Selasa, 27 Oktober 2026
06:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Bahasa Qabiao

bagian dari rumpun bahasa Kra-Dai

Bagikan:
Bahasa Qabiao
Laqua
Dituturkan diTiongkok dan Vietnam
WilayahWenshan, Yunnan;
Hà Giang
EtnisSuku Qabiao
Penutur
710 jiwa (2009)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Latin
Kode bahasa
ISO 639-3laq
Glottologqabi1235
IETFlaq
ELPLaqua
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Definitely Endangered Qabiao diklasifikasikan sebagai bahasa terancam punah (DE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6b ThreatenedBahasa Qabiao dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [2][3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Qabiao, Pu Peo, atau Laqua (endonim: qa0biau33; Tionghoa: Pubiao 普标, Vietnam: Pu Péo) adalah suatu bahasa Tai–Kadai yang dituturkan oleh suku Qabiao di Vietnam utara dan Yunnan, Tiongkok.[5] Nama-nama dan ejaan lain untuk bahasa ini adalah Kabeo, Ka Beo, Ka Bao, Ka Biao, Laqua, Pubiao (Pupeo atau Pu Péo) dan Pen Ti Lolo (Bendi Lolo). Arti "Qabiao" masih belum diketahui.

Maza, suatu bahasa Lolo-Burma yang dituturkan dekat daerah bahasa Qabiao, diketahui memiliki substratum Qabiao (Hsiu 2014:68-69).[6]

Penyebaran

Di Vietnam, Qabiao dituturkan di Distrik Đồng Văn, Provinsi Hà Giang, tepatnya di desa Phố Là dan Sủng Chéng, serta terdapat sedikit penutur di distrik-distrik di Yên Minh dan Mèo Vạc.[5]

Tran (2011:15) melaporkan bahwa bahasa-bahasa Qabiao dituturkan di daerah-daerah di Provinsi Ha Giang sebagai berikut:

Penduduk Pu Péo (Qabiao) di Vietnam mengklaim bahwa mereka awalnya tinggal di desa-desa di Vietnam dan Tiongkok sebagai berikut (Tran 2011:16):

  • Distrik Đồng Văn, Vietnam:
    • Phó Bảng (Mó Biêng)
    • Phó Cáo (Mó Cao)
    • Phó Là (Mó Nê)
    • Phó Lủng (Mó Căn)
  • Kabupaten Malipo, Tiongkok:
    • Phú Trú (Mó Nương)
    • Phú Trác (Mó Căn)
    • Phú Pliông (Mó Phuông)
    • Phú Trao (Mó Rào)

Di Tiongkok, bahasa Qabiao dituturkan di kotapraja Tiechang (铁厂镇) dan Donggan (懂干镇), di Kabupaten Malipo, Prefektur Otonomi Zhuang Wenshan dan Miao, Yunnan (Liang, et al. 2007). Banyak penutur Qabiao beralih menuturkan bahasa Mandarin Barat Daya, tetapi masih ada sedikit penutur di desa-desa termasuk Pufeng (普峰).[7]

Fonologi

Bahasa Qabiao memiliki beberapa nada: A1, A2, B1, B2, C1, C2, D1, D2.[5][8]

Seperti bahasa Gelao Putih dan Buyang, Qabiao memiliki suku kata minor, yang tidak ada di hampir semua bahasa Tai-Kadai lainnya.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Qabiao di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ "Bahasa Qabiao". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. 1 2 3 Diller, Anthony, Jerold A. Edmondson, and Yongxian Luo ed. The Tai–Kadai Languages. Routledge Language Family Series. Psychology Press, 2008.
  6. ↑ Hsiu, Andrew. 2014. "Mondzish: a new subgroup of Lolo-Burmese Diarsipkan 2016-03-03 di Wayback Machine". In Proceedings of the 14th International Symposium on Chinese Languages and Linguistics (IsCLL-14). Taipei: Academia Sinica.
  7. ↑ "麻栗坡县铁厂乡董渡村委会新民寨自然村". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2022-02-10.
  8. ↑ Lihat Bahasa Proto-Tai#Nada untuk penjelasan nomor pada nada.

Daftar pustaka

  • Hsiu, Andrew. 2014. "Mondzish: a new subgroup of Lolo-Burmese Diarsipkan 2016-03-03 di Wayback Machine". In Proceedings of the 14th International Symposium on Chinese Languages and Linguistics (IsCLL-14). Taipei: Academia Sinica.
  • Liang Min, Zhang Junru & Li Yunbing (2007). Pubiao yu yanjiu. Beijing: The Ethnic Publishing House.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Kra
Gelao
Kam–Sui
Biao
Lakkia
Hlai
Jiamao
Be–Jizhao
Tai
(Zhuang)
Utara
Tengah
Barat Daya
(Thai)
Barat Laut
Laos–Phutai
Chiang Saen
Selatan
(lainnya)
(campuran)
(campuran asal rumpun)
(cabang atau rumpun yang diusulkan)
Bahasa proto
Huruf miring menunjukkan bahasa mati atau punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan