Selasa, 13 Oktober 2026
16:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Bahasa Buyang

bagian dari rumpun bahasa Kra-Dai

Bagikan:
Bahasa Buyang
Boux-yaeŋz[1]
Dituturkan diTiongkok
WilayahYunnan
EtnisSuku Buyang
Penutur
(1480 jiwa per 1997–2000)[2]
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3byu – kode inklusifMencakup:
yzg – Buyang E'ma
yln – Buyang Langnian
yrn – Yalang (Yerong)
Glottologbuya1244
IETF
 Yerong[3]
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Severely EndangeredBuyang diklasifikasikan sebagai bahasa terancam berat (SE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
Referensi: [4][5]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Buyang (Hanzi sederhana:布央语; Hanzi tradisional:布央語) adalah suatu bahasa Tai-Kadai yang dituturkan di Kabupaten Guangnan dan Funing, Provinsi Yunnan, Tiongkok oleh suku Buyang.[6] Bahasa ini sangat penting sebagai bahan rekonstruksi hipotesis rumpun bahasa Austro-Tai karena mempertahankan karakteristik akar dwisilabis yang umum ditemukan dalam bahasa-bahasa Austronesia. Contohnya adalah /matɛ́/ (berarti "mati"), /matá/ (berarti "mata"), /qaðù/ (berarti "kepala"), dan /maðû/ (berarti "delapan") (Lihat Austro-Tai untuk perbandingan lebih lanjut).

Bahasa Buyang baru mulai dikenal pada tahun 1990, yang ditemukan oleh ahli bahasa dari Tiongkok bernama Liang Min. Pada tahun 1999, disertasi doktor dan buku pertama kali terbit tentang penelitian bahasa Buyang.

Banyak penutur Buyang juga fasih bahasa-bahasa Zhuang.[7]

Penggolongan

Bahasa Buyang (布央) yang sebenarnya merupakan kumpulan gugusan dialek-dialek yang hanya sebagian saling dipahami oleh penuturnya, dituturkan sekitar 2.000 jiwa yang hampir semuanya tinggal di lembah sungai Gula (谷拉) di Yunnan bagian tenggara, Tiongkok. Bahasa ini dituturkan di delapan desa[8] di Kotapraja Gula (谷拉乡), Kabupaten Funing (富宁县), Prefektur Otonomi Zhuang Wenshan dan Miao, Provinsi Yunnan,. Buyang terbagi beberapa gugusan dialek sebagai berikut:[7]

  • Langjia (郎架) dituturkan di desa Langjia (郎架), Kabupaten Funing (富宁县), Yunnan, tepatnya di perbatasan Guangxi. Menurut Ethnologue, dialek ini terbagi lagi menjadi dua, yaitu Buyang Langnian (ISO 639-3: yln) dan Buyang E'ma (ISO 639-3: yzg). Nama "Langjia" berasal dari bahasa Zhuang [laːŋ35tɕaːi31], berarti "rebung kering."[9]
  • Ecun (峨村) dituturkan di desa Ecun (峨村), Kabupten Funing (富宁县), Yunnan, tepatnya di perbatasan Guangxi.
  • Yalang (雅郎), juga disebut Yalhong, dituturkan di Rongtun 荣屯 (dekat Kotapraja Longhe 龙合乡), Kabupaten Napo (那坡), Guangxi. Dialek ini terdaftar dalam Ethnologue sebagai Yerong 耶容 (ISO 639-3: yrn).
  • Paha (巴哈) dianggap sebagai bahasa terpisah oleh Weera Ostapirat (2000). Dialek ini ditututrkan di Yangliancun 央连村 (disebut jaaŋ24lɛŋ31 dalam bahasa Zhuang), Kotapraja Diyu (底于乡) dan Anshecun (安舍村), Kotapraja Bada (八达乡), yang mana keduanya terletak di Kabupaten Guangnan (广南), Yunnan. Dialek ini terdaftar dalam Ethnologue sebagai Buyang Baha (ISO 639-3: yha).

Weera Ostapirat (2000) membagi bahasa Buyang menjadi dua dialek utama:[8]

  • Utara (Buyang Inti): Ecun dan Langjia
  • Selatan: Yalang (Yalhong)

Ostapirat juga menggolongkan bahasa Buyang dan Qabiao sebagai bagian dari Kadai Timur, sedangkan Paha sebagai Kadai Tengah. Kedua cabang tersebut membentuk cabang lebih besar lagi dalam Kadai, sebagai Kadai Tengah-Timur. Bahasa En juga dimasukkan pada penelitan terkini oleh Ostapirat sebagai Kadai Timur (juga disebut sebagai Yang–Biao, dibentuk dari [Bu]yang–[Pu]biao).

Li (2010) membagi bahasa Buyang sebagai berikut:[9]

Timur

  • Dialek dialek di Kabupaten Funing di Ecun (峨村),[10] di Dugan (度干),[11] di Zhelong (者龙),[12] di Nada (那达),[13] di Longna (龙纳),[14] di Maguan (马贯),[15] di Langjia (郎架),[16] dan di Nianlang (念郎).[17] Dialek dialek di Ecun dikenal sebagai Buyang Bazhai (布央八寨), berarti "Buyang delapan desa." Dialek-dialek tersebut merupakan dialek terbanyak yang dituturkan jika dijadikan satu, sebanyak 1.000 jiwa. Li kemudian membagi dialek Buyang Kabupaten Funing menjadi 3 cabang (dari utara ke selatan) sebagai berikut:
    • Maguan 马贯
    • Ecun 峨村, Dugan 度干, Zhelong 者龙, Nada 那达, Longna 龙纳
    • Langjia 郎架, Nianlang 念郎
  • Kotapraja Pohe Tengah (坡荷乡), Kabupaten Napo, Guangxi bagian barat. Lebih dari 300 penutur bermukim di desa Rongtun (荣屯村) dan Gonghe (共合村), sedangkan 100 penutur tinggal di desa Shanhe (善合), Yong'an (永安), dan Guoba (果巴); juga di Renhecun (仁合村). Keseluruhan sebanyak 400 jiwa.

Barat (Paha)

Secara linguistik, bahasa-bahasa yang berhubungan dekat dengan Buyang adalah Qabiao, En, dan juga Paha jika digolongkan sebagai bahasa tersendiri.

Fonologi

Berikut ini adalah bunyi konsonan dan volak dari dialek di Funing:

Konsonan

Labial Dental/
Alveolar
(Alveolar-)
Palatal
Velar Uvular Glotal
biasa pal. biasa pal. lab. biasa lab. pal. biasa lab.
Nasal m mʲ n ɲ ɲʲ ŋ ŋʷ
Letup nirsuara p pʲ t tʲ tʷ k kʷ q ʔ
berhembus pʰ pʰʲ tʰ kʰ qʰ
terglotalisasi ʔb ʔbʲ ʔd ʔdʲ ʔdʷ
Afrikat nirsuara ts tsʲ tsʷ
berhembus tsʰ
Frikatif nirsuara f θ θʲ θʷ ɕ ɕʷ x h
bersuara ð ðʲ ʑ ʑʷ
Lateral l lʷ
Aproksiman w j
  • Tujuh konsonan, yaitu /m, n, ŋ, p, t, k, ʔ/ dapat muncul di fonem akhir.

Vokal

Depan Madya Belakang
Tinggi i ɯ u
Tengah-Tinggi e ə o
Tengah-Rendah ɛ ɔ
Rendah a
Diftong
Depan Belakang
Tinggi ai aːi aɯ au aːu, iu iːu
Tengah ie, ue uə, eu
  • Vokal /i, u, ɯ/ dapat muncul di fonem akhir.[19]

Evolusi diakronis konsonan

Bahasa Pra-Buyang, tahapan evolusi sebelum terbentuknya bahasa Buyang dapat direkonstruksi dari bukti internal, tampaknya memiliki inventaris fonemik yang sedikit berbeda dari dialek-dialek Buyang modern: letup bersuara *ɢ dipasangkan dengan *q,[20] serta *ɦ bersuara bersama *h,[21] dan a sepasang desis *s, *z.[22] Selain itu, tampaknya tidak memiliki serangkaian konsonan yang disedot, kondisi yang masih ditemukan dalam dialek-dialek di Ecun.[23] Jadi, bahasa Pra-Buyang yang direkonstruksi lebih mirip dengan kumpulan fonem dalam bahasa Proto-Austronesia dibanding dialek-dialek Buyang modern lainnya.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Holm, David (2003). Killing a Buffalo for the Ancestors: A Zhuang Cosmological Text from Southwest China (dalam bahasa Inggris). DeKalb: Southeast Asia Publications, Northern Illinois University. hlm. 15.
  2. ↑ Buyang E'ma di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Buyang Langnian di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Yalang (Yerong) di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  3. ↑ Endangered Languages Project data for Yerong.
  4. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  6. ↑ Gordon, Raymond G., Jr., ed. (2005). Ethnologue: Languages of the World (Edisi 15th). Dallas: Summer Institute of Linguistics.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)
  7. 1 2 Diller, Anthony V. N.; Edmondson, Jerold A.; Luo, Yongxian, ed. (2008). The Tai-Kadai Languages. Routledge Language Family Series (dalam bahasa Inggris). Psychology Press.
  8. 1 2 Ostapirat, Weera (2000). "Introduction" (PDF). Proto-Kra (PDF). Linguistics of the Tibeto-Burman Area 23(1). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-10-06.
  9. 1 2 Li, Jinfang; Luo, Yongxian (2010). The Buyang Language of South China: Grammatical Notes, Glossary, Texts and Translations (dalam bahasa Inggris). Pacific Linguistics. doi:10.15144/PL-607tidak aktif 31 Oktober 2021. hdl:1885/146755. ISBN 978-0-85883-612-9. OCLC 663873692.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: DOI nonaktif per 2021 (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Écūn Écūn" 富宁县谷拉乡峨村峨村 [Ecun, Ecun, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Écūn Dùgàn" 富宁县谷拉乡峨村度干 [Dugan, Ecun, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Écūn Zhělóng" 富宁县谷拉乡峨村者龙 [Zhelong, Ecun, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Écūn Nàdá" 富宁县谷拉乡峨村那达 [Nada, Ecun, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Écūn Lóngnà" 富宁县谷拉乡峨村龙纳 [Longna, Ecun, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Mǎguàn Mǎguàn" 富宁县谷拉乡马贯马贯 [Maguan, Maguan, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Lóngsè Lángjià" 富宁县谷拉乡龙色郎架 [Langjia, Longse, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "Fùníng Xiàn Gǔlā Xiāng Gǔtáo Niàn Léng" 富宁县谷拉乡谷桃念楞 [Gutao Nian Leng, Gula Township, Funing County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Guǎngnán Xiàn Dǐxū Xiāng Pǔlóng Cūnmín Wěiyuánhuì Yānglián Zìráncūn" 广南县底圩乡普龙村民委员会央联自然村 [Yanglian Natural Village, Pulong Village Committee, Dixu Township, Guangnan County]. ynszxc.gov.cn (dalam bahasa Tionghoa). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-12. Diakses tanggal 11 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Jinfang, Li (2002). 富宁布央语调查研究 [Research on Funing Buyang dialects]. 中央民族大学学报:哲学社会科学版 [Journal of Minzu University of China: Philosophy and Social Sciences Edition], Issue 1: Journal of the Central University for Nationalities. hlm. 115–122.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)
  20. ↑ "the ancient Buyang language must have had a voiced stop *G contrasting to *q. The Duolo dialect of Gelao, a language related to Buyang, now still has ... G." (Li & Zhou, p. 116, § 2)
  21. ↑ "Ancient Buyang had ... *ɦ." (Li & Zhou, p. 125, § 4)
  22. ↑ "Ancient Buyang had a contrastive pair of voiceless and voiced ... *s, *z, which are very common in modern Ge–Yang" (Li & Zhou, p. 124, § 4)
  23. ↑ "Ancient Buyang didn't have any aspirated consonants. Later, ... aspirated consonants were created in some dialects, but in Ecun dialect, no aspirated consonants appeared at all." (Li & Zhou, p. 132, § 8)

Daftar pustaka

  • Li, Jinfang (1999). Bùyāng yǔ yánjiū 布央语研究 [Studies on the Buyang Language] (dalam bahasa Tionghoa). Beijing: Zhongyang minzu daxue chubanshe.
  • Li, Jinfang; Luo, Yongxian (2006). "Notes on Paha Buyang" (PDF). Linguistics of the Tibeto-Burman Area. 29 (1): 1–40.
  • Liang Min. (1990). The Buyang Language, Kadai 2:13–21.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Kra
Gelao
Kam–Sui
Biao
Lakkia
Hlai
Jiamao
Be–Jizhao
Tai
(Zhuang)
Utara
Tengah
Barat Daya
(Thai)
Barat Laut
Laos–Phutai
Chiang Saen
Selatan
(lainnya)
(campuran)
(campuran asal rumpun)
(cabang atau rumpun yang diusulkan)
Bahasa proto
Huruf miring menunjukkan bahasa mati atau punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan