Selasa, 13 Oktober 2026
01:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Fasiolosis

Fasiolosis

Bagikan:
Fasiolosis
250px-F._hepatica_adults_in_bile_duct.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cacing Fasciola hepatica di saluran empedu kambing
SpesialisasiInfektologi

Fasiolosis adalah infeksi cacing parasit yang diakibatkan oleh cacing hati jenis Fasciola hepatica ataupun Fasciola gigantica. Penyakit ini merupakan zoonosis trematoda[1] yang menular melalui tanaman, dan digolongkan ke dalam penyakit tropis terabaikan.[2][3] Penyakit ini dapat menjangkiti manusia, tetapi inang utamanya adalah hewan memamah biak seperti sapi atau domba.[2]

Referensi

  1. ↑ Mas-Coma S, Bargues MD, Valero MA (Oktober 2005). "Fascioliasis and other plant-borne trematode zoonoses". Int. J. Parasitol. 35 (11–12): 1255–78. doi:10.1016/j.ijpara.2005.07.010. PMID 16150452.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Farrar, Jeremy; Hotez, Peter; Junghanss, Thomas; Kang, Gagandeep; Lalloo, David; White, Nicholas J. (2013-10-26). Manson's Tropical Diseases. Elsevier Health Sciences. ISBN 9780702053061. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-18. Diakses tanggal 2020-05-31.
  3. ↑ "Neglected Tropical Diseases". cdc.gov. Juni 6, 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-12-04. Diakses tanggal 28 November 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan