525. ISBN 978-0-7614-7772-3.
Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan