Minggu, 11 Oktober 2026
12:54 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Bahasa Proto-Tai

bagian dari rumpun bahasa Kra-Dai

Bagikan:
Proto-Tai
Reka ulang darirumpun bahasa Tai
Leluhur
reka ulang
L •B •PW
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
leluhur rumpun bahasa Tai yang disusun kembaliTemplat:SHORTDESC:leluhur rumpun bahasa Tai yang disusun kembali

Bahasa Proto-Tai atau bahasa Tai Purba adalah bahasa purba yang disusun kembali (leluhur bersama) semua rumpun bahasa Tai, termasuk Lao, Shan, Tai Lü, Tai Dam, Ahom, Thai Utara, Thai Baku, Bouyei, dan Zhuang modern. Bahasa Proto-Tai tidak dibuktikan secara langsung dengan teks yang masih ada, tetapi telah disusun kembali menggunakan metode perbandingan.

Bahasa ini disusun kembali pada tahun 1977 oleh Li Fang-Kuei[1] dan oleh Pittayawat Pittayaporn pada tahun 2009.[2][3]

Morfologi

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (September 2021)

Robert M. W. Dixon (1998) mengemukakan bahwa bahasa Proto-Tai adalah fusional dalam morfologinya karena rangkaian kata-kata yang terkait di antara keturunan bahasa tersebut yang tampaknya terkait melalui ablaut.[4]

Sintaksis

Proto-Tai memiliki urutan kata SVO (subjek–predikat–objek) seperti bahasa China dan hampir semua bahasa Tai modern. Sintaksnya sangat dipengaruhi oleh bahasa Cina.

Isoglos leksikal

Contoh isoglos Kra-Hlai-Tai seperti yang diidentifikasi oleh Norquest (2021):[5]

Katap-Taip-Bep-Hlaip-Krap-Kam-Suip-Biao-Lakkja
‘jenggot’*mumh*mumX*hmɯːmʔ*mumʔ *m-nrut*m-luːt
‘lapangan basah’*naː*njaː*hnaːɦ*naː *ʔraːh*raːh
‘gagak’*kaː*ʔak*ʔaːk*ʔak *qaː*kaː
‘jarum’*qjem*ŋaːʔ*hŋuc*ŋot *tɕʰəm*tɕʰəm
‘mortir’*grok*ɦoːk*ɾəw*ʔdru *krˠəm–

Contoh isoglos Hlai-Be-Tai seperti yang diidentifikasi oleh Norquest (2021):[5]

Katap-Taip-Bep-Hlaip-Krap-Kam-Suip-Biao-Lakkja
‘lidah’*linʔ*liːnX*hliːnʔ *l-maː*maː*m-laː
‘sayap’*piːk*pik*pʰiːk *ʀwaː*C-faːh–
‘kulit’*n̥aŋ*n̥aŋ*n̥əːŋ *taː*ŋʀaː–
‘tembak’*ɲɯː*ɲəː*hɲɯː –*pɛŋh–
‘terbang’*ʔbil*ʔbjən*ɓin –*C-pˠənʔ*[C-]pənh

Contoh isoglos Be-Tai seperti yang diidentifikasi oleh Norquest (2021):[5]

Katap-Taip-Bep-Hlaip-Krap-Kam-Suip-Biao-Lakkja
‘lebah’*prɯŋʔ*ʃaːŋX *kəːj*reː*luk*mlet
‘sayur-mayur’*prak*ʃak *ɓɯː ʈʂʰəj*ʔop*ʔmaː–
‘merah’*C-djeːŋ*r̥iŋ *hraːnʔ–*hlaːnʔ–
‘menggigit’*ɢɦap*gap *hŋaːɲʔ*ʈajh*klət*kat
‘menuruni’*N-ɭoŋ*roːŋ *l̥uːj*caɰʔ*C-ɭuːjh*lojʔ

Lihat juga

Referensi

Catatan
  1. ↑ Li, Fang-Kuei. (1977). A handbook of comparative Tai. Manoa: University Press of Hawaii.
  2. ↑ Pittayaporn, Pittayawat. (2009a). The Phonology of Proto-Tai (Doctoral dissertation). Department of Linguistics, Cornell University.
  3. ↑ Pike, Kenneth Lee; Pike, Evelyn G. Comparative Kadai: Linguistic Studies Beyond Tai. Summer Institute of Linguistics, 1977. hlm. 16. ISBN 0883120666.
  4. ↑ Dixon, R. M. W. (1998). The Rise and Fall of Languages. Cambridge University Press. hlm. 42–43. ISBN 978-0-521-62654-5.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. 1 2 3 Norquest, Peter (2021). "Classification of (Tai-)Kadai/Kra-Dai languages". The Languages and Linguistics of Mainland Southeast Asia [Bahasa dan Linguistik Daratan Asia Tenggara]. De Gruyter. hlm. 225–246. doi:10.1515/9783110558142-013.
Sumber

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Kamus

Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan