Selasa, 03 November 2026
00:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Bahasa Khamti

Bahasa Khamti

bagian dari rumpun bahasa Kra-Dai

Bagikan:
Bahasa Khamti
(တဲး)ၵမ်းတီႈ / (တဲး)ၵံးတီႈ
WilayahMyanmar, India
EtnisSuku Khamti
Penutur
(13.000 jiwa per 2000–2007)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Aksara Burma
(ragam Khamti,
disebut Lik-Tai)[2]
Kode bahasa
ISO 639-3kht
Glottologkham1290
IETFkht
ELPKhamti
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Vulnerable

Khamti diklasifikasikan sebagai bahasa rentan (VU) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C5 DevelopingBahasa Khamti dikategorikan sebagai C5 Developing menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mengalami peningkatan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [3][4][5]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak
250px-Tai_Khampti_diorama.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diorama dan patung lilin orang-orang Khamti di Museum Jawaharlal Nehru, Itanagar, India.

Bahasa Khamti adalah suatu bahasa Tai-Kadai yang dituturkan di Myanmar dan India oleh suku Khamti.

Kependudukan

Di Myanmar, bahasa Khamti dituturkan sekitar 3.500 jiwa di Wilayah Sagaing, dekat Myitkyina; dan dituturkan kira-kira 4.500 jiwa di Kachin (both reported in 2000). Di India, bahasa tersebut dituturkan sekitar 5.000 jiwa di Assam dan Arunachal Pradesh, di Lembah Dikrong, Narayanpur, dan tepi utara Sungai Brahmaputra.

Tiga dialek dari bahasa Khamti yang paling dikenal adalah: Khamti Myanmar Utara, Khamti Assam, dan Khamti Sinkaling. Semua penutur Khamti menuturkan dwibahasa, yaitu kebanyakan juga fasih menuturkan bahasa Assam dan Myanmar.[6]

Nama

Nama "Khamti" juga telah diterjemahkan secara beragam sebagai Hkamti, Khampti, Khamti Shan, Khampti Shan, Khandi Shan, Kam Ti, Tai Kam Ti, Tai-Khamti, Kamti, Hkampti Shan, dan Khampti Sam.[6] Nama "Khamti" berarti "tempat emas".

Sejarah

Kemungkinan besar bahasa Khamti berasal dari sekitar Mogoung di Myanmar Hulu.[7] Mung Kang diduduki, sekelompok besar Khamti bergerak ke Lakhimpur bagian utara dan timur. Pada tahun 1850, 300–400 Khamti menetap di Assam.[8]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Khamti di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ Diller, Anthony (1992). "Tai languages in Assam: Daughters or Ghosts". Papers on Tai Languages, Linguistics and Literatures: 16.
  3. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ↑ "Bahasa Khamti". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  6. 1 2 "Khamti". Endangered Languages Project. Diakses tanggal 2 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Khamti". Khamti - A Language of Siamese-Chinese sub-family. Diakses tanggal 7 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Needham, J.F. (1894). Outline Grammar of the Khamti Language. Government Printing, Burma.

Daftar pustaka

Pranala luar

Kra
Gelao
Kam–Sui
Biao
Lakkia
Hlai
Jiamao
Be–Jizhao
Tai
(Zhuang)
Utara
Tengah
Barat Daya
(Thai)
Barat Laut
Laos–Phutai
Chiang Saen
Selatan
(lainnya)
(campuran)
(campuran asal rumpun)
(cabang atau rumpun yang diusulkan)
Bahasa proto
Huruf miring menunjukkan bahasa mati atau punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan